1 / 38

PengujianSubstantif Piutang Usaha

PengujianSubstantif Piutang Usaha. (Pertemuan ke-5). Deskripsi Piutang. Piutang Klaim kepada pihak lain atas uang,barang ata jasa, yang dapat diterima dalam jangka waktu satu tahun, atau dalam satu siklus kegiatan perusahaan Piutang usaha

regina
Download Presentation

PengujianSubstantif Piutang Usaha

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PengujianSubstantif Piutang Usaha (Pertemuan ke-5)

  2. Deskripsi Piutang • Piutang • Klaim kepada pihak lain atas uang,barang ata jasa, yang dapat diterima dalam jangka waktu satu tahun, atau dalam satu siklus kegiatan perusahaan • Piutang usaha • Piutang yang timbul dari transaksi penjualan barang atau jasa dalam kegiatan normal perusahaan

  3. Jurnal Transaksi Pada Piutang Usaha • Penjualan kredit. • Retur penjualan. • Penerimaan kas sebagai pelunasan piutang. • Pencadangan piutang tidak tertagih. • Penghapusan piutang.

  4. Jurnal Transaksi Piutang Usaha

  5. Jurnal Transaksi Piutang Usaha • Pelunasan Piutang

  6. Jurnal Transaksi Piutang Usaha

  7. Catatan Akuntansi yang Terkait Pada Piutang Usaha • Buku pembantu piutang Pada transaksi penjualan kredit • Buku persediaan Pada transaksi penjualan • Analisis umur piutang usaha

  8. Prinsip Akuntansi Piutang Usaha • Piutang usaha disajikan di neraca sebesarjumlah yang diperkirakandapatditagih (padatanggalneraca). Piutangusahadisajikandineracasebesarjumlahbrutodikurangidengantaksiran/ cadangankerugianpiutangtidaktertagih(CKP).

  9. Prinsip Akuntansi Piutang Usaha (Lanjutan) • Jikatidakdibentukcadangankerugianpiutangtidaktertagih, makapiutangdisajikandalamjumlahneto. Harusdicantumkanpengungkapandineraca.

  10. Prinsip AkuntansiPiutang Usaha(Lanjutan) • Jika piutang usaha bersaldo material, disajikan rinciannya di neraca. • Piutang usaha bersaldo kredit (di neraca), disajikan dalam kelompok hutang lancar. • Piutang non usaha yg jumlahnya material, harus dipisahkan dari piutang usaha

  11. Asersi Manajemen pada Piutang Usaha • Keberadaan atau keterjadian piutang usaha • Kelengkapan piutang usaha • Hak kepemilikan piutang usaha • Penilaian piutang usaha • Penyajian dan pengungkapan piutang usaha

  12. Tujuan Audit

  13. Tujuan Pengujian Substantif Pada PiutangUsaha • Memperoleh keyakinan tentang keandalan catatan akuntansi yang bersangkutan dengan piutang usaha usaha. • Membuktikan keberadaan piutang usaha dan keterjadian transaksi yang berkaitan dengan piutang usaha (yang dicantumkan di neraca).

  14. Tujuan Pengujian Substantif Pada Piutang Usaha(Lanjutan) • Membuktikan kelengkapan transaksi piutang usaha yang dicatat dalam catatan akuntansi dan kelengkapan saldo piutang usaha yang disajikan dalam neraca • Membuktikan hak kepemilikan klien atas piutang usaha yang dicantumkan di neraca

  15. Tujuan Pengujian Substantif Pada Piutang Usaha(Lanjutan) • Membuktikan kewajaran penilaian piutang usaha yang dicantumkan di neraca neraca. • Membuktikan kewajaran penyajian dan pengungkapan piutang usaha di neraca.

  16. Program Pengujian Substantif Pada Piutang Usaha • Prosedur audit awal terhadap piutang usaha • Prosedur analitik atas piutang usaha • Pengujian terhadap transaksi rinci atas piutang usaha • Pengujian terhadap saldo akun rinci atas piutang usaha • Pemeriksaan atas penyajian & pengungkapan piutang usaha.

  17. ProsedurAudit Awal Pada Piutang Usaha • Mengusutsaldopiutangusaha (dan CKP) ygtercantumdineraca, kesaldoakun piutang usaha di buku besar. • Menghitungkembalisaldoakunpiutangusahadibukubesar : • Saldoawal, • Ditambahjumlahpendebitan, • Dikurangijumlahpengkreditan.

  18. ProsedurAudit Awal Pada Piutang Usaha (Lanjutan) • Mereview terhadap mutasi luar biasa pada akun piutang usaha & akun cadangan kerugian piutang (CKP). • Mengusut saldo awal akun piutang usaha & CKP ( di buku besar ) ke kertas kerja tahun yang lalu)

  19. ProsedurAudit Awal Pada Piutang Usaha (Lanjutan) • Mengusut posting pendebitan & pengkreditan akun piutang usaha (& akun CKP) ke jurnal ybs. • Merekonsiliasi akun piutang usaha (di buku besar) ke buku pembantu piutang usaha.

  20. Prosedur Analitik Pada Piutang Usaha • Perhitungan rasio-rasio keuangan yg berkaitan dengan piutang usaha. • Rasio-rasiomembantu auditor dalammengungkapkan : • Peristiwaatautransaksi yang tidakbiasa. • Perubahanakuntansi. • Perubahanusaha. • Fluktuasiacak. • Salahsaji. .

  21. Rasio-rasiopada Piutang Usaha • Rasio tingkat perputaran piutang usaha Penjualan bersih Rerata piutang usaha • Rasio piutang usaha dgn aktiva lancar • Rasio rate of return on sales. • Rasio kerugian piutang usaha dengan penjualan bersih • Rasio kerugian piutang usaha dengan piutang usaha yang sesungguhnya tidak tertagih.

  22. Pengujian Transaksi Rinci pada Piutang Usaha • Memeriksa sampel transaksi pada akun Piutang usaha ke dokumen yang mendukung timbulnya transaksi. • Melakukan verifikasi pisah batas (cut-off) transaksi penjualan & retur penjualan

  23. Pemeriksaan Dokumen Pendukung • Pendebitanakunpiutangusaha • Fakturpenjualan • Laporanpengirimanbarang • Order penjualan. • Pengkreditanakunpiutangusaha • Buktikasmasuk • Memo kredituntukreturpenjualanataupenghapusanpiutang.

  24. Pemeriksaan Cut off pada Piutang Usaha • Transaksi & dokumenmingguterakhirsebelumtanggalneraca & minggupertamasetelahtanggalneraca TglNeraca 1 Minggu 1 Minggu • Pemeriksaanatas • Penambahanpiutang • Berkurangnyapiutang

  25. Pengujian SaldoAkun Rinci Pada PiutangUsaha • Pengujian keberadaan • Pengujian kelengkapan • Pengujian hak kepemilikan • Pengujian penilaian

  26. Pengujian Keberadaan Pada Piutang Usaha • Melakukan konfirmasi piutang usaha. • Memeriksa dokumen yang mendukung timbulnya piutang. • Memeriksa dokumen yang mendukung pencatatan penerimaan kas (dari debitur) setelah tanggal neraca.

  27. Konfirmasi pada Piutang Usaha • Permintaan penegasan tentang piutang ke debitur. • Dibuat oleh klien atas permintaan dari auditor, & jawaban langsung dikirim kepada auditor.

  28. Konfirmasi pada Piutang Usaha

  29. Jenis Konfirmas • Konfirmasi positif • Konfirmasi negatif

  30. Konfirmasi Positif • Konfirmasi yang: • Membutuhkanjawabandaridebiturbaikdalamhalterdapatkesesuaianatauketidak- sesuaian. • Diterapkanpadasaat : • SaldoSaldopiutangsecarainvidualbesar • Terdapatdugaansengketaatauketidakberesan.

  31. Konfirmasi Negatif • Konfirmasi yang: • Memintajawabandariddebitur, hanyajikaterdapatketidak-sesuaian. • Diterapkanpadasaat : • SPI terhadappiutangusahabaik. • Saldopiutangsecara individual kecil. • Debiturtidakmenaruhperhatianterhadapsuratsikonfirmasi.

  32. Pengujian Kepemilikan pada Piutang Usaha • Memeriksadokumen yang mendukungtimbulnyapiutang. • Memeriksajawabankonfirmasi bank • Tentangadanyapiutangusaha yang dijadikanjaminanhutangkebank. • Perlupengungkapan. • Memintasuratrepresentasidariklien.

  33. Surat Representasi mengenai Piutang Usaha • Merupakan pernyataan dari klien. • Bahwa tanggung jawab atas kewajaran informasi yang disajikan dalam laporan keuangan berada di tangan klien, bukan pada auditor.

  34. Isi Surat Representasi mengenai Piutang Usaha • Klaim yang sah atas piutang usaha • Piutang tidak dijadikan jaminan hutang • Barang yang dikonsinyasi telah dipisahkan dari piutang • Piutang yang tidak dapat ditagih telah dihapus • CKP cukup untuk menutup kerugian piutang tidak tertagih yang diperkirakan

  35. Pengujian Penilaian pada Piutang Usaha • Melakukan evaluasi kecukupan • Cadangan Kerugian Piutang (CKP) yang telah dibuat klien. • Analisis umur piutang usaha. • Membandingkan CKP tahun yang diaudit dengan CKP tahun sebelumnya. • Memeriksa piutang yang kedaluwarsa (dari daftar umur piutang)

  36. Pengujian Penyajian & Pengungkapan • Membandingkan penyajian piutang usaha dengan PABU. • Memeriksa klasifikasi piutang usaha • Pengungkapan ttg piutang usaha

  37. Pengungkapan tentang Piutang Usaha • Transaksi dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa • Piutang yang digadaikan • Piutang yang dianjakkan

  38. Terima Kasih

More Related