1 / 21

TRANSAKSI ELEKTRONIK Oleh: SULARTO

TRANSAKSI ELEKTRONIK Oleh: SULARTO. TRANSAKSI ELEKTRONIK. Pengertian: Transaksi elektronik adalah hubungan hukum yang dilakukan melalui komputer, jaringan komputer atau media elektronik lainnya. Hubungan hukum: adalah hubungan yang menimbulkan akibat hukum yaitu hak dan kewajiban.

Download Presentation

TRANSAKSI ELEKTRONIK Oleh: SULARTO

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. TRANSAKSI ELEKTRONIK Oleh: SULARTO

  2. TRANSAKSI ELEKTRONIK • Pengertian: Transaksi elektronik adalah hubungan hukum yang dilakukan melalui komputer, jaringan komputer atau media elektronik lainnya. • Hubungan hukum: adalah hubungan yang menimbulkan akibat hukum yaitu hak dan kewajiban. • Komputer: adalah alat pemroses data elektronik, magnetik, optikal, atau sistem yang melaksanakan fungsi logika, aritmatika, dan penyimpanan.

  3. Jaringan Komputer: adalah gabungan dari berbagai perlengkapan komunikasi dan komputer yang dihubungkan satu sama lain lewat suatu medium komunikasi, sedemikian sehingga semua pemakai jaringan dapat berkomunikasi secara elektronik

  4. CAKUPAN JARINGAN ELEKTRONIK • Perdagangan • Perbankan • Pemerintahan • Pendidikan • Hankam • Dll.

  5. PENGATURAN TRANSAKSI ELEKTRONIK TERJADI POLEMIK: • Tidak perlu diatur Transaksinya secara maya, sehingga sesuatu yang maya/tidak nyata tidak perlu diatur. • Perlu diatur Meskipun transaksinya maya, tetapi pelaku, aktivitas dan akibatnya di dunia nyata. Sama dengan hukum di dunia nyata  Pengaturan khusus

  6. E-COMMERCE • Kegiatan bisnis yang melibatkan manufactur, konsumen, service provider dan pedagang perantara dengan menggunakan jaringan komputer (internet). Karakteristik E-Commerce: • Transaksi tanpa batas • Transaksi anonim • Produk barang tak berwujud

  7. Mekanisme E-Commerce

  8. PARA PIHAK E-COMMERCE • E-Merchant • E-Customer • Internet Service Provider • Issuer Bank • Acquirer Bank • Jasa Pengiriman

  9. Mekanisme E-Commerce • E-customer dan e-merchant bertemu dalam dunia maya melalui server yang disewa dari Internet Server Provider (ISP) oleh e-merchant. • Transaksi melalui e-commerce disertai term of use dan sales term condition atau klausula standar, yang pada umumnya e-merchant telah meletakkan klausula kesepakatan pada website-nya, sedangkan e-customer jika berminat tinggal memilih tombol accept atau menerima.

  10. Penerimaan e-customer melalui mekanisme “clik” tersebut sebagai perwujudan dari kesepakatan yang tentunya mengikat pihak e-merchant. • Pada saat kedua belah pihak mencapai kesepakatan, kemudian diikuti dengan pembayaran, yang melibatkan dua bank perantara yaitu aquiring mercant bank dan issuing customer bank.

  11. Prosedurnya e-customer memerintahkan kepada issuing customer bank untuk dan atas nama e-customer melakukan pembayaran atas harga barang kepada aquiring merchant bank yang ditujukan kepada e-merchant. • Setelah proses pembayaran selesai kemudian diikuti dengan proses pemenuhan prestasi oleh pihak e-merchant berupa pengiriman barang sesuai dengan kesepakatan mengenai saat penyerahan dan spesifikasi barang.

  12. ASPEK KEPERDATAAN • E-Commerce sama dengan Perjanjian Jual Beli • Pasal 1457 KUH Perdata: Jual beli adalah suatu perjanjian dengan mana pihak yang satu mengikatkan dirinya untuk menyerahkan suatu kebendaan, dan pihak yang lain untuk membayar harga yang telah disepakati. • Pasal 1458 KUH Perdata: Jual beli itu dianggap telah terjadi antara kedua belah pihak, seketika setelahnya orang-orang ini mencapai sepakat tentang kebendaan tersebut dan harganya, meskipun kebendaan itu belum diserahkan, maupun harganya belum dibayar.

  13. ASPEK KEPERDATAAN …. • Bentuk Perjanjian • Asas-asas Perjanjian • Syarat Sahnya Perjanjian • Tatacara Pembayaran • Tatacara Penyerahan • Perlindungan Konsumen

  14. Bentuk Perjanjian • Tertulis secara elektronik • Standar • Dokumen Elektronik • Fungsi dokumen • Sahnya dokumen • Prinsip non repudiation • Otentikasi data massage • Cryptography • Digital signature • Fungsi • Bentuk

  15. Asas Perjanjian • Konsensualisme • Perjanjian lahir sejak ada kata sepakat • Lahirnya kata sepakat: Perjanjian Lisan Perjanjian Tertulis Para Pihak Tidak bertatap muka: • Teori pernyataan • Teori pengiriman • Teori pengetahuan • Teori penerimaan • Makna “clik” accept dalam transaksi e-commerce

  16. Kebebasan berkontrak • Bebas memilih pihak, obyek dll. • Berlaku dalam transaksi e-commerce • Pacta sunt servanda • Mengikatnya perjanjian • Berlaku dalam transaksi e-commerce

  17. Itikad baik • Subyektif • Obyektif • Berlaku dalam transaksi e-commerce • Kepribadian • Perjanjian hanya mengikat para pihak • Perlu ditentukan siapa pihak yang terlibat • Berlaku dalam transaksi e-commerce

  18. SYARAT SAHNYA PERJANJIAN • Ada kata sepakat • Pertemuan dua kehendak • Mengisi form dan “clik” • Sepakat yang bebas • Ada kecakapan • 18 tahun atau sudah menikah • Dapat disimpangi secara khusus oleh issuer • Hal tertentu • Barang dalam perdagangan • Disesuaikan dengan hukum customer

  19. Kausa yang halal • Alasan dibuatnya perjanjian • Tidak bertentangan dengan UU, susila, tertib umum • Tidak palsu dan terlarang

  20. Pembayaran • Memenuhi prestasi • Menggunakan credit card • Mekanismenya • Cardholder memerintahkan issuer bank untuk membayar; • Issuer bank membayar kepada aquier bank; • Aquier bank membayar kepada merchant; • Merchant mengirim barang ke cardholder; • Issuer bank menagih kepada cardholder; • Cardholder membayar ke issuer bank.

  21. Penyerahan • Benda berwujud: pengiriman dan penyerahan nyata • Benda tak berwujud: dengan download • Perlindungan Konsumen • Berdasarkan wanprestasi • Berdasarkan perbuatan melawan hukum • UU Perlindungan Konsumen

More Related