1 / 28

Piutang

Piutang. Chapter 8. Tujuan Pembelajaran. Jabarkan klasifikasi dari piutang ( receivables ) . Menggambarkan kontrol internal terhadap receivables. Menjelaskan sifat dasar dan akuntansi untuk piutang tak tertagih.

Download Presentation

Piutang

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Piutang Chapter 8

  2. Tujuan Pembelajaran • Jabarkan klasifikasi dari piutang (receivables). • Menggambarkan kontrol internal terhadap receivables. • Menjelaskan sifat dasar dan akuntansi untuk piutang tak tertagih. • Menjurnal piutang tak tertagih dengan metode pencadangan (allowance method) dan mengestimasi piutang tak tertagih berdasarkan penjualan dan analisis piutang. • Menjurnal penghapusan langsung piutang tak tertagih. • Menjelaskan karakteristik dari wesel (promissory notes). • Menjurnal transaksi wesel tagih. • Menyajikan aset lancar untuk receivables pada neraca. • Menghitung dan menginterpretasikan perputaran piutang (accounts receivable turnover) dan jumlah hari rata-rata piutang (number of days’ sales in receivables).

  3. Piutang dagang (Accounts Receivable)—digunakan saat menjual barang atau jasa dengan kredit, dan biasanya diperkirakan dapat ditagih dalam waktu yang singkat. Wesel Tagih (Notes Receivable)—digunakan saat memberikan kredit dalam bentuk yang formal secara tertulis, disebut promissory note. PiutangLainnya—termasuk piutang bunga, piutang pajak, dan piutang dari karyawan. Klasifikasi Piutang

  4. Credit Info. Persetujuan Kredit Customer Penerimaan Kas Acctg. Info Barang dan jasa Invoice Acctg. Info. Penjualan Akuntansi Pemisahan Tanggung Jawab yang Terkait dengan Piutang

  5. Metode ini konsisten denganmatching principle. Manajemen membuat estimasi setiap tahun berapa bagian piutang yang tidak dapat tertagih. Beban Piutang Tak Tertagih (Uncollectible Accounts Expense)didebit danPenyisihan Piutang Tak Tertagih (Allowance for Doubtful Accounts) dikredit. Piutang yang benar-benar tidak dapat tertagih didebit ke akunPenyisihan Piutang Tak Tertagihdan dikredit ke akun Piutang Dagang. Piutang Tak Tertagih Metode Pencadangan (Allowance Method)

  6. Ilustrasi Transaksi Piutang Tak Tertagih (Metode Pencadangan) 31 Desember, Cynthia Richards mengestimasi $4,000 dari $105,000 saldo piutang dagang di perusahaannya kemungkinan tak dapat tertagih. Ayat Penyesuaian Des. 31 Beban Piutang Tak Tertagih 4 000 00 Penyisihan Piutang Tak Tertagih 4 000 00

  7. Nilai Realisasi Bersih (Net Realizable Value) Jumlah piutang usaha bersih yang diperkirakan dapat tertagih, $101,000 ($105,000 – $4,000), disebutnilai realisasi bersih. Jurnal penyesuaian mengurangi piutang menjadi nilai realisasi bersih dan mencocokkan beban piutang tak tertagih dengan pendapatan.

  8. Ilustrasi Transaksi Piutang Tak Tertagih (Metode Pencadangan) Jan. 21 Penyisihan Piutang Tak Tertagih 610 00 Piutang Dagang—John Parker 610 00 Untuk menghapus piutang tak tertagih. 21 Januari, piutang John Parker sebesar $610 dianggap benar-benar tidak dapat tertagih.

  9. Ilustrasi Transaksi Piutang Tak Tertagih (Metode Pencadangan) Jun. 10 Piutang Dagang—John Parker 610 00 Penyisihan Piutang Tak Tertagih 610 00 Untuk mengembalikan lagi piutang yang telah dihapus tanggal 21 Januari. Melakukan pencatatan kembali piutang John Parker yang telah dihapus karena ternyata piutang tersebut dapat ditagih. On June 10, the written-off account is collected.

  10. Ilustrasi Transaksi Piutang Tak Tertagih (Metode Pencadangan) Jun. 10 Kas 610 00 Piutang Dagang—John Parker 610 00 Untuk mencatat penagihan piutang dagang. Mencatat penerimaan kas dari penagihan piutang John Parker.

  11. Mengestimasi Piutang Tak Tertagih Metode pencadangan menggunakan dua cara untuk mengestimasi besarnya Beban Piutang Tak Tertagih. 1.Estimasi berdasarkan persentase dari penjualan. Penjualan kredit untuk periode ini sebesar $300,000 dan diestimasi 1% akan tidak dapat tertagih, sehingga beban piutang tak tertagih sebesar $3,000. Ayat Penyesuaian Des. 31 Beban Piutang Tak Tertagih 3 000 00 Penyisihan Piutang Tak Tertagih 3 000 00

  12. Mengestimasi Piutang Tak Tertagih Metode pencadangan menggunakan dua cara untuk mengestimasi besarnya Beban Piutang Tak Tertagih. 2. Estimasi berdasarkan analisis piutang. Diestimasi $3,390 dari piutang akan tidak dapat tertagih dan saldo penyisihan piutang tak tertagih sekarang sebesar $510. Beban piutang tak tertagih menjadi $2,880 ($3,390 – $510). Adjusting Entry Des. 31 Beban Piutang Tak Tertagih 2 880 00 Penyisihan Piutang Tak Tertagih 2 880 00

  13. Daftar Umur Piutang (Aging Schedule) Belum Jumlah hari lewat Lewat lebih Pelanggan Saldo Tempo 1-30 31-60 61-90 91-180 181-365 365 Ashby & Co. $ 150 $ 150 B. T. Barr 610 $ 350 $260 Brock Co. 470 $ 470 Saxon Woods 160 160 Total $86,300 $75,000 $4,000 $3,100 $1,900 $1,200 $800 $300 Piutang tak tertagih Total piutang dagang disajikan berdasarkan umurnya. 2% 5% 10% 20% 30% 50% 80% dalam PERSEN Persentase piutang tak tertagih berdasarkan pengalaman dan rerata industri. $3,390 = $1,500 $200 $310 $380 $360 $400 $240 JUMLAH

  14. A A B 2,880 Saldo sebelum penyesuaian A 3,390 C B Penyesuaian akhir tahun: $3,390 – $510 = $2,880 2,880 B C C Saldo setelah penyesuaian Penyesuaian Akhir Tahun Piutang Tak Tertagih Buku Besar Umum Neraca Piutang Dagang Piutang Usaha $86,300 Dikurangi penyisihan piutang tak tertagih 3,390 Nilai realisasi bersih $82,910 86,300 Penyisihan Piutang Tak Tertagih 510 Beban Piutang Tak Tertagih

  15. Metode ini tidak konsisten dengan matching principle. Piutang yang terbukti tak dapat tertagih dan dihapus tahun tersebut menjadi tak berharga. Beban Piutang Tak Tertagihdidebit dan Piutang Dagangdikredit setiap transaksi penghapusan. Akuntansi Piutang Tak Tertagih Metode Penghapusan Langsung

  16. Ilustrasi Transaksi Piutang Tak Tertagih (Metode Penghapusan Langsung) Mei 10 Beban Piutang Tak Tertagih 420 00 Piutang Dagang—D. L. Ross 420 00 Untuk menghapus piutang tak tertagih. 10 Mei, piutang D. L. Ross ditetapkan tidak dapat tertagih. Saldo sebesar $420 dihapus dari pencatatan.

  17. Ilustrasi Transaksi Piutang Tak Tertagih (Metode Penghapusan Langsung) Nov. 1 Piutang Dagang—D. L. Ross 420 00 Beban Piutang Tak Tertagih 420 00 Untuk mengembalikan piutang yang dihapus tanggal 10 Mei. Jurnal Pertama 1 November, D. L. Ross memberi cek sebesar $420 untuk pembayaran piutangnya.

  18. Ilustrasi Transaksi Piutang Tak Tertagih (Metode Penghapusan Langsung) Nov. 1 Kas 420 00 Piutang Dagang—D. L. Ross 420 00 Untuk mencatat pelunasan piutang. Jurnal Kedua Pencacatan atas kas yang diterima dari pelunasan piutang D. L. Ross.

  19. Wesel Tagih Wesel tagih merupakan dokumen tertulis berisi perjanjian untuk membayar: • sejumlah uang tertentu (pokok pinjaman) • kepada pihak tertentu • di tempat tertentu • pada tanggal tertentu atau sesuai permintaan • ditambah bunga pada persentase tertentu dari pokok pinjaman per tahun

  20. Tanggal Jatuh Tempo Wesel Tagih Tanggal kapan wesel dilunasi disebuttanggal jatuh tempo. Tanggal berapa wesel 90 hari tertanggal 16 Maret jatuh tempo? Jumlah hari wesel 90 hari Jumlah hari bulan Maret 31 Tanggal terbit wesel Maret 16 Sisa hari bulan Maret –15 hari 75 hari Jumlah hari bulanApril –30 hari 45 hari Jumlah hari bulanMei –31 hari Sisa hari pada bulan Juni 14 hari Jawab: 14 Juni

  21. Pokok + Bunga = Nilai Jatuh Tempo $6,000 + $60.00 = $6,060.00 Nilai Jatuh Tempo Wesel Tagih Jumlah terutang saat jatuh tempo disebutnilai jatuh tempo. Menerima $6,000, 12%, 30 hari wesel tertanggal 21 November 2006 untuk penyelesaian piutang W. A Bunn Co. Perhitungan bunga Pokok x Tingkat Bunga x Waktu = Bunga $6,000 x 12% x 30/360 = $60.00 Perhitungan nilai jatuh tempo

  22. Ilustrasi Transaksi Wesel Tagih Nov. 21 Wesel Tagih 6 000 00 Penjualan 6 000 00 Menerima 30 hari, 12% wesel tertanggal 21 November 2006. Wesel senilai $6,000 30-day, 12% tertanggal 21 November diterima dari W. A Bunn Company untuk penjualan barang.

  23. Ilustrasi Transaksi Wesel Tagih Des. 21 Kas 6 060 00 Wesel Tagih 6 000 00 Pendapatan Bunga 60 00 Menerima pokok dan bunga dari wesel yang jatuh tempo. 21 Desember, saat wesel jatuh tempo, perusahaan menerima $6060 dari W. A. Bunn Company ($6,000 ditambah $60 bunga).

  24. Ilustrasi Transaksi Wesel Tagih Des. 21 Piutang Dagang—Bunn Co. 6 060 00 Wesel Tagih 6 000 00 Pendapatan Bunga 60 00 Untuk mencatat wesel beserta bunganya yang tidak dibayar. Jika W. A. Bunn Company gagal membayar wesel pada tanggal jatuh tempo, dianggap sebagai dishonored note receivable. Wesel beserta bunganya ditransfer ke piutang pelanggan.

  25. Neraca Crabtree Co. 31 Desember 2006 Penyajian Piutang pada Neraca Aktiva Aktiva Lancar: Kas $119,500 Wesel tagih 250,000 Piutang dagang $445,000 Dikurangi penyisihan piutang tak tertagih 15,000 430,000 Piutang bunga 14,500 Persediaan barang dagangan 714,000

  26. $36,000,000 $1,150,000 $32,500,000 $1,115,000 Perputaran Piutang Dagang 2006 2005 Penjualan kredit, bersih $36,000,000 $32,500,000 Piutang dagang (bersih): Awal tahun $ 1,080,000 $1,050,000 Akhir tahun 1,220,000 1,080,000 Total $2,300,000 $2,130,000 Rata-rata $1,150,000 $1,115,000 Perputaran Piutang Dagang 31.3 kali 29.1 kali Kegunaan: Untuk menilai efisiensi penagihan piutang dan manajemen kredit perusahaan.

  27. Accounts receivable, end of year Average daily sales on account =12.4 hari $1,220,000 ($36,000,000 ÷ 365 days) Piutang dagang, akhir tahun Rata-rata penjualan harian Jumlah Hari Rata-Rata Piutang Kegunaan: Untuk menilai efisiensi penagihan piutang dan manajemen kredit perusahaan.

  28. Summary • Klasifikasi piutang: • Piutang dagang • Wesel tagih • Piutang lainnya • Pemisahan tanggung jawab yang terkait dengan piutang demi terciptanya kontrol internal yang baik. • Metode pencacatan piutang tak tertagih: • Metode pencadangan • Metode penghapusan langsung • Mengestimasi piutang tak tertagih pada metode pencadangan: • Persentase penjualan • Analisis piutang dengan daftar umur piutang • Akuntansi Wesel Tagih • Rasio perputaran piutang dan jumlah hari rata-rata piutang

More Related