TATA LETAK - PowerPoint PPT Presentation

tata letak n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
TATA LETAK PowerPoint Presentation
play fullscreen
1 / 29
TATA LETAK
424 Views
Download Presentation
harper-jenkins
Download Presentation

TATA LETAK

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. TATA LETAK STIE PUTRA BANGSA

  2. Pentingnya Tata Letak • Keberhasilan operasi/produksi sangat ditentukan oleh tata-letak fasilitas fisik. • Aliran material, produktivitas dan hubungan manusia semua dipengaruhi oleh fasilitas konversi; fasilitas operasi/produksi • Tata letak yang efektif dapat membantu organisasi mencapai hal-hal berikut : • Pemanfaatan yg lebih besar atas fasilitas • Arus informasi, bahan baku dan orang yg lbh baik • Lebih memudahkan konsumen • Peningkatan moral karyawan dan kondisi kerja yg lbh aman • Tujuan strategis tata letak : mengembangkan tata letak yang ekonomis STIE PUTRA BANGSA

  3. Pentingnya Tata Letak Penyesuaian tata letak dgn strategi:CONTH • Bandara Internasional Pittsburg : • berbentuk X dgn 2 jalur pendaratan • Toko Wall-Mart di Arkansas : • lorong-lorong yang lebar dan etalase terbuka • Pabrik Masa Depan : • pabrik berukuran kecil (20-30 kelompok kerja) • Kamar Mandi Denver’s Convention Center : • dinding dpt dipindah-pindah • Super Market Kroger, Memphis : • one stop shopping STIE PUTRA BANGSA

  4. Tata letak • Keputusan tata letak : penempatan terbaik dari fasilitas operasi/produksi, kantor, mesin, meja atau pusat pelayanan • Tujuan manajemen : mengatur sistem tata letak agar mampu beroperasi dengan efektivitas dan efisiensi yang tinggi STIE PUTRA BANGSA

  5. Karakteristik Tata Letak Aspek Operasi/Produksi Tipe Tata Letak Produk Proses Posisi Tetap Produk Produk Terstandar, Volume tinggi, stab output stabil Produk terdiversifikasi, Volume bervariasi, stabilitas output bervariasi Dibuat berdasar Order, Volume rendah Aliran Pekerjaan Langsung, urutan yg sama untuk setiap unit Aliran pekerjaan bervariasi, setiap unit punya urutan pekerjaan yang unik Sdk/tdk ada aliran, orang dan alat dibawa ke lokasi Ketrampilan Orang melakukan tugas rutin, tugas berulang dgn kecep tetap, sangat ter spesialisasi Kerajinan ketrampilan utama, dapat bekerja tanpa pengawasan yg ketat, dpt beradaptasi Dibutuhkan fleksibilitas yg tinggi, penugasan pekerjaan dan lokasi beragam Dukungan Staff Besar, jadwal material dan orang, pantau dan pelihara pekerjaan Melakukan pekerjaan: penjadwalan, handlingmaterial, produksi dan pengen-dalian persediaan Penjadawalan dan koordinasi secara sangat trampil STIE PUTRA BANGSA

  6. Karakteristik Tata Letak Aspek Operasi/Produksi Tipe Tata Letak Produk Proses Posisi Tetap Penanganan Material Dpt diprediksi, mengalir, sistematis, bahkan dapat otomatis Aliran bervariasi, kadang duplikasi Aliran bervariasi, kdg rendah, perlu alat berat, peralatan umum Persediaan (Inventory) Persediaan Tinggi : bahan mentah, sedang dikerjakan Persediaan Rendah utk yg sdg dikerjakan, Rendah untuik bahan mentah Persediaan bervariasi, kerapkali mengikat Penggunaan Ruang Penggunaan yg efisien, rasio output dgn ruang tinggi Rasio output dgn ruang rendah, kebutuhan perkejaan dlm proses tinggi Rasio unit dgn ruang rendah jika proses di lokasi Kebutuhan Modal Investasi besar utk peralatan dan proses khusus Kegunaan umum, peralatan dan proses fleksibel Kegunaan umum, peralatan dan proses bergerak Biaya Produksi Biaya tetap: besar, Biaya variabel: rendah Biaya tetap: relatif rendah, Biaya variabel : tinggi Biaya tetap: relatif rendah, Biaya variabel: tinggi STIE PUTRA BANGSA

  7. Jenis Tata Letak • Tata Letak Posisi Tetap: proyek besar dan memakan tempat • Tata Letak Orientasi Proses : jumlah produk sedikit, variasi produk besar • Tata Letak Kantor : menempatkan pekerja, perlengkapan kerja dan ruang • Tata Letak Sektor Eceran/Jasa : alokasi tempat untuk rak dan respon thd prilaku konsumen • Tata Letak Gudang : alokasi ruang dan barang persediaan • Tata Letak Orientasi Produk : pemanfaatan karyawan dan mesin pada proses berulang STIE PUTRA BANGSA

  8. Strategi Tata Letak Tata Letak Contoh Masalah Posisi Tetap • Dok Kapal • Bangunan Plaza/Mall Penyimpanan bahan di lokasi terbatas Berorientasi Proses • Rumah Sakit • Restoran Mengorganisir bahan baku utk setiap produk Kantor • Perusahaan Asuransi • MS-Corporation Menempatkan pekerja yg membutuhkan kontak teratur Eceran/Jasa • Supermarket • Minimarket Menempatkan produk yg bermarjin tinggi Gudang • Gudang Bottling Inc • Pusat Distribusi Menyeimbangkan antara penyimpanan dan penanganan Berorientasi Produk • Lini Perakitan TV Sonny • Angkutan antar kota Mengatur arus produk dari satu station ke station kerja lainnya STIE PUTRA BANGSA

  9. Posisi Tetap • Posisi tetap: tata letak yg mengharuskan karyawan dan peralatan dalam satu wilayah kerja. • Contoh : proyek pembuatan kapal, konstruksi jalan tol, jembatan, rumah dan sumur minyak • Tata letak ini rumit karena : • Ruang gerak dibatasi oleh lokasi • Pada tahap konstruksi, diperlukan bahan baku yg berbedapenjadwalan • Jumlah bahan baku bervariasi STIE PUTRA BANGSA

  10. Tahapan Penyusunan • Tahap 1. Buat matriks “dari-ke” yg menunjukkan arus komponen atau bahan baku dari satu departemen ke departemen lain. • Tahap 2. Tentukan kebutuhan ruang gerak untuk setiap departmen. • Tahap 3. Bentuklah diagram yang menunjukkan rangkaian urutan departemen yang dilewati oleh komponen • Tahap 4. Tentukan biaya tata letak, menggunakan persamaan: Biaya = ∑∑ Xij Cij • Tahap 5. Usahakan untuk memperbaiki tata letak dengan cara “trial & error” agar biaya paling rendah • Tahap 6. Siapkan rencana terinci yang mempertimbangkan ruang gerak dari setiap departemen STIE PUTRA BANGSA

  11. Tahap 1. Jumlah muatan per minggu... Mana arus yg tinggi ? 1 2 3 4 5 6 1 2 3 4 5 6 STIE PUTRA BANGSA

  12. Tahap 2. Membangun dimensi dan tata letak Departemen Kamar 1 Kamar 2 Kamar 3 Departemen 1 Departemen 2 Departemen 3 Departemen 4 Departemen 5 Departemen 6 Kamar 6 Kamar 4 Kamar 5 STIE PUTRA BANGSA

  13. Tahap 3 100 1 2 3 50 30 20 10 50 100 20 4 5 6 50 Tahap 4. Biaya perpindahan antar departemen yg berdekatan $ 1, yang tidak Berdekatan $ 2, misalnya dari 1 ke 2 = $1, dari 1 ke 6 = $ 2, dari 4 ke 3 = $2. Total biaya untuk Tata letak ini adalah = $ 50 (1-2) + $200 (1-3) + $40 (1-6) + $30 (2-3) + $50 (2-4) + $10 (2-5) + $40 (3-4) + $100 (3-6) + $50 (4-5) = $570 STIE PUTRA BANGSA

  14. Tahap 5 Memperbaiki tata letak, dengan cara “trial & error” (coba-coba) sehingga total biaya minimum; dengan menggeser Departemen 1 ke Departemen 2, sehinga menjadi : 30 2 1 3 50 100 10 20 50 20 100 4 5 6 50 Total biaya menjadi : $ 480, dibandingkan dengan sebelumnya : $ 570 STIE PUTRA BANGSA

  15. Tahap 6 Tata Letak Optimum antar Departemen Kamar 1 Kamar 2 Kamar 3 Departemen 2 Departemen 1 Departemen 3 Departemen 4 Departemen 5 Departemen 6 Kamar 6 Kamar 4 Kamar 5 STIE PUTRA BANGSA

  16. Seluler : Tata Letak Berorientasi Proses • Ada kasus khusus untuk tata kerja berorientasi proses, yaitu berupa Sel Kerja • Sel kerja : memerlukan mesin yg disebar ke berbagai departemen proses dan diatur menjadi kelompok kecil sehingga keuntungan diciptakan pada kumpulan unit atau sekelompok kumpulan produk tertentu • Sel kerja dibangun mendekati/mengelilingi produknya • Persyaratan tata letak produksi seluler : • Kode teknologi kelompok atau sejenisnya • Tingkat pelatihan dan fleksibilitas karyawan tinggi • Karyawan mendukung untuk membangun sel kerja awal STIE PUTRA BANGSA

  17. Sel Kerja Keuntungan Tata Letak Sel Kerja • Mengurangi persediaan barang dalam proses • Ruang lantai yang dibutuhkan berkurang • Menurunkan persediaan bahan baku dan barang jadi • Menurunkan biaya tenaga kerja langsung • Partisipasi karyawan meningkat • Meningkatkan pemanfaatan peralatan dan mesin • Mengurangi investasi untuk mesin dan peralatan STIE PUTRA BANGSA

  18. Sel Kerja, Pusat Kerja Terfokus dan Pabrik Terfokus STIE PUTRA BANGSA

  19. Tata Letak Kantor • Tata letak kantor bisa diatur di sekitar proses atau bisa juga di sekitar produk atau diantaranya. • Kantor bisa dianggap sebagai organisasi seluler yg diatur dan diatur ulang ketika prosedur dan jumlah produksi berubah • Pada kantor konsultan teknik, konsultan utama hrs dekat dengan para insinyur, tdk terlalu depat dgn sekretaris dan pusat arsip, jauh dari mesin fotocopy dan gudang. • Ada pertimbangan yg terkait dgn kerja kelompok, wewenang dan status • Haruskah semua ruangan berAC, semua karyawan menggunakan pintu masuk, kamar kecil, loker dan kantin yg sama ? • Ada dua trend besar saat ini : • Penggunaan teknologi spt : telepon seluler, faksimili, internet, home-office, laptop dan PDA yang memudahkan informasi. • Kantor maya (virtual office) yang menciptakan hubungan dinamis atas ruang gerak dan pelayanan STIE PUTRA BANGSA

  20. Tata Letak Kantor A = Sangat perlu 1 1.Presiden E = Sangat penting 2 O 3 I = Perlu 2.Ms. Payne U 4 O = Tdk apa-apa A A 5 U= Tdk penting 3.Engineers I I 6 X = Tdk perlu O I I 7 4.Secretary I I U 8 A I O O 9 5.Pintu Masuk O A E U X E E U 6.Pusat Arsip U A O O U I 7. Lemari Peralatan O X U A 8.Fotocopy E E 9.Gudang STIE PUTRA BANGSA

  21. Tata Letak Toko Eceran • Tata letak toko berasumsi bahwa penjualan tergantung pada daya tarik produk • Ada korelasi antara tingkat display dengan penjualan dan pengembalian investasi • Lima faktor dalam pengaturan tata letak toko : • Produk yg banyak dibeli diletakkan dibatas luar toko • Lokasi strategis utk produk yg cenderung dibeli karena disukai dan marjinnya besar • Letakkan produk kuat di kedua sisi lorong toko • Lokasi buntut lorong dgn tingkat display yg tinggi • Pertahankan citra dgn menempatkan posisi departemen yang menjadi awal pembelanjaan STIE PUTRA BANGSA

  22. Tata Letak Gudang • Tata letak gudang : kombinasi optimal antara biaya penanganan barang dan ruangan gudang • Manajemen pergudangan modern: prosedur otomatis yg memanfaatkan tongkat penumpuk otomatis, ban berjalan, dan alat kendali canggih yg mengatur arus bahan baku • Komponen tata letak gudang : • Wilayah penerimaan (muatan dikeluarkan) • Wilayah pemuatan (muatan dimasukan) • Desain fasiltas : jenis, asal dan lokasi bongkar STIE PUTRA BANGSA

  23. Tata Letak Berorientasi Produk • Tata letak berorientasi produk diatur di sekitar produk atau sekumpulan produk yang jumlahnya besar, namun variasinya sedikit. • Versi tata letak berorientasi produk : lini pabrikasi dan lini perakitan • Lini pabrikasi : membuat komponen pada serangkaian mesin • Lini perakitan : menempatkan suku cadang yg terpabrikasi bersama-sama di serangkaian station kerja • Masalah dalam tata-letak berorientasi produk : menjaga keseimbangan di setiap station kerja STIE PUTRA BANGSA

  24. Tata Letak Berorientasi Produk • Tujuan : meminimalkan ketidakseimbangan dalam lini produksi • Keuntungan: • biaya variabel per unit yg rendah jumlah produk yg besar dan terstandarisasi • Biaya penanganan bahan baku yg rendah • Mengurangi persediaan barang dalam proses • Memudahkan pelatihan dan pengawasan • Keuntungan > kerugian karena : • Dibutuhkan jumlah produksi besar karena investasi yang besar • Penghentian pekerjaan pada titik manapun di seluruh operasi • Fleksibilitas yang rendah STIE PUTRA BANGSA

  25. Penyeimbangan Lini Perakitan • Pada lini perakitan, produk berpindah dgn alat otomatis (ban berjalan, station kerja) • Penyeimbangan dilakukan utk meminimalisasi ketidakseimbangan antara mesin atau orang dalam proses produksi • Manajemen mengetahui alat, peralatan dan metode kerja • Manajemen menentukan waktu yg diperlukan untuk setiap pekerjaan • Manajemen mengetahui hubungan antar kegiatan, urutan tugas yg harus dilakukan STIE PUTRA BANGSA

  26. Penyeimbangan Lini Perakitan Data Preseden TUGAS WAKTU TUGAS MENDAHULUI 5 C A 10 - 3 7 B 11 A F G C 5 B 10 11 3 D 4 B A B 4 I E 12 A D F 3 C,D G 7 F 11 12 H 11 E E H I 3 G, H TOTAL 66 STIE PUTRA BANGSA

  27. Proses Penyeimbangan Lini • Ambil tingkat permintaan/produksi per hari dan bagi menjadi waktu produktif yang tersedia per hari  waktu siklus • Waktu siklus = waktu tersedia/tingkat produksi • Hitung jumlah stasiun kerja minimal • Jumlah stasion = pengerjaan tugas/waktu siklus • Penyeimbangan lini dgn memberikan tugas khusus pada setiap stasion kerja STIE PUTRA BANGSA

  28. Contoh Perhitungan • Waktu tersedia untuk produksi = 480 menit per hari dan Target produksi 40 unit • Waktu siklus = 480/40 = 12 menit per unit • Stasion kerja = waktu tugas/waktu siklus = 66/12 = 5,5 bulatkan jadi 6 stasion • Waktu di setiap stasion = 12 menit • Efisiensi keseimbangan = 66/(6 x 12) = 66/72 = 91,7% Stasion 1 Stasion 2 Stasion 4 5 Stasion 6 C 3 7 F G 10 11 3 A B 4 I D Stasion 3 Stasion 5 11 12 E H STIE PUTRA BANGSA

  29. Penutup • Tata letak secara substansial memberikan perubahan pada efisiensi operasi/produksi • Enam tata letak klasik : posisi tetap, berorientasi proses, kantor, eceran, gudang, orientasi produk • Perusahaan industri fokus pada pengurangan pergerakan bahan baku dan penyeimbangan lini perakitan • Perusahaan eceran fokus pada usaha display produk • Gudang fokus pada paduan antara biaya penyimpanan dengan biaya penanganan bahan baku STIE PUTRA BANGSA