1 / 15

STRATEGI PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KERJA DALAM RANGKA PELAYANAN PRIMA BAGI PELANGGAN

STRATEGI PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KERJA DALAM RANGKA PELAYANAN PRIMA BAGI PELANGGAN. IR. AFDALUDDIN,MM. BADAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS PUSAT PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA Jl. MT. HARYONO Kav.51 Jakarta Selatan. GLOBALISASI & PERUSAHAAN. Persaingan Semakin Ketat

Download Presentation

STRATEGI PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KERJA DALAM RANGKA PELAYANAN PRIMA BAGI PELANGGAN

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. STRATEGI PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KERJA DALAM RANGKA PELAYANAN PRIMA BAGI PELANGGAN IR. AFDALUDDIN,MM BADAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS PUSAT PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA Jl. MT. HARYONO Kav.51 Jakarta Selatan

  2. GLOBALISASI & PERUSAHAAN • Persaingan Semakin Ketat • Perusahaan mampu memenuhi tuntutan dan kebutuhan konsumen • Perbaikan strategi dan proses produksi • Tantangan dan peluang dalam pengembangan usaha ERA GLOBALISASI • Mampu menghasilkan barang berkualitas (Standart) • Masukan (Input) • Proses • Keluaran (Output) PERUSAHAAN

  3. INDIKATOR PRODUKTIVITAS INDONESIA • PERTUMBUHAN EKONOMI 3,3%(2000)  3,7% (2002) • INFLASI 12,5%(2000)  18 % (2002) • PENDAPATAN PERKAPITA 667 US$ (2000)  810 US$ (2002) • PENGANGGURAN TERBUKA 8 JUTA (2000)  9,1 JUTA (2002) • TINGKAT PRODUKTIVITAS INDONESIA NO.48 • DAYA SAING EKONOMI NO. 47 }  49 NEGARA

  4. PROSES PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KERJA PENGEMBANGAN • INPUT • MDE Karyawan Rendah • Tim Kerja Belum Solid • Manajemen Belum Berfungsi • Tuntutan Pelanggan /Konsumen • Pelayanan Belum Prima • Produktivitas Rendah • PROSES • Komitmen • Perencanaan • Pelaksanaan • Monitoring dan • Evaluasi • - Publikasi • Pengembangan • Penghargaan OUTPUT OUTCOME 1.Indikator Kinerja 2.Program & Pembinaan Berjalan Baik 3.Terbentuknya dan Berfungsinya Kelompok Kerja 4.Efisiensi, Efektivitas & Kualitas Kerja Ter- capai • Peningkatan Nilai Tambah • Kesejahteraan Meningkat • Pengembangan & Perluasan • Usaha • Produktivitas kerja • Meningkat EFISIENSI, EFEKTIVITAS DAN KUALITAS

  5. PENGERTIAN PRODUKTIVITAS FILOSOFIS Produktivitas, merupakan sikap mental yang selalu beranggapan bahwa kehidupan hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini EKONOMIS Produktivitas, merupakan cara memperoleh hasil kerja yang dicapai (Output) sebesar-besarnya dengan pengorbanan sumber daya yang diperlukan (Input) yang sekecil-kecilnya TEKNIS Rasio antara Output (O) dengan Input (I) O P = ---------- I

  6. UNSUR – UNSUR PRODUKTIVITAS Suatu ukuran dalam membandingkan penggunaan masukan (Input) yang direncanakan dengan penggunaan masukan yang sebenarnya terjadi EFISIENSI Suatu ukuran dalam membandingkan realisasi target dapat tercapai baik secara kualitas maupun waktu EFEKTIVITAS KUALITAS Ukuran yang menyatakan tercapainya persyaratan, spesifikasi dan atau harapan konsumen

  7. Manajemen manajemen manajemen Pekerja Pekerja Pekerja PROGRES DARI PERBAIKAN PRODUKTIVITAS Konvensional Pendekatan luas organisasi Pendekatan Praktis dan terintegrasi Tradisional Pendekatan top - down Gambaran pada shopfloor Orientasi KAIZEN Produkttivitas Produkttivitas Produkttivitas diharapkan Orientasi pada inovasi diharapkan Kenyataan Kenyataan Kenyataan

  8. PERMASALAHAN TINGKAT MANAJEMEN 1). Komitmen antar manajemen, 2). Kebijakan yang kurang tersosialisasikan. 3). Kualifikasi dan tingkat kompetensi yang kurang sesuai; 4). Kurang mampu memberikan keteladanan; 5). Belum optimal melakukan pembinaan, pengawasan dan pengendalian; 6). Dana yang dikeluarkan untuk pembinaan SDM masih dianggap sebagai biaya, bukan dianggap sebagai investasi; 7). Budaya organisasi yang belum kondusif; 8). Kebijakan yang masih dari atas ke-bawah, sehingga bawahan hanya sebagai pelaksana; 9). Belum mampu mengaplikasikan secara optimal prinsip: efisiensi, efektivitas, kualitas, serta nilai tambah dalam rangka meningkatkan produktivitas di perusahaan; 10). Sering terjadi ekonomi biaya tinggi; TINGKAT PEKERJA 1). Rekrutmen yang belum profesional, 2). Masih rendahnya motivasi, disiplin dan etos kerja,(MDE) 3). Penempatan pekerja yang kurang tepat dan lamanya bekerja pada suatu departemen / divisi (job). 4). Bekerja belum efisien, efektif, sehingga kualitas barang redah, biaya perunit tinggi, serta sering terjadi barang afkir. 5). Belum terbentuknya tim kerja yang tangguh,

  9. FAKTOR PRODUKTIVITAS INTERNAL Beban Kerja Dasar Dari Produksi Dan Atau Operasi Beban Kerja Dasar Beban kerja Tambahan (design & Penggunaan Bahan) Total Waktu Kerja Beban Kerja Tambahan (Metode Operasi) Total Ketidak Efektivan Waktu Ketidak Efektivan Waktu Kerja (SDM)

  10. SISTEM MANAJEMEN DALAM ORGANISASI • KEBERHASILAN ORGANISASI • MIDLE MGT – TOP MGT (80%) • LOWER MGT + PEKERJA (20%) T M L W

  11. POLA KETERKAITAN Keterangan : V = Visi O = Objektif S = Strategi T = Taktis A = Aksi T M L W V O S TA V O S T A V O S T A

  12. MANFAAT PENINGKATAN PRODUKTIVITAS I. PERUSAHAAN / ORGANISASI • Biaya Produksi Turun • Barang/Jasa Dapat Bersaing • Meningkatkan Nilai Tambah/Laba • Perluasan Usaha (Investasi) • Hubungan Kerja Harmonis III. NASIONAL / NEGARA • Daya Saing Nasional • Perluasan Kesempatan Kerja dan Berusaha • Pendapatan Negara Meningkat (Pertumbuhan Ekonomi) II. KARYAWAN / PEKERJA • Ketenangan Bekerja • Pendapatan Meningkat • Harkat Meningkat

  13. FAKTOR PENENTU PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA • Sikap Kerja • Tingkat Kompetensi (Keterampilan & Keahlian • Hubungan Kerja Harmonis • Manajer Produktivitas • Efisiensi dan Efektivitas Tenaga Kerja • Kewirausahaan (Risiko, Inovatif)

  14. SEGI TIGA DENGAN TINGKAT KEPUASAN SEIMBANG PEMEGANG SAHAM KARYAWAN PELANGGAN

  15. KONSEP STRATEGI BISNIS BERORIENTASI PELANGGAN • TRANSFORMASI VISI & MISI • INFRASTRUKTUR • KEBUTUHAN • BERFOKUS PADA PELANGGAN • PEMBERDAYAAN • PANDANGAN BARU TENTANG KUALITAS • KOMITMEN MANAJEMEN PUNCAK

More Related