1 / 45

SWITCHING

SWITCHING. PERANGKAT UNTUK MELAKUKAN PROSES PENYAMBUNGAN ANTARA PELANGGAN YANG MEMANGGIL (SOURCE SUBSCRIBER) DENGAN PELANGGAN YANG DITUJU (DESTINATION SUBSCRIBER). JARINGAN MULTI EXCHANGE. JENIS SWITCHING. CIRCUIT SWITCHING PACKET SWITCHING  X25 CIRCUIT & PACKET SWITCHING  ISDN, ATM.

yeriel
Download Presentation

SWITCHING

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. SWITCHING PERANGKAT UNTUK MELAKUKAN PROSES PENYAMBUNGAN ANTARA PELANGGAN YANG MEMANGGIL (SOURCE SUBSCRIBER) DENGAN PELANGGAN YANG DITUJU (DESTINATION SUBSCRIBER)

  2. JARINGAN MULTI EXCHANGE

  3. JENIS SWITCHING • CIRCUIT SWITCHING • PACKET SWITCHING  X25 • CIRCUIT & PACKET SWITCHING  ISDN, ATM

  4. PACKET SWITCHING

  5. CIRCUIT SWITCHING

  6. KONFIGURASI CIRCUIT SWT

  7. DILIHAT DARI METODENYA SWITCHING DIBAGI ATAS 3 JENIS : • CYCLIC  EMD, • MATRIKS  Cross point, Reed relay, elektronik, Dijital (Space switch) • TIME  Time switch

  8. Space Switch

  9. M M M M M M 1 # 1 1 1 M M M M M 1 # M M M x M Space Switch

  10. M M M M M M 1 1 2 # 1 M M M M 3 M M # 2 1 # 3 M M M M M M M 1 1 # M M M M x M Space Switch

  11. KONSEP TIME DIVISION

  12. PCM 30

  13. Time Switch

  14. Time Switch

  15. TST Switch

  16. Switching & Concentrator

  17. Space Concentrator FUNGSI : Menaikan efisiensi switching dimana GOS = 0.01 (untuk Indonesia) M = Jumlah Masukan (pelanggan) Cr = Calling Rate (Traffic per Pelanggan) N = Jumlah Kanal Output

  18. TANPA KONSENTRATOR

  19. Dengan Konsentrator

  20. Space Concentrator

  21. Time Concentrator

  22. Kapasitas Switching & Concentrator

  23. Switching Analog Kecil

  24. FUNGSI SLIC • CATU TEGANGAN DC KE PELANGGAN • CATU SIGNALLING KE PELANGGAN • OUTLET SIGNALLING (HOOKOFF) DARI PELANGGAN KE PROSESOR. • MENGUBAH DIAL TONE MULTI-FREKWENSI KE DIGITAL (DTMF) • PENGUBAH SALURAN 2 KAWAT KE EMPAT KAWAT (OPTIONAL)

  25. DLU/DCU

  26. Fungsi DLU/DCU 1. KONSENTRATOR SALURAN PELANGAN 2. KONVERSI ANALOG KE DIJITAL 3. FLEKSIBILITAS THD BERBAGAI TRAFIK 4. FASILITAS HUBUNGAN ISDN BASIC RATE 5. ANTAR MUKA KE SALURAN PELANGGAN 6. ANTAR MUKA KE LTG (PDC 2048 Kbit/s)

  27. Fungsi SLMA 1. BATERY SUPPLY 2. OVERVOLTAGE PROTECTION 3. RINGING 4. SIGNALLING 5. KONVERTER ADC/DAC 6. HYBRID 2/4 WIRE

  28. Subscriber LMA

  29. Fungsi LTG 1. Menerima informasi prefix number 2. Mengirim sinyal dan tone 3. Membentuk format sinyal 8 Mbit/s ke SN 4. Fault detection dan mengirim data ke CPU 5. Mengukur trafik dan mengirim ke CPU 6. Test connection & fault alarm

  30. LTG Sebagai Grup Switch

  31. CPU 1. Mengkoordinasi proses penyambungan antar controller (DLUC, GP dan SNP) 2. Melakukan proses penditeksian dan memberi informasi kerusakan 3. Menditeksi dan merekor trafik distribusi 4. Menyimpan data pelanggan 5. Menyimpan data trunk

  32. Data Pelanggan di CPU NO LTG DCU SLMA PORT STATUS SLI IN BLOKIR 7863504 A 4 2 2 R NO NO 7863505 A 4 2 3 C YA 3,5 7863506 A 4 2 4 H YA 2,3,5 7863507 A 4 2 5 R NO NO OUTG 7863508 A 4 2 6 R YA NO 7863509 A 4 2 7 C YA NO 7863510 A 4 2 8 TOTAL 7863511 A 4 3 1 TUK YA NO INCOM 7863509 A 4 3 2 TUK YA NO INCOM

  33. Proses Penyambungan

  34. PENSINYALAN (SIGNALLING) • PENSINYALAN ANTAR PELANGGAN (SUBSCRIBER SIGNALLING) - Analog Signalling - Digital Signalling  DSS 1 • PENSINYALAN ANTAR SENTRAL - Associated Signalling  R2, R6, E&M - Common Signalling  CSS 5, CSS 6, CSS 7

  35. ANALOG SUBSCRIBER SIGNALLING

  36. PENSINYALAN ANTAR SENTRAL

  37. CSS 7  COMMON SIGNALLING No 7 • MENGIRIM PENSINYALAN SECARA DIJITAL UNTUK BERBAGAI JENIS INFORMASI  Telepon, Data, ISDN, IN, TMN, Mobile. • MENENTUKAN RUTE YANG DIINGINKAN BERDASARKAN TUJUAN & HASIL PENGAMATAN RUTE YANG IDLE DAN RUTE YANG KUALITAS TRANSMISINYA MEMENUHI SYARAT • MENYESUAIKAN PARAMETER TRANSMISI YANG DILALUI • MENDITEKSI/MENGKOREKSI ERROR TRANSMISI

  38. KONFIGURASI CSS 7

  39. LEVEL 3  SIGNALLING NETWORK • MEMISAHKAN TUP, DUP, ISUP, INAP DLL YANG DITERIMA & MENDISTRIBUSIKAN KE SERVISE YANG DIINGINKAN • MEMERIKSA ALAMAT (ADDRESS) YANG DITUJU DARI FORMAT UP YANG DITEREIMA • MENGAMATI/MEMERIKSA KONDISI TRAFIK DAN KONDISI FISIK SALURURAN ATAU RUTE KE ARAH TUJUAN • MENENTUKAN ATAU MENSELEKSI RUTE BERDASARKAN HASIL PENGAMATAN

  40. LEVEL 2  SIGNALLING LINK • MEMENTUKAN BATASI MESSAGE DARI FORMAT YANG DITERIMA • MEMBENTUK FORMAT UNTUK DIKIRIM • FLOW CONTROL/MENGATUR ALUR PENGIRIMAN (Arah kirim/terima, Menghitung nomor bit, menyalurkan ke rute yang telah ditentukan, Mengumpulhan format-frmat yang diteri berdasarkan alamat pengirim dan penerima. • MENDITEKSI ATAU MEPERBAIKI KESALAHAN TRANSMISI. (ERROR CORRECTION)

  41. LEVEL 1  DATA LINK/FISIK • ANTAR MUKA (TRANSMISI)  Menyesuaikan : - FISIK : jenis konektor - ELEKTRICAL : Impedansi, level sinyal - SINYAL : Bit rate, format sinyal, protokol • TEKNIK PENGGANDAAN (MULTIPLE ACCESS) - Slot 16 dari PCM 2048 kbps (sistim 30 ch) - Slot 13 dari sistim 24 ch

  42. FORMAT PENSINYALAN NO 7

More Related