1 / 55

INDENTITAS DIRI

INDENTITAS DIRI. NAMA : Wahyudi , S.Pd ., M.Pd Alamat Rumah : Perum Sraten Permai Blok H-10 Sraten Salatiga 50711 Jabatan : Wakil Dekan FKIP Ruang Kantor : Gedung E Lantai 2 (E207) No. HP : 085 225 3500 85 Email : yudhi@staff.uksw.edu

Download Presentation

INDENTITAS DIRI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. INDENTITAS DIRI NAMA : Wahyudi, S.Pd., M.Pd AlamatRumah : PerumSratenPermai Blok H-10 SratenSalatiga 50711 Jabatan : WakilDekan FKIP Ruang Kantor : Gedung E Lantai 2 (E207) No. HP : 085 225 3500 85 Email : yudhi@staff.uksw.edu Web : www.pembelajaranmatematika.tk

  2. Istri : Elsavior SilasAnak : 1. Michael 2. Michelle

  3. KementerianPendidikandan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar 2014 PEMBINAAN SEKOLAH DASAR BERSIH DAN SEHAT (SDBS) Wahyudi, S.Pd.,M.Pd MateridiadopsidandimodifikasidariMateri SDBS Pusat

  4. PERTANYAAN PENGANTAR SDBS

  5. SebuahRefleksiImpianBersama

  6. UU No. 20 Tahun 2003 tentangSistemPendidikanNasional PendidikanNasionalbertujuanuntukmencerdaskankehidupanbangsadanmengembangkanmanusia Indonesia seutuhnya, yaitumanusia yang berimandanbertaqwaterhadapTuhan Yang MahaEsadanberbudipekertiluhur, memilikipengetahuandanketerampilan, kesehatanJasmanidanrohani, kepribadian yang mantapdanmandiriserta rasa tanggungjawabkemasyarakatandankebangsaan. Salah satu modal pembangunannasionaladalahsumberdayamanusia yang berkualitasyaitusumberdayamanusia yang sehatfisik, mental dansosialsertamempunyaiproduktivitas yang optimal.

  7. Ungkapan yang Sama

  8. PendidikanKarakter “…pendidikanadalahdayaupayauntukmemajukanbertumbuhnya BUDI PEKERTI (kekuatanbatin, karakter), PIKIRAN(intellect), danTUBUH ANAK. Bagian-bagianitutidakbolehdipisahkan agar kitadapatmemajukankesempurnaanhidupanak-anakkita..” (KiHajarDewantoro) (PHBS merupakansemangatdariPendidikan Komprehensif yang telahdipikirkanKiHajarDewantoro) DIKTI Pendidikan AKADEMIK dsb integrasi & pembiasaan DIKMEN exploring – strengthening - empowering DIKDAS Pendidikan KARAKTER PAUD

  9. TantanganMasaDepan

  10. TrenPermintaanterhadapTenagaTerampil di Negara Maju .... Permintaanterhadaptenagaterampildinegaramajuterusmeningkat .... Demand for Skilled and Unskilled Workers, reflected in employment rates, 1980-2000 Sumber: Yidan Wang, 2012. Education in a Changing World: Flexibility, Skills, and Employability 10

  11. Bonus Demografi Sebagai Modal Indonesia 2045 100 tahun kemerdekaan "Bonus Demografi" SDM Usia Produktif Melimpah • Kurikulum • PTK • Sarpras • Pendanaan • Pengelolaan Modal Pembangunan Kompeten Transformasi Melalui Pendidikan Beban Pembangunan Tidak Kompeten 11

  12. VisiPendidikanyang dirumuskan

  13. Visi Pembangunan PendidikanNasional 2025 Visi Pembangunan PendidikanNasional 2025: MenghasilkanInsan Indonesia Cerdas dan Kompetitif(Insan Kamil/Insan Paripurna)

  14. Lulusan yang Diharapkan(jenjang SD)

  15. Lulusan SD 2025: Insan Indonesia (7-12 Tahun) yang Cerdas dan Kompetitif

  16. KonstruksiPembinaanSekolahDasar LULUSAN SD: INSAN INDONESIA YANG CERDAS DAN KOMPETITIF (InsanKamil/InsanParipurna) PembelajaranAktif, Kreatif, Efektif, danMenyenangkan BudayaSekolah yang Kondusif(termasuk SEKOLAH DASAR BERSIH DAN SEHAT) Manajemen Sekolah yang Efektif dan Efisien Peranserta Orang TuadanMasyarakat PEMBIAYAAN SARANA DAN PRASARANAPENDIDIKAN ORANGTUA DAN MSAYARAKAT PENDIDIK DAN TENAGAKEPENDIDIKAN KURIKULUM SISWA KOMITMEN KEAGAMAAN KOMITMEN KEBANGSAAN KECENDEKIAAN

  17. Apa yang sudahdilakukan…?

  18. Pengembangan UKS SD Trias UKS yaituPendidikanKesehatan, PelayananKesehatandanPembinaanLingkunganSekolahSehat

  19. PROGRAM UKS di SEKOLAH II. PENYEDIAAN SARANA PRASARANA Penyediaan Air Bersih 15 Liter/orang/hari Penyediaan Tempat Cuci tangan dengan air mengalir beserta kelengkapannya ProporsiToilet 1 wc untuk 40 siswa dan 1 wc untuk 25 siswi Sarana Pembuangan Air limbah Pengolahan Limbah Cair Sarana Pembuangan sampah Pengolahan Sampah Padat Sarana Sosialisasi dan Edukasi Sarana Pendidikan Kesehatan Sarana Pelayanan Kesehatan Sarana Pembinaan Lingkungan Sekolah Sehat, dll I. SOSIALISASI DAN EDUKASI Penyusunan material SekolahDasarBersihdanSehat KampanyeperilakuhidupbersihdanSehat PembinaanperilakuhidupbersihdanSehat PelibatanWargaSekolah UKS Apa yang dihasilkan? III. PEMBUDAYAAN SEKOLAH DASAR BERSIH DAN SEHAT Pembuatan Peraturan Implementasi Peraturan Pemantauan Pemberian sanksi IV. OPERASIONAL KEGIATAN Penataan Pelaksanaan Pemeriksaan Perawatan PERILAKU HIDUP BERSIHdan SEHAT BagisemuaWargaSekolah

  20. Apa DAMPAK BAGI SEKOLAH? SEKOLAH DASAR BERSIH dan SEHAT (SDBS)

  21. Apa ITU SDBS Suatuprogramuntukmeningkatkankualitaspendidikandanprestasibelajarpesertadidik. Program ini dilaksanakanmelaluipenciptaanlingkungansekolahdasaryangbersihdansehat, peningkatanpengetahuan, perubahanperilaku, sertapemeliharankebersihandankesehatanyangpadaakhirnyadapatmenciptakansebuahbudaya, yaitubudayabersihdansehat.

  22. Sebuah TEMUAN ke-1 Sekolahdapatmenjadisalahsatutempatpenyebaranpenyakitsepertidemamberdarah. MenurutRois (2012), 3 sampai 4 anakdalamsetiap 1000 anakberusia 7-12 tahunberisikomenderitademamberdarah. Dari penderitaitu, 33,8% adalahkelompokusiasekolah. Duaper tigapenderitatertular di luarlingkungantempattinggalnya, salahsatunya di sekolah.

  23. Sebuah TEMUAN ke-2 Berdasarkanrisetkesehatandasar (Riskesdas, 2010) dan (Riskesdas, 2013). Terdapatmasalahgizianakpadausiasekolah 6-12 tahunyaituterdapat 35,6% anakpendek, 12,2% anakkurus, dan 9,2% anakgemuk, 44,6% anakusiasekolahmengonsumsisarapanberkualitasrendah, 1,7% anakmulaimerokokpadaanakusia 5-9 tahundan 17,5% padausia 10-14 tahun. Persentasemenyikatgigisetiapharipadakelompokumur 10-14 tahunadalahsebesar 95,7%, namun yang berperilakubenarmenyikatgigihanya 1,7%

  24. 1. OlehSiswa PHBS 2. UntukSiswa 2. Dari Siswa SDBS dan PHBS SDBS PembinaanPHBSituolehsiswa, darisiswa, danuntuksiswa SDBS padadasarnyamerupakanprodukdariPerilakusiswa yang bersihdansehat (PHBS)

  25. T U J U A N

  26. M A N F A A T

  27. S A S A R A N

  28. LanjutanSasaram • Optimalisasifungsidanpemeliharaansarana dan prasarana hidup bersih dan sehat di sekolah oleh seluruh warga sekolah. • Harmonisasi kegiatan pembelajaran dan pelaksanaan hidup bersih dan sehat.

  29. GAMBARAN DAMPAK SDBS SEKOLAH SEHAT – SISWA SEHAT - PRESTASI Siswa Sehat Belajar Lebih Baik SekolahBersihdanSehat MutuPendidikanMeningkat Prestasi Siswa Meningkat

  30. 1. KARAKTER ManusiaProduktif 2. KESEHATAN 2. KECERDASAN MANUSIA PRODUKTIF Siswasekolahdasarakanmenjadimanusiaproduktifbilamanamemilikikarakter yang baik, kecerdasan yang tinggi, tubuh yang sehat

  31. IndikatorPerilakuHidupBesihdanSehatWargaSekolah • Menjagarambut agar bersihdanrapih • Memakaipakaianbersihdanrapih • Menjaga kuku agar pendekdanbersih • Berolahragasecarateraturdanterukur • Mengkonsumsimakanansehat • Tidakmerokokdisekolah • TidakmenggunakanNarkotika, Psikotropika, danZatAdiktif (NAPZA) • Menimbangberatbadandanmengukurtinggibadansecaraberkala • Menggunakan air bersih • Mencucitangandengan air bersih yang mengalirdansabun • Membuangsampahpadatempatsampah yang terpilah (sampahbasah, kering, dansampahbahanberbahaya) • Menggunakanjamban yang bersihdansehatsekolah • Memberantasjentiknyamukdisekolahsecararutin

  32. LandasanYuridis • Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional • Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan • Undang-undangNomor 32 tahun 2009 tentangPerlindungandanPengelolaanLingkunganHidup (PPLH). • Undang-undangNomor 18 Tahun 2012 tentangPangan. • SuratKeputusanBersamaMenteriPendidikanNasional, MenteriKesehatan, Menteri Agama danMenteriDalamNegeriNomor: 1/U/SKB/2003, Nomor: 1067/Menkes/SKB/VII/2003, Nomor: MA/230A/2003, Nomor: 26 Tahun 2003 tanggal 23 Juli 2003 tentangPembinaandanPengembangan Usaha KesehatanSekolah.

  33. LandasanYuridis • SuratKeputusanBersamaMenteriPendidikanNasional, MenteriKesehatan, Menteri Agama danMenteriDalamNegeriNomor: 2/P/SKB/2003, Nomor: 1068/ Menkes/SKB/VII/2003, Nomor: MA/230B/2003, Nomor: 4415-404 Tahun 2003 tanggal 23 Juli 2003 tentang Tim Pembina Usaha KesehatanSekolahPusat. • KeputusanMenteriKesehatanRI Nomor 1429/ Menkes/SK/XH/2006 tentangPedomanPenyelenggaraanKesehatanLingkunganSekolah. • Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 2269/MENKES/PER/XI/2011 tentang Pedoman Pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.

  34. BAGAIMANAMembangunSEKOLAH DASAR BERSIH dan SEHAT (SDBS)

  35. SEKOLAH DASAR BERSIH DAN SEHAT HASIL PembudayaanHidupBersihdanSehat PELAKSANAAN PELIBATAN BERBAGAI PIHAK PENCIPTAAN KONDISI IDEAL OPTIMALISASI SARANA PRASARANA MANAJEMEN YANG BAIK Pengelolaan Bangunan dan Lingkungan Sekolah Perencanaan Program Sekolah PENDIDIKAN BERSIH DAN SEHAT STRATEGI PELAKU WARGA SEKOLAH DAN KOMITE SEKOLAH

  36. INDIKATOR SEKOLAH DASAR BERSIH DAN SEHAT PERILAKU WARGA SEKOLAH KEBIJAKAN SEKOLAH DASAR BERSIH DAN SEHAT PEMBIASAAN HIDUP BERSIH DAN SEHAT PROGRAM KERJA SARANA DAN PRASARANA

  37. KEBIJAKAN Kebijakan SD Bersih Sehat sejalan dengan kebijakan nasional dan daerah. Kebijakan lokal sekolah disusun dan disepakati bersama dengan warga sekolah dan komite sekolah Kebijakan dijadikan acuan dalam pelaksanaan SD Bersih Sehat oleh seluruh warga sekolah.

  38. KEBIJAKAN Dengan kebijakan terkait SD Bersih Sehat, sekolah memiliki landasan menyelenggarakan pendidikan dan pelayanan kesehatan di sekolah secara konsisten, meningkatkan kebersihan dan kesehatan ruang, halaman, dan lingkungan sekolah serta membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat

  39. PROGRAM KERJA Sekolah memiliki visi, misi, tujuan yang mendukung pelaksanaan SD Bersih Sehat Visi, misi, dan tujuan dituangkan dalam rencana program, kegiatan dan rencana anggaran sekolah (RKS dan RKAS) Rencana program, kegiatan, dan anggaran disusun melibatkan peran serta aktif dari seluruh warga sekolah dan komite sekolah Pemantauan dan evaluasi atas rencana dan pelaksanaan program dijadikan dasar perencanaan program selanjutnya.

  40. Aspek yang harus diperhatikan dalam penyusunan PROGRAM KERJA terkait SD Bersih Sehat Pendidikan kesehatan Pelayanan kesehatan Pembinaan lingkungan sekolah sehat Mempertimbangkan dan memaksimalkan ketersediaan sumber daya.

  41. SARANA DAN PRASARANA Program Sekolah Dasar Bersih dan Sehat didukung bangunan: Ruang kepala sekolah, Ruang guru, ruang perpustakaan, Ruang kelas, kamar mandi/WC, Ruang UKS, Kantin, Gudang, Tempat ibadah, Halaman dan pagar sekolah.

  42. Ruang Kepala Sekolah Ruang bersih dan tertata rapih, ada sirkulasi udara memadai, kecuali ruang berAC. Ukuran luas ruang kepala sekolah minimal 12 m2 dengan lebar minimal 3 m dan memiliki jendela yang dapat dibuka dan ditutup dengan bukaan keluar, dan pencahayaan alami yang jelas.

  43. Ruang Guru Ukuran luas ruang guru minimal 32 m2, dengan ratio minimum 4 m2/orang.

  44. Ruang Perpustakaan Ukuran luas perpustakaan minimal sama dengan luas satu ruang kelas. Lebar minimal 5 m.

  45. Ruang Kelas Ratio minimum luas ruang kelas 2 m2/siswa. Untuk rombongan belajar kurang dari 15 orang, luas minimal ruang kelas 30 m2 dengan lebar minimum 5 m. Jarak papan tulis dengan meja siswa paling depan minimal 2,5 m dan jarak papan tulis dengan meja paling belakang minimal 9 m. Kapasitas maksimum ruang kelas 28 siswa. Tersedia tempat cuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan sabun. Minimal satu tempat cuci tangan untuk dua kelas. Disetiap kelas diadakan tempat sampah terpilah bertutup.

  46. SARANA PENUNJANG HALAMAN SEKOLAH (HA) Ruang terbuka hijau sebagai sarana untuk menunjang segala kegiatan di luar ruangan (upacara, olahraga, kesenian, pramuka, parkir kendaraan, apotek hidup, tamansekolah dan kegiatan lain) bagi warga sekolah

  47. SARANA PENUNJANG A T A P (A T) Penutup atas suatu bangunan yang melindungi bagian dalam bangunan dari hujan dan panas matahari

  48. SARANA PENUNJANG DINDING • Dinding bangunan sekolah bersih, tidak lembab dan dicat berwarna terang. • Padadinding yang terkena percikan air, bahan dinding tersebut dibuat dari bahan campuran kedap air, tidak mudah retak, dan tidak dicat dengan larutan kapur tohor.

  49. SARANA PENUNJANG LANTAI Lantai kelas, kantor, dan perpustakaan terbuat dari bahan kedap air, kuat, permukaan rata, tidak licin, tidak retak dan mudah dibersihkan Menggunakanbahan penutup yang berwarna terang Lantai kamar mandi /WC memiliki kemiringan yang cukup sehingga memudahkan air mengalir

  50. SARANA PENUNJANG TANGGA Untuk sekolah yang memiliki bangunan bertingkat, tangga dapat berfungsi ganda, sebagai sarana lalu lintas dan sebagai sarana penyelamat. Tangga dilengkapi dengan pegangan tangan dan sarana keamanan setinggi bahu siswa

More Related