1 / 22

Fakultas Kedokteran Hewan UNIVERSITAS AIRLANGGA

Fakultas Kedokteran Hewan UNIVERSITAS AIRLANGGA. HUBUNGAN PARASIT & HOSPES. prepared by : Erni Rosilawati Sabar Iman, MS.,drh. MANUSIA H E W A N. KONTAK. KEHIDUPAN. MIKROORGANISME. membentuk. hubungan. HOSPES. PARASIT. HIDUP BERSAMA. tipe. KOMENSALISME. PARASITISME. SIMBIOSIS.

gerd
Download Presentation

Fakultas Kedokteran Hewan UNIVERSITAS AIRLANGGA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Fakultas Kedokteran Hewan UNIVERSITAS AIRLANGGA HUBUNGAN PARASIT & HOSPES prepared by : Erni Rosilawati Sabar Iman, MS.,drh

  2. MANUSIA H E W A N KONTAK KEHIDUPAN MIKROORGANISME membentuk hubungan HOSPES PARASIT HIDUP BERSAMA tipe KOMENSALISME PARASITISME SIMBIOSIS • TANPA MERUGIKAN • MENGISAP MAKANAN DAN MEMBAHAYAKAN • SALING MEMBUTUHKAN • FLORA RUMEN • BAKTERI INTESTINAL PENYAKIT INFEKSI  SALMONELLOSIS • MEMBANTU MEN- CERNA CELLULOSE BAKTERI KOMENSAL • E. COLI  FLORA NORMAL USUS BESAR  memakan sisa2 makanan dan bahan buangan • MENSINTESA VIT B, E, K prepared by : drh. Erni Rosilawati, MS

  3. PATOGENITAS PARASIT PERTAHANAN TUBUH HOST FLORA NORMAL TIDAK SAMA PENYAKIT INFEKSI INFEKSI TERGANTUNG MASUKNYA MIKROORGANIS-ME KE DALAM TUBUH TANPA MENIMBULKAN PENYAKIT interaksi FAKTOR PARASIT FAKTOR HOST prepared by : drh. Erni Rosilawati, MS

  4. tergantung dari PATOGENISITAS PARASIT KEMAMPUAN MIKROORGANISME menyebabkan derajat PENYAKIT VIRULENSI prepared by : drh. Erni Rosilawati, MS

  5. MEKANISME BAKTERI DALAM • MENYEBABKAN PENYAKIT KEMAMPUAN UNTUK ME-NYERANG & MENYEBAR INVASI TOKSIGENISITAS EKSOTOKSIN ENDOTOKSIN INTRASELULER EXTRASELULER  MERUSAK JARINGAN DILUAR SEL juga hidup dalam SEL-SEL FAGOSIT TIDAK MEMPUNYAI KEMAMPUAN UNTUK HIDUP LAMA misalnya • MYCOBACTERIUM BOVIS • BRUCELLA ABORTUS AKAN RUSAK PADA PROSES FAGOSITOSIS dipengaruhi hIdup FAKTOR2 BAKTERIAL BERBULAN-BULAN sampai BERTAHUN-TAHUN See further on next slide prepared by : drh. Erni Rosilawati, MS

  6. MEMBANTU PE-NYEBARAN MIKROORGANIS-ME KE SELURUH TUBUH FAKTOR2 BAKTERIAL ENZYM • KAPSUL • PILI / FIMBRIA • MELINDUNGI KUMAN DARI FAGOSITOSIS • COAGULASE PEMBEKUAN FIBRIN  MELINDUNGI BAKTERI • HYALURONIDASEMENGURAI JARINGAN IKAT • COLLAGENASEMENGURAI JARINGAN KOLAGEN • FIBRINOLYSIN MERUSAK PLASMA • HEMOLYSIN  MELISIS SEL-SEL DARAH MERAH • LEUCOCIDIN MEMATIKAN SEL DARAH PUTIH • MEMBANTU PER-LEKATAN prepared by : drh. Erni Rosilawati, MS

  7. TOKSIGENISITAS KEMAMPUAN MIKROORGANISME MENGELUARKAN TOKSIN DIKELUARKAN OLEH KUMAN SETELAH SEL2 KUMAN RUSAK NON INVASI / DAYA INVASI LEMAH DIKELUARKAN DARI SEL KE SEKELILINGNYA EKSOTOKSIN ENDOTOKSIN sifat2 • TERUTAMA PRODUK BAKTERI GRAM POSITIF • MERUPAKAN SUBSTANSI PROTEIN POLIPEPTI- • DA YG. SANGAT TOKSIK  MENIMBULKAN KE- • MATIAN DALAM DOSIS KECIL • TIDAK STABIL • BERAT MOLEKUL : 50.000 – 150.000 • BERSIFAT ANTIGENIK YANG KUAT • DAPAT DIBUAT TOKSOID  PE+AN FORMALIN • MEMBERIKAN GEJALA-GEJALA KHAS DAN MEM- • PUNYAI AFINITAS TERHADAP ORGAN TERTENTU • CONTOH TOKSIN TETANUS MEMPUNYAI • AFINITAS TERHADAP SEL SYARAF • PENYAKIT TIMBUL SETELAH LEWAT PERIODE • INKUBASI • TERUTAMA PRODUK BAKTERI GRAM NEGATIF • MERUPAKAN PROTEIN KOMPLEKS FOSFOLIPID • LIPOPOLISAKARIDA, KURANG TOKSIK DOSIS • BESAR BARU MENIMBULKAN KEMATIAN • RELATIF STABIL • BERAT MOLEKUL : 100.000 – 900.000 • TIDAK BERSIFAT ANTIGENIK/ RENDAH • TIDAK DAPAT DIBUAT TOKSOID • TIDAK MEMBERIKAN GEJALA-GEJALA KHAS, ADA • REAKSI DEMAM • PENYAKIT TIMBUL TANPA PERIODE INKUBASI prepared by : drh. Erni Rosilawati, MS

  8. MAKAN MAKANAN ATAU MINUM AIR YANG TERKONTAMINASI • LELERAN HIDUNG • KONTAK SEKSUAL • KONTAK DENGAN FESES ARTHROPODA • MEMINDAHKAN PENYAKIT DARI SATU HOST KE HOST YANG LAIN 2. CARA PENULARAN / PENYEBARAN PENYAKIT TIDAK LANGSUNG LANGSUNG HOST HOST VEKTOR prepared by : drh. Erni Rosilawati, MS

  9. 3. DOSIS INFEKSI JUMLAH BAKTERI YANG DIBUTUHKAN UNTUK MENYEBABKAN PENYAKIT INFEKSI VARIASI STRAIN JUMLAH MIKROORGANISME YANG DIBUTUHKAN UNTUK MENYEBAB-KAN PENYAKIT BERBANDING TER-BALIK DENGAN VIRULENSINYA prepared by : drh. Erni Rosilawati, MS

  10. SALMONELLA sp., ESCHERICHIA COLI • PASTEURELLA , MYCOBACTERIUM TUBERCULOSIS • GONOCOCCUS • BACILLUS ANTHRACIS 4. CARA MASUKNYA BAKTERI / PINTU GERBANG INFEKSI • SALURAN PENCERNAAN • SALURAN PERNAPASAN • SALURAN KELAMIN • KULIT prepared by : drh. Erni Rosilawati, MS

  11. ANTIMIKROBIAL • KULIT • MEMBRAN MUKOSA • SILIA PADA TRACHEA DAN BRONCHI • ASAM LEMAK YG.DIHASILKAN OLEH • KELENJAR SEBASEUM • LISOZIM BERSIFAT MERUSAK • DINDING SEL KUMAN • ASAM LAMBUNG DAPAT MELISIS- • KAN BAKTERI PERTAHANAN TUBUH HOST = RESISTENSI UNTUK MENCEGAH INFEKSI PADA HOST dua mekanisme NON SPESIFIK ( TIDAK KHAS) SPESIFIK ( KHAS ) 1. BARIER2 MEKANIS dan KHEMIS prepared by : drh. Erni Rosilawati, MS

  12. 2. FAGOSITOSIS PROSES PENGHANCURAN / PENELANAN MIKROORGANISME YANG MASUK DUA TIPE SEL FAGOSIT dari sumsum tulang SEL POLYMOR-PHONUCLEAR SEL MONONUCLEAR MAKROFAG HIDUP BEBERAPA HARI MAKROFAG BERGERAK MAKROFAG TERIKAT PADA RES DIGANTI BARU pada jaringan HIDUP PANJANG • HATI  SEL KUPFFER • PENGHUBUNG  HISTOSIT • CNS  MICROGLIA BER-MINGGU2 / BER-BULAN2 ` MEKANISME ( SEE NEXTSLIDE ) prepared by : drh. Erni Rosilawati, MS

  13. MEKANISME FAGOSITOSIS mendekati A. SEL FAGOSIT BAKTERI PSEUDOPODIA  MENGELILINGI BAKTERI membentuk VAKUOLA  FAGOSOM close to B. ENZYM LYSOSOM FAGOSOM bergabung membentuk dihancurkan FAGOLISOSOM KUMAN SISA2 DIKELUARKAN prepared by : drh. Erni Rosilawati, MS

  14. terjadi setelah • L U K A • BAHAN KIMIA • INFEKSI 3. REAKSI PERADANGAN proses DILATASI PEMBULUH DARAH ALIRAN DARAH MENURUN PERMEABILITAS MENINGKAT mengakibatkan CAIRAN PLASMA KELUAR masuk SEL2 FAGOSIT MIGRASI KE JARINGAN proses FAGOSITOSIS LEUKOSIT YANG LISIS DAN MIKROORGANISME YANG MATI DIANGKUT MAKROFAG DARI TEMPAT PERADANGAN prepared by : drh. Erni Rosilawati, MS

  15. mempengaruhi HYPOTHALAMUS merangsang MENINGKATKAN SUHU TUBUH SUHU DIATAS 45o terjadi KEJANG & KEMATIAN 4. DEMAM • KETIDAKNORMALAN DARI SUHU TUBUH • MANIFESTASI SISTEMIK DARI REAKSI PERADANGAN • MERUPAKAN GEJALA UTAMA PENYAKIT INFEKSI aktivator BAKTERI VIRUS ENDOTOKSIN prepared by : drh. Erni Rosilawati, MS

  16. 5. KOMPLEMEN BAHAN ANTI MIKROORGANISME MENINGKATKAN FAGOSITOSIS AKTIVITAS OPSONIN KOMPLEMEN MELAPISI PERMUKAAN BAKTERI, SEL FAGOSIT MENGENAL BAKTERI terjadi proses fagositosis LISIS MIKROORGANISME prepared by : drh. Erni Rosilawati, MS

  17. MERANGSANG NK CELLS • MENGHAMBAT REPLIKASI VIRUS SECARA INTRA- SELULER 6. INTERFERON BAHAN ANTI VIRUS prepared by : drh. Erni Rosilawati, MS

  18. PERTAHANAN SPESIFIK/KHAS TIPE PERTAHANAN KEDUA HOST RESISTENSI SPESIFIK DAPATAN FAKTOR-FAKTOR KHUSUS  REAKSI IMUNOLOGIS RESPONS TERHADAP SUATU ANTIGEN membentuk KEKEBALAN PEROLEHAN > < KEKEBALAN ALAMI PASIF AKTIF dipengaruhi faktor-faktor ALAMI BUATAN • INFEKSI KLINIS • INFEKSI SUB- • KLINIS • TOKSOID • VAKSIN See further on next slide ALAMI BUATAN ANTIBODI DARI INDUK • PEMBERIAN SERUM KEBAL / • ANTIBODI HOMOLOG • MELINTASI PLASENTA • MELALUI KOLOSTRUM

  19. SPESIES  BURUNG RESISTEN THD ANTHRAX • RAS  AYAM LEGHORN TAHAN TERHADAP MAREK DIBANDING JENIS AYAM LAINNYA • UMUR  ANAK BABI LEBIH PEKA TERHADAP COLIBACILLOSIS DIBANDING BABI DEWASA • MAKANAN  KEKURANGAN VITAMIN MENGURANGI KEKEBALAN ALAMI • SUHU DAN KELEMBABAN  FAKTOR STRES MENGURANGI KEKEBALAN ALAMI, MISALNYA UDARA/ CUACA YANG TERLALU PANAS ATAU DINGIN, TRANSPORTASI MEMUNGKINKAN TERJADINYA PENYAKIT SHIPPING FEVER KEKEBALAN ALAMI dipengaruhi faktor-faktor prepared by : drh. Erni Rosilawati, MS

  20. ASAL SISTEM KEKEBALAN RESPONS YANG SPESIFIK TERHADAP ANTIGEN SERANGKAIAN SEL YANG KOMPLEKS membentuk di STEM CELLS SUMSUM TULANG LYMPHOPOETIC CELLS menjadi LYMFOSIT proses • BURSA FABRICIUS • HATI/ SUMSUM TULANG THYMUS  PADA BURUNG membentuk LIMFOSIT T/ SEL T  PADA MANUSIA membentuk LIMFOSIT B/ SEL B prepared by : drh. Erni Rosilawati, MS

  21. RESPON KEKEBALAN TERHADAP ANTIGEN  PERTAHANAN KEDUA DARI HOSPES dimulai dengan MASUKNYA ANTIGEN KE SISTEM CARDIOVASCULAR diikuti dengan • PROSES FAGOSITOSIS • PROSESSING ANTIGEN OLEH MAKROFAG mempersiapkan DETERMINAN ANTIGEN pada ORGAN LIMFOID menyajikan sel antigen yang sensitif B-LYMPHOCYTES T-LYMPHOCYTES membentuk SEL PLASMA SEL-SEL INGATAN SEL-SEL EFEKTOR menghasilkan ANTIBODI IMMUNOGLOBULIN • LIMFOKIN • FAKTOR-FAKTOR LAIN BERTEMU DAN TERJADI IKATAN DG. ANTIGEN disebut RESPON KEKEBALAN HUMORAL RESPON KEKEBALAN SELULAR

  22. GOOD LUCK

More Related