1 / 27

PEMBERHENTIAN/PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA DAN SISTEM INFORMASI SDM

PEMBERHENTIAN/PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA DAN SISTEM INFORMASI SDM. Pengertian Pemberhentian. Pemberhentian adalah Pemutusan hubungan kerja seseorang karyawan dengan suatu organisasi perusahaan.

Download Presentation

PEMBERHENTIAN/PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA DAN SISTEM INFORMASI SDM

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PEMBERHENTIAN/PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA DAN SISTEM INFORMASI SDM

  2. PengertianPemberhentian • PemberhentianadalahPemutusanhubungankerjaseseorangkaryawandengansuatuorganisasiperusahaan

  3. Alasan-alasan PHK 1.berdasarkan UU No 12 th 1964 seizin P4D, P4P danmemperhatikan status karyawanygbersangkutan • Undang-undang • Keinginanperusahaan • Keinginankaryawan • Pensiun • KontrakKerjaberakhir • Kesehatankarywan • MeninggalDunia

  4. Keinginan Perusahaan Alasan Perusahaan • Karyawantidakmampumenyelesaikanpekerjaannya • Perilakudandisiplkinnyakurangbaik • Melanggarperaturan-peraturandantatatertibperusahaaan • Tidakdapatbekerjasamadanterjadikonflikdengankarywan lain • Melakukantindakan amoral dalamperusahaan

  5. Konsekuensipemberhentianberdasarkankeinginan Perusahaan • Karyawandengan status masapercobaandiberhentikantanpamemberikanuangpesangon. • Karyawan status kontrakdiberhentikantanpamemberikanuangpesangon • Karyawandgn status tetap, jikadiberhentikanharusdiberikanuangpesangonsesuai UU

  6. Besaranuangpesangon • Masakerjasampai 1 tahun= 1 blnupahbruto • Masakerja 1-2 th = 2 blnupahbruto • Masakerja 2-3 tahun =3 blnupahbruto • Masakerja 3 < = 4 blnupahbruto • Besaranuangjasa • Masakerja 5-10 th= 1bln upahbruto • Masakerja 10-15 th= 2 blnupahbruto • Masakerja 15-20 th = 3 blnupahbruto • Masakerja 20-25 th = 4 blnupahbruto • Masakerja 25< = 5 blnupahbruto

  7. KeinginanKaryawan • Pindahketempat lain untukmengurusorangtua • Kesehatan yang kurangbaik • Untukmelanjutkanpendidikan • berwiraswasta

  8. Pensiun • Uangpensiunmerupakanpengakuan/ penghargaanataspengabdianseseorangterhadaporganisasinya • Pensiunmengurangi turn over • Untukpegawainegeripensiundiberikansecaraperiodik • Untukkaryawanswastaberupapesangon

  9. ProsesPemberhentian Prosedur yang harusdilaluiuntukpemecatanterhadapkaryawan • Perundinganantarapegawaidenganpimpinanperusahaan • Perundinganantarapimpinanserikatburuhdenganpimpinanperusahaan • Perundingan P4D (PanitiapenyelesaianPerselisihanperburuhanDaerah) denganpimpinanperusahaan • Perundingan P4P (PanitiapenyelesaianPerselisihanperburuhanPusat ) denganpimpinanperusahaan • KeputusanPengadilanNegeri

  10. Kesimpulan • Pemberhentianpegawaiadalahhal yang pastiterjadi • Pemberhentianpegawaiberartiberhentinyakegiatankerjaseseorangpegawaidarisuatuorganisasiperusahaan • Pemberhentianpegawaibisadisebabkanolehundang-undang, keinginanperusahaan, keinginanpegawai, pensiun, kesehatan, kontrakkerjaberakhir, meninggalduniaatausebab-sebablainnya • Pemberhentianpegawaitelahdiaturolehundang-undang • Pemberhentianpegawaiakanmenimbulkankerugianbagikeduapihak • PemutusanHubunganKerjapegawaiadalahfungsioperasional yang terakhirdariManajemenSumberDayaManusia (MSDM)

  11. Adabeberapaalasanmelakukanpemberhentianpegawai, terutamabagiperusahaan : • Mengurangibiayatenagakerja • Menggantikankinerja yang buruk • Meningkatkanmotivasi • Kesempatanuntukperbedaan yang lebihbesar.

  12. Undang-Undang No 13/2003 TentangKetenagakerjaan • SejakterbitnyaputusanMahkamahKonsitituasiRepublik Indonesia PerkaraNomor 012 /PUU-I/2003 tanggal 28 Oktober 2004 atasHakUjimateriilUndang-UndangNomor 13 Tahun 2003 tentangKetenagakerjaanterhadapUndang-UndangDasarRepublik Indonesia tahun 1945, maka PHK olehpengusahakepadapekerja/buruh yang melakukankesalahanberathanyadapatlilakukansetelahadanyaputusan hakim pidana yang telahmempunyaikekuatanhukumtetap (inkrachtI) • Pasal151 Undang-UndangNomor 13 tahun 2003 bahwa PHK olehpengusahaharusmemperolehpenetapanterlebihdahuludarilembagapenyelesaianperselisihanhubungan industrial. PHK harusdilakukandengandasardanalasan yang kuat, sebagaimanadiaturpadaPasal 158 Undang-UndangNomor 13 tahun 2003. • Pengusahadilarangmelakukan PHK terhadappekerja/buruh (Pasal 153 Undang-UndangNomor 13 Tahun 2003) karenaberbagialasanpekerja/buruh: • Berhalanganmasukkarenasakitmenurutketerangandokterselamawaktutidakmelebihiduabelasbulansecaraterus-menerus; • Memenuhikewajibanterhadapnegarasesuaidenganketentuanperaturanperundang-undangan; • Memenuhiibadah yang diperintahkanagamanya; • Menikah;

  13. e) Hamil, melahirkan, gugurkandungan, ataumenyusuibanyinya; f) Mempunyaipertaliandarahdanatauikatanperkawinandenganpekerja/buruhlainyadidalamsatuperusahaan, kecualidiatur lain dalanperjanjiankerja, peraturanperusahaan, atauperjaniankerjabersama; g) Mendirikan, menjadianggotadanpengurusserikatpekerja/serikatburuh, melakukankegiatanserikatpekerja/serikatburuhdiluar jam kerja, ataudidalam jam kerjaataskesepakatanpengusaha, atauberdasarkanketentuan yang diaturdalamperjanjiankerja, peraturanperusahaan, atauperjanjiankerjabersama; h) Mengadukanpengusahakepada yang berwajibmengenaiperbuatanpengusaha yang dilakukantindakpidanakejahatan; • Perbedaanpaham, agama, aliranpolitik, suku, warnakulit, ataugolongan, jeniskelamin, kondisifisik, atau status perkawinan; j) Dalamkeadaancacattetap, sakitakibatkecelakaankerja, atausakitkarenahubungankerjamenurutketerangandokter yang jangkawaktupenyembuhannyabelumdapatdipastikan. Jikapengusahamelakukan PHK karenaalasantersebut, PHK-nyaadalahbataldemihukum (Pasal 170 Undang-UndangNomor 13 Tahun 2003).

  14. pengusahadapatmem-PHK pekerja/buruh (Pasal 158 Undang-UndangNomor 13 tahun 2003) karenaalasanpekerja/buruhtelahmelakukankesalahanberatsebagaiberikut: • Melakukanpenipuan, pencurian, ataumenggelapanbarangdanatauuangmilikperusahaan; • Memberikanketeranganpalsuatau yang dipalsukansehinggamenrugikanperusahaan; • Mabuk, meminumminumankeras yang memabukan; memakaidanataumengedarkannarkotika, psikotopika, danzatadiktiflainyadilingkungankerja; • Melakukanperbuatanasusiladanperjudiandilingkungankerja; • Menyerang; menganiaya, mengancam, ataumengintimidasitemansekerjaataupengusahadilingkungankerja; • Membujuktemansekerjaatapengusahauntukmelakukanperbuatan yang bertentangandenganoeraturanperundang-undangan • Dengancerobohatausengajamerusakataubembiarkankeadaanbahayabarangmilikperusahaan yang menimbulkankefugianperusahaan • Dengancerobohatausengajamembiarkantemansekerjaataupengusahadalamkeadaanbahayaditempatkerja; • Membongkarataumembocorkanrahasiaperusahaan yang seharusnyadirahasiakan, kecualiuntukkepentingannegara; atau • Melakukanperbuatanlainnyadilingkunganperusahaan yang diancampidanapenjara lima tahunataulebih.

  15. Pengertian SISDM… • Sisteminformasi SDM (human resources information system) adalahprosedursistematikuntukpengumpulan, menyimpan, mempertahankan,manarikdanmemvalidasi data yang dibutuhkanolehperusahaanuntukmeningkatkankeputusan SDM. • Sistemkonsep u/ mengaturpersonel

  16. MODEL MERANCANG SISTEM INFORMASI SDM

  17. PentingnyaSistemInformasi MSDM dalamIndustri Pentingnya SISDM inimemilikimanfaatsebagaiberikut : • Sebagaialatpenilaisuplai SDM • Penyimpan data persediaantenagaahli (skill inventory) • Penyimpan data persediaanmanajemen (manajemen inventory)

  18. Sisteminformasimanajemensumberdayamanusia (human resources information system) dibuatdandirancanguntukmenyediakaninformasi yang: Tepatwaktu. Akurat. Ringkas Relevan. Lengkap.

  19. Keterkaitan SISDM denganAktivitas SDM 1.PerekrutandanPenerimaan (Recruiting and Hiring) SDM membantumenerimapegawaibarukedalamperusahaandengancara : • memasangiklanlowongankerjadikoran, • memberitahuposisi yang dimintakepadaagentenagakerjaswastamaupunpemerintah • melakukanwawancarapemilihandikampusdandifasilitasperusahaan • menguruspenerimaanpegawai 2. PendidikandanPelatihan 3.Manajemen Data 4. PenghentiandanAdministrasiTunjangan

  20. Komponen SISDM • Fungsimasukan; • Fungsipemeliharan data; • Fungsikeluaran. Pedoman-PedomanPerancanganSistemInformasi SDM 1)   Analisissistempendahuluan. 2)   Perencanaansistem. 3)   Rekayasasistem. 4)   Pengujiansistemdanimplementasi. 5)   Pemantauandanevaluasisistem.

  21. Sumber-sumber SISDM • Sumber-SumberdanKebutuhanInformasiuntuk SISDM 1)   Blangko-blangkolamaran. 2)   Evaluasikinerja. 3)   Maklumat-maklumatperubahanpersonalia. 4)   Tindakan-tindakanpendisiplinan. 5)   Daftargaji.

  22. Model HRISInput HRIS (1) 1.Sistem InformasiAkuntansiData yang ditanganioleh HRIS merupakancampuranelemen-elemen data personildanakuntansi1. elemen data personilRelatiflebihpermanendanbersifatnon keuangan2. elemen data akuntasiTerutamabersifatkeuangan 2. SubsistemPenelitian SDMMengumpulkandata melaluiproyekpenelitiankhusus Adatigajenispenelitian : • Penelitiansuksesi • Analisis & evaluasijabatan • penelitiankeluhan

  23. Input HRIS (2) 3. Subsisteminteligen SDMmengumpulkan data yang berhubungandengan SDM darilingkunganperusahaan,elemenlingkungan yang menyediakan data inimeliputi:a.Pemerintahb.Pemasokc.Serikatkerjad.Masyarakat globale.Masyarakatkeuanganf.Pesaing 4. Database HRIS Berisidata yang menjelaskantidakhanyapegawai,tetapijugaorganisasidanperorangandilingkunganperusahan.Isi database : • data pegawai • data non-pegawai

  24. OUTPUT HRIS 1.Subsistem PerencanaanAngkatankerjamelibatkansemuakegiatan yang memungkinkanmanajemenuntukmengidentifikasikankebutuhanpegawaidimasadatang 2.Subsistem PerekrutanPerusahaan membawapegawaibarukedalamorganisasimelaluiperekrtutan 3.Subsistem ManajemenAngkatanKerja 4.Subsistem Kompensasi 5.Subsistem tunjangan 6.Subsistem PelaporanLingkungan

  25. KeamanandanPrivasiSistemInformasiSDM Diperlukanuntuk: • Membatasiakseskesisteminformasi SDM dengancaramengendalikanakseskekomputerdanarsip-arsip data. • Memberikanakses-akseskebagian lain yang berbedadari basis data denganmenggunakansandidankode-kodekhusus. • Memberikanizinuntukmengaksesinformasikaryawanhanyaberdasarkankepentingantertentusaja. • Menyusunkebijakan-kebijakandanpedoman-pedoman yang mengaturutilisasiinformasikaryawandanmemberitahukankepadakaryawan-karyawanbagaimanakebijakan-kebijakaniniberlaku. • Memungkinkankaryawanmemeriksacatatan-catatanpribadimerekadariwaktukewaktusehinggamerekadapatmemverifikasiakurasinyadanmembuatkoreksi-koreksi yang diperlukan.

  26. MembuatSistemInformasi SDM Agar Bekerja Agar SISDM dapatbekerjadenganbaikmakaperluduakuncipenting: 1)   Pelatihanparapemakai (User). 2)   Mengaitkandenganstrategi-strategidankeputusan-keputusan.

  27. PerancanganSistemInformasi SDM Yang Modern Yang diperlukanyaitu: • Definisiyang jelasdaritujuan SISDM. • Konsulidasidanpemangkasanjumlahsumber data SDM yang disimpan. • Status yang lebihbesarbagifungsidepartemen SDM melaluipengkaitanaktivitasdankemampuannyadenganfungsiperencanaanstrategikdantaktisdiseluruhorganisasi. • Ketentuaninformasimenyangkutasetmanusiadalamcara yang ringkas, tepatwaktu, akurat, danobyektifuntuktujuanpengambilankeputusan. • Penyusunanstandar-standarkinerjabagidepartemen SDM. • Penciptaaninsentifbarubagipemakaian data SDM. • Peningkatanpengembanganindividudengancaramenghubungkankinerjadenganimbalandanpelatihan. • Perencanaandankonselingkarir yang lebihbermaknapadasemuajenjang. • Meningkatkankemampuanstafdepartemendantim-timproyek agar secaracepatdanefektifmampumemecahkanmasalah. • Implementasiprogram-program pelatihanberdasarkanpengetahuanakankebutuhan-kebutuhanorganisasional. • Meningkatkankomunikasiantaralinidanstaf.

More Related