1 / 23

MANAJEMEN MUTU TERPADU (MMT)

MANAJEMEN MUTU TERPADU (MMT). Pengertian Mutu Mutu adalah paduan sifat-sifat produk yang menunjukkan kemampuannya dalam memenuhi kebutuhan pelanggan langsung atau tidk langsung, baik kebutuhan yang dinyatakan maupun yang tersirat, masa kini dan masa depan. MANAJEMEN MUTU.

Download Presentation

MANAJEMEN MUTU TERPADU (MMT)

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. MANAJEMEN MUTU TERPADU (MMT) • Pengertian Mutu Mutu adalah paduan sifat-sifat produk yang menunjukkan kemampuannya dalam memenuhi kebutuhan pelanggan langsung atau tidk langsung, baik kebutuhan yang dinyatakan maupun yang tersirat, masa kini dan masa depan

  2. MANAJEMEN MUTU • Dalam MM, mutu berkaitan dengan produk. • Produk terbagi atas dua jenis: 1. barang  pabrik, manufaktur dsb. 2. jasa/pelayanan  RS, pendidikan

  3. TRI DHARMA PT • PENGAJARAN • PENELITIAN • PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

  4. MANAJEMEN MUTU • Mutu Absolut & Mutu Relatif Mutu absolut adalah sifat yang terbaik dan tak ada lagi yang melebihi. Mutu relatif: suatu produk dilihat dari kemampuannya memenuhi kebutuhan pelanggan, atau kesesuaiannya dengan keinginan para pelanggan umumnya.

  5. MANAJEMEN MUTU • Dalam Manajemen Mutu ada 3 sistem yang berkembang: 1. Pengawasan Mutu 2. Jaminan Mutu 3. Manajemen Mutu Terpadu Total Quality Management (TQM)

  6. MANAJEMEN MUTU • Tiga fungsi manajemen mutu: 1. Perencanaan Mutu 2. Pengendalian Mutu 3. Peningkatan Mutu

  7. PENGERTIAN MUTU MENURUT PARA AHLI MUTU • Juran mutu didefinisikan sebagai fitness for purpose (kesesuaian dengan tujuan atau manfaatnya). • Crosby mutu adalah kesesuaian dengan kebutuhan.

  8. Lanjutan… • Erdward Deming : mutu harus diperbaiki secara terus menerus. • Strategi ini cenderung bersifat bottom-up, yang menekankan pada perbaikan dan pengukuran mutu secara terus menerus.

  9. Lanjutan … • ISO 8402 dan dari Standar Nasional Indonesia (SNI 19-8402-1991) Mutu adalah keseluruhan ciri dan karakteristik produk atau jasa yang kemampuannya dapat memuaskan kebutuhan, baik yang dinyatakan secara tegas maupun tersamar. Istilah kebutuhan diartikan sebagai spesifikasi yang tercantum dalam kontrak maupun kriteria-kriteria yang harus didefinisikan terlebih dahulu

  10. Lanjutan … • Mutu harus dimulai dengan pemahaman kebutuhan konsumen (customer) dan berakhir ketika mereka merasa puas (Qualityworld, 2005: 2). • Kotler : mutu harus dimulai dari kebutuhan pelanggan dan berakhir pada persepsi para pelanggan.

  11. Lanjutan … • Idrus et al. (2000: 2) juga menyatakan bahwa mutu merupakan perceived quality, yang berarti mutu dari pihak luar (perspektif pelanggan). • Hoy, et al., (2000: 15) mengatakan bahwa mutu terkait dengan kepuasan pelanggan (customer’s satisfaction).

  12. TQM • Ashworth, & Harvey (1994 : 15): TQM adalah suatu sistem yang berusaha untuk menyusun kembali misi, budaya dan praktik-praktik kerja organisasi dengan maksud untuk melakukan perbaikan mutu secara berkelanjutan

  13. TQM • Kotler: TQM merupakan pendekatan organisasi untuk secara terus menerus memperbaiki mutu secara keseluruhan dalam proses organisasi, produk, dan jasa. Sebagai suatu pendekatan baru dan menyeluruh, TQM membutuhkan perubahan total atas paradigma manajemen tradisional, komitmen jangka panjang, kesatuan tujuan, dan pelatihan khusus.

  14. FILOSOFI TQM Dasar falsafah TQM: “Do the right things, first time, every time”

  15. FILOSOFI TQM TQM memiliki tiga falsafah dasar. • Pertama, berfokus pada kepuasan pelanggan (customer focus), • Kedua, pemberdayaan dan pelibatan karyawan (employee empowerment and involment). • Ketiga, peningkatan mutu secara terus menerus (continuous improvement)

  16. HAKIKAT TQMDALAM PENDIDIKAN TQM  Dlm pendidikan TQE Aplikasi konsep TQM dlm pendidikan: “TQM is a philosophy of improvement, which can provide any educational institution with a set of practical tools for meeting and exceeding present and future customers needs, wants, and expectations”

  17. HAKIKAT TQMDALAM PENDIDIKAN TQM menekankan 2 konsep utama: • Sebagai suatu filosofi dari perbaikan terus menerus (continuous improvement) • Berhubungan dengan alat-alat dan teknik seperti brainstorming dan force field analysis (analisis kekuatan lapangan)

  18. HAKIKAT TQMDALAM PENDIDIKAN • TQE : MENGUTAMAKAN PELAJAR & PROGRAM PERBAIKAN SEKOLAH Kegiatan di atas dilakukan secara kreatif dan konstruktif.

  19. HAKIKAT TQMDALAM PENDIDIKAN • TQE: Dalam programnya diharapkan dapat mengubah: KULTUR SEKOLAH

  20. PROGRAM PENINGKATAN MUTU SEKOLAH • PENINGKATAN PBM • PENINGKATAN MANAJEMEN DAN LEADERSHIP KEPALA SEKOLAH • PENINGKATAN KULTUR SEKOLAH

  21. APLIKASI TQM DALAM PENDIDIKAN Aplikasi TQM dalam satuan pendidikan dapat disebut: TOTAL QUALITY SCHOOL (TQS)

  22. APLIKASI TQM DALAM PENDIDIKAN LIMA PILAR TQS: • Fokus pada pelanggan, baik internal maupun eksternal • Adanya keterlibatan total • Adanya ukuran baku mutu lulusan sekolah • Adanya komitmen • Adanya perbaikan yang berkelanjutan

  23. APLIKASI TQM DALAM PENDIDIKAN Ronald (2004): Keuntungan lembaga pendidikan menerapkan TQM: • TQM can help a school or college provide better service to its primary customers--students and employers. • The continuous improvement focus of TQM is a fundamental way of fulfilling the accountability requirements common to educational reform. • Operating a no-fear TQM system with a focus on continuous growth and improvement offers more excitement and challenge to students and teachers than a "good-enough" learning environment can provide. Therefore, the climate for learning is improved.

More Related