1 / 17

Laporan Hasil Monitoring dan Evluasi

Laporan Hasil Monitoring dan Evluasi Kegiatan Pendampingan Percepatan Penyusunan / Revisi Raperda RTRW Kab /Kota Per 10 OKTOBER 2011. Perubahan Data Monev Penyusunan RTRW. Berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Penataan Ruang Nomor 48/KPTS/Dr/2011, Keseluruahan Kab ./Kota:.

Download Presentation

Laporan Hasil Monitoring dan Evluasi

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. LaporanHasil Monitoring danEvluasi KegiatanPendampinganPercepatanPenyusunan/RevisiRaperda RTRW Kab/Kota Per 10 OKTOBER 2011

  2. Perubahan Data MonevPenyusunan RTRW BerdasarkanSurat Keputusan Dirjen Penataan Ruang Nomor 48/KPTS/Dr/2011, KeseluruahanKab./Kota: Progress Penyusunan RTRW sd 10 Oktober 2011

  3. Status Progress Level Progrespencapaiantahapanpenyususnan RTRW, dapatdigolongkanberdasarkanTipologi:

  4. Progress PencapaianPenyusunan RTRW • DIREKTORAT PERKOTAAN

  5. DIREKTORAT BINDA I

  6. DIREKTORAT BINDA II

  7. Peningkatan Progress [1]) khususpadaDirektoratPerkotaan, padaTipologi E terjadipenambahanjumlahdisebabkanterbitnya SK DirjenterkaitperubahanPenanggungJawabDirektorat.

  8. PROGRES PERKEMBANGAN BKPRN, PERSUB DAN PERDA

  9. Perkembangan Tiap Tipologi Pada Kegiatan Pendampingan

  10. Perkembangan Tiap Tipologi Pada Kegiatan On-Going

  11. BerikutdaftarKabupaten Kota yang sudahmendapatkanPerda RTRW PT. MARGAGRAHA PENTA

  12. SkenarioAntisipatif • Jika target” Perda” tidakterpenuhisecara optimal untukseluruh Kota/Kabpendampingandan On Going hinggaakhirtahun 2011, diperlukanbatas “kesepakatan” baruterhadaphasilakhirkegiatan. • Jika target kegiatanterfokuspadapembahasan BKPRN, bagaimanaskenariopercepatanperbaikandapatdilakukan agar mendapatkanpersetujuansubtansi, khususnyapadamasalahkehutanan, bataswilayahdan data spasial. • Jikamasalah “perbaikandokumen BKPRN” initidakterselesaikan, makaakanmenjadibebanditahun 2012. • Jika target terfokuspadapersetujuansubtansi, bagaimanaskenario “pendekatankedaerah” agar dapatdiperdakandalamwaktu yang tidakterlalu lama.

  13. Perkiraan Selesai PERDA Hingga Akhir Tahun 2011 Jikadilihatdari RTRW Kota/Kabupaten yang telahmelaluitahapan BKPRN, PersetujuanSubstansiserta yang telahdiPerdakanmakaterdapat POTENSI RTRW Kota/Kabupaten yang dapatdiPerdakansebesar71,1% dari total keseluruhan Kota/KabupatenPropinsi yang terdapatdi Indonesia denganasumsiakhirOktober agenda BKPRN terdapat 65 (14,2%)Kab./Kota, ditambah yang sudah BKPRN dan PERSUB 237 (51,9%) serta yang sudahPerdasebanyak 23 (5%) dari total 457 Kab./Kota. PT. MARGA GRAHA PENTA

  14. ↔ Yang sudahBKPRN + Yang sudahPERSUB = 87+150 = 237 237/457 x 100% = 51,9% ↔ Yang sudahPERDA 23 Kabupaten /Kota 23/457 x 100% = 5% ↔ Kab./Kota yang akanmelaksanakan BKPRN berdasarkan agenda sampaiakhirOktobersebanyak 65 Kab./Kota 65/457 x 100% = 14,2% ↔ Total potensiPERDA dalamtahun2011 dan 2012 51,9% + 5% + 14,2% = 71,1% ↔ Kabupaten/Kota yang tidakdapatdiperdakandalamtahunini 132/457 x 100% = 28,9% PT. MARGA GRAHA PENTA

  15. Kesimpulandan Saran • Terdapatpeningkatankinerja yang signifikan, dalamhalpeningkatanjumlahdokumen RTRW Kota/ Kabupaten yang telahdibahasdi BKPRN danmendapatkanpersetujuansubtansi. • Untukmempercepat “mendapatkan” persubdanmeningkatkanjumlahdaerah yang mendapatkanpersub, makaperlupemantauan yang ketatdanbantuanteknisdalampercepatanperbaikandokumen RTRW setelahdibahasdi BKPRN. • Jikaperbaikandapatdilakukandalam “2 minggu” atau “4 minggu”, makapadapertengahan November akanterjadipeningkatandaerah yang telahmendapatkanPersub, menjadi ± 237 Kota/Kab (150 persub +87 BKPRN). • PeningkatanjumlahPersub, makaakanterdapatpotensipercepatanPerda yang semakinsignifikanuntukdapatdilakukandidaerah.

  16. Kesimpulandan Saran • Untukkota/kabupaten yang “bermasalahberat” yang belummendapatkanrekomendasigubernur / tahaprevisidandiperkirakanhinggaakhirkegiatandi 2011, tidakadakemajuan yang signifikan. Makaperludipertimbangkan ‘apakah” kegiatantersebuttetapakanditeruskanataudievaluasiagar terjadiefisiensianggaran. • Evaluasiuntuk“kasusbermasalahtanpaprogres” diperlukan, sampaimasalahditingkat “sektoral” dan BKPRD dapatdiselesaikan. Hal iniperlumenjadisuatuwacanapositifuntukmerubahpolapendekatanmanajemenproyek yang cenderung “monoton” dan “menyeragamkan” polapenyelesaiannyakepadadaerah.

  17. TERIMA KASIH

More Related