1 / 31

BAB 8 INDIKATOR KEGAGALAN PERTANIAN BERLANJUT

PERTANIAN BERLANJUT Kode PTI4208. BAB 8 INDIKATOR KEGAGALAN PERTANIAN BERLANJUT. Rini Dwiastuti , Tatiek Koerniawati , Suhartini , dan Heru Santoso. http://www.tanah.ub.ac.id. Struktur Presentasi. 1. Review Konsep Pertanian Berlanjut. 1. 2. Analisis Kondisi Aktual. 2.

adia
Download Presentation

BAB 8 INDIKATOR KEGAGALAN PERTANIAN BERLANJUT

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PERTANIAN BERLANJUT Kode PTI4208 BAB 8INDIKATOR KEGAGALAN PERTANIAN BERLANJUT RiniDwiastuti, TatiekKoerniawati, Suhartini, danHeruSantoso http://www.tanah.ub.ac.id

  2. StrukturPresentasi 1. ReviewKonsepPertanianBerlanjut 1. 2. Analisis Kondisi Aktual 2. Indikator Pertanian Berlanjut di Kawasan Up Land dan Low Land dari Aspek Sosial Ekonomi 3. 4. Implementasi di lokasi Field Trip 4.

  3. 1. ReviewKonsepPertanianBerlanjut • TAC/CGIAR (1988) dalamReijntjes et al. (1992) dg katakunci: • Pengelolaansumberdayaygberhasiluntukusahapertanian • Membantukebutuhanmanusia yang berubah • Mempertahankanataumeningkatkankualitaslingkungan • Melestarikansumberdayaalam.

  4. 1. ReviewKonsep (lanjutan) • Pengelolaan & konservasisumberdaya • Berorientasi pd perkembanganteknologi & kelembagaan • Kebutuhanmanusiasaatini & y.a.d. • economically viable, • ecologically sound, and • socially just • culturally acceptable Ket: *) disarikandarireferensiHairiahet al. & Reijntjes et al.)

  5. economically viable (berkelangsungansecaraekonomi) • mampu menghasilkan untuk pemenuhan kebutuhan • penghasilan yang mencukupi untuk mengembalikan input produksi: • tenagakerja, • bibit, • pupuk

  6. ecologically sound (ramahlingkungan) • kualitas & kemampuan agroekosistem(manusia, tanaman, hewan dan organisme tanah)dipertahankan dan ditingkatkan • sistem pertanian berorientasi pada ramah lingkungan & keragaman hayati (biodiversitas) • pelestarian sumberdaya alam • minimalisasi resiko-resiko alamiah yang mungkin terjadi

  7. Socially just (berkeadilan = menganut azas keadilan) • kebutuhan dasar sebagaipengelolapertanian hak-hak • atastanahpertanian • memiliki & melestarikankeanekaragamanhayati • pemuliaan & pengembangan • salingmenukar & menjualbenih • Memperolehkembalibenihsecaraamandi bank benihinternasional • Memperolehinformasipasar (harga & kuantitasDemand –Supply)

  8. Socially just (lanjutan) • Memiliki karakter yang humanistik (manusiawi), artinya semua bentuk kehidupan baik tanaman, hewan dan manusia dihargai secara proporsional • Martabat dasar semua mahluk hidup dihormati

  9. culturally acceptable (berakar pd budaya setempat) • Selaras/sesuai dg sistembudayaygberlaku • hubungan serta institusi yang ada mampu menggabungkan nilai-nilai dasar kemanusiaan seperti kepercayaan, kejujuran, harga diri, kerja sama dan rasa kasih sayang • fleksibel atau luwes, yang berarti bahwa masyarakat pedesaan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan kondisi usahatani yang berlangsung terus

  10. 2. Analisis Kondisi Aktual • Cara baru & teknologitinggidibidangpertanian dg import : • peralatan (+ sukucadang) • benih & input lain (bahanbakupupukun-organic) • Kemandirianaksesterhadapsumberdayapertanian petanitergantung • Kualitaslingkungan (eksternalitasnegatif) dlmbentuk: • pencemaranresidu, • kestabilaniklim, • pemanasan global • Partisipasi & harmonikomunitas

  11. Analisisttgbenihunggul • Revolusi gen: Benihungguldiproduksi investor/pembisnis • tgt input luartinggi (hakuntukmelestarikanbenihlokalterabaikan) • pemuliaan & pengembanganbeniholehpetanisetempat • Catatan: • Petanidlmkegiatanseleksi & pemuliaantanaman & ternakdptmenghasilkan sifat2ketahananalami (sesuai dg kondisiekologi & se laras dg budayasetempat

  12. Permasalahanygterkait: • Benihhibridacenderungmerespon input luar (terutamapupukbuatan) relatiftinggi menjadimasalah pd lahan dg karakteristik: • Kandunganhararendah • Air tdkmencukupi • Pengendalianhamatdkmemadai

  13. Analisisttgpupukbuatan Dimensiekologi: Nitrogen oksida (N2O) berlebihan pd statosfermenyebab-kanmenipisnyalapisanozon N2O menyerap infra merahtertentumenyebabkan:  meningkatnyasuhu global  Mengganggukestabilaniklim Dimensi ekonomi: Bahan baku import, bila harga dunia naik harga input luar  biaya produksi 

  14. Analisisttgorientasiproduktivitas Orientasi Produktivitas yg tinggi dg luas areal konstan supply tinggi harga komoditas  Ada batas maksimum produktivitas ekosistem Peningkatan produktivitas Vs Degradasiekosistem

  15. Analisisttgorientasiharga & produksi Harga   produksi  Perluasan areal (ekstensifikasi) Bila produktivitas konstan Pembukaan lahan baru Lahan marginal Lahan hutan Degradasilahan (erosi) Keragaman hayati 

  16. Analisisttgorientasipasar • Sistem tebasan pd waktu panen: • ketersediaan pangan pd tk rumahtangga  • ketersediaan benih pd tk rumahtangga  • kesempatan kerja & hubungan sosial  Ekspor + Produktivitas dunia  Supply dunia  Harga dunia  Jk pendek demand konstan Keuntungan  Harga domestik  Import  Penerimaan petani  Hargadunia < domestik

  17. Analisisttgpestisida Membunuh musuh alami hama Serangga & tungau Patogentanaman Gulma Nematoda Hewanpengerat Residu  kebal  Dosis lebih tinggi (investasi baru yg lebih mahal) Biaya produksi • Membahayakankehidupanorganisma: • Air • Tanah • udara

  18. Analisisttginvestasiirigasi Investasi besar (bendungan)  pemanfaatan air tidak efisien Mengapa? • Konstruksi bangunan memerlukan modal besar • Konstruksi sosial yg sering menimbulkan masalah sosial • Biaya perawatan infrastruktur • Alih fungsi lahan pertanian menjadi perumahan Alternatif: irigasi skala kecil (pompa air, embung) lebih murah & fleksibel

  19. Analisisttgmekanisasiimpor Input import yg dibayar dg valuta asing Masalah ketergantungan thdp suku cadang

  20. MateriDiskusi & Tugas: • Sistem pertanian yang berorientasi pada pasar global dan padat investasi mempunyai kecenderungan tidak selaras dengan indikator pertanian berlanjut yang meliputi : economically viable, ecologically sound, socially just, dan culturally acceptable. • Mencari artikel (data) yang mencerminkan kondisi tersebut; • Berdasarkan data dan informasi yang tlh didapat, buat skema alur logika seperti yang terdapat pada slide 14 – 18 dlm rangka mengaalisis fenomena yang ada.

  21. Upland : • sinonimdryland (Chao, 1984; Chin, 1984 dalamNotohadiprawiro, T., 1989) • Pertaniantadahhujan (Nelson & Nelson, 1973; Roy &Arora, 1973;More, 1977; Billy, 1981; Landon, 1984 dalamNotohadiprawiro, T., 1989) Lowland: sinonim dari wetland

  22. 3. Indikator Pertanian Berlanjut di Kawasan Up Land dan Low Land dari Aspek Sosial Ekonomi

  23. 4. Implementasi di lokasi Field Trip • Praktikpertanianberlanjutpadasuatulokasididasarkanpadakeputusan: • level rumahtangga, dan • level komunitas/landscape • Padasuatulokasimeliputikawasan: • upland (lahantegal), dan • low land (lahansawah) • denganberbagaipraktikpertaniantanamanpangandan non tanamanpangan. • Pada kunjungan lapang, mahasiswa diminta untuk observasi dan wawancara yang terkait dengan praktik pertanian (lihat Pedoman Praktikum Materi III); • Data lapang dianalisis berdasarkan indikator yang terdapat pada Slide 23 – 27;

  24. Daftarreferensi: Hairiah. K, Meine van Noordwijk, and Stephan Weise. Sustainability of Tropical Land Use Systems After Forest Conversion

More Related