1 / 20

KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA

KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA.

cameo
Download Presentation

KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA

  2. Masa remaja merupakan masa transisi yang unik dan ditandai oleh berbagai perubahan fisik,emosi dan psikis.masa remaja ,yaitu usia 10-19 th,merupakan masa yang khusus dan penting,karena merupakan periode pematangan organ reproduksi manusia,dan sering disebut masa pubertas.masa remaja merupakan periode peralihan dari masa anak ke masa dewasaPada masa remaja terjadi perubahan fisik( organo biologik)secara cepat, yang tidak seimbang dengan perubahan kejiwaan ( mental emosional).perubahan yang cukup besar ini dapat membingungkan remaja yang mengalaminya.Karena itu mereka memerlukan pengertian,bimbingan dan dukungan lingkungan disekitarnya, agar tumbuh dan berkembang menjadi manusia dewasa yang sehat baik jasmani maupun mental dan psiko sosial

  3. Dalam lingkungan sosial tertentu,masa remaja bagi pria merupakan saat diperolehnya kebebasan,sementara untuk remaja wanita merupakan saat mulainya segala bentuk pembatasan.pada masa yanglalu,anak gadis mulai dipingit ketika mereka mulai mengalami haid.walaupun dewasa ini praktek seperti itu telah jarang ditemukan, namun perlakuan terhadap remaja pria dan wanita masih sering berbeda,yang menempatkan remaja putri dalam posisi yang dirugikan.kesetaraan perlakuan terhadap remaja pria dan wanita diperlukan dalam mengatasi masalah kesehatan reproduksi remaja,agar masalahnya dapat tertangani secara tuntas.

  4. A.CIRI-CIRI PERKEMBANGAN REMAJA1.Masa remaja awal 10 –12 th.>Lebih dekat dengan teman sebaya,ingin bebas,lebih banyak memperhatikan keadaan tubuhnya dan mulai berfikir abstrak.2.Masa remaja tengah 13-15 th.>Mencari identitas diri,timbulnya keinginan untuk kencn,mempunyai rasa cinta yang mendalam,mengembangkan kemampuan berfikir abstrak,berkhayal tentang aktifitas seks.3.Masa remaja akhir 16-19 th.> Pengungkapan kebebasan diri,lebih selektif dalam mencari teman sebaya,mempunyai citra jasmani dirinya,dapat mewujudkan rasa cinta mampu berfiir abstrak. • B.PERUBAHAN FISIK PADA REMAJA 1.Tanda-tanda seks primer;yaitu yang berhubungan langsung dengan organ seks. >Terjadinya haid pada remaja puteri(menarche) >Terjadinya mimpi basah pada remaja laki-laki. 2.Tanda seks sekunder. >Pada remaja laki-laki terjadi perubahan suara,tumbuhnya jakun,penis dan buah zakar bertambah besar,terjadinya ereksi dan ejakilasi,dada lebih lebar,badan berotot,tumbuhnya kumis,cambang dan rambut di sekitar kemaluan dan ketiak. >Pada remaja puteri; pinggul melebar,pertumbuhan rahim dan vagina,payudara membesar,tumbuhnya rambut di ketiak dan sekitar kemaluan(pubis)

  5. B.PERUBAHAN FISIK PADA REMAJA 1.TANDA SEKS PRIMER; yaitu yang berhubungan langsung dengan organ seks .Terjadinya haid pada perempuan (menarche) .Terjadinya mimpi basah pada laki-laki 2.TANDA SEKS SEKUNDER .Pada remaj laki-laki, terjadi perubahan suara,tumbuhnya jakun, penis dan buah zakar bertambah besar,terjadinya ereksi dan ejakilasi,dada lebih lebar,badan berotot,tumbuhnya kumis,cambang dan rambut sekitar kemaluan dan ketiak. .Pada remaja puteri;pinggul membesar,pertumbuhan rahim dan vagina,payu dara membesar,tumbuhnya rambut sekitar ketiak dan kemaluan ( daeah pubis)

  6. C.PERUBAHAN KEJIWAAN PADA REMAJA 1.Perubahan emosi,sehingga remaja menjadi ; >Sensitif( mudah menangis,cemas,frustasi dan tertawa) >Agresif, dan mudah bereaksi terhdap rangsangan luar yang berpengaruh,sehingga misalnya mudah berkelahi. 2. Perkembangan intelegensia,sehingga remaja menjadi ; >Ingin mengetahui hal-hal baru sehingga muncul Mampu berfikir abstrak, senang memberikan kritik >perilaku ingin mencoba-coba. Perilaku ingin mencoba hal-hal yang baru ini jika di dorong oleh rangsangan seksual dapat membawa remaja pada hubungan seks pra nikah dengan segala akibatnya. Dalam kesehatan reproduksi, perilaku ingin mencoba-coba dalam bidang seks merupakan hal yang sangat rawan,karena dapat membawa akibat yang sangat buruk dan merugikan masa depan remaja, khususnya remaja puteri. • D.PENGARUH BURUK AKIBAT TERJADINYA HUBUNGTAN SEKS PRA NIKAH I.Bagi remaja >Remaja pria menjadi tidak perjaka,dan remaja wanita tidak perawan >Menambah risiko tertular penyakit menular seksual(PMS),seperti GO,Spilis,Herpes simplekgenitalis,Clamidia,Kondiloma Akuminata,HIV-AIDS. >Remaja puteri terancam kehamilan yang tidak diinginkan,penggugurankandungan yang tidak aman,infeksi organ reproduksi,anemia,kemandulan dan kematian karena perdarahan atau keracunan kehamilan. >Trauma kejiwaan(depresi,rendah diri,rasa berdosa,hilang harapan masa depan) >Kemungkinan hilangnya kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan kese4mpatan bekerja >Melahirkan bayi yang kurang atau tidak sehat.

  7. D.PENGARUH BURUK AKIBAT TERJADINYA HUBUNGAN SEKS PRA NIKAH 1.BAGI REMAJA. >Remaja pria menjadi tidak perjaka,dan remaja wanuta tidak perawan >Menambah risiko PMS,seperti GO,Sifilis,Herpes simpleks genitalis,Clamidia,Kondiloma acuminata,HIV-AIDS. >Remaja puteri terancam kehamilan yang tdk diinginkan,pengguguran kandungan yg tdk aman,infeksi organ reproduksi,anemia,kemandulan dan kematian kerena perdarahan dsb. >Trauma kejiwaan ( depresi,rendah diri,rasa berdosa,hilang harapan masa depan ) >Kemungkinan hilangnya kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan kesempatan bekerja. >Melahirkan bayi yang tidak/kurang sehat.

  8. 2.BAGI KELUARGA>Menimbulkan aib keluarga>Menambah beban ekonomi keluarga>Pengaruh kejiwaan bagi anak yang dilahirkan akibat tekanan masyarakat dilingkungannya ( ejekan ) 3.BAGI MASYARAKAT. >Meningkatnya remaja putus sekolah,sehingga kualitas masyarakat menurun.> Meningkatnya angka kematian ibu dan bayi> Menambah beban ekonomi masyarakat sehingga derajat kesejahteraan masyarakat menurun.

  9. E.KAITAN KESEHATAN REMAJA DAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA 1.Masalah gizi >Anemia dan kurang energi kronis >Pertumbuhan yang terhambat pada remaja puteri, sehingga mengakibatkan panggul sempit dan risiko untuk melahirkan bayi berat lahir rendah di kemudian hari. 2.Masalah pendidikan. >Buta huruf, yang mengakibatkan remaj tidak mempunyai akses terhadap infirmasi yang dibutuhkannya;serta mungkin kurang mampu mengambil keputusan yang terbaik untuk kesehatan dirinya. >Pendidikan rendah dapat mengakibatkan remaja kurang mampumemnuhi kebutuhan fisik dasarketika berkeluarga,dan hal ini akan berpengaruh buruk terhadapderajat kesehatan diri dan keluarganya. 3.Masalaah lingkungan dan pekerjaan; > Lingkungan dan suasana kerja yang kurang memperhatikan kesehatan remaja yang bekerja akan menggaggu kes remaja. > Lingkungan soaial yang kurang sehat dapat menghambat, bahkan merusak kesehatan fisik, mental sosial remaja.

  10. 3.Maslah lingkungan dan pekerjaan> Lingkungan dan suasana kerja yang kurang memperhatikan kesehatan remaja yang bekerja akan mengganggu kesehatan remaja.> Lingkungan sosial yang kurang sehat dapat menghambat,bahkan merusak kesehatan fisik,mental dan emosional remaja.4.Masalah seks dan seksualitas >Pengetahuan yang tedak lengkap dan tidak tepat tentang masalah seksuaitas,misalnya mitos yang tidak benar>Kurangnya bimbingan untuk bersikap positif dalam hal yang berkaitan dengan seksualitas>Penyalahgunaan danketergantungtan NAPZA,yany mengarah kepada penularan HIV-AIDS melalui jarum suntik dan melalui hubungan seka bebas.> Penyalahgunaan seksual>Kehamilan remaja>Kehamilan pra nikah/diluar ikatan pernikahan.

  11. 5.Maslah Kesehatan Reproduksi Remaja,. • Ketidak matangan secara fisik dan mental. • Risiko kemaatian bayi dan ibu lebih besar. • Kehilangan kesempatan untuk mengembangkan diri remaja • Risiko bertambah untuk melakukan aborsi yang tidak aman

  12. F.Pembinaan Kesehatan Reproduksi Remaja. Pembinaan Keshatan Reproduksi Remaja bertujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan yang berhubungan dengan perilaku sehat bagi remaja.disamping mengatasi masalah yang ada. Pembekalan pengetahuan untuk remaja meliputi; • Perkembangan fisik,kejiwaan dan kematangan seksual remaja. • Proses reproduksi yang bertanggung jawab. • Pergaulan yang sehat antara remaja laki-laki dan perempuan. • Persiaran pra nikah • Kehamilan dan persalinan,serta cara pencegahannya.

  13. PerkembanganPercintaan remaja 1.CRUSH Anak laki-laki dan wanita saling membenci, penyaluran cinta sudah terlalu besar untuk dicurahkan pada orang tua,maka mreka mulai memuja orang lain yang lebih tua dari jenis yang sama / idola 2.HERO WORSHIPING. Pemujaan terhadap yang lebih tua tetapi jenis kelamin berlainan dan dalam jarak jauh sehingga yang di puja tidak tahu 3.BOY CRAZY DAN GIRL CRAZY Kasih sayang remaja kepada teman-teman tidak hanya satu orang saja melainkan remaja cinta pada semua remaja dari jenis yang berlainan

  14. PACARAN SEHAT DAN SEKS PRA NIKAH Pacaran dikalangan rermaja bukan lagi hal yang di tutup-tutupi, tetapi bagaimana aktifitas pacaran yang bAik sehingga terhindar dari perilaku seks bebas akibat pengaruh dari dunia barat dengan istilah American Style Of Hart. ARTI SEKS,SEKSUAL,SEKSULITAS DAN HUBUNGAN SEKS. Arti seks ( Indonesia );Jenis kelamin yang dapat dilihat dan ditunjuk yang mempunyai sifat dan ciri dimana dapat dibedakan antara laki-laki dan perempuan. Arti seksual ;Segala sesuatu yang ada hubungannya dengan seks atau yang muncul dari seks, seperti pelecehan seksual,gairah seksual pria / wanita dsb Arti seksualitas;Menyangkut masalah seks dari berbagai dimensi yang sangat luas,yaitu dimensi biologis,psikologis,sosial,perilaku dan kultural. Arti hubungan seks;Di mana terdapat hubungan kelamin sebagai salah satu bentuk kegiatan penyaluran dorongan seksualnya.

  15. PacaranArti definitif psiklogi yaitu suatu bentuk ekspresi akibat adanya perbedaan naluriah seks dua jenis kelamin dimana seks yang dikemas dalam tata luhur nilai kemanusiaan dan agama. >Lipton; Pacaran sebagai tempat untuk memberikan penyesuain/adjusment. >Pacaran memberikan arti sosial yang penting. Pola pacaran >Umur;Pacaran tidak memandang umur. >Jumlah pasangan;Berdasarkan penelitian di UNIV SL Hansen dan Kephart terdapat 1/3 remaja pacaran dengan 1 pasangan,1/3 dengan 2 pasangan atau lebih,dan scr umum mhsw mempunyai 8 hubungan romantis seb menikah • Tingkat pacaran;Herold dan Rescoe berpendapat 3 tingkatan dalam pacaran; • 1.Menjaring. • 2.Membatasi/narowing ( Seks dan kepribadian) • 3.Evaluating( fokus kepada sifat-sifat psikologi yang mendalam)

  16. CINTAAbraham Maslaw;Suatu proses aktualisasi diri yang membuat orang produktif dan kreatif Elaiine dan Eilliam Waster adalah suatu keterlibatan yang sangat dalam yang diasosiasikan dengan timbulnya rangsangan fisiologis yang kuat dengan diiringi perasaan untuk mendambakan pasangan dan keinginan untuk memuaskannya dengan melalui pasangannya Sawitri Supardi;Cinta terbagi dua yaitu cinta sejati dan cinta romantis Erich From;Unsur-unsur cinta adalah;-Care (perhatian) -Responsibility (tanggung jawab) -Respest (hormat) -Knowledge (Pengetahuan) Ciri-ciri orang sedang jatuh cinta;Selalu ingat si dia,ingin selalu bertemu,infantil in love,selalu ingin dekat,memperhatikan penampilan. DAMPAK POSITIF PACARAN; Adanya proses penyesuaian dengan pasangannya,belajar konflik,belajar mengambil keputusan,saling menghargai ,saling terbuka, saling pengertian dsb.

  17. DAMPAK NEGATIF PACARAN;Apabila dalam pacaran dilakukan secara tidak sehat,apalagi mengenal istilah KNPI (Kissing,Necking,Petting,Intercause) sehingga terjadi KTD,Penyakit Menular Seksual,HIV-AIDS,atupun terjadi perbuatan kekerasan dalam pacaran seperti memukul,menampar dsb.dan mengarah kepada perbuatan yang fosesif. TANDA-TANDA FOSESIF; >Adanya fikiran obsesif >Selalu menuntut perhatian tanpa toleransi dan pengertian >Manipulatif >Bergantung pada pasangan >Menuntut perhatian dan pengabdian serta pelayanan yang total sang kekasih >Menggunakan seks sebagai alat pengendali pasangan >Seks cs cinta >Tak bisa putus hubunga meskipun janji surga diantaranya >Mampu kehilangan hal penting dalam hidupnya

  18. KARTINI-KARTONO 1989:Hal yang membuat wanita mudah menerima ajakan berhubungan Intercause; >Ketidak mampuan wanita mengekang hawa nafsu,kontrol diri yang lemah >Dominan sifat Infantil dan naif >Seks bebas dikarenakan motif-motif narsisme ekstrim - hypersek >Seks bebas dikarenakan masokhisme yang kuat –tendensi pathologis >Dorong rebeli (Pemberontakan) dari otoreferesme dan diktator orang tua- intervensi agresif PERILAKU SEKSUAL YANG TIDAK NORMAL 1.Masokhisme seksual:Gangguan yang berciri mendapat kepuasan seksual dari perangsangan yang mengalatkan pada fisik maupun psikologis dirinya sendiri. 2.Sadisme seksual:Kepuasan seksual yang didapat dari aktifitas dorongan menyakiti orang lain 3.Frotteurisme;Masturbasi dengan menggesek organ vitalnya pada orang lain.

  19. PRINSIP PACARAN SEHAT1.Sehat secara fisik;Tidak saling menyakiti secara fisik,tidak memukul,menampar, menyebabkan KTD,PMS,HIV-AIDS. 2.Sehat secara psikologis:Tidak saling menyakiti secara psikologis 3.Sehat secara sosial:Pasangan saling jatuh cinta bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan,nilai keluarga,agama dan masyarakat. TIPS PACARAN SEHAT. >Tentukan bentuk hubungan. >Tetap bersosialisasi > Pengertian dan tanggung jawab > Berfikir positif dan realistis > Jangan mengekang >Tingkatkan nilai diri dengan latar belakang agama,moral dan etika.

  20. HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DADALAH >Komitmen dan harga diri >Kontrol diri >Tahan godaan dan rayuan >Kokohkan prinsip dan tujuan >Rasakan apa yang dirasakan >Rasionalkan pemikiran anda >Cek lagi tujuan komitmen >Putuskan jawaban anda

More Related