1 / 36

Project Charter

Project Charter. Pada tahap awal terbentuknya proyek , kita memerlukan apa yang dikenal sebagai project charter . Ini adalah suatu landasan serta definisi formal bagi sebuah proyek . Project charter berisi elemen-elemen yang unik yang hanya berlaku dalam sebuah proyek. Project Charter.

domani
Download Presentation

Project Charter

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Project Charter Padatahapawalterbentuknyaproyek, kitamemerlukanapa yang dikenalsebagaiproject charter. Iniadalahsuatulandasansertadefinisi formal bagisebuahproyek. Project charterberisielemen-elemen yang unik yang hanyaberlakudalamsebuahproyek.

  2. Project Charter • Adapunelemen-elemenituadalah: • Namaproyekresmi; • Sponsor buatproyekdankontakinformasi; • Manager proyekdankontakinformasi; • Goal (tujuan) proyek; • Penjelasanasal-muasalproyek; • Hasilakhir Deliverablesdarifase-fasedalamproyek; • Strategi global dalampelaksanaanproyek; • Perhitunganwaktukasar; • Saranadanprasaranasertasumberdayaproyek, biaya (kasar), staff, vendors / stakeholders.

  3. Guna project charter Project charter inibergunauntuk: • Pendefinisianawalproyeksecarajelas; • Mengenaliatribut-atributsuatuproyek; • Identifikasiautoritassuatuproyek (sponsor, manajer, anggotautamatimkerja); • Perankerjaorang-orangutama yang terlibatdankontakinformasinya; • Pondasi yang menopangjalannyaproyek (batasanawaldarivisidanmisiproyek).

  4. Project Charter Sebuahproyek charter akanmenumbuhkan: • Sense of responsibility/tanggungjawab (manajer) • Sense of teamwork/kerjasama (timkerja) • Sense of ownership/kepemikikan (sponsor) • Setelah project charter terbentuk, akandilanjutkandengan feasibility plan danrisetterhadapproyek. Melaluirisetiniakandiestimasikanapakahsebuahproyekdapatdijalanankansesuaipendanaandanwaktu yang ditetapkan.

  5. Proyekfase • Sebuahproyekdibagikedalamfase-fasedansetiapfasemenghasilkansuatubentukhasilnyatatertentu yang dapatdigunakanpadafase-faseberikutnya. • Setiapfaseditandaidenganselesainyasatuataulebihdeliverables. Sebuahdeliverable: dapatdilihatdandinilaisertadiverifikasikan, contoh: hasilstudikelayakan, desainsisteminformasi, ataupun software prototip yang dapatdigunakan. Proyekfaseinipentinguntukmenilaiperformaproyeksampaisecarakeseluruhandantahappenentuanuntukkelanjutankefaseberikutnya.

  6. Siklushidupproyek (Project life cycles) • Siklushidupproyekmenggambarkanfase-fase global dalamsebuahproyek. Siklushidupproyekdigunakanuntuk: • Menentukanawaldanakhirdarisebuahproyek. • Menentukankapanstudikelayakandilakukan. • Menentukantindakan-tindakantransisi. • Menentukanpekerjaanteknisapa yang harusdilakukanpadasetiapfasenya

  7. Contohgambaransiklushidupproyek:

  8. Siklushidupproyek (Project life cycles) • Sebuahsiklushidupproyek, memilikisifat-sifatumumsepertidibawahini: • Biayadanpengalokasian SDMrendahpadaawalproyek, tinggipadasaateksekusidanturunperlahanhinggaakhirproyek. • Kemungkinanmenyelesaikanproyekterendah (risikodanketidakpastianterbesar) padaawalproyekdankemungkinansuksessemakinbesarpadatahap-tahapselanjutnya. • Penanam modal (pemberi order) sangatberpengaruhpadaawalproyekdalamhalmenentukanscope, biayadandeliverables. Disebabkan: seiringperjalananproyekbanyakhal-haltakterduga, perubahan-perubahan, danperbaikan.

  9. StudiKasus Project Charter • Di bawahinidiberikansebuahkasustentangpengembangandanpembangunansebuahjaringankomputer. Dari kasustersebutakandibuatsebuah project charter sebagailangkahawalpelaksanaanproyek. • KASUS: Upgrade JaringanKomputer • Jaringankomputersebuahperusahaan (contoh: Universitas Kristen Maranatha) terdiridari 380 PC memakai OS win/95; 11 server win/NT; dan 5 server Novell NetWare; • Manajemenperusahaanmemutuskanuntukmeng-upgrade OS semua PC menjadi Win XP, dansemua server, termasuk server NetWare, menggunakan Win 2000 Server.

  10. StudiKasus Project Charter • Namaproyek: upgrade sistemoperasimenuju Win XP dan Win server 2000 dalamlingkungan UKM. • Sponsor proyek: rektor UKM, CISCO Networking. • Manajerproyek: kepala NOC. • Tim kerjaproyek: network operation center. • Tujuanproyek: Semua OS PC akandi-upgrade ke Win XP padaakhirtahun (20 Des 2003) ini. Semua server akandi-upgrade ke Win 2000 server padaakhirtahundepan (20 Des 2004).

  11. StudiKasus Project Charter • Kasusbisnis: • win 95 telahdigunakanselama 5 tahunterakhirinidalammengelolabisnisperusahaan. • Namunsaatinitelahadaprodukbaru yang memilikikemampuanjauhlebihbaik: Win XP. • Pekerjaanakanlebihproduktif, terkendali, aman, danlebihuser-friendly. • Berorientasiteknologibaruspt: jaringan infrared, danteknologiweb-based dalammenunjanginformasidiperusahaan. • Menggantikan server yang adadenganmulti-processors server yang ditunjangolehteknologi win 2000 adv. server. • Win 2000 Adv. Server membantu user dalammenemukansumberdayadalamjaringankomputerperusahaan, meningkatkankinerjajaringan, danpengamanan yang memadai.

  12. StudiKasus Project Charter • Hasilproyek yang akandicapai: • Instalasi Win XP padasetiap PC • Instalasi Win 2000 padasetiap server yang ada. • Seluruhinstalasiakanselesaipada 20 Des 2004.

  13. StudiKasus Project Charter • Penjadwalankasar: • Jun: • start test metodepengembangan, menginventarisariapplikasisetiappemakai PC, menulisscriptsuntukprosespemindahanapplikasinantinya. • Agust: • memulaipenggantian (100 user). Mencoba, mendokumentasikan problem danpemecahannya. Mulaidesain Win 2000 Server. • Okt: • Mulaipelatihan Win XP bagicalon user. • Sementaraitu Win XP mulaidiinstalasipada PC mereka. • Mengecekmasalah-masalah yang mungkinada, dan helpdesk (support) bagi user. • Pengetesantiga server dengan Win 2000. • Des: • Penyelesaianinstalasi Win XP. • Mulaimenginstalasi Win 2000 Server danmembanguninfrastrukturnya (utk server-server yang baru) daninventarisasi problem sertapenyelesaian. • Instalasiuntuk server lainnyadimulai. • Pembangunan infrastrukturdiperkirakanmemakanwaktusatutahun. 20 Des 2004 keseluruhanproyekselesai.

  14. StudiKasus Project Charter • Sumberdayaproyek: • Perkiraanbiaya: Rp. 800 juta. (termasukbiaya software baru, XP, win 2000, lisensi, konsultan, pelatihan). • Laboratoriumpengetesanakandibookingpenuhselama 5 bulan. • Konsultansidari CISCO Networking Consultancy.

  15. Feasibility Plan • Pendahuluan • Padababterdahulutelahdijelaskanbahwapadaawalproyek, seorangmanajerproyekwajibmembuat project charter sebagai basis dariproyekkeseluruhan. Namun project charter initidakcukupkarenadidalamnyahanyaterdapatanggapan-anggapan (terutamamengenaiwaktudanbiayaproyek) secaraumum, tanpaadanyapenelitianapakahmemanganggapanitudapatdijalankan.

  16. Feasibility Plan • Untukmembanturealisasidariproyek, makapadaawalproyek (setelah project charter terbentuk) dibutuhkanadanyariset yang hasilnyadituangkandalamsebuahfeasibility plan,yaitusebuahrencanaproyek yang masukakaldan paling mungkinuntukdijalankan.

  17. Feasibility Plan • Dalam project charter sebuah order terkadangmasihterdefinisisecaraabstrak (tidakjelas) sehinggahasilakhirproyek yang diharapkanjugamasihterkesanabstrak. Misalnyasipemberi order hanyamenyebutkan: jaringankomputerdirasakanterasasangatlambat, cobagantikandengansesuatu yang barudancepat. Kadangkalasebenarnyakitatidakperlumenggantiseluruhjaringankomputer yang ada, tapimisalnyacukupdenganmenggantikapasitasbandwithkabelnyasajaataumengganti switch yang mulairusak. Solusi yang adatidakharusmencariataumembeli yang barutapimisalnyacukupmemperbaiki yang sudahada.

  18. Feasibility Plan • Untukmenilaiapakahtugasdaripemberi order harusdibuatkeseluruhandarimulainolatauhanyamembuatsebagianataubahkanhanyamemperbaikiapa yang sudahada, diperlukansuatupenelitian (riset) terhadap order tersebut.

  19. Risetproyek • Langkah-langkahapasaja yang dibutuhkanuntukmengadakanrisetterhadapproyek? • Memulaidenganrisetterhadapproyekitusendiri (purpose statement). • Langkah-langkah: • Membuatdaftarpertanyaanuntukmemperjelaskeinginanpemberi order (tujuanriset). • Menyusuninformasiapasaja yang dibutuhkan (resources), spt: • melaluiinformasidariproyeksejenissebelumnya, • buku, internet, brosur-brosurdariIT vendors, • wawancaradengan client/pemberi order. • Mendelegasikantugas-tugaspenelitian (seseorangtidakmungkinmelakukansemuasecarasendirisaja). Pertolongantimkerjasangatdibutuhkan. Seorangmanajerproyekbetapunhebatnyamemilikiketerbatasan. Buatpembagianriset yang akandilakukankemudianbagikankepadaanggotatimkerja.

  20. Risetproyek • Mulaibekerja.Mulaidenganmembaca, mengevaluasidanmencatatpenemuan-penemuandalamriset. Dokumentasisitus Internet dapatdilakukandengancaramem-bookmarkshalaman Internet yang menjadisumberinformasi. Catatlahbuku-bukudanmajalahsertaartikel yang dapatmemberikaninformasidaninspirasidanjanganlupauntukmencatatjugahalaman yang diacu. • Merangkumkanhasilrisetdaninformasi yang diperolehdalamcatatan yang terstruktur. Iniadalah basis dari feasibility plan yang akandisusun. • Mengorganisasikandokumen-dokumenhasilriset. • Mengadakanpenelaahanulang (review) denganpemberi order untukmendapatmasukan (feed-back) tentangapa yang dimaksudapakahsudahsesuaidengankeinginan. Dan bilamasihkekuranganinformasilakukanlagirisetsesuaitakaran.

  21. Project Scope Management • Apa yang diperolehdari project charter danrisetmerupakanlangkahuntukmenentukanlingkup (scope) dariproyek yang akandijalankan. Apasaja yang kitabutuhkanuntukmenentukan scope darisebuahproyek?

  22. Project Scope Management • Project objectives, vision, missiondangoal (tujuanproyek); • Deliverables (apa yang akandiberikanpada user padaakhirproyek); • Milestones (penandapencapaiandalamproyek); • Technical Requirements (kebutuhanteknis yang menjaminpemenuhankinerja yang dimintaolehkonsumen); • Limits, exclusionsdancontraints(batasandanpernyataanapa yang tidaktermasuk); • Reviews with customers (untukmencekapakahsudahsesuaidengan yang dimintaolehkonsumen); • Secarakeseluruhandituliskandalamsebuah: Feasibility Plan.

  23. Mendefinisikanruanglingkupproyek • Project scope statementmerupakandefinisihasilakhirataumisiproyek yang dijalanidanbisamerupakanprodukatauservisuntukkonsumen / klien. Tujuannyaadalah agar apa yang akandiberikansebagaihasildariproyekpadapenggunaakhirmenjadijelasdan agar pelaksanaanproyekdapatlebihfokuskepadatujuan.

  24. Menciptakan feasibility plan • Feasibility plan adalahsuatudokumen yang dihasilkandaririsetterhadapproyekdansebagaiacuanuntuklangkahimplementasiproyek. Dengan feasibility plan validitasdanruanglingkupproyek, secarakeseluruhanatausebagian, dapatdinilai. Penilaianproyekiniakandipresentasikankepadapengguna, pemberi order dan/atautimmanajemenatas. Perludicatatjugabahwasetiapproyek IT tidakhanyamengandalkanteknologi yang digunakantetapiharusmampumemberikannilailebihkepadaperusahaan, penggunaataupunpemberi order. Pendekkataharusmenghasilkankeuntungan (dinilaidenganuangpadasetiapinstansiatauperusahaan).

  25. Prosesterbentuknya feasibility plan dapatdigambarkansebagaiberikut:

  26. Dimulaidaripernyataanapa yang akandiriset, kemudianmelakukanriset, risetakanmenghasilkanpenemuandanide-idebaru, kemudianditransferkedalamaksidanimplementasiproyek.

  27. Sebuah feasibility plan terdiriatasbeberapabagiansebagaiberikut: • Executive summary (rangkumanprojectobjectives and goal); • Padabagianawaldari feasibility plan harusdituliskan executive summary, yang memilikikegunaanuntukmempresentasikankepadapembacamengenaihasilpenemuanrisetdanuntukmengidentifikasikanrencana-rencanaselanjutnyadalamproyek. • Produk yang akandigunakan (teknologi yang disarankan);

  28. Dalambagianinidituliskankeuntungandankeunggulandariteknologi yang telahdipilihsertaalasannyauntukdiimplementasikandalamproyek. Apabilabagianinidituliskansecarasingkatdanjelasmakasemuapihak, termasuk yang tidakmengertiteknologipunakanmengertiapa yang menjadisasarandariproyekdenganpenggunaanteknologi yang telahdipilih. • Contoh: Perbedaankualitasproduk yang dipilihdengankompetitorlainnya; support apasaja yang ditawarkanprodukterpilih; keberhasilandariperusahaan lain yang telahmengimplementasikanprodukterpilih; dsb.

  29. Akibat yang akandirasakanolehpemakaiakhir; • Hal-hal yang mempengaruhijalannyaperusahaandanpenggunaakhirharusjugadituliskan, sehinggasemuapihak yang terpengaruhpadajalannyaproyekdapatmemposisikandiridanmengambillangkah-langkah yang dibutuhkan. • Contohnya: berapa lama training untuk software yang baru; berapa lama seorangpekerjakantorharusmeninggalkankantorpadasaatjaringanbarudiimplementasikan; setelahberapa lama software iniharusdi-upgrade kembali; dsb.

  30. Biaya yang dibutuhkanuntukteknologi yang disarankan; • Bagianinimenerangkantentangperkiraanjumlahbiaya yang dibutuhkanuntukpelaksanaanproyeksecarakeseluruhan, dilihatdariteknologi yang telahdipilih. • Contohnya:hargapembeliansoftware;licensing; biaya training; support dari vendor atau distributor; biaya sub kontraktor; biayabulanandalamoperasionalkelak; dsb. • Dapatjugadisertakanpembahasantentang ROI (return on investment), yaituperhitungansetelahberapa lama sipemberi order atauperusahaanakanmemperolehbalik modal.

  31. Rencanakerja (action) yang harusdiambil. • Dalambagianiniditerangkanlangkah-langkah yang harusditempuhdalammengimplementasikanteknologiterpilihdalamproyek. • Dapat pula dijelaskanbagaimanateknologitersebutakandiimplementasikan; sumberdayaapasaja yang dibutuhkandanmungkinsajarencanauntukmenggunakanteknologi lain dimasamendatang yang lebihcanggihdapat pula diikutsertakanpadabagianini.

  32. Secara global dalamproject objectiveperludituliskan requirements, yaitutuntutanterhadapproduk yang akandihasilkan. Adabeberapabagian requirements (terutamadalamsebuahprodukperangkatlunak, dikenaldenganistilahsoftware scope requirements) yang perludianalisadandilaporkandalamrencanakelayakanproyekini, yaitu: • Functional requirements, yaituapakegunaan (input yang dibutuhkan, proses yang dibutuhkandan output yang dihasilkan) dariproduk yang akandihasilkan. Untukmendapatkan requirements yang jelasperludigunakanmetode-metodesystem analysis and design, seperti SDM (Software Design and Methodology) atau RAD (Rapid Application Development).

  33. Quality requirements, yaituhal-hal yang menyangkutkualitasdarisuatuproduk, misalnyadalamsebuahpengembangan software, perludianalisawakturesponsi yang dibutuhkandalamoperasionalsebuahfungsionalitas. • Resource requirements, yaitupenjabarantentangwaktu, biayadansumberdaya yang diperlukanuntukpelaksanaanproyek. Misalnya: berapa modal yang beranidikeluarkanpihak sponsor dalammelakukanpenelitiandiawalproyek.

  34. Sehinggapadaakhirdaririset, melalui feasibility plan, akanterjawabsecaratuntas: • Scopedariproyek: • Tujuanproyek (objectivesdangoal). • hasil yang akandicapai (deliverables); • batasan (limitations / constraints: biaya, jadwal, kualitas); • Technical requirements: spesifikasiproduk yang harusdicapai, peralatan yang diperlukan, carapengimplementasian, dsb; • Milestones, rencanakerja global, organisasikerja;

  35. Tugas MD 5 B Carisebuahkasustentukan project Charter darikasus IT tersebut

  36. Latihan 2 • Carisebuahproyek IT dariproyektersebut 1. Tentukanjenisproyektersebut 2. TentukanVisidanmisidariproyektersebut 3. Tentukan Project Charter dariproyektersebut 4. Solusiapa yang dilakukanolehmanejerproyekuntukmengatasimasalahdariproyektersebut

More Related