1 / 6

Dependensi (Ketergantungan)

Dependensi (Ketergantungan). Dependensi merupakan konsep yang mendasari hubungan antara atribut, atau secara lebih khusus menjelaskan nilai suatu atribut yang menentukan nilai atribut lainnya. Macam dependensi adalah: Dependensi fungsional Dependensi fungsional sepenuhnya Dependensi Total

chloe-brock
Download Presentation

Dependensi (Ketergantungan)

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Dependensi (Ketergantungan) • Dependensi merupakan konsep yang mendasari hubungan antara atribut, atau secara lebih khusus menjelaskan nilai suatu atribut yang menentukan nilai atribut lainnya. • Macam dependensi adalah: • Dependensi fungsional • Dependensi fungsional sepenuhnya • Dependensi Total • Dependensi Transitif

  2. Definisi : Atribut Y pada relasi R dikatakan tergantung fungsional pada atribut X (R.X ---> R.Y), jika dan hanya jika setiap nilai X pada relasi R mempunyai tepat satu nilai Y pada R. 1. Defendensi Fungsional:

  3. Pada contoh tersebut pembeli secara fungsional menentukan kota, sebab terlihat bahwa untuk pembeli yang sama, kotanya juga sama. Dengan demikian: Pembeli  Kota {Pembeli, Barang}  Jumlah • Bagian yang terletak disebelah kiri panah disebut penentu(determinan) dan bagian yang terletak dibagian sebelah kanan disebut yang tergantung(dependen) • Tanda { } biasa digunakan kalau ada lebih dari satu atribut, baik pada penentu maupun yang tergantung

  4. 2. Dependensifungsionalsepenuhnya • Contoh: • Misalnya terdapat relasi CUSTOMER(kode_cust, kota, No_tlp) • Ketergantungan pada relasi CUSTOMER adalah: • {kode_cust, kota}  No_tlp • Kode_cust  No_tlp (defendensi fungsional penuh) • Pada keadaan-1, No_tlp bergantung kepada atribut gabungan, tetapi sebenarnya No_tlp hanya bergantung kepada kode_cust, seperti pada keadaan-2. • Definisi : Atribut Y padarelasi R dikatakantergantungfungsionalpenuhpadaatribut X padarelasi R, jika Y tidaktergantungpada subset dari X ( bila X adalah key gabungan)

  5. 3. Ketergantungan Total: • Defenisi: Suatu atribut Y mempunyai dependensi fungsional total terhadap atribut X jika: - X mempunyai dependensi fungsional terhadap Y - Y memeiliki dependensi fungsional terhadap X • Dependensi demikian dinyatakan dengan notasi: X Y Contoh: Kode Pemasok nama pemasok

  6. Defenisi: Atribut Z memepunyai defendensi transitif terhadap X apabila: • Y memiliki defendensi fungsional terhadap X • Z memiliki dependensi fungsional terhadap Y • Sebagai contoh, pada relasi ini: Kuliah  {ruang, waktu} Ruang  tempat • Terlihat bahwa: Kuliah  Ruang  tempat Dengan demikian tempat mempunyai defendensi transitif terhadap kuliah 4. Ketergantungan Transitif

More Related