1 / 8

Hubungan Antara Kecerdasan Emosional Dengan Perilaku Kerja Pada Karyawan

Hubungan Antara Kecerdasan Emosional Dengan Perilaku Kerja Pada Karyawan. LATAR BELAKANG. EQ merupakan suatu kapasitas yang mengidentifikasikan seberapa tinggi tingkat kompetensi personal dan sosial orang yang bersangkutan .

enan
Download Presentation

Hubungan Antara Kecerdasan Emosional Dengan Perilaku Kerja Pada Karyawan

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. HubunganAntaraKecerdasanEmosionalDenganPerilakuKerjaPadaKaryawanHubunganAntaraKecerdasanEmosionalDenganPerilakuKerjaPadaKaryawan

  2. LATAR BELAKANG EQ merupakansuatukapasitas yang mengidentifikasikanseberapatinggitingkatkompetensi personal dansosialorang yang bersangkutan. EQ tersebutakanmempengaruhiperilakutiapindividudalammengatasipermasalahan yang munculpadadiriorangtersebut, termasukdalampermasalahankerja. Rodaorganisasisangattergantungpadaperilaku-perilakumanusia yang bekerjadidalamnya. Salahsatuaspekpentingdalamkehidupanbekerjaadalahperilakukerjakaryawan. Kenyataannya, perilakukerjakaryawansaatinicukupmemprihatinkan, danfaktor yang mempengaruhinya salahsatunyaadalahkecerdasanemosionaldarikaryawanitusendiri. Hubunganantarakecerdasanemosionaldenganperilakukerjapadakaryawan

  3. TUJUAN PENELITIAN Penelitianinibertujuanuntukmengetahuiapakahadahubunganantarakecerdasanemosionaldenganperilakukerjapadakaryawan. MANFAAT PENELITIAN SegiTeoritis SegiPraktis

  4. TINJAUAN PUSTAKA Kecerdasan Emosional Skala Kecerdasan Emosional PerilakuKerja SkalaPerilakuKerja Subjek

  5. HASIL DAN ANALISA UjiValiditasdanReliabilitasuntukSkalaKecerdasanEmosional Validitaskorelasi total aitemberadaantararentang0,300 hingga 0,598 Reliabilitassebesar0,851 UjiValiditasdanReliabilitasuntukSkalaPerilakuKerja Validitaskorelasi total aitemberadaantararentang0,307 hingga 0,508 Reliabilitassebesar0,845 UjiNormalitas UjiLinearitas * This is a lower bound of the true significance. a Lilliefors Significance Correction ANOVAb a Predictors: (Constant), kecerdasan_emosi b Dependent Variable: perilaku_kerja

  6. Graph UjiHipotesis Correlations ** Correlation is significant at the 0.01 level (1-tailed). Perbandingan Mean Empirik dan Mean Hipotetik

  7. PEMBAHASAN Penelitianinibertujuanuntukmengetahuihubunganantarakecerdasanemosionaldenganperilakukerjapadakaryawan. Hasil data yang didapatkankoefisienkorelasisebesar 0,513 dengantarafsignifikansisebesar 0,000 (p > 0,01). Berdasarkanhasilpengujianhipotesispadapenelitianini, menunjukkanbahwahipotesisditerima. Hal iniberartibahwaterdapathubunganpositif yang signifikanantarakecerdasanemosionaldenganperilakukerjakaryawan, dimanasemakintinggikecerdasanemosionalmakasemakintinggi/positif pula perilakukerjakaryawan. Dari perhitungan mean empirikdan mean hipotetikpadaskalakecerdasanemosional, didapatkan mean empiriksebesar92,33yang beradapadakategoritinggi. Sedangkanpadaskalaperilakukerja, didapatkan mean empiriksebesar95,20yang beradapadakategoritinggi/positif pula. Padadeskripsisubjekberdasarkanusia, menunjukkanbahwakaryawan yang berusialebihtuacenderungmemilikikecerdasanemosionaldanperilakukerja yang lebihtinggi/positifdaripadarentangusialainnya. Padadeskripsisubjekberdasarkan lama kerja, menunjukkanbahwakaryawan yang telahmemilikimasakerja yang lebih lama cenderungmemilikikecerdasanemosionaldanperilakukerja yang lebihtinggi/positifdaripadarentang lama kerjalainnya. Padadeskripsisubjekberdasarkanpendidikan, menunjukkanbahwakaryawan yang memilikilatarpendidikan S2 cenderungmemilikikecerdasanemosionaldanperilakukerja yang lebihtinggi/positifdaripadakaryawandenganlatarpendidikan SMA/SMK, D3, serta S1. Padadeskripsisubjekberdasarkanjeniskelamin, didapatkanhasilbahwakaryawanlaki-lakimemilikikecerdasanemosional yang lebihtinggidibandingkandengankaryawanperempuan, namununtukperilakukerjadidapatkanhasilbahwakaryawanperempuanmemilikiperilakukerja yang lebihtinggi/positifdibandingkandengankaryawanlaki-laki. Padadeskripsisubekberdasarkan status pernikahan, didapatkanhasilbahwakaryawan yang belummenikahmemilikikecerdasanemosionaldanperilakukerja yang lebihtinggi/positifdibandingkandengankaryawan yang sudahmenikah

  8. KESIMPULAN Berdasarkanhasilpenelitiandapatditarikkesimpulanbahwahipotesisdalampenelitianiniditerima, yaituterdapathubunganyang signifikanantarakecerdasanemosionaldenganperilakukerjapadakaryawan. Dari hasilpenelitianmengenaideskripsisubjekpenelitianberdasarkanusia, nilaikecerdasanemosionaldanperilakukerjapadakaryawan yang lebihtinggi/positifterdapatpadakaryawandenganrentangusia 55-59 tahun. Berdasarkanwaktu lama kerja, nilaikecerdasanemosionaldanperilakukerjapadakaryawan yang lebihtinggi/positifterdapatpadakaryawandengan lama kerja 36-40 tahun. Berdasarkantingkatpendidikan, nilaikecerdasanemosionaldanperilakukerjapadakaryawan yang lebihtinggi/positifterdapatpadakaryawandenganlatarpendidikan S2. Berdasarkanjeniskelamin, nilaikecerdasanemosionalpadakaryawanlaki-lakilebihtinggidibandingkandengankaryawanperempuan, namundalamhalnilaiperilakukerja, karyawanperempuanmemilikinilaiperilakukerja yang lebihtinggi/positifdibandingkandengankaryawanlaki-laki. Berdasarkan status pernikahan, nilaikecerdasanemosionaldanperilakukerjapadakaryawan yang lebihtinggi/positifterdapatpadakaryawandengan status belummenikah. SARAN Bagisubjekpenelitian Bagiinstansi Bagipenelitianselanjutnya

More Related