1 / 25

Asuhan keperawatan pada gangguan KOGNITIF

Asuhan keperawatan pada gangguan KOGNITIF. Ns. IRA ERWINA, M.Kep, Sp. KepJ. PENDAHULUAN. Klien dgn gangguan mental organik : DELIRIUM & DEMENSIA akan mengalami GANGGUAN KOGNITIF

avital
Download Presentation

Asuhan keperawatan pada gangguan KOGNITIF

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. AsuhankeperawatanpadagangguanKOGNITIF Ns. IRA ERWINA, M.Kep, Sp. KepJ

  2. PENDAHULUAN • Klien dgn gangguan mental organik : DELIRIUM & DEMENSIA akan mengalami GANGGUAN KOGNITIF • Mrpk respon maladaptif yg ditandai oleh daya ingat yang terganggu, DISORIENTASI, INKOHEREN, & SUKAR BERPIKIR secara LOGIS (Stuart & Sundeen, 1987)

  3. PENDAHULUAN Kognisi • Perception (Persepsi). • Attention (Perhatian). • Language (Bahasa). • Memory (Daya ingat). • Emotion (Emosi). • Reasoning (Pertimbangan).

  4. Penelitian Micro Cog dr Wonder & Donovan(1984) • Mereka yg berpendidikan tinggi cenderung mengalamikemunduran kognitif yg lebih ringan. • Fungsi yg tdk mengalami kemunduran disbt CrystallizedIntelligence, yaitu yg mengacu pd fakta & pengalaman ygdiperoleh & disimpan dipusat memori yg akan dipakai terusmenerus spt kosa kata, ketrampilan praktis & pengetahuanumum. • Fungsi yg banyak mengalami kemunduran disbt FluidIntelligence, yaitu yg mengacu pd kemampuan mengingatinformasi baru, menggunakan strategi baru, mengingat sebuahdaftar, memori utk btk geometri, kecepatan menemukankata, menyelesaikan masalah, menerima info baru, memberirespons & perhatian yg cepat teralih.

  5. RENTANG RESPON KOGNITIF Respon adaptif Respon maladaptif - Tegas - mudah lupa - inkoheren - Ingatan utuh - kadang bingung - disorientasi - Orientasi lengkap - kadang mispersepsi - daya ingat hilang - Persepsi akurat - kadang berpikir - tdk mampu - Perhatian terfokus tdk jernih ambil keputusan - Koheren, pikiran logis

  6. TUGAS • Tn. A, 55 th mengalami kecelakaan trauma pada kepala ± 2 bulan yang lalu. Kondisi Tn. A saat ini adalah kesadaran yang berkabut, kadang berhalusinasi, gelisah, disorientasi, dan mengalami masalah dalam mengambil keputusan. Berdasarkan hasil pemeriksaan klien didiagosa mengalami DELIRIUM. TUGAS : Jelaskan konsep delirium, bagaimana proses terjadinya, penyebab timbulnya, dan tindakan keperawatan apa yang bisa diambil untuk mengatasi masalah klien

  7. TUGAS • Ny. B, 75 thdirawatdi RS karenamenderitahipertensi. Kondisiklienselamadirawatadalahselainmasalahpeningkatantekanandarahditemukanjugabahwakliensudahkehilangandayaingat (pikun), perhatianmenurun, perilakusosial yang menyerupaianak-anak, gelisahdan mood klien yang cepatberubahdarisedihmenjadigembira. Dari hasilpemeriksaankliendidiagnosamenderitahipertensidan DEMENSIA. TUGAS : Jelaskankonsepdemensia, bagaimanaprosesterjadinya, penyebabtimbulnya, dantindakankeperawatanapa yang bisadiambiluntukmengatasimasalahklien

  8. FAKTOR PREDISPOSISI Gangguan kognitif pd umumnya disebabkan oleh gangguan fungsi biologis & sistem saraf pusat. Faktor predisposisi yg menyebabkan individu mengalami gangguan kognitif : • Gangguan suplai O2, glukosa, & zat gizi dasar penting lainnya ke otak. • Degenerasi yg berhubungan dgn penuaan • Pengumpulan zat beracun dlm jaringan otak • Penyakit hati kronik & penyakit ginjal kronik • Malnutrisi • Cacat genetik

  9. FAKTOR PRESIPITASI Serangan mayor pd otak → gangguan fungsi kognitif, antara lain : • Hipoksia • Gangguan metabolik : hipertiroidisme, hiperglikemia, dll • Toksik & agen infeksi • Respon yg berlawanan thd pengobatan • Perubahan struktur otak • Sensori terganggu krn stimulus yg kurang atau berlebihan

  10. MEKANISME KOPING • Cara individu menghadapi scr emosional respon kognitif yg maladaptif dipengaruhi perjalanan masa lalunya • Mekanisme pertahanan ego yg mgkn teramati pd klien dgn gangguan kognitif meliputi : - regresi - denial - kompensasi

  11. GANGGUAN JIWA YG MENGAKIBATKAN RESPON KOGNITIF MALADAPTIF • DELIRIUM fungsi kognitif yg kacau, ditandai oleh kesadaran berkabut yg dimanifestasikan oleh jangka waktu konsentrasi/perhatian yg rendah, persepsi yg salah, gangguan pikiran (Stuart & Sundeen, 1987)

  12. DELIRIUM • Gangguanpikirtermasukgangguankonsentrasi, dayaingat, orientasi, & persepsi • Keadaanakutdanserius, dapatmengancamjiwa. Dapatdisebabkanolehberbagaipenyakit, gangguanmetabolikdanreaksiobat.

  13. PERILAKU YG BERHUBUNGAN DGN DELIRIUM • Tingkat kesadaran yg berfluktuasi • Disorientasi • Miskin penilaian • Ilusi/halusinasi • Afek labil • Kegelisahan motorik • Gangguan dlm perilaku sosial

  14. DEMENSIA • DEMENSIA adalah suatu sindroma penurunan kemampuan intelektual progresif yang menyebabkan deteriorasi kognisi dan fungsional, sehingga mengakibatkan gangguan fungsi sosial, pekerjaan dan aktivitas sehari-hari. (Asosiasi Alzheimer Indonesia,2003)

  15. KARAKTERISTIK DELIRIUM & DEMENSIA

  16. DIAGNOSA KEPERAWATAN • Gangguankomunikasi verbal • Kecemasan • Gangguanprosespikir • Kopingkeluargatdkefektif • Gangguanmobilitasfisik • Gangguanpersepsisensori • Defisitperawatandiri • Resikothdcedera/trauma • Kerusakaninteraksisosial • Gangguaneliminasi • dll

  17. INTERVENSI KEPERAWATAN • Tujuanjangkapanjang ditujukan pd perbaikangangguankognitifdgnusahaperawatanmemfungsikanklienseoptimalmungkinsesuaidgnkemampuanklien • Tujuanjangkapendek ditujukan pd pemenuhankeb. dasarklien : - perawatandiri - meningkatkanorientasi - pemenuhankebutuhanistirahat & tidur - mempertahankan status nutrisi - mendukungfungsikognitifyg optimal - eliminasi

  18. DELIRIUM Intervensi keperawatan pd klien delirium meliputi : • Pemenuhan kebutuhan fisiologis - nutrisi & cairan - pemenuhan kebutuhan tidur : * temani klien menjelang tidur * usahakan suasana ruangan tenang * penerangan cukup

  19. Intervensi pd gangguan persepsi, mis : halusinasi - biarkan lampu menyala diruangan → utk mengurangi bayangan - pastikan keamanan klien : ruangan bertirai pengaman, perabotan tdk berlebihan - jika memungkinkan, perawatan satu-satu → mudah utk observasi & reorientasi - orientasikan pd waktu, tempat & orang

  20. Komunikasi - berikanpesanygjelas - hindarimemberikanpilihan - gunakanpernyataanlangsungygsederhana • Health education - berikaninformasittgpenyebab delirium - ajarkanklien & keluargattgpengobatan - informasikanttgpencegahan episode dimasa ygakandatang

  21. DEMENSIA • Orientasi - berikan tanda yg jelas pd kamar klien dlm menggunakan namanya - anjurkan klien utk menimpan barang pribadi - gunakan lampu tidur - sediakan jam & kalender

  22. Komunikasi - memperkenalkandiri - tunjukkansikappositiftanpapamrihpdklien - gunakankomunikasi verbal ygjelas & singkat - atursuara - hindaripenggunaankataganti - biarkanklienmemilihtopikpembicaraan berfokus pd hal-halygdptdiingat - gunakanpertanyaan “ya/tidak” - pastikanbahwakomunikasi verbal selangdgn non verbal

  23. Dukungmekanismekoping - hindarikonfrontasi pd klien - kajisumberkecemasanklien → bantu menguranginya - berikanpenguatanthdkopingygefektif • Kurangiagitasi - beritahukanapaygdiharapkanscrjelas - berikanjadwalaktivitas - hindaripemaksaan - hindariperebutanaktivitas - tunjukkansikappersahabatan & senyuman

  24. Pendekatan farmakologik • Libatkan anggota keluarga • Gunakan sumberyg ada di komunitas

  25. SELESAI

More Related