Spektrofotometri UV-Vis - PowerPoint PPT Presentation

spektrofotometri uv vis n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
Spektrofotometri UV-Vis PowerPoint Presentation
Download Presentation
Spektrofotometri UV-Vis

play fullscreen
1 / 28
Spektrofotometri UV-Vis
2407 Views
Download Presentation
gerd
Download Presentation

Spektrofotometri UV-Vis

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. Spektrofotometri UV-Vis TIM DOSEN KIMIA DASAR FTP UB

  2. PrinsipSpektrometri • Larutansampeldikenairadiasielektromagnetik, sehinggamenyerapenergi / radiasi terjadiinteraksiantararadiasielektromagnetikdenganmateri (atom/molekul) • Jumlahintensitasradiasi yang diserapolehlarutansampeldikonversidengankonsentrasianalit  data kuantitatif

  3. Spektrometri Berdasarkanjenismateri yang berinteraksidenganradiasielektromagnetik, dibagi : • Spektrometrimolekul radiasielektromagnetikberinteraksidenganmolekul Contoh : NMR, IR, UV-Vis, XRD • Spektrometri atom  radiasielektromagnetikberinteraksidengan atom Contoh : AAS, AFS

  4. Spektrofotometer spektrometer + fotometer • Spektrometer  menghasilkansinardarispektrumdenganpanjanggelombangtertentu • Fotometer  alatpengukurintensitascahaya yang ditransmisikanataudiabsorpsikan • Spektrofotometer  untukmengukurenergisecararelatifjikaenergitersebutditransmisikan, direfleksikanataudiemisikan.

  5. Spektrofotometri • Analisisspektrofotometri: analisiskimia yang didasarkanpadapengukuranintensitaswarnalarutan yang akanditentukankonsentrasinyadibandingkandenganlarutanstandar, yaitularutan yang telahdiketahuikonsentrasinya. • Penentuankonsentrasididasarkanpadaabsorpsimetri, yaitumetodeanalisiskimia yang didasarkanpadapengukuranabsorpsi (serapan) radiasigelombangelektromagnetik.

  6. Spektrofotometri • Spektrofotometri adalah pengukurankonsentrasilarutandenganmenggunakaninstrumen • Spektrofotometer : instrumen yang digunakanuntukmengukurjumlahcahaya yang diserapatauintensitaswarna yang sesuaidenganpanjanggelombang • Pengukuran kuantitatif dari cahaya yang diserap terukurdalambentukTransmitansi dan absorbansi tersebut.

  7. RadiasiElektromagnetik V = Wave Number (cm-1) l = panjanggelombang (nm-1) C = kecepatancahaya= 3 x 1010 cm/sec. u = frekuensi (Hz) Energifoton : h (Tetapan Planck) = 6.62 x 10-27 (Ergsec) C = u

  8. Sifatspektra, aplikasidaninteraksiradiasielektromagnetik Type Radiation Type spectroscopy Type Quantum Transition Energy Wave Number V Wavelength λ Frequency υ Kcal/mol eV cm-1 cm Hz Gamma ray Gamma ray emission Nuclear X-ray absorption, emission Electronic (inner shell) X-ray Ultra violet Electronic (outer shell) UV absorption Visible IR absorption Infrared Molecular vibration Molecular rotation Microwave absorption Micro-wave Magnetically induced spin states Nuclear magnetic resonance Radio

  9. SpektrumElektromagnetik

  10. DasarpengukuranSpektrofotometer Hukum Lambert Beer – hubungan linear antaraabsorbansidengankonsentrasizat yang diserap A = abc A: absorbance “a” is molar absorptivitydalam L/[(mole)(cm)] “b” : panjangkuvetdalam cm Diameter kuvetatautempatsampel = jarakcahaya yang melaluisampel yang diserap “c” konsentrasisampeldalam (mol/L)

  11. HubunganTransmitansidanAbsorbansi Transmitansi : T = I/Io I : intensitascahayasetelahmelewatisampel Io : intensitascahayaawal HubunganAbsorbansidengan %T : A = -logT = -log(I/ Io) T= (I/Io) = 10-A %T = (I/Io) x 100 A = -logT = log(1/T)

  12. Contoh : If %T = 95%, then A = log(100/95) = log(1/.95) = -log(.95) A = 0.02227

  13. PenyimpanganHk Lambert-Beer • Larutanpekat • padakonsentrasilarutan yang terlalupekat, Absorbansi yang terbacaterlalutinggi, sehinggagrafiktidak linear  Larutan yang diukurharusencer • faktorinstrumentasi sinar yang diseraptidakmonokromatis  menyebabkan 2 panjanggelombangmaksimum • Faktorkimia  karenaterjadinyareaksidisosiasi, asosiasi, polimerisasi, solvolisis • Jikaterjadireaksi  konsentrasizat yang akandiukurberkurang

  14. Spektrofotometer

  15. Spektrofotometer • Sumbercahaya (Lampu): memancarkan semua warna cahaya (yaitu, cahaya putih). • Monokromator : memilih satu panjang gelombang dan panjang gelombang yang dikirimkan melalui sampel. • Detektor : mendeteksi panjang gelombang cahaya yang telah melewati sampel. • Amplifier : meningkatkan sinyal sehingga lebih mudah untukbaca terhadap kebisingan latar belakang.

  16. Komponen : lampu • Lampu • Spektrofotometer UV • 1. Lampu Gas hidrogen • 2. LampuMerkuri • Spektrofotometer Visible • LampuTungsen

  17. Komponen : monokromator • Cahaya • Semuacahaya • Cahayapolikromatik

  18. Komponen : monokromator • Monokromator memilihcahayamonokromatik • Cahayasatuwarna Cahayamerah yang diserapolehlarutanhijau

  19. Komponen : sample cells • Sample cells (kuvet) • Spektrofotometer UV • Quartz (crystalline silica) • Spektrofotometer Visible • Glass

  20. Spectronik 20 Dengan ruang sampel kosong, mengatur panjang gelombang yang diinginkan kemudian menyesuaikan diri dengan T 0% dengan tombol kanan pada panel depan. Masukkan larutan blanko, tutup dan menyesuaikan T 100%dengan tombol kanan pada panel depan. Solusi Insertdye, membaca dan mencatat nilai% T. Mengubah * panjang gelombang, ulangi langkah 2-4 Mode Knob (set to Trans) Digital Display Sample Chamber Filter Lever Wavelength Knob 0-100%T Knob *NOTE: filter harusdigantisecaraperiodikuntuk range panjanggelombang yang dipelajari : biru (400-449), hijau (450-549) danjingga (550-749)

  21. Strukturkimiadanabsorpsi UV Larutan yang dapatdianalisisdenganspektrofotometer UV  senyawa yang mempunyaiguguskromofor Guguskromofor : gugusmolekul yang mengandungsistemelektronik yang dapatmenyerapenergipadadaerah UV

  22. StrukturKromofor Group Structure nm Karbonil > C = O 280 Azo -N = N- 262 Nitro -N=O 270 Thioketon -C =S 330 Nitrit -NO2 230 Dienaterkonjugasi -C=C-C=C- 233 Trienaterkonjugasi -C=C-C=C-C=C- 268 Tetraenaterkonjugasi -C=C-C=C-C=C-C=C- 315 Benzena 261

  23. Aplikasispektrofotometer UV Protein Amino Acids (aromatic) Glucose Determination Enzyme Activity (Hexokinase)

  24. Strukturkimiadanabsorpsi Visible Larutan yang dapatdianalisisdenganspektrofotometer visible  senyawa yang berwarna Contoh : KMnO4 Apabilasenyawatersebuttidakberwarna, makaperluditambahkanpengompleks yang dapatmembentukwarna Contoh : analisislogamPb

  25. Aplikasispektrofotometer visible Niacin Pyridoxine Vitamin B12 Metal Determination (Fe) Fat-quality Determination (TBA) Enzyme Activity (glucose oxidase)

  26. Penentuankonsentrasisampel : • Ukurpanjanggelombangmaks • Buatkurvastandar • Ukursampel • Konversi A sampeldengankurvastandar

  27. Don’t think a lot, just do the best