1 / 21

Pasal 3 UU Sisdiknas

BERBAGAI ISTILAH. KARAKTER. AKHLAK. MORAL. WATAK. . PERILAKU.

oshin
Download Presentation

Pasal 3 UU Sisdiknas

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


    4. Pasal 3 UU Sisdiknas Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

    5. KI HAJAR DEWANTARA PENDIDIKAN ADALAH DAYA UPAYA UNTUK MEMAJUKAN BERTUMBUHNYA BUDI PEKERTI (KEKUATAN BATIN, KARAKTER), PIKIRAN (INTELLECT) DAN TUBUH ANAK. BAGIAN-BAGIAN ITU TIDAK BOLEH DIPISAHKAN AGAR KITA DAPAT MEMAJUKAN KESEM-PURNAAN HIDUP ANAK-ANAK KITA.

    6. PENDIDIKAN KARAKTER DLM 4 PILAR PENDIDIKAN UNESCO LEARNING TO KNOW LEARNING TO DO LEARNING TO BE LEARNING TO LIVE TOGETHER

    7. SKL SMA/MA (Permen 23/06) Berperilaku sesuai dengan ajaran agama yang dianut sesuai dengan perkembangan remaja Mengembangkan diri secara optimal dengan memanfaatkan kelebihan diri serta memperbaiki kekurangannya Menunjukkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab atas perilaku, perbuatan, dan pekerjaannya Berpartisipasi dalam penegakan aturan-aturan sosial Menghargai keberagaman agama, bangsa, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup global Membangun dan menerapkan informasi dan pengetahuan secara logis, kritis, kreatif, dan inovatif Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif dalam pengambilan keputusan Menunjukkan kemampuan mengembangkan budaya belajar untuk pemberdayaan diri Menunjukkan sikap kompetitif & sportif untuk mendapatkan hasil yang terbaik Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah kompleks Menunjukkan kemampuan menganalisis gejala alam dan sosial

    8. SKL SMA/MA (Permen 23/06) Berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara demokratis dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia Mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya Mengapresiasi karya seni dan budaya Menghasilkan karya kreatif, baik individual maupun kelompok. Menjaga kesehatan dan keamanan diri, kebugaran jasmani, serta kebersihan lingkungan. Berkomunikasi lisan dan tulisan secara efektif dan santun. Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di masyarakat. Menghargai adanya perbedaan pendapat dan berempati terhadap orang lain. Menunjukkan keterampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan estetis. Menunjukkan keterampilan menyimak, membaca, menulis, dan berbicara dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Menguasai pengetahuan yang diperlukan untuk mengikuti pendidikan tinggi

    9. www.themegallery.com

    11. Dr. Thomas Lickona: In character education, it’s clear we want our children are able to judge what is right, care deeply about what is right, and then do what they believe to be right-even in the face of pressure form without and temptation from within.

    12. 49 CHARACTER QUALITIES: (CHARACTER FIRST, 2009) Alertness . Diligence . Humanity . Security Attentiveness . Discernment . Initiative . Self-control Availability . Discretion . Joyfulness . Sensitivity Benevolence . Endurance . Justice . Sincerity Boldness . Enthusiasm . Loyalty . Thoroughness Cautiousness . Faith . Meekness . Thriftiness Compassion . Flexibility . Obedience . Tolerance Contentment . Forgiveness . Orderliness . Truthfulness Creativity . Generosity . Patience . Virtue Decisiveness . Gentleness . Persuasiveness . Wisdom Deference . Gratefulness . Punctuality Dependability . Honor . Resourcefulness Determination . Hospitality . Responsibility

    13. 13

    14. STRATEGI MIKRO DI SEKOLAH 14

    16. www.themegallery.com

    21. KESEPAKATAN NASIONAL PENGEMBANGAN PENDIDIKAN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA (DIBACAKAN PD AKHIR SARASEHAN TGL 14/1/2010) PENDIDIKAN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA MERUPAKAN BAGIAN INTEGRAL YG TAK TERPISAHKAN DARI PENDIDIKAN NASIONAL SECARA UTUH. PENDIDIKAN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA HARUS DIKEMBANGKAN SECARA KOMPREHENSIF SBG PROSES PEMBUDAYAAN. OLEH KARENA ITU, PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN SECARA KELEMBAGAAN PERLU DIWADAHI SECARA UTUH. PENDIDIKAN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA MERUPAKAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA ANTARA PEMERINTAH, MASYARAKAT, SEKOLAH DAN ORANGTUA. OLEH KARENA ITU PELAKSANAAN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA HARUS MELIBATKAN KEEMPAT UNSUR TERSEBUT. DALAM UPAYA MEREVITALISASI PENDIDIKAN DAN BUDYA KARAKTER BANGSA DIPERLUKAN GERAKAN NASIONAL GUNA MENGGUGAH SEMANGAT KEBERSAMAAN DALAM PELAKSANAAN DI LAPANGAN.

    22. PERTANYAAN MENDASAR? LANDASAN FILOSOFIS SUDAH JELAS DAN KOKOH. PERBANDINGAN INTERNASIONAL SUDAH JELAS DAN KOKOH. SEBAGIAN BESAR MASYARAKAT MERASAKAN PENTING PENDIDIKAN KARAKTER DAN BAHKAN DIANGGAP MENDESAK. SUDAH ADA PROGRAM YG DILAKUKAN, TETAPI BELUM BERDAMPAK SIGNIFIKAN DI LAPANGAN. SUDAH ADA SEKOLAH YG ATAS INISIATIF SENDIRI MEMULAI DAN TERNYATA BERHASIL BAIK.

More Related