1 / 11

Asuhan Keperawatan CONGENITAL HIPJOINT DISLOCATION

Asuhan Keperawatan CONGENITAL HIPJOINT DISLOCATION. TINJAUAN TEORITIS. Pengertian. Kelainan ini sering dijumpai pada. Congenital dislocatoin of hip atau biasa disebut pergeseran sendi atau tulang semenjak lahir . Suatu bentuk kelainan pada persendian yang ditemukan pada bayi baru lahir.

heller
Download Presentation

Asuhan Keperawatan CONGENITAL HIPJOINT DISLOCATION

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. AsuhanKeperawatanCONGENITAL HIPJOINT DISLOCATION

  2. TINJAUAN TEORITIS Pengertian Kelainaniniseringdijumpaipada • Congenital dislocatoin of hip ataubiasadisebutpergeseransendiatautulangsemenjaklahir. Suatubentukkelainanpadapersendian yang ditemukanpadabayibarulahir • Anakpertama • Bayiperempuan • Riwayatdislokasipadakeluarga. • Bayidalamletakbokong

  3. Etiologi • Dislokasi dapat disebabkan oleh faktor penyakit atau trauma karena dapatan (acquired) atau karena sejak lahir (kongenital) • sering dikaitkan dengan patah tulang/fraktur yang disebabkan oleh berpindahnya ujung tulang yang sedemikian rupa karena cacat bawaan • Teratogenik • Gizi • Faktor fisik pada rahim • Faktor genetik dan kromosom

  4. Anatomi • dislokasipinggul, bola dibagianatastulangpaha (kepala femoral) tidakdudukamandisoket (acetabulum) darisendipinggul. Ligamendisekitarnyajugamungkinlonggardanmenggeliat. Bola mungkinkendurdalamsoketataubenar-benardiluaritu.

  5. Patofisiologi Terdapattigapoladalam CDH • Dysplasia merupakan ketidaknormalan perkembangan antara kaput femur dan asetabulum • Dysplasia asetabular • Subluksasi • Dislokasi

  6. Manifestasiklinis Pemeriksaandiagnosik • Nyeri • Pergerakan yang terbatas di daerah yang terkena • Posisi tungkai yang asimetris • Lipatan lemak yang asimetris • Pemeriksaan USG • Rontgen • Scan tulang, tonogram, CT scan / MRI.

  7. ASKEP TEORITIS Pengkajian DiagnosaKeperawatan • Pengkajian musculoskeletal • Kajitandairitasikulit • Kajiresponanakterhadaptraksidanimmobilisasidalambalutangips • Pascaoperasikajitanda vital dandrainaseluka • Kajitingkatperkembangananak • Kajikesiapanorangtuauntukmerawatdirumah • Gangguan rasa nyaman nyeri berhubungan dengan dislokasi • Gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan nyeri saat mobilisasi • Gangguan bodi image berhubungan dengan perubahan bentuk tubuh

  8. Penatalaksanaan • Padaawalmasabayi, agar kaput femoralistetapberadadalamkantungnya, bisadipasangalatuntukmemisahkantungkaidanmelipatnyakearahluar (sepertikodok). • Jikaposisidiatassulitdipertahankan, bisadigunakangips yang secaraperiodikdigantisehinggapertumbuhantulangtidakterhambat. • Jikatindakantersebuttidakberhasilataujikadislokasidiketahuisetelahanakcukupbesar, makadilakukantindakanpembedahan.

  9. RencanaAsuhanKeperawatan Evaluasi • Gangguan rasa nyamannyeriberhubungandengandislokasi Tujuan :Nyeridapatberkurangatauhilang • Gangguanmobilitasfisikberhubungandengannyerisaatmobilisasi Tujuan :Kliendapatbergerakbebas • Gangguanbody image berhubungandenganperubahanbentuktubuh Tujuan:Masalahklienteratasi Hasil yang diharapkan • Pinggul bayi atau anak akan tetap pada posisi yang diharapkan • Kulit bayi atau anak akan tetap utuh tanpa kemerahan atau kerusakan

  10. Kesimpulan • CDH adalah deformitas ortopedik yang didapat sebelum atau saat kelahiran, kondisi ini mengacu pada malformasi sendi panggul selama perkembangan janin. • Etiologi dari CDH yaitu 1.teratogenik; 2.gizi; 3.faktor fisik pada rahim; 4.faktor genetic dan kromosom. • Pemeriksaan yang paling penting adalah pemeriksaan USG, pada bayi yang agak besar atau anak-anak dapat dilakukan rontgen,scan tulang, tomogram, CT scan/MRI.

  11. Terimakasih

More Related