mengembangkan pola berpikir kreatif atau berpikir kritis pada anak mana lebih penting l.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
MENGEMBANGKAN POLA BERPIKIR KREATIF ATAU BERPIKIR KRITIS PADA ANAK: MANA LEBIH PENTING? PowerPoint Presentation
Download Presentation
MENGEMBANGKAN POLA BERPIKIR KREATIF ATAU BERPIKIR KRITIS PADA ANAK: MANA LEBIH PENTING?

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 33

MENGEMBANGKAN POLA BERPIKIR KREATIF ATAU BERPIKIR KRITIS PADA ANAK: MANA LEBIH PENTING? - PowerPoint PPT Presentation


  • 1623 Views
  • Uploaded on

MENGEMBANGKAN POLA BERPIKIR KREATIF ATAU BERPIKIR KRITIS PADA ANAK: MANA LEBIH PENTING?. By Arlinah I.R Staff Ahli Universitas Kristen Petra arlinah@petra.ac.id Seminar Orang Tua Murid SDKr.MDC Surabaya, 1 Mei 2004. Ice breaking. MEMBAGI KELOMPOK Tepukan 1 x : berkumpul semua

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'MENGEMBANGKAN POLA BERPIKIR KREATIF ATAU BERPIKIR KRITIS PADA ANAK: MANA LEBIH PENTING?' - jacob


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
mengembangkan pola berpikir kreatif atau berpikir kritis pada anak mana lebih penting

MENGEMBANGKAN POLA BERPIKIR KREATIF ATAU BERPIKIR KRITISPADA ANAK: MANA LEBIH PENTING?

By

Arlinah I.R

Staff Ahli Universitas Kristen Petra

arlinah@petra.ac.id

Seminar Orang Tua Murid SDKr.MDC

Surabaya, 1 Mei 2004

ice breaking
Ice breaking
  • MEMBAGI KELOMPOK
    • Tepukan 1 x : berkumpul semua
    • Tepukan 2 x : membentuk kelompok 2
    • Tepukan 3 x : membentuk kelompok 3
    • Tepukan 4 x : membentuk kelompok 4
    • Dst
    • Tepukan tidak beraturan : semua tepuk tangan
  • PERMAINAN MENYAMBUNG KATA:
    • lagu apa, lagu apa, lagu apa sekarang ? Kelompok bergiliran menyambung lagu
  • Tiap kelompok membuat yel-yel/puisi/lagu yang menggambarkan identitas kelompok mereka (mengandung kata anak dan kreatif/kritis)
  • Tiap kelompok mendemokan yel mereka. Yel dipakai setiap kali kelompok mempresentasikan hasil pekerjaan mereka
latihan 1 menghubungkan kata cari kata ke lima yang berhubungan dengan 4 kata kata sbb
Latihan 1 : Menghubungkan kata cari kata ke lima yang berhubungan dengan 4 kata-kata sbb:
  • Hati, anak, jeruk, tangan
  • bola, kaki, sakit, hari
  • Anggrek, bangsa, bank, industri
  • Ayah, kandung, ran, kasih
latihan 3 menghubungkan 2 tali hanya boleh memanfaatkan apa saja yang biasa dibawa dalam tas
Latihan 3: menghubungkan 2 tali (hanya boleh memanfaatkan apa saja yang biasa dibawa dalam tas )
latihan 4 menghubungkan titik hitam dengan garis tak terputus tak boleh terulang
Latihan 4 : menghubungkan titik hitam dengan garis tak terputus, tak boleh terulang
latihan 7 buat rangkaian mata rantai
Latihan 7 : buat rangkaian mata rantai

Ongkos membuka atau memasang satu lingkaran adalah Rp. 1000,- -> ongkos membuat sebuah rangkaian Rp. 8000,-

Bagaimana cara agar kita hanya membayar Rp. 6000,- untuk membuat sebuah rangkaian?

latihan 8 menganalisa advertensi
Latihan 8: menganalisa advertensi
  • Mengenai apa? Obyek advertensi?
  • Ditujukan pada siapa? Bagaimana kita mengetahuinya?
  • Apa pesannya? Apa tandanya?
  • Apakah benar pesannya? Bagaimana membuktikannya?
  • Efektifkah pesannya? Mengapa?
  • Bagaimana bila dipandang dari sisi seni? Tinggi atau rendah? Sisi apa saja yang menunjukkan seni atau tidaknya?
apa ciri sikap kreatif
Apa Ciri Sikap Kreatif ?
  • Keinginan/kebutuhan untuk mengubah/mengembangkan ( improve)
  • Melihat sebuah situasi/permasalahan dari sisi lain ( see differenty) -> think outside the box
  • Terbukapada pelbagai gagasan bahkan yang tidak umum/aneh sekalipun ( open)
  • Mengimplementasikan ide perbaikan( acting)
apa ciri standar berpikir kritis
Jelas

Tepat/presisi

Relevan

Akurat

Luas

Dalam

Komplit

Penting

logis

adil

Apa ciri/Standar berpikir kritis
berpikir kritis atau berpikir kreatif perlukah mengapa
Berpikir kritis atau berpikir kreatif ?Perlukah? Mengapa?
  • Arus globalisasi/perkembangan Teknologi Informasi
    • Perubahan cepat di segala bidang
    • Pilihan semakin banyak
    • Nilai-nilai bergeser
    • Dunia semakin semrawut
    • Persaingan/perang semakin meningkat
  • Kreativitas menjadi tuntutan no 1 utk mendapat pekerjaan (Fortune: 100 % dari 500 CEO, 60 % : lbh penting dari intelligence)
  • Perubahan pola pendidikan dari “teacher centered learning” -> student centered learning”
pemikiran tradisional
Pemikiran “tradisional”

“Apa yang ada” (What is) berhubungan dengan

Intepretasi, aplikasi, analisis, sintesis, evaluasi/penilaian, logika, menyimpulkan, (critical thinking)

Merasa benar, kebenaran, puas diri, pemecahan permasalahan, perbedaan pendapat, argumentasi, persaingan, perpecahan, perang

pemikiran new millenium
Pemikiran “new millenium”

“Apa yang mungkin ada” (What can be) berhubungan dengan

inisiatif, kemungkinan, elaborasi, alternatif, perancangan, persepsi, tidak umum, menyalahi peraturan, nakal, fleksibel, out of the box

(creative thinking)

pengembangan, penciptaan nilai, win-win, inovasi, pemikiran konstruktif/positif, demokrasi, mandiri,produktif, bahagia

discussion
Discussion

Apa tanggapan Saudara atas masalah dibawah ini dan bagaimana mengatasinya?

  • banjir
  • Korupsi
  • Lalu lintas macet
slide19
Organisasi yang berfokus pada persaingan berkinerja buruk, sementara organisasi yang berfokus pada penciptaan nilai kinerjanya bagus

Edward de Bono : New Thinking for the New Milennium

1 kunci mengembangkan kreativitas anak
1 kunci mengembangkan kreativitas anak

BELAJAR SAMBIL BERMAIN

To teach creativity, you must reinvigorate the child’s heart within yourself

2 langkah mengembangkan kebiasaan dan semangat berpikir kreatif pada anak
2 Langkah mengembangkan kebiasaan dan semangat berpikir kreatif pada anak
  • Membantu tersedianya kesempatan sebanyak mungkin (bukan khusus, tetapi terintegrasi dalam kegiatan sehari-hari) untuk melatih 4 ciri sikap kreatif agar menjadi kebiasaan -> sikap kreatif orang tua
  • Memberikan dukungan (encouragement) sebanyak mungkinpada anak dalam mengembangkan 4 ciri sikap kreatif -> memberi inspirasi berpikir kreatif
3 sikap kreatif orang tua memberi contoh
3 sikap kreatif orang tua (memberi contoh)

1. Memperhatikan dunia sekitar dengan cermat dan cara baru (pancaindera), terbuka pada pengalaman-pengalaman baru

->menarik perhatian anak ke hal/ide/gagasan baru

2. Menghidupkan kembali “sense of wonder” (rasa ingin tahu) -> mengkomunikasikan “keajaiban dunia” kepada anak

3. Memelihara semangat “bermain” (senyuman, komentar lucu, reaksi tak terduga, melanggar kebiasaan, spontan)

4 tahap perkembangan cara bermain anak
4 Tahap perkembangan cara bermain anak
  • Bermain melalui “trial and error” (usia 0 – 2 tahun)
  • Bermain dengan cara “berpura-pura” (usia 2 – 7 tahun)
  • Bermain sesuai aturan (usia 7 – 11 tahun)
  • Bermain yang memerlukan pemikiran deduksi/pemecahan masalah ( usia 11 – 15 tahun)
5 sikap mendukung memberi inspirasi
5 sikap mendukung/memberi inspirasi
  • Menjadi pendengar yang baik (menunjukkan kesabaran)
  • Toleransi terhadap kekacauan
  • Memberi inspirasi ketekunan
  • Toleransi terhadap hal yang aneh/tidak biasa
  • Memberi kebebasan (berekspresi, ide baru, inisiatif, spontan) dalam batas-batas tanggung jawab, menghormati orang lain, bahaya
6 cara menghindari penggembosan kreativitas
6 cara menghindari penggembosan kreativitas
  • Jangan menunggui/protektif
  • Jangan menghakimi/menilai
  • Jangan memberi hadiah terlalu sering
  • Jangan membawa ke suasana persaingan/membandingkan
  • Jangan mengatur/memberi petunjuk
  • Jangan batasi pilihan
8 jenis aktivitas dan permainan
8 jenis aktivitas dan permainan
  • Permainan imajinasi (observasi, andaikan .., bermain kata dsb, membuat jadual, melihat awan dsb.., bayang-bayang)
  • Kesenian, kerajinan tangan, proyek (menggambar, melukis, bermain playdough, membuat kalung, membuat layang-layang, collage, origami, membuat buku, sand & water dsb.)
  • Koleksi (kerang, daun, batu, biji-bijian)
  • Bermain (scavenger hunt, tebak-tebakan, teka-teki silang, pantomim dsb.)
  • Bercerita/mengarang (mendengarkan, bercerita ulang, menyambung cerita, membuat puisi, komik dsb.
  • Role-play (dokter-dokteran, masak-memasak dsb)
  • Pertunjukan (puppet show, menari, menyanyi dsb.)
  • Berpetuangan/Berkunjung(berkemah, tamasya, museum, kebun binatang, keluarga, desa, pasar dsb. )
9 penghambat berpikir kreatif
9 Penghambat berpikir kreatif

logis/praktis/kritis

Puas diri

Pengalaman/pengetahuan terdahulu/kebiasaan/tradisi

Konsisten/kaku/kurang sense of humor

Stereotype/generalisasi

persepsi

Ego/takut/malu/berpikir negatif/rendah diri

Reaktif

Hanya ada 1 jawaban benar

10 unsur terpenting dalam membangun kreatifitas anak
10 unsur terpenting dalam membangun kreatifitas anak

Terlibat

dalam

Kehidupan sehari-hari

Bermain

Belajar

Kehidupan di sekolah

Tangisan, tawa

… …

langkah langkah mengembangkan pemikiran kritis dan kreatif
Langkah-langkah mengembangkan pemikiran kritis dan kreatif
  • KNOWLEDGE :

Mencari pengetahuan/informasi sebanyak mungkin (pengalaman, buku, internet, komunikasi, bertanya pada diri sendiri/ahli/awam dsb.)

  • THINKING : menyimpulkan, intepretasi, aplikasi, analisis, sintesis, evaluasi
  • INCUBATION :

Relax, bermain (membiarkan alam bawah sadar bekerja)

  • EUREKA/AHA :

ide ketemu

  • DEVELOPMENT :

Pengembangan ide (fungsional, menguntungkan,

efisien, berguna)

  • PRACTICE:

punya waktu untuk melatih berpikir kritis/kreatif

slide32
Meng-tzu:

A great man is he who has not lost the heart of a child

slide33
Creativity is a gift.

We all receive it at birth,

but we must practice it in order to keep it.