1 / 33

Metode Mikrobiologis-2

Metode Mikrobiologis-2. 8 . Enumerasi mikrobia. Total counts Breed slide method Petroff-Houser chamber Haemocytometer Viable count Spread-plate technique Pour-plate technique Filtration MPN (Most Probable Number) Berat kering Spectrophotometric. Breed’s Slide method.

wilmer
Download Presentation

Metode Mikrobiologis-2

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Metode Mikrobiologis-2

  2. 8. Enumerasi mikrobia Total counts • Breed slide method • Petroff-Houser chamber • Haemocytometer Viable count • Spread-plate technique • Pour-plate technique • Filtration • MPN (Most Probable Number) Berat kering Spectrophotometric

  3. Breed’s Slide method • Sejumlah volume (0,1 ml) sampel dibuat preparat smear di atas gelas benda dengan luas tertentu (1 x 4 cm2) • Difiksasi, lalu diwarnai dan dikeringkan • Diamati di bawah mikroskop cahaya • Densitas bakteri (sel/ml) = (As x N)/(Af x V) • N: jumlah rerata sel/bidang pandang (sel) • As: Luas area smear (As = 400 mm2) • Af:: Luas bidang pandang (mm2) • V: volume sampel (ml) • DF: (dilution factor) = faktor pengenceran • Densitas (sel/ml) = (400 x N x)/(Af ) (x 1/10) • Densitas (sel/ml) = (400 x N x)(10)/(Af ) • Densitas dalam suspensi (sel/ml) = (400 x N x DF x 10)/(Af )

  4. Total count: Petroff-Hauser Chamber

  5. Haemocytometer

  6. Total count: Haemocytometer • Luas kotak di tengah (L1) = 1 mm2 (dibagi 25 = 1/25 mm2) • Kedalaman (d) = 0,02 mm • Volume (V1) = 1mm2 x0,02 mm = 0,02 mm3 • = 0,02 x 10-3 cm3 (1 cm3 = 1000 mm3) • = 2 x 10-5 cm3 (= 2/105 cm3 =2/100.000 cm3) • =1/50.000 cm3 • = 1/50.000 ml Contoh: Jika jumlah sel dalam kotak (L1) = 28 sel (= 28 per 1/50.000 ml) = 28 x 50.000 sel/ml = 1.400.000 sel/ml

  7. Bidang Pandang

  8. Luas kotak (L2) = 1/25 mm2 • Kedalaman (d) = 0,02 mm • Volume (V2) = 1/25mm2 x 0,02 mm = 8 x 10-4 mm3 = 8 x 10-4 x 10-3 cm3 = 8 x 10-7 cm3 = 8 x 10-7 ml = 8/107 ml = 1/ 1.250.000 ml Contoh: Jika jumlah sel dalam kotak (L2) = 28 sel (= 28 sel per 1/1.250.000 ml) = 28 x 1.250.000 sel/ml = 35.000.000 sel/ml

  9. Luas kotak (L3) = 1/400 mm2 • Kedalaman (d) = 0,02 mm • Volume (V3) = 1/400 mm2 x 0,02 mm = 5 x 10-5 mm3 = 5 x 10-5 x 10-3 cm3 = 5 x 10-8 cm3 = 5 x 10-8 ml = 5/108 ml = 1/ 20.000.000 ml • Contoh: • Jika jumlah sel dalam 5 kotak (L2) = 500 sel • Dalam 5 kotak L2 terdapat: 5 x 16 kotak L3 =80 kotak L3 • Maka Jumlah rerata sel per kotak L3 = 500/80 sel/(1/1.20.000.000 ml) • = 6,25 sel/(1/1.20.000.000 ml) • = 6,25 x 20.000.000 sel/ml

  10. Petroff-Hausser Chamber Luas kotak terkecil (L) = 1/400 mm2 ; Kedalaman (d) = 0,200 mm Volume kotak terkecil (V) = 1/400 x 0,200 mm3 = 1/400 x 2/10 mm3 = (1/400 x 2/10) x 1/1.000 cm3 = (2/4000) x 1/1000 cm3 = 2/4.000.000 cm3 = 1/2.000.000 ml

  11. Haemocytometer Luas kotak terkecil (L) = 0,025 mm2 ; Kedalaman (d) = 0,1 mm = 1/10 mm =1/400 mm2 Volume kotak terkecil (V) = 1/400 x 1/10 mm3 = 1/4.000 mm3 = (1/4.000) x 1/1000 cm3 = 1/4.000.000 cm3 = 1/4.000.000 ml

  12. Haemocytometer

  13. Bidang pandang

  14. Spermatozoa

  15. Viable count • Metode Pengenceran sample • Plating pada medium padat dan diinkubasikan • Hitung jumlah koloni • Kerapatan mikrobia/ml sample dapat dihitung: = jumlah koloni x faktor pengenceran e.g. jika sampel yang diencerkan 10-6 x diinokulasikan sebanyak 0,1 ml ke dalam medium padat. Setelah diinkubasikan ditemukan sejumlah 50 koloni. Berapakah kerapatan mikrobia per ml atau gram sampel ?

  16. Plate Count

  17. HPC: Heterotrophic Plate Count

  18. Persayaratan Plate Count • Jumlah koloni/petridish 30 – 300, jika tidak ada yang memenuhi, dipilih ang terdekat • Koloni spreader tidak dipakai • Perbandingan hasil pengenceran yang berurutan: • jika  2 : hasilnya direrata • jika > 2 : dipakai pengenceran yang lebih kecil 4. Jika ada ulangan maka jumlah koloni direrata

  19. Perhitungan

  20. Membran filter • Kerapatan sel sangat rendah: • Sejumlah volume sampel difilter • Filter diletakkan di atas medium • Dihitung jumlah koloni yang tumbuh • Dihitung kerapatan per volume sampel N.B. Metode ini digunakan jika kerapatan mikrobia dalam sampel sangat rendah !

  21. Metode MPN • Sampel diencerkan lalu diinokulasikan ke dalam medium cair • Diinkubasikan lalu di amati adanya pertumbuhan mikrobia • Kerapatan dihitung berdasarkan jumlah sampel yang positif tumbuh Jika dipilih ; 5 4 3 dengan pengenceran 10-4, 10-5 dan 10-6 maka angka MPN untuk tiap 100 gram atau ml sampel: 280 x 105/100 ml sampel Angka 280 diperoleh dari Tabel MPN (Hoskins)

  22. Metode Berat Kering (Biomasa) • Kultur mikrobia disample dengan volume tertentu (ml) • Dikeringkan pada 80°C sampai beratnya konstan • Kerapatan dinyatakan dengan mg-DCW/ml atau g-DCW/ml

  23. Metode Spektrofotometri • Kultur cair mikrobia diambil • Dimasukkan ke dalam kuvet • Dibaca nilai OD pada panjang gelombang tertentu, mis OD-600 nm • OD: Optical Density

  24. 9. Karakterisasi dan Identifikasi Metode konvensional-tradisional Metode Kimiawi Metode Molekular

  25. Characterization and Identification • Identification of microorganisms can be based on various characters: • Morphology: rely on morphological characters • Physiology and metabolic: obtained by growing microorganisms on various media and under various growth condition • Serology: based on running immunological reaction • Genetic

  26. Morphology Characteristics

  27. Physiology and metabolic test OF TEST INDOLE TEST MICROTITER PLATE

  28. Serological test Salmonella serological reaction

  29. DNA Hybridization

  30. DNA Fingerprinting

More Related