1 / 25

Akuntansi Sektor Publik

Akuntansi Sektor Publik. Oleh : Icha Fajriana , S.I.A. Mengapa perlu sektor publik ??. Sektor publik berfungsi menyediakan barang-barang publik yang sangat dibutuhkan msy dan tdk disediakan oleh sektor privat maupun sektor sosial Sektor publik diperlukan sebagai regulator

nelia
Download Presentation

Akuntansi Sektor Publik

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. AkuntansiSektorPublik Oleh : IchaFajriana, S.I.A

  2. Mengapaperlusektorpublik??.. Sektorpublikberfungsimenyediakanbarang-barangpublik yang sangatdibutuhkanmsydantdkdisediakanolehsektorprivatmaupunsektorsosial Sektorpublikdiperlukansebagai regulator Sektorpublikdiperlukansebagaipengelolanegaradanpengembanamanahkonstitusimelaluifungsibirokrasipemerintahan.

  3. RuangLingkupAkuntansiSektorPublik AkuntansiPemerintahPusat AkuntansiPemerintahan Daerah AkuntansiPartaiPolitik Akuntansi LSM AkuntansiYayasan AkuntansiPendidikan, Sekolah, PerguruanTinggi AkuntansiTempatPeribadatan; masjid,gereja, wihara, pura

  4. Elemen-elemenAkuntansiSektorPublik AkuntansiSektorPublik

  5. SektorPublik… SecaraKelembagaan : SecaraPandanganIlmuEkonomi : Sektorpublikdapatdiartikansebagaisuatuentitas yang aktivitasnyaberhubungandenganusahauntukmenghasilkanbarangdanpelayananpublikdalamrangkamemenuhikebutuhandanhakpublik. • SektorPublikmeliputibadan-badanpemerintahan (pemerintahpusatdandaerahserta unit-unit kerjapemerintah), perusahaanmiliknegara (BUMN/BUMD, yayasan, ormasdanorpol, LSM, Universitas, organisasinirlabalainnya.

  6. SifatdanKarakteristikSektorPublik AkuntansiSektorPublikbergerakdalamlingkungan yang sangatkomplek. Lingkunganorganisasisektorpublikdipengaruhiolehfaktor-faktor : a. Faktor Ekonomi   Meliputi : Pertumbuhan ekonomi; tingkat inflasi; pertumbuhan pendapatanper kapita, struktur produksi; tenaga kerja; arus modal dalam negeri; cadangan devisa; nilai tukar uang; utang dan bantuan luar negeri, infrastruktur; teknologi; kemiskinan dan kesenjangan ekonomi; dan sektor informal b. FaktorPolitik Meliputi: Hubungannegaradenganmasyarakat; legitimasipemerintah; tiperezim yang berkuasa; ideologinegara; elitpolitikdanmassa; jaringaninternasional; dankelembagaan

  7. SifatdanKarakteristikSektorPublik c. FaktorKultural Meliputi: Keragamansuku, ras, agama, bahasa, danbudaya; sistemnilaidimasyarakat; historis; sosiologimasyarakat; karateristikmasyarakat; dantingkatpendidikan. d. FaktorDemografi Meliputi: Pertumbuhanpenduduk; strukturusiapenduduk; migrasi, dantingkatkesehatan.

  8. SektorSwasta VS SektorPublik Persamaan : Baiksektorpublikmaupunsektorswastamemilikiprosesmanajemen yang sama perencanaan, pengorganisasian, dan pengendalianuntukmenghasilkaninformasi yang hadal dan relevan. Dalambeberapahalkeduasektorinimenghasilproduk yang sama: transportasiPublik, pendidikan, kesehatan, dll. KeduasektorinitundukKepadaperaturandanperundang-undangan. • Baiksektorpublikmaupunsektorswastamerupakanbagian integral dari system ekonomisuatu Negara danmenggunakansumberdaya yang samadalammencapaitujuanorganisasi • Baik sektor publik maupun sektor swasta memiliki sumber daya yang terbatas (kelangkaan) ekonomis, efektifdanefisien

  9. Perbedaan

  10. PerkembanganAkuntansiSektorPublik • Tahun 1952 : Istilahsektorpublikpertama kali dipakaidenganperanutamasebagaipembuatdanpelaksanaanstrategipembangunansampaitahun 1960. • Tahun 1970an : kritikpedasterhadapsektorpublik: sarang in-efisiensi, sarangpemborosan, sumberkebocoran, daninstitusiselalumerugi. • Tahun 1980an : a. Reformasisektorpublikdilakukan di negara-negara industri b.Mengadopsipendekatanbaru “New Public Management/NPM” dan “Reinventing Government”

  11. New Public Management/NPM” dan “Reinventing Government A. ReformasiKelembagaan; Alat-alatpemerintahdidaerah, strukturmaupuninfraskruktur: UU No. 22/1999 - UU No.32/2004; B. ReformasiManajemenPublik; ManajemenSektorPublikbaru (Pendekatan New Public Management) • Falsafah: Manajemensektorpublik yang berorientasipadakinerjadanbukanpadakebijakan (efisiensi, pemangkasanbiaya, dankompetisi tender).

  12. Model Pemerintahandengan 10 Perspektif (Osbondan Gaebler,1992) • PemerintahKatalis: (fokus pd pemberianpengarahan, bukanproduksipelayananpublik); • Pemerintahmilikmasyarakat: (memberdayakanmasyarakatdaripadamelayani); • Pemerintah yang kompetitif: (menyuntikansemangatkompetisidalampemberianpelayananpublik); • Pemerintahygdigerakkanolehmisi; (mengubahorganisasi yang digerakkanolehperaturanmenjadiorganisasiygdigerakkanolehmisi);

  13. Pemerintahygberorientasikepadahasil; (Membiayaihasilbukanmasukan); Pemerintah berorientasi pada pelanggan: (memenuhi kebutuhan pelanggan, bukan birokrasi); Pemerintahanwirausaha: (mampumenciptakanpendapatandantidaksekedarmembelanjakan); Pemerintahantisipatif: (berupayamencegahdaripadamengobati); Pemerintahdesentralisasi: (darihierarkimenujupastisipatif dan timkerja); Pemerintahberorientasikepadamekanisme pasar: (sisteminsentif dan bukansistemadministrasi: pemaksaan dan prosedur)

  14. ReformasiLanjutan – sistempengelolaankeuanganpemda (UU No. 25/1999 – UU No.33/2004) • Reformasisistempenganggaran; -Anggarantradisional (line budgeting, program budgeting) – Anggaranberbasiskinerja (performance budgeting – planning, programming, and budgeting system; zero based budgeting).

  15. Fungsianggaran: Anggaranmerupakanpernyataankebijakanpolitik; Anggaranmerupakan target fiskal yang menggambarkankeseimbanganantarabelanja, pendapatan, danpembiyaan yang diinginkan); Anggaranmenjadilandasanpengendalian yang memilikikonsekuensihukum; Anggaranmemberilandasanpeniliankinerjapemerintah; Hasilpelaksanaananggarandituangkandalamlaporankeuanganpemerintahsebagaipernyataanpertangungjawabanpemerintahkepadapublik

  16. B. Reformasisistemakuntansi: Dari Basis Kaske Basis Akrual C. Reformasisistempemeriksaan; Pengendaliandanpemeriksaankeuangan – Pengendaliandanpemeriksaankeuangansertapemeriksaankinerja. D. Reformasisistemmanajemenkeuangandaerah Manajementradisionalke NMP

  17. TujuanSektorPublik Orientasipembangunansektorpublikadalahuntukmenciptakangood governance. “The way state power is used in managing economic and social resources for development of society (World Bank)”

  18. KarateristikGood Governance • Participation Kebebasanberasosiasi dan berbicarasertaberpartisipasi secara konstruktif; • Rule of Law Kerangkahukum yang adiltanpapandangbulu; • Transparency Kebebasanmemperolehinformasi; • Responsiveness Cepattanggapataspelayananpublik; • ConsencusOrientation Kepentinganpublik; • Equity Persamaan hak atas kesejahteraan dan keadilan; • Efficiency dan Effectiveness Pengelolaansumberdayapublik; • Accountability Pertanggungjawabankepadapublik; • Strategic vision Visidanmisi yang jelas

  19. Dampakterhadapmasyarakat Indonesia Pasca OrdeBaru Pada Reformasi Total Tahun 1997 • PerubahanPersepsiKebutuhanDasar; • PerubahanOrientasiEkonomi; • PerubahanOrientasiPolitik; • PerubahanFokus Area Pengembangan; • PerubahanIndikatorKejujuranPemerintah

  20. PerubahanPandanganMasyarakat : • Tuntutan akan kejujuran profesi akuntansi; (Kompetensi dan Independensi) • Tuntutan sistem pemerintahan yang bersih (Good Government) Penegakkan Akuntanbilitas Publik Sektor Publik: Sarang effisiensi, sarang pemborosan, sumber kebocoran, institusi yang selalu merugi) • Tuntutan Kesejahteraan masyarakat (Program Pembangunan)

  21. AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK Akuntansi Sektor Publik Mekanisme akuntansi sektor privat yang diimplimentasikan dalam praktik-praktik organisasi sektor publik (Anglo Saxon) Bastian (1999) AkuntansiSektorPublik: Akuntansi Dana Masyarakat, yaitumekanismeteknikdananalisis yang diterapkanpadapengelolaandanamasyarakat (SistemAkuntansiPemerintahPusat/SAPP; SistemAkuntansiKeuangan Daerah)

  22. PERAN AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK MenciptakanTransparansi, AkuntabilitasPublik, danEffisiensi, Efektivitas, danEkonomis = Value For Money

  23. TUJUAN AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK American Accounting Association (1970) dalam Glyn (1993) tujuanAkuntansiSektorPublik: Management control: memberikaninformasiuntukmengelolasecaratepat, efisien, danekonomisoperasidanalokasidaya yang dipercayakankepadaentitas; Accountability memberikaninformasi yang memungkinkanmanajeruntukmelaporkanpelaksanaantanggungjawabpengelolaansecaratepatdanefektif program danpenggunaansumber yang menjadiwewenangnya.

  24. Perubahanmendasardalampengelolaananggaran Negara (PP.No.105/2000 danKepmendagri No. 29/2002 ---- akuntabilitasdantransfaransi) 6 hal: • Vertical accountabilitykeHorizontal Accountability; • Traditional budgetingkeperformance budgeting; • Pengendaliandan audit keuangankepengendaliandan audit keuanganserta audit kinerja; • Lebihmenerapkankonsepvalue for money; • Penerapankonseppertanggungjawaban; • Perubahansistemakuntansikeuanganpemerintah

  25. LatihanSoal… JelaskanpengertianAkuntansisektorPublikdenganbahasaandasendiridanberikancontohnya! JelaskanmenurutandaperanAkuntansiSektorPubliksebagaialatuntukmenciptakanGood Governance!

More Related