1 / 25

POTENSI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER DARI EKSTRAK BIJI BUAH KEBEN ( Barringtonia asiatica )

POTENSI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER DARI EKSTRAK BIJI BUAH KEBEN ( Barringtonia asiatica ) DALAM PROSES ANESTESI IKAN KERAPU MACAN ( Ephinephelus fuscogutattus ). SIDANG KOMPREHENSIF. Irman Eka Septiarusli NPM. 230210080046. Dibawah bimbingan : Kiki Haetami , S.Pt ., MP

galya
Download Presentation

POTENSI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER DARI EKSTRAK BIJI BUAH KEBEN ( Barringtonia asiatica )

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. POTENSI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER DARI EKSTRAK BIJI BUAH KEBEN (Barringtoniaasiatica) DALAM PROSES ANESTESI IKAN KERAPU MACAN (Ephinephelusfuscogutattus) SIDANG KOMPREHENSIF IrmanEkaSeptiarusli NPM. 230210080046 Dibawahbimbingan : Kiki Haetami, S.Pt., MP YeniMulyani, S.Si., M.Si Dr. Ir. DanarDono, M.Si PROGRAM STUDI ILMU KELAUTAN FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS PADJADJARAN 2012

  2. LatarBelakang (Purwaningsih, 1998) (Suparno, et al., 1994) (Imanpoor, 2010)

  3. KerangkaPemikiran Menekanaktivitaspergerakanikanselamapengangkutan Bahananestesialami Saponin Barringtoniaasiatica Senyawametabolitsekunder Tersebarbanyakdipesisir Indonesia Permintaanpasarakankualitasikansegarhidup Kearifanlokal PerludilakukanpenelitianmengenaipotensiBarringtoniaasiaticaKurz Belumbanyaknyariset

  4. Hipotesis EkstrakbijiBarringtoniaasiaticamengandungsenyawa yang berpotensisebagaizatanestesi yang efektifdalamprosespemingsananikankerapu, padakisarankonsentrasiantara10 mg/l – 100 mg/l padaujipendahuluan, terdapatnilaikonsentrasiefektif yang menghasilkankelangsunganhiduptertinggipadaprosesanestesiikankerapuMacan.

  5. TempatdanWaktuPenelitian Pengambilan sampel buah Keben dilakukan di pantai Batukaras, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2012 sampai Mei 2012. Proses ekstraksi dan identifikasi senyawa buah Keben dilakukan di laboratorium Bioteknologi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran. Sedangkan Penelitian Pendahuluan dan Penelitian Utama dilakukan di Hatchery Suku Dinas Kelautan dan Pertanian Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu.

  6. MetodePenelitian • Penelitiandilakukandalamduatahap. • Tahappertamameliputiprosesekstraksi, danidentifikasikandungansenyawametabolitsekunder. • Tahapkeduayaitupenelitianpendahuluandanpenelitianutama.

  7. EkstraksiSampelBijiKeben IdentifikasiSenyawaMetabolitSekunder Maserasi,+Metanol Dicacah, dikeringkan, dihaluskan Evaporasi ProsedurdanHasilPenelitian Filtrat Residu Ekstrak PenelitianPendahuluan PenelitianUtama PengamatanKualitas Air Media Uji Analisa Data

  8. IdentifikasiSenyawaMetabolitSekunder • Uji alkaloid 1 g bijiB.asiaticaKurzdilarutkandalamkloroform (kocok) Lapisankloroform + 1 mLasamsulfat 2 N (kocok) + pereaksi Meyer Terbentukendapanputih • Uji steroid dantriterpenoid 1 g bijiB.asiaticaKurz + 2 mLkloroformtetespada plat teteskering + 1 tetespereaksi Liebermann-BurchardTerbentukwarnaMerah = Triterpenoid warnaBiru/hijau = Steroid ` • Ujiflavonoid 1 g bijiB.asiaticaKurz+ 25 mLmethanol,didihkanselama 10 menitdisaring pelarutdiuapkansampaikering + 5 mLkloroform & aquadest (1:1) kocok & biarkanhinggaterbentuk 2 lapisankloroform & air ambildanpindahkansebagiandarilapisan air denganpipetketabungreaksi + 0,1 grbubukmagnesium+HClpekat+Amilalkoholterbentukwarna orange/merah • Ujisaponin 1 g bijiB.asiaticaKurz + 20 mLakuades (panaskan 5 menit) tuangketabungreaksiambil 10 mLkocokkuatsecaravertikalselama 10 detikterbentuknyabusa yang stabilsetinggi 1-10 cm selama 10 menitdantidakhilangpadasaatditambahkandenganHCl 2 N.

  9. IdentifikasiSenyawaMetabolitSekunder Alkaloid (-) Triterpenoid (+) Steroid (-) Saponin (+) Flavonoid (-)

  10. Ekstraksi

  11. HasilEkstraksi

  12. PenelitianPendahuluan Meliputipenentuankonsentrasiambangdankonsentrasiperlakuan untukmengetahuikisarankonsentrasi yang dapatmemingsankandanmematikanhewanuji. Pengujianbersifat“trial run”, digunakanderajatkonsentrasisebanyak 6 perlakuan, yaitu 0% (kontrol), 10 mg/l. 25 mg/l, 50 mg/l. 75 mg/l. dan 100 mg/l. Setiapkonsentrasimerupakanperlakuan yang diulangsebanyakdua kali.

  13. HasilPenelitianPendahuluan SemakintinggikonsentrasiekstrakbijiB.asiaticakondisifisiologisikansemakinterganggu. Berdasarkanhasilpengujiankonsentrasiambangatasdanambangbawah, didapatdosisperlakuan yang digunakanuntukperlakuanpadapenelitianutamadenganperhitunganlogaritmis , yaitu 12 mg/l, 14 mg/l, 17 mg/l, 21 mg/l, dan 25 mg/l serta 0 mg/l sebagaikontrolperlakuan.

  14. Penelitian Utama Pengamatanwaktupingsandanwaktupulihsadarikansaatdibius. Percobaanpenanganankeraputanpa media air selama 6 jam.

  15. HasilPenelitianUtama EkstrakbijiB.asiaticakonsentrasi 12 mg/l, 14 mg/l, 17 mg/l, 21 mg/l, dan 25 mg/l dapatmemingsankan 100% populasiikankerapumasing-masingdalam rata-rata waktu 55 menit, 18 menit, 14 menit, 8 menitdan 7 menit.

  16. HasilPenelitianUtama KonsentrasiekstrakbijiB.asiaticasebanyak 14 mg/l menyebabkan rata-rata fasepingsandanwaktupulihsadartercepatdengantingkatkelangsunganhidupkerapu 100%. KonsentrasiekstrakbijiB.asiaticasebanyak 14 mg/l digunakanuntukpercobaanselanjutnya, yaitupercobaanpengemasanikankeraputanpa media air selama 6 jam.

  17. Video PengemasanKerapuTanpa Media Air Selama 6 Jam

  18. HasilPenelitianUtama PercobaanPengemasanTanpa Media Air Selama 6 Jam

  19. Kesimpulan • EkstrakbijiB,asiaticapadakonsentrasi 12 mg/l, 14 mg/l, 17 mg/l, 21 mg/l, dan 25 mg/l dapatmemingsankan 100% populasiikankerapumasing-masingdalam rata-rata waktu 55 menit, 18 menit, 14 menit, 8 menitdan 7 menit. Padakonsentrasi 12 mg/l, 14 mg/l, 17 mg/l, dan 21 mg/l semuaikankerapudapatpulihsadarsecarakeseluruhandalamwaktu 10 – 30 menit. Sedangkanpadakonsentrasi 25 mg/l, ikankerapumengalamikolapsdantidakdapatkembalipadakondisi normal • KonsentrasiekstrakbijiB,asiaticasebayak 14 mg/l merupakankonsentrasi optimal dalamprosesanestesiikankerapumacankarenamenghasilkanfasepingsandanwaktupulihsadartercepat. • EkstrakB.asiaticasangatberpotensisebagaibahananetetik, dengansenyawametabolitsekundersaponin yang dapatdigunakansebagaizatpembiusdalampenanganandantransportasikerapuhiduptanpa media air. Pembiusanpadakonsentrasi 14 mg/l selama 20 menitdapatdilakukanuntuktransportasikerapuselamatidaklebihdari 6 jam dengantingkatkelangsunganhidup 80%.

  20. TerimaKasih

  21. 5 Kimia sintetik (Sukarsa, 2005) Alami

  22. BarringtoniaasiaticaKurz

  23. Penduduklokalmenggunakanbijikeben yang ditaburkankepermukaanperairanuntukmembiusikan. Setelahbeberapasaat, ikan-ikanakanmengambangdipermukaansehinggalebihmudahditangkap. Namun, ikan-ikantersebuttidakmati, hanyapingsanselamasekitar 20 menit. Bilatidakdiambildanefekbiusnyahabis, ikan yang pingsanakanpulihkembalidanberenangke habitat asalnyasepertisediakala. Dugaannya, saponin, glukosida, danbeberapazat lain yang terdapatdalambijikebenmelumpuhkansistemsarafikan (Melcher, 2002).

More Related