nutrisi enteral n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
Nutrisi Enteral PowerPoint Presentation
Download Presentation
Nutrisi Enteral

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 48

Nutrisi Enteral - PowerPoint PPT Presentation


  • 641 Views
  • Uploaded on

Nutrisi Enteral. Laksmi Maharani, M.Sc., Apt. Departemen Farmasi Klinik Farmasi FKIK UNSOED. DEFINISI. Pemberian makanan ke saluran cerna melalui tube, kateter, atau stoma. indikasi. Gangguan status mental Kesulitan menelan Gangguan saluran cerna bagian atas. Kontraindikasi.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'Nutrisi Enteral' - hans


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
nutrisi enteral

Nutrisi Enteral

Laksmi Maharani, M.Sc., Apt.

Departemen Farmasi Klinik

Farmasi FKIK UNSOED

definisi
DEFINISI
  • Pemberian makanan ke saluran cerna melalui tube, kateter, atau stoma
indikasi
indikasi
  • Gangguan status mental
  • Kesulitan menelan
  • Gangguan saluran cerna bagian atas
kontraindikasi
Kontraindikasi
  • Diffuse peritonitis
  • Kerusakan intestinal
  • Intractable vomiting uncontrolled
  • Ileus paralisis
  • Intractable diare uncontrolled
  • Iskemi GI
keuntungan
Keuntungan
  • Cost-effective
  • Menurunkan angka komplikasi infeksi pada pasien yang critically ill
  • Membantu penyembuhan luka
  • Menurunkan angka intervensi bedah
  • Memelihara fungsi saluran cerna
teknik pemberian makanan pada en
Teknik Pemberian Makanan pada EN
  • Bolus Feeding
    • 250-500 ml formula, beberapa kali sehari
    • Menggunakan syringe untuk menginjeksikan formula
  • Intermittent Feeding
    • Pemberian berkala setiap 20-30 menit
    • Menggunakan pompa/container
  • Continuous Feeding
    • Berkesinambungan selama 10-24 jam sehari
    • Memakai pompa
protein formula
Protein Formula
  • Seberapa banyak protein yang harus diberikan?
    • Sebanyak 10%-15% kcal yang dibutuhkan
    • Jika diet tinggi protein berikan 25% kcal yang dibutuhkan
  • Dari mana?
    • Sumbernya kedelai atau kasein
  • Apa yang perlu diperhatikan?
    • Tubuh kita mencerna protein menjadi peptida atau asam amino sebelum diserap menggunakan getah lambung dan enzim pencernaan
  • Jadi?
    • Pasien dengan gangguan pencernaan harus diberikan dalam bentuk peptida atau asam amino  tapi bau dan rasanya tidak enak, kental, mahal, efikasi belum terbukti
slide14

Penggantian protein menjadi asam amino  glutamine & arginine

  • Glutamin: diproduksi otot skelet  digunakan untuk perbaikan sel
  • Arginin: dikonversi menjadi NO  modulasi fungsi imunitas, inflamasi  masih kontroversial untuk pasien sepsis
karbohidrat formula
Karbohidrat Formula
  • Monosakarida, oligosakarida, dekstrin, maltodekstrin
  • Lactose-free, sukrosa  jarang dipakai
  • FOS (frukto-oligosakarida)  menjaga integritas sel intestinal
lipid formula
Lipid Formula
  • Lipid apa yang dipakai?
    • Minyak jagung dan kedelai  asam lemak rantai medium dan rantai panjang
  • Keuntungan?
    • Jika memilih yang diperkaya omega 3 bisa membantu meningkatkan fungsi imun tubuh
  • Komponen lipid lain?
    • Trigliserida
fiber
Fiber
  • Fiber added  menjaga fungsi pengeluaran zat sisa
  • Pencegahan diare atau konstipasi pada pasien khususnya dengan long-term EN
  • Soy polisakarida  insoluble fiber  mencegah formula fiber mengental/menjadi gel
formula enteral
Formula Enteral
  • Bisa ditambahkan vitamin/mineral sesuai kebutuhan pasien masing-masing
  • Hitung densitasnya!
    • 1-2 kcal/ml
    • 1 kcal/ml  80% air, 2 kcal/ml  65% air
  • Osmolaritasnya?
    • Osmolaritas tubuh 300 mOsm/kg
    • Gunakan yang hiperosmolar  mencegah diare
formula standar
Formula Standar
  • Menyediakan 1-1,2 kcal/ml dan 14-16% energi protein. Rendah ampas dan free-lactose
  • Isocal
  • Ensure
  • Nutrison
  • Enercal Plus
  • PAN enteral
slide24

Per 40 g sachet Protein (casein) 6 g, fat 10.28 g (soy oil 5.35 g, MCT 4.93 g), carbohydrate 21.81 g (dextrin 10.91 g, sucrose 10.91 g), vit A 534.52 IU, vit D 120 IU, vit E 7.16 mcg, vit B1 214.4 mcg, vit B2296 mcg, vit B6 176.4 mcg, vit B12 0.88 mcg, vit C 20 mg, pantothenic acid 940 mcg, niacin 2.92 mg, folic acid 61.2 mcg, biotin 14.8 mcg, choline 24 mg, inositol 8 mg, vit K 28 mcg, Ca 175.5 mg, phosphorus 88 mg, iodine 30 mcg, Fe 2 mg, Mg 16 mg, copper 192 mcg, Zn 1.4 mg, manganese 160 mcg, Cl 170 mg, K 225.6 mg, Na 90 mg. Energy: 200 kCal

formula tinggi kalori
Formula Tinggi kalori
  • Untuk meningkatkan berat badan
  • 1,5 – 2 kcal/ml dan 14-17%nya dari protein
  • Magnacal
  • Deliver 2.0
formula tinggi protein
Formula tinggi protein
  • 1-2 kcal/ml
  • Lebih dari 16% energi protein
  • Protifar
diperkaya serat
Diperkaya Serat
  • Energi 1-1,5 kcal/ml
  • Untuk pasien diare atau konstipasi
  • Prolansia fiber
tergantung penyakit formula spesifik
Tergantung Penyakit/ Formula Spesifik
  • Diabetasol glucerna  DM
  • Pulmocare & Oxcepa  paru
  • Nephrisol & Nephro  Ginjal
  • Falkamin, aminoleban, hepatosol  liver
  • Neomune & impact  kekebalan
  • Lipisorb liquid  ggn absorbsi lemak
  • traumaCal  stress metabolik
kasus
Kasus
  • Pasien laki-laki 76 th, baru dipasang PEG dan akan dirawat jalan beberapa hari lagi.
  • Pasien post-stroke, sehingga sulit menelan dan aspirasi persistent, kecil kemungkinan bisa recovery.
  • Berat pasien 76 kg, tinggi 177,5 cm.
  • Pasien paralisis tangan kanan, tapi bisa berjalan dengan bantuan dan ikut terapi fisik 2 kali sehari selama sejam.
  • Status hidrasi baik, berat badan stabil setelah keluar ICU neuro beberapa hari lalu.
  • Bagaimana pemberian enteral feeding-nya???
penyelesaian
Penyelesaian
  • Tentukan kalori yang dibutuhkan
  • Seimbangkan dengan aktivitas dan penyakit
  • Hitung kebutuhan protein
  • Hitung kebutuhan lipid
  • Hitung kebutuhan karbohidrat
  • Hitung kebutuhan elektrolit
  • Hitung kebutuhan vitamin dan mineral
  • Tentukan jumlah cairan
  • Tentukan rute pemberian dan bentuk sediaan
  • Tuliskan resepnya
1 kalori yang dibutuhkan
1. Kalori yang dibutuhkan

Menggunakan standar pemeliharaan nutrisi (25-30 kcal/kg) atau menggunakan rumus

Menggunakan standar:

76 kg x 25 kcal = 1900 Kcal

2 seimbangkan dengan aktivitas dan penyakit
2. Seimbangkan dengan aktivitas dan penyakit

Pasien tidak mampu beraktivitas maksimal, dan sudah tidak dalam keadaan akut, sehingga kebutuhan kalori tidak perlu disesuaikan dengan faktor aktivitas dan penyakit

3 hitung kebutuhan protein
3. Hitung kebutuhan protein

DRI protein 0,8 g/kgBB atau 10% energi protein, jika pada geriatri meningkat mejadi 1 g/kgBB atau 16% energi protein

76 kg x 1 g/kgBB = 76 g protein/hari

Kalori yang didapat:

76 g x 4 kcal = 304 kcal dari protein (16%)

4 hitung kebutuhan lipid
4. Hitung kebutuhan lipid

energi lemak maksimal sekitar 1,2 gram/kgBB, minimal 10% energi lemak

76 kg x 1,2 g/kgBB = 91 g/hari

Kalori yang diperoleh dari lipid:

91 g x 9 kcal = 820 kcal (43%)  max

5 hitung kebutuhan karbohidrat
5. Hitung kebutuhan karbohidrat

DRI karbohidrat 130 gram atau 27% energi karbohidrat dari total energi

1900 kcal x 27% = 513 gram/hari

6 hitung kebutuhan elektrolit
6. Hitung kebutuhan elektrolit

Pasien tidak membutuhkan formula elektrolit khusus karena tidak ada keadaan yang membutuhkan penyesuaian elektrolit

7 hitung kebutuhan vitamin dan mineral
7. Hitung kebutuhan vitamin dan mineral

Pasien bisa menggunakan rekomendasi DRI vitamin dan mineral karena tidak ada kontraindikasi vitamin tertentu

8 tentukan jumlah cairan
8. Tentukan jumlah cairan

Dalam keadaan tidak dehidrasi kebutuhan cairan adalah 30 ml/kgBB atau 1 ml/kcal

1900 kcal x 1 ml/kcal = 1900 ml cairan

9 tentukan rute dan jalur pemberian
9. Tentukan rute dan jalur pemberian

Pasien menggunakan PEG

Karena akan dirawat jalan, sebaiknya pemberiannya secara bolus intermittent sesuai jadwal makan

10 tuliskan resepnya
10. Tuliskan resepnya

Misalnya memilih protifar dengan 3 kcal namun kebutuhan protein terpenuhi

1900 kcal : 3 kcal/ml = 633 ml

Pemberian misalnya 3x sehari

633 ml : 3 = 211 ml per pemberian

Resep: berikan 211 ml protifar 3xsehari

komplikasi nutrisi enteral
Komplikasi Nutrisi Enteral
  • Komplikasi mekanik  sumbatan
  • GI  diare  antibiotik, obat hiperosmolar yang melewati feeding tube  loperamid
  • Aspirasi  cek status tube
monitoring komplikasi
Monitoring Komplikasi
  • Dehidrasi/ Sindrom Feeding Tube  1 ml air/ kcal
  • Ketidakseimbangan elektrolit Mg dan K bisa menimbulkan efek katartik jika diberikan via feeding tube, absorpsi GI Ca jelek  suplementasi via iv
  • Underfeeding/ Overfeeding  px overweight 18-20 kcal/kg; overfeed >35 kcal/kg atau protein>1,8 g/kg/hari, karbohidrat 4 mg/kg/menit, lemak 1,2 g/kg/hari
  • Hiperglikemi
  • Refeeding syndrome  malnutrisi (energi dari asam lemak)  kembali ke glukosa  butuh fosfor, Mg, K, thiamin
peran farmasis dalam pemberian nutrisi enteral
Peran Farmasis dalam Pemberian Nutrisi Enteral
  • Monitoring pengobatan yang diberikan lewat EN  kompatible/tidak, interaksi obat dengan nutrisi/tube
  • Monitoring komplikasi EN  perlu pemberian obat/tidak