KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN - PowerPoint PPT Presentation

pilialoha-sean
kepemimpinan dan manajemen n.
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN PowerPoint Presentation
Download Presentation
KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN

play fullscreen
1 / 25
Download Presentation
KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN
334 Views
Download Presentation

KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN Leadership PERTEMUAN 3

  2. PANDANGAN KELIRU ANTARA MANAJEMEN DENGAN KEPEMIMPINAN Manajemen dan kepemimpinan seringkali dipertukarkan dan disamakan satu dengan yang lainnya, walaupun keduanya berbeda. Seorang pemimpin kadang menjadi seorang manajer, tetapi manajer kadang tidak bisa menjadi seorang pemimpin. Kepemimpinan dapat ditempatkan sebagai salah satu fungsi manajemen. Manajemen tanpa kepemimpinan hanya akan menjadikan organisasi bersifat mekanistis dan kaku. Kepemimpinan tanpa manajemen akan menjadikan organisasi tidak efektif dan kehilangan arah. Keduanya merupakan satu kesatuan yang saling melengkapi satu sama lain.

  3. Kata manajer kadang diartikan sebagai seorang yang banyak melakukan kontrol daripada memfasilitasi, penuh dengan birokrasi daripada kesederhanaan, bertingkah seperti seorang gubernur daripada seorang fasilitator dan akselerator. (Jack welch) Manajemen didefinisikan sebagai : “pencapaian tujuan organisasi dgn cara tindakan yang efektif dan efisien melalui perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan”

  4. FUNGSI TRADISIONAL MANAJEMEN: PERENCANAAN PENGORGA- NISASIAN PENGAWASAN PENGARAHAN

  5. PERAN PEMIMPIN : • Monitor : mencari dan menerima informasi, mengamati dan melaporkan, mempertahankan kontak personal. • Desiminator : menyebarkan informasi kepada anggota organisasi, mengirim memo dan laporan dan membuat kontak telepon. • Spokesperson : memberikan informs kepada pihak luar melalui pidato, laporan berkala dan memo. • Figurhead: melakukan tgs seremonial & tugas simbolik, spt menandatangani dokumen dan menerima tamu. • Pemimpin : mengarahkan dan memotivasi bawahan, melatih, memberikan bimbingan dan komunikasi.

  6. lanjutan • Liason manager: mempertahankan hubungan informasi baik ke luar maupun ke dalam organisasi menggunakan surat, telp & pertemuan. • Entrepreneur: mengembangkan proyek baru, ide baru dan mengembangkan organisasi • Pengendali masalah : mengambil tindakan korektif dan pemecahan masalah dalam keadaan krisis • Pembagi sumberdaya : membagikan sumber daya berupa keuntungan organisasi kepada yang berhak,menetapkan pendanaan, jadwal, dan menetapkan prioritas. • Negosiator: mewakili orgnss dalam negosiasi, seperti kontrak-kontrak, kerjasama, pembelian barang dan penetapan keuangan.

  7. PERBANDINGAN ANTARA MANAJEMEN DAN KEPEMIMPINAN : • Arah dan tujuan • Kepemimpinan dan manajemen mempunyai fokus yang sama, yaitu memberikan arah & tujuan bagi organisasi. Tetapi penekanannya berbeda. • Manajemen lebih berfokus pada : • - menciptakan rencana, jadwal, tujuan yang khusus, • serta mengalokasikan sumberdaya • - Mengarahkan fokusnya pada hasil jangka pendek. • Kepemimpinan berfokus pada : • - mewujudkan visi ke depan bagi organisasi • - Mengembangkan strategi ke depan • - Lebih banyak memandang pada horizon yang luas dan • - Menekankan pada hasil jangka panjang.

  8. 2.Tugas dan kewajiban Manajemen mengorganisasikan sebuah struktur utk mencapai rencana kerja, mengisi struktur dg orang yg cakap, mengembangkan kebijakan dan sistem utk mengarahkan karyawan dan memonitor proses penerapan rencana. Kepemimpinan lebih menekankan bagaimana mengkomunikasikan visi dan mengembangkan budaya yang dimiliki bersama, manajer mengelompokkan dan memisahkan orang dengan kemampuan khususnya melalui spesialisasi.

  9. Pemimpinmenghilangkansekat, sehinggasetiaporangmemahamiapaygdikerjakanorang lain. Pemimpinberfokuspadabagaimanamengembangkan, memberdayakanorang-orang, sehinggamerekabenar optimal dalambekerja. Manajemenlebihbanyakmengontroldanmengarahkan.

  10. 3. Hubungan dan interaksi Manajemen berfokus pada objek, mesin & laporan yang digunakan untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Kepemimpinan berfokus pada bagaimana memotivasi dan memberikan inspirasi pada orang-orang. Manajemen mendasarkan diri pada wewenang formal & kekuasaan yang lebih banyak menggunakan paksaan & hukuman. Kepemimpinan mendasarkan diri pada pengaruh.

  11. 4. Kualitas personal pemimpin Kepemimpinan mempunyai kualitas personal halus yang agak sulit dilihat, tetapi sangat berpengaruh. Kualitas ini termasuk antusiasme, integritas, keberanian, dan kemanusiaan. Manajemen menciptakan jarak emosional, menuntut pemenuhan kebutuhan sepihak dan mendasarkan pada kekuasaan jabatan.

  12. 5. Hasil yang diinginkan Manajemen mempertahankan status quo, stabilitas, keteraturan dan efisiensi. Kepemimpinan menekankan pada perubahan, selalu menentang status quo, dan memikirkan kesejahteraan anggota organisasi.

  13. PERBEDAAN MANAJER DAN PEMIMPIN KARAKTERISTIK MANAJER : • Seorang administrator. • Seorang peniru. • Tugas mempertahankan organisasi. • Berfokus pada sistem dan struktur. • Mengandalkan pengawasan. • Wawasan jangka pendek. • Bertanya bagaimana dan kapan. • Melihat bottom line. • Menerima & mempertahankan status quo. • Melakukan sesuatu dengan benar • (Does things right).

  14. KARAKTERISTIK PEMIMPIN : • Seorang inovator. • Seorang yang kreatif & original. • Tugas mengembangkan organisasi. • Berfokus pada orang. • Menginspirasi kepercayaan & komitmen. • Wawasan jangka panjang. • Bertanya apa dan mengapa. • Melihat horizon. • Menentang status quo & memberi perubahan. • Melakukan sesuatu yang benar • (Does the right things).

  15. EVOLUSI KEPEMIMPINAN : Evolusi Kepemimpinan melewati dan terbagi 4 tahapan, di mana masing-masing tahapan tersebut secara umum dibagi menjadi 2 dimensi, yaitu dimensi tingkat mikro dan makro dan dimensi lingkungannya stabil atau chaos/kacau. (Daft & Lengel, 1998). Tingkatan mikro, pemimpin menekankan aspek khusus, situasi terbatas, seperti tugas-tugas atau individu. Fokusnya pada satu tugas atau seorang individu pada waktu tertentu. Tingkatan makro, pemimpin lebih berfokus pada keseluruhan organisasi, melampaui individu dan tugas-tugas. Pemimpinan bekerja untuk menciptakan budaya organisasi, iklim, nilai-nilai, strategi yang melingkupi seluruh organisasi.

  16. Lingkungan stabil dalam hal ini adalah lingkungan yang tidak mengalami perubahan, situasi lingkungan bisa diperkirakan dan selalu bisa dipastikan keadaannya. Lingkungan chaotik ditandai dengan keadaan dan situasi yang berubah dengan cepat. Ketidakpastian dan kekacauan menjadi kenyataan yang harus dihadapi oleh organisasi. Lingkungan chaotik ini ditandai dengan adanya proses globalisasi, arus informasi yang melimpah, persaingan bisnis yang sangat ketat, dan muncul banyaknya kejutan-kejutan.

  17. A. Era pertama : • Kepemimpinan mikro pada dunia yang stabil. • Terjadi pada jaman pra-industri atau pra- • birokratik. • Cirinya : • - Organisasi kecil. • - Individu sebagai pemimpin. • - Penerimaan karyawan melalui pertemanan. • Pemimpin dipilih karena sifatnya yang menonjol • dibandingkan yang lainnya. • - Dianggap sebagai pahlawan.

  18. B. Era kedua : Kepemimpinan makro pada dunia yang stabil: -Dunia masih stabil, organisasi bisa berkembang dengan cepat. - Dibutuhkan aturan & standar prosedur untuk meyakinkan jalannya aktivitas. - Muncul tuntutan struktur hirarki, mekanisme sistem sebagai pedoman organisasi. - Pengambilan keputusan secara ilmiah. - Seleksi berdasarkan keterampilan.

  19. C. Era ketiga Kepemimpinan mikro pada dunia yang chaotik: - Dunia ditandai dengan berbagai perubahan. - Kompetisi menjadi semakin ketat. - Manajer masih bertindak sebagai boss. - Organisasi lambat maju. - Manajer dituntut mampu membentuk tim kerja yang solid, menghilangkan hambatan hirarkis, sekat sekat yang hanya menghambat kreativitas dan inovasi.

  20. D. Era keempat Kepemimpinan makro pada dunia yg chaotik: - Pemimpin dituntut sebagai fasilitator. - Arogansi & otoriter harus ditinggalkan. - Mempengaruhi orang dengan pendekatan personal. - Mampu menciptakan budaya dan nilai. - Pemimpin harus menjadi pelayan. - Menuntut setiap orang menjadi pahlawan bagi organisasi. - Partisipasi dan pendelegasian menjadi prioritas.