Pertemuan ke- 9 2 x 45 menit - PowerPoint PPT Presentation

bridgit-kearney
slide1 n.
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
Pertemuan ke- 9 2 x 45 menit PowerPoint Presentation
Download Presentation
Pertemuan ke- 9 2 x 45 menit

play fullscreen
1 / 10
Download Presentation
Pertemuan ke- 9 2 x 45 menit
255 Views
Download Presentation

Pertemuan ke- 9 2 x 45 menit

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. Satuan Pendidikan : SMK Mata Pelajaran : KewirausahaanKelas/Semester : XI/1Materi Pokok : Merencanakan usaha kecil/mikro Kompetensi Dasar : Menganalisis aspek- aspek pengelolaan usaha Pertemuan ke- 9 2 x 45 menit Media pembelajaran : Kalkulator Komputer LCD Sumber Bacaan : Buku paket kewirausahaan kelas XI Buku lain yang relevan LKS

  2. Administrasi perusahaan Pengertian administrasi Pengertian administrasi menurut para ahli adalh sebagai berikut: Sondang Siagian, administrasi adalah keseluruhan proses kerja sama antar dua orang manusia atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu, untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. William H Newman, adalah pedoman, kepemimpinan, dan pengawasan dari usaha-usaha kelompok orang ke arah suatu tujuan bersama.

  3. Fungsi administrasi • Mencatat alat-alat perlengkapan, organisasi dan kegiatan-kegiatan kedalam buku-buku administrasi • Memelihara buku-buku administrasi • Menyediakan, melengkapi dan mengelola buku-buku administrasi • Mengerjakan buku-buku administrasi sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku,

  4. Tujuan adanya administrasi • Wirausahaan dapat memonotoring kegiatan administrasinya • Wirausahaan dapat mengevaluasi kegitan pengorganisasian perusahaan • Wirausahaan dapat menyusun program pembanguna usaha dan kegiatan pengorganisasian perusahaan • Wirausahaan dapat mengamankan kegitan-kegiatan usaha dan organisasi usaha.

  5. Catatan Administrasi • Berikut ini cara-cara pencatatan yang digunakan untuk mencatat barang-barang milik perusahaan, yaitu: • Sistem pencatatan terus menerus pada sistem pecatatan terus-menerus semua kekayaan milik perusahaan dicatat secara kontinu (terus-menerus). Sistem pencatatan terus-menerus semua jenis barang dibuatkan tersendiri. Penambahan barang dicatat dalam kolom debit dan pengurangan barang dicatat pada dalam kolom kredit.

  6. b. Sistem pencatatan secara periodik Dalam sistem pencatatan secara periodik, setiap ada transaksi penjualan, hanya menerima uang atau piutanglah yang perlu diadministrasikan. Penghitungn secara fisik dilakukan pada waktu-waktu tertentu sehingga diperlukan buku-buku administrasi pembantu, seperti buku pembelian, buku penjualan, lajur, surat jalan.

  7. Dalam usaha, administrasi memiliki peranan penting dalam kelancaran semua aktivasi yang ada didalamnya, berikut ini catatan atau kegiatan administrasi usaha, yaitu: Catatan perjanjian dagang Dalam pencatatn perjanjian dagang, kegiatan yang dicatat adalah dengan siapa perjanjian itu dibuat, waktu, isi perjanjian, dan keterangan lain yang diperlukan

  8. b. Catatan pemesan dagang Kegiatan yang dicatat dalam catatan pemesanan dagang meliputi nama dan alamt, jumlah pemesanan/kiriman, waktu pengiriman dan keterangan lainnya. c. Catatan pemesanan Kegiatan yang dicatat dalam catatan pemesanan meliputi nama-nama distributor, identitasnya, pemberian komisi, jadwal pengiriman barang,.

  9. e. Catatan kepegawaian Kegiatan yang dicatat dalam catatan kepegawaian adalah data dan identitas pegawai, jumlah upah atau gaji, prestasi kerja. d. Catatan proses produksi Kegiatan yang dicatat dalam catatan prosesproduksi adalah semua masalah yang berkaitan dengan kelancaran proses produksi.

  10. f. Catatan surat menyurat Kegiatan yang dicatat dalam kegiatan catatan surat menyurat adalah mencatat semua surat keluar masuk, dan surat dengan mencatat nomor surat, sifat, tanggal surat, tanggal proses surat, isi surat g. Catatan gudang Kegiatan yang dicatat dalam catatn gudang diantaranya jenis dan nama barang, jumlah arus keluar barang, dan kondisi barang.