1 / 21

Bunuh Diri

Bunuh Diri. Oleh kelompok 9: Eka Oktafiana Gunawan Mei D. Karinda L. D. Jumiati Nani Hajjah Fatimah. Latar Belakang.

tilly
Download Presentation

Bunuh Diri

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. BunuhDiri Olehkelompok 9: EkaOktafiana Gunawan Mei D. Karinda L. D. Jumiati NaniHajjah Fatimah

  2. LatarBelakang KemajuanIPTEK diduniainiternyatatidakdiimbangidengankemajuanpsikologisdansosiologissertapemahaman agama darisetiapkalangan yang adadisetiapnegara. Maraknyaperistiwamengakhirihidupdenganbunuhdirimenjadisebuahfenomenamenarik. Padaakhir-akhirinifenomenamengambiljalanpintasbunuhdirimenjadisebuahalternatif yang banyakdipilihtakhanyakalanganorangdewasa, tetapijugaolehremaja, bahkananak-anak yang masihbersekolahditingkatdasar.

  3. Lanjutan………………. Dalam agama islamsudahjelasditerangkanbahwabunuhdirimerupakanperbuatan yang sangatdilaknatoleh Allah SWT apapunalasannya.

  4. A. PengertianBunuhDiri Bunuhdiriadalahperbuatanmenghentikanhidupsendiri, yang dilakukanolehindividuitusendiri. Namun, bunuhdiriinidapatdilakukan pula olehtanganorang lain. Singkatkata, Bunuhdiriadalahtindakanmenghilangkannyawasendiridenganmenggunakansegalamacamcara.

  5. B. Tipe-TipeBunuhDiri Durkheim mencobauntukmelakukananalisisterhadapbunuhdiri yang selamainisecaraeksklusifdidasarkanpadasudutpandangpsikologisdanindividualistik. Iniberartibunuhdirimerupakangejalasosial yang dikerangkaiolehkondisiataustrukturkemasyarakatan yang melingkupinya.

  6. Lanjutan…………………… Menurut Durkheim adaempattipebunuhdiri, yaitu: • Bunuhdiriegoistik (egoistic suicide) • Bunuhdirialtruistik (altruistic suicide) • Bunuhdirianomik (anomic suicide) • Bunuhdirifatalistik (fatalistic suicide)

  7. C. Motif bunuhDiri Motif bunuhdiriadabanyakmacamnya, antara lain : • Dilandakeputusasaandandepresi • Cobaanhidupdantekananlingkungan. • Gangguankejiwaan / tidakwaras (gila). • HimpitanEkonomiatauKemiskinan (Harta/ Iman/ Ilmu) • Penderitaankarenapenyakit yang berkepanjangan.

  8. D. BunuhDiridalamPandangan Islam Nilaimanusiadalampandangan Islam sangatlahtinggi. Bahkanmasalahkemanusiaanadalahtopikutama yang dibahasdalam Al Qur-an. Telahdiajarkandalamkitab-Nyabahwa “menghilangkansatusajanyawamanusia (apapunkeyakinannya) tanpahaqseolah-olahtelahmembinasakanseluruhmanusia. Sebaliknyamenghidupisatusajajiwamanusiaseolah-olahiatelahmenjagakehidupanseluruhmanusia”.

  9. Ayat Al-Qur'an tentang larangan bunuh diri "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu." (An-Nisa' : 29) "Maka (apakah) barangkali kamu akanmembunuh dirimu karena bersedih hati sesudah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al Qur'an)." (QS. Al-Kahfi ; 6)

  10. Hadits-Haditstentanglaranganbunuhdiri • Hadits 86. (Shahih Muslim), Dari Abu Hurairah, Rasulullahs.a.w. bersabda “Siapa yang bunuhdiridengansenjatatajam, makasenjataituakanditusuk-tusukannyasendiridengantangannyakeperutnyadinerakauntukselama-lamanya, dansiapa yang bunuhdiridenganracun, makadiaakanmeminumnya pula sedikitdemisedikitnantidineraka, untukselama-lamanya, dansiapa yang bunuhdiridenganmenjatuhkandiridarigunung, makadiaakanmenjatuhkandirinya pula nanti (berulang-ulang) keneraka, untukselama-lamanya.”

  11. Lanjutan……………………………. • Hadits 88. (Shahih Muslim) Dari Tsabit bin Dhahhakra, katanyaNabis.a.w., sabdanya : “Siapa yang bersumpahmenurutcarasuatu agama selain Islam, baiksumpahnyaitudustamaupunsengaja, makaorangituakanmengalamisumpahnyasendiri. “Siapa yang bunuhdiridengansuatucara, Allah akanmenyiksanyadinerakajahanamdengancaraitu pula.”

  12. Lanjutan……………………………. • Hadits 90. (Shahih Muslim) Dari Syaibanra., katanyadiamendengarHasanra, bercerita : “Masadulu, adaseoranglaki-lakikeluarbisul. Ketikaiatidakdapatlagimenahansakit, ditusuknyabisulnyaitudengananakpanah, menyebabkandarahbanyakkeluarsehinggaiameninggal. LaluTuhanmuberfirman : Akuharamkanbaginyasurga.” (Karenadiasengajabunuhdiri.)KemudianHasanmenunjukkemasjidsambilberkata, “Demi Allah! JundabmenyampaikanhaditsitukepadakudariRasulullah saw., didalammasjidini.”

  13. Ayat Al-Qur’an danHadisttersebutdiatasdenganjelasmenunjukkan, bahwabunuhdiriitudidilarangkerasoleh Islam denganalasanapapun. Dengandemikiankelirusekali, kalauadaanggapan, bahwadenganjalanbunuhdiri, segalapersoalantelahselesaidanberakhir. Padahalazabpenderitaan yang lebihberat, telahmenyongsongdiakhiratkelak.

  14. Bunuhdiritermasukperbuatandosabesar. Para UlamaAhlussunnahsepakatbahwapelakudosabesartidakkafirtetapifasik. Merekajugasepakatbahwajenazahorangkafirdanmunafiqtidakdishalati. Hal iniberdasarkanfirman Allah: وَلَاتُصَلِّعَلَىٰأَحَدٍمِّنْهُممَّاتَأَبَدًاوَلَاتَقُمْعَلَىٰقَبْرِهِ ۖ إِنَّهُمْكَفَرُوابِاللَّهِوَرَسُولِهِوَمَاتُواوَهُمْفَاسِقُون “danjanganlahkamusekali-kali menyembahyangkan (jenazah) seorang yang matidiantaramereka, danjanganlahkamuberdiri (mendoakan) dikuburnya. danjanganlahkamusekali-kali menyembahyangkan (jenazah) seorang yang matidiantaramereka,. (QS At Taubah: 84)

  15. AdatigaversipendapatUlamamengenaihukum menyalatijenazahorangfasik : • Jenazahorangfasiktidakdishalati. IniadalahpendapatsebagianulamasepertiUmar bin Abdul Aziz, Abu Yusuf, dan al-Auza’irahimahumullah. • Yang tidakshalathanya Imam atauKhalifahataupemimpinkaumsaja. IniadalahpendapatMadzhabHanbali, dandipiliholehSyaikhNashiruddin al Abaaniyrahimahullah. • JenazahOrangfasiktetapwajibdishalati.Iniadalahmadzhab Imam Malik, Syafi’i, Abu Hanifah, danjumhur (mayoritas ) ulama .

  16. E. Pandanganbeberapa agama tentangbunuhdiri • Pandangan agama kristen Menurutteologi GerejaKatolik Roma, kematian karena bunuh diri dianggap dosa besar atau serius. Kepala Katolik & Kristen Romawi beragumen bahwa kehidupan seseorang adalah milik Allah dan hadiah kepada dunia. Protestan konservatif (Injil, Karismatik, Pentakosta, dan denominasi lain) telah sering berargumentasi bahwa karena bunuh diri melibatkan diri pembunuhan, maka siapa saja yang melakukan itu adalah dosa dan ini sama dengan jika orang yang membunuh manusia lain.

  17. Pandangan Hindu Dalam agama Hindu, dosa bunuh diri dianggap sama beratnya dengan membunuh orang lain. Kitab-kitab umumnya mengatakan bahwa kematian dengan cara bunuh diri mengakibatkan seseorang menjadi hantu. Bagaimanapun, agama Hindu menganggap bahwa bunuh diri melalui puasa dengan berbagai keadaan tertentu dapat diterima. Perbuatan ini yang dikenali sebagai Sallekhana,

  18. Pandangan Buddha Bagi penganut-penganut agama Buddha, ajaran pertama bertujuan untuk menahan diri untuk tidak mencabut nyawa, termasuk nyawa sendiri. Bunuh diri dianggap sebagai suatu bentuk tindakan yang negatif.

  19. Sekian, Syukron, Wassalamwr. wb.……..

  20. ANY QUESTION

More Related