Metabolisme mikrooganisme
Download
1 / 34

METABOLISME MIKROOGANISME - PowerPoint PPT Presentation


  • 411 Views
  • Uploaded on

METABOLISME MIKROOGANISME. ENZIM ENERGI. 1. ENZIM DAN PENGENDALIANNYA. Beberapa cirii enzim Sifat kimiawi dan fisik enzim Penamaan dan klasifikasi enzim Sifat dan mekanisme kerja enzim Kondisi yang mempengaruhi aktivitas enzim Penghambatan kerja enzim

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'METABOLISME MIKROOGANISME' - korene


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

1 enzim dan pengendaliannya
1. ENZIM DAN PENGENDALIANNYA

  • Beberapa cirii enzim

  • Sifat kimiawi dan fisik enzim

  • Penamaan dan klasifikasi enzim

  • Sifat dan mekanisme kerja enzim

  • Kondisi yang mempengaruhi aktivitas enzim

  • Penghambatan kerja enzim

  • Kondisi yang mempengaruhi pembentukkan enzim

  • Penetapan aktivitas enzim

  • Sifat dan mekanisme pengendalian enzim


Enzim
ENZIM

  • Enzimadalah protein yang dihasilkanmahlukhidup, melakukankatalisreaksikimiadenganaktifitasenergi yang rendah

  • Enzymumumnya protein globular dengankarakteristikbentuktigadimensi

  • Enzimsangatefisien, dapatmengoprasikansuatureaksipada temp rendahrelatif, danberbagaisubjekuntukmengontrolbermacamreaksiseluler

  • Namaenzimberahiranase

  • 6 klasenzimmenjadidasardaritipereaksikatalisissel



1 beberapa ciri enzim
1. BEBERAPA CIRI ENZIM

  • ENZIM merupakankatalishayat/biokatalisator

  • Katalis, artinyawalaupundalamjumlahsangatkecilmempunyaikemampuanunikuntukmempercepatberlangsungnyareaksikimia

  • Hayati, enzimmerupakansenyawaorganik yang dihasilkanolehselhidup

  • Enzimdihasilkansel, terdiridari :

    • Eksoenzim/enzimekstraseluler (diluarsel)

    • Endo enzim/enzim intraseluler (didalamsel)


Metabolisme mikrooganisme

  • Fungsi utama ekso enzim adalah, melangsungkan perubahan seperlunya pada nutrient di luar sel sehingga memungkinkan nutrient tsb masuk ke dalam sel, misal amilase mengurai pati menjadi unit lebih kecil gula/glukosa

  • Endo enzim, mensintesis bahan seluler dn menguraikan nutrient untuk menyediakan energi yang dibutuhkan sel, misal heksokinase mengkatalisis fosforilase glukosa dan heksosa di dalam sel


Metabolisme mikrooganisme

  • Satu molekul enzim dapat mengkatalisis 10 – 1000 molekul substrat per detik

  • Reaksi yang dikatalisis oleh enzim berlangsung jauh lebih cepat (beberapa ribu – beberapa juta kali) dari pada reaksi yang sama tanpa enzim

  • Contoh penguraian protein dalam tubuh manusia tanpa enzim memerlukan waktu 50 tahun, dengan enzim hanya beberapa jam saja.


2 sifat kimiawi dan fisik enzim
2. SIFAT KIMIAWI DAN FISIK ENZIM substrat per detik

  • Enzim adalah protein (pt) murni, atau gabungan pt dengan gugus kimia lain

  • Sifat kimia Enzim,

    • terdenaturasi oleh panas,

    • terendapkan oleh etanol dan garam organik dengan konsentrasi tinggi seperti Am. Sulfat

    • Tidak terdialisis, tidak melewati membran semipermeabel / membran selektif

    • Pt enzim bermolekul sangat besar, dengan berat mol > 10.000 – 1 juta


Komponen enzim
KOMPONEN ENZIM substrat per detik

  • Enzim tersusun dari komponen:

    • protein disebut apoenzim

    • non protein disebut kofaktor

  • Enzim yang terkait dg kofaktor disebut haloenzim

  • Beberapa jenis kofaktor :

    • Ion anorganik, ion klorida, kalsium

    • Gugus protestik, mol org yg terikat pada enzim, contoh heme

    • Koenzim, kofaktor mol org non pt, vitamin


Metabolisme mikrooganisme

  • Banyak enzim merupakan gabungan pt enzim yang tidak aktif ( substrat per detikapoenzim) dengan molekul organik bermolekul rendah (koenzim) menjadi holoenzim yang aktif

  • Beberapa koenzim mengandung vitamin, vit B1 (thiamin) merupakan komponen koenzim kokarboksilase, B2 (Riboflavin) – ribovlafin adenin dinukleotidase, B6 (Piridoksin) – piridoksal fosfat


Metabolisme mikrooganisme

  • Beberapa koenzim berupa ion logam berat dan disebut substrat per detikkofaktor, misal Fe2+ pada enzim katalase, ion lain Mn2+ Mg2+ Zn2+

  • Enzim bersifat tidak stabil, aktifitasnya berkurang/ hancur oleh kondisi fisik dan kimia

  • 2 Sifat penting enzim yaitu:

    • Efisiensi katalitiknya tinggi

    • Derajat kekhususannya tinggi


3 penamaan dan klasifikasi enzim
3. PENAMAAN dan KLASIFIKASI ENZIM substrat per detik

  • Penamaan enzim diresmikan oleh “Comission on Enzym of the International Union of Biochemistry”

  • Dasar penamaan enzim ad. Tipe kimiawi yang dikatalisis,

  • Enzim ada 2 nama: nama kerja dan sistematik, contoh heksokinase adalah nama dari ATP

  • Unuk memberi nama enzim,

    • digunakan akhiran ase khusus untuk enzim tunggal mis dehidrogenase,

    • digunakan kata sistem, untuk penamaan suatu kompleks enzim / gabungan enzim


4 sifat dan mekanisme kerja enzim
4. SIFAT DAN MEKANISME KERJA ENZIM substrat per detik

  • Reaksi enzim dapat dinyatakan dg persamaan reaksi keseluruhan, contoh : Enzim E + substrat S = kompleks enzim – substrat ES = produk P + enzim E

  • Fungsi utama enzim ad. Mengurangi hambatan energi aktivasi pada suatu reaksi kimia

  • Energi aktivasi ad. Jumlah energi yg dibutuhkan untuk membawa suatu substrat ke status reaksinya

  • Sintesis, gabungan senyawa sederhana menjadi senyawa kompleks, dengan bantuan enzim reaksi ini menjadi lebih mudah


Mekanisme reaksi enzimatik
Mekanisme substrat per detikReaksiEnzimatik


5 kondisi yang mempengaruhi aktivitas enzim
5. KONDISI YANG MEMPENGARUHI AKTIVITAS ENZIM substrat per detik

  • Yaitu :

    • Konsentrasi enzim

    • Konsentrasi substrat

    • pH

    • Suhu

  • Dengan semakin tinggi konsentrasi enzim maka aktivitas enzim juga semakin tinggi

  • Kenaikan substrat tidak berpengaruh pada laju aktivitas enzim pada titik tertentu


Metabolisme mikrooganisme

  • Pengaruh pH pada aktivitas enzim adalah, aktivitas enzim maksimum dicapai pada suatu pH tertentu, penyimpangan dari pH tersebut akan menurunkan aktivitas enzim

  • Pengaruh suhu pada aktivitas enzim ad. Naiknya suhu berpengaruh pada aktivitas enzim sampai pada aktivitas enzim optimum, kenaikan suhu lebih lanjut akan menurunkan aktivitas enzim, dimana pada akhirnya terjadi perusakan enzim


6 penghambatan kerja enzim
6. maksimum dicapai pada suatu pH tertentu, penyimpangan dari pH tersebut akan menurunkan aktivitas enzim PENGHAMBATAN KERJA ENZIM

  • Hambatan enzim dikelompokkan dalam tipe non reversibel (tidak dapat balik) dan reversibel (dapat balik)

  • Ada 2 tipe utama hambatan reversibel :

    • Kompetitif / dapat di balik dengan menambah substrat dan

    • non kompetitif / tidak dapat

  • Contoh penghambat enzm, zat-zat kimia, sianide penghambat kuat bagi enzim yang mengandung Fe, fluoride pada enzim yang mengandung Ca dan Mg


7 kondisi yg mempengaruhi pembentukan enzim
7. KONDISI YG MEMPENGARUHI PEMBENTUKAN ENZIM maksimum dicapai pada suatu pH tertentu, penyimpangan dari pH tersebut akan menurunkan aktivitas enzim

  • Lingkungan (media, pH, t) mempengaruhi pembentukan enzim terutama pada mikroba

  • Enzim dikelompokan 2 kel, berdasarkan substrat :

    • enzim konstitutif, enzim yg selalu dihasilkan oleh sel contoh enzim pada proses glikolisis jumlahnya sama, walau substrat meningkat

    • enzim adaptif / terinduksi, enzim yg dihasilkan oleh sel hanya sebagai tanggapan terhadap substrat tertentu, enzim ini dibentuk bila dibutuhkan


8 penetapan aktivitas enzim
8. PENETAPAN AKTIVITAS ENZIM maksimum dicapai pada suatu pH tertentu, penyimpangan dari pH tersebut akan menurunkan aktivitas enzim

  • Aktivitas enzim dapat dilakukan dengan beberapa teknik, secara kuantitatif harus diperhatikan hal-hal sbb :

    • Sifat reaksi yg dikatalisis

    • Kofaktor dan koenzim yg dibutuhkan

    • Konsentrasi substrat dan Kofaktor dan koenzim

    • pH optimum

    • Suhu optimum

    • Metode analitik sederhana utk menentukan lenyapnya substrat / munculnya produk baru


9 sifat dan mekanisme pengendalian enzim
9. SIFAT DAN MEKANISME PENGENDALIAN ENZIM maksimum dicapai pada suatu pH tertentu, penyimpangan dari pH tersebut akan menurunkan aktivitas enzim

  • Sel hidup mensintesis dan menguraikan bahan-bahan yang dibutuhkan bagi metabolisme dan pertumbuhannya

  • Kesemuanya diatur oleh mekanisme pengendalian metabolisme seluler yg tepat, yaitu menyangkut pengendalian kegiatan enzim, terlebih utk mikroba yg tidak punya pengendali supraseluler spt sel saraf, atau sistem hormonal.


Metabolisme mikrooganisme


Metabolisme mikrooganisme

  • Pengendalian katalisis : maksimum dicapai pada suatu pH tertentu, penyimpangan dari pH tersebut akan menurunkan aktivitas enzim

    • Terjadi dengan mengubah konsentrasi substrat, dg makin tingginya konsentrasi substrat maka laju reaksi meningkat sampai mencapai suatu nilai pembatas

    • konsentrasi koenzim dan kofaktor dapat memberikan pengaruh pengendali dalam sel


Metabolisme mikrooganisme


Metabolisme mikrooganisme

  • Pengendalian secara langsung sehingga enzim dan substrat tidak berada dalam kontak langsung

    • melalui penggandengan dg proses lain

    • melalui pengaturan oleh ligan, yaitu molekul yg terikat oleh enzim yang tidak berperan pada proses katalitik itu sendiri


Metabolisme mikrooganisme

  • Melalui hambatan arus-balik, ligan pengaturnya adalah produk akhir suatu lintasan metabolik yg dpt menghentikan sintesanya sendiri dg menghambat aktivitas salah satu enzim, dg cara ini mikroba dpt mencegah terbentuknya produk yg berlebihan

  • Melalui aktivasi prekursor, dimana prekursor/ metabolit pertama suatu lintasan merupakan ligan pengatur yang mengaktivasi / merangsang aktivitas enzim terakhir di dlm deretan reaksi yg bersangkutan


Metabolisme mikrooganisme

  • Pengendalian dengan energi akhir suatu lintasan metabolik yg dpt menghentikan sintesanya sendiri dg menghambat aktivitas salah satu enzim, dg cara ini mikroba dpt mencegah terbentuknya produk yg berlebihan

    • Ligan pengatur yg terlibat dalam reaksi yg berkaitan dengan energi adalah adenilat, seperti ATP (adenosin tri phosphat), ADP, AMP

    • Pada umumnya enzim yg berperan dlm pembentukan energi dihambat oleh energi yg tinggi (ATP konsentrasi tinggi) sementara itu beberapa enzim biosintetik yg penting justru di rangsang


Metabolisme mikrooganisme


Metabolisme mikrooganisme

  • Pengendalian genetis tempat efektor (penghambat / aktivator) bekerja

    • Melibatkan induksi dan represi sintesis secara genetis

    • Induksi adalah substrat / senyawa yg berberat mol. rendah utk menginduksi terjadinya sintesis enzim

    • Represi adalah senyawa yg berberat mol. rendah yang mencegah terjadinya sintesis enzim


Metabolisme mikrooganisme


Komponen halo enzim
Komponen Halo Enzim sehingga mencegah disintesisnya mRNA oleh gen gen struktural


Komponen enzim1
Komponen sehingga mencegah disintesisnya mRNA oleh gen gen strukturalEnzim

  • Kebanyakanenzimadalahhaloenzim, terdiridariapoenzim (protein) dan cofactor (bukan protein)

  • cofactor dapatberupalogam (Fe, Co, Mg, Mn, Zn, Ca, Co) ataukompleksmolekulorganik (NAD+, NADP+, FAD, coenzim A)

  • Aktivator, adalah mol yg mempermudah ikatan enzim dan subatrat, mis ion Cl

  • Inhibitor enzim, adalah mol yg menghambat

    • Kompetitif, mol penghambat enz yg cara kerjanya bersaing dg substrat

    • Non kompetitif, mol penghambat enz dg cara melekatkan diri pada luar sisi aktif, tdk dipengaruhi substrat


Inhibitor enzim
Inhibitor sehingga mencegah disintesisnya mRNA oleh gen gen strukturalEnzim


Vitamin yang berfungsi sebagai koenzim
Vitamin yang berfungsi sebagai koenzim sehingga mencegah disintesisnya mRNA oleh gen gen struktural


Mekanisme reaksi enzimatik1
Mekanisme Reaksi Enzimatik sehingga mencegah disintesisnya mRNA oleh gen gen struktural