Masuk kuliah mengerjakan tugas atau tidak sama sekali tidak ada yang memaksa
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 1

masuk kuliah, mengerjakan tugas atau tidak sama sekali tidak ada yang memaksa PowerPoint PPT Presentation


  • 119 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

6. masuk kuliah, mengerjakan tugas atau tidak sama sekali tidak ada yang memaksa. karena tergantung kesadaran sendiri, maka diri mahasiswa akan menemukan pribadi. yang sebenarnya rajin atau pemalas. Upaya untuk menemukan jati diri ini, tidak lepas dari "memilih hal-hal yang.

Download Presentation

masuk kuliah, mengerjakan tugas atau tidak sama sekali tidak ada yang memaksa

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Masuk kuliah mengerjakan tugas atau tidak sama sekali tidak ada yang memaksa

6

masuk kuliah, mengerjakan tugas atau tidak sama sekali tidak ada yang memaksa

karena tergantung kesadaran sendiri, maka diri mahasiswa akan menemukan pribadi

yang sebenarnya rajin atau pemalas.

Upaya untuk menemukan jati diri ini, tidak lepas dari "memilih hal-hal yang

penting dan memberikan arti hidup bagi dirinya". Hal ini sejalan dengan yang dikatakan

Rogers (dalam Bastaman, 1995), bahwa setiap manusia secara sadar atau tidak akan

terus-menerus akan menyaring atau memilih hal-hal yang dianggapnya penting dan

bermakna untuk diinternalisasikan. Disisi lain ada hal-hal yang diabaikan karena

dianggap tidak memberi makna bagi hidupnya.

Berdasar hasil pengamatan penulis bahwa mahasiswa dewasa ini tampak memiliki

kecenderungan mencari sesuatu yang bisa mendatangkan makna hidup berdasarkan

respon dari lingkungan sosial. Sebagian mahasiswa bila melakukan sesuatu, tergantiuig

bagaimana reaksi lingkungan sosial sekitar terhadap dirinya. Misalnya, seorang

mahasiswa rambutnya di cat kuning atau pakai anting-anting ditelinga bahkan dihidung,

mahasiswi pakai jilbab namun bagian leher dibuka, baju dan celana sangat ketat.

Mereka melakukan itu dengan harapan lingkungan sosial mengaguminya, sehingga akan

diperoleh imbalan dari lingkunan sosial berupa makna. Mereka berpenampilan seperti

ini agar lingkungan betul-betul "kagum" dan menyukai penampilan itu.

Berdasarkan pengamatan penulis, adanya ketidakselarasan pada mahasiswa

khususnya di Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia yang di kenal sebagai

lembaga pendidikan tinggi Islam. Namun terlihat dari penampilan pada sebagian

mahasiswa tidak mencerminkan gaya hidup yang religius, optimis dan bermakna.

Ketidakoptimisan dan ketidakbermaknaan tersebut, tampak pada penampilan aneh-aneh

yang sama sekali tidak mencerminkan pengamalan dan penghayatan nilai-nilai


  • Login