1 / 11

4. RERATING KAPASITAS SEDIMENTASI

T EKNIK OPTIMALISASI DAN RE-RATING. 4. RERATING KAPASITAS SEDIMENTASI. SEDIMENTASI. Parameter yang paling berpengaruh dalam proses pengendapan lumpur pada IPA : Kualitas flok yang memasuki zona pengendapan, Sistem pemerataan aliran masuk ke zona pengendapan, Angka beban permukaan,

sivan
Download Presentation

4. RERATING KAPASITAS SEDIMENTASI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. TEKNIK OPTIMALISASI DAN RE-RATING 4. RERATING KAPASITAS SEDIMENTASI Didi Pramadi

  2. SEDIMENTASI • Parameter yang paling berpengaruh dalam proses pengendapan lumpur pada IPA : • Kualitas flok yang memasuki zona pengendapan, • Sistem pemerataan aliran masuk ke zona pengendapan, • Angka beban permukaan, • Angka kecepatan pengendapan, • Bilangan Reynold, • Bilangan Froude.

  3. DASAR TEORI

  4. Tata Cara PraktisMenghitung Rerating Sedimentasi Estimasi peluang prosentasi Re-rating bangunan sedimentasi

  5. Tata Cara AnalisaKarakterButirFlok • Di Laboratorium : • Lakukan jar test dancaridosis optimum • Amati karakterdanukuranbutir/aglomerasifloksecaraseksama, • Amati danhitungwaktukecepatanpengendapansampaisemuaflokmengendapdidasargelas beaker, • CatatdanbandingkanhasilpengamatandariberbagaikomposisipenggunaankoagulandanpengaturpH. • 2. Di Lapangan : • Ambiltabungkerucutimhoff, • Amati karakterflok yang terbawakeambangpelimpah, • Ambilsampel, masukansebanyak 1000 ml kedalamkerucutimhof, • Amati dancatatkecepatanpengendapanflokdidalamkerucut, • Bukasetiapkatuplumpursecaraberurutansatupersatusampaiselesai, lakukanpengamatandenganprosedursamauntukmengamatikarakterkecepatanpenurunanflok.

  6. AnalisaFaktorKegagalanSedimentasi 1. Pengamatan visual kualitassupernatan • Butirflokbanyakterbawakesaluranguter inlet filter • Visualisasiperubahankekeruhan / warnatidakterlalubaik • Ukurkekeruhandan pH supernatan 2. Kalkulasihasilpengamatandengantabungkerucutimhoff • Hitungwaktu yang diperlukanuntukpenggumpalanlumur • Hitungangka volume yang terjadipadawaktutempuhsupernatan. 3. Resume hasilpengamatan • Periksadosispembubuhandancek cross dengandosis optimum • Tentukanperiodepengurasanlumpursedimentasidisesuaikendenganhasilpengamatankerucutimhoff.

  7. AnalisaFaktorKegagalanSedimentasi • Parameter lain yang mempengaruhi kondisi fisik unit sedimentasi : • 1. Sistem hidrolis transisi dari flokulasi ke sedimentasi • 2. Rasio perbandingan jarak • 3. Bukaan inlet ke sedimentasi • 4. Konfigurasi ruang lumpur Note ; Efek dari konfigurasi yang kurang sesuai adalah terjadi gumpalan awan flok, dimana hal ini bisa terjadi di awal bak sedimentasi atau di ujung bak sedimentasi, pada bagian dalam dibawah plat pengendap ataupun permukaan plat pengendap • Langkah perbaikan kinerja sedimentasi: • Sinkronisasi aliran masuk ke zona sedimentasi • Pengaturan kapasitas influen per satuan luas permukaan unit sedimentasi • Pengaturan system perpipaan penguras lumpur.

  8. APLIKASI PERHITUNGAN KAPASITAS SEDIMENTASI

  9. APLIKASI PERHITUNGAN KAPASITAS SEDIMENTASI

  10. APLIKASI PERHITUNGAN KAPASITAS SEDIMENTASI

  11. APLIKASI PERHITUNGAN KAPASITAS SEDIMENTASI

More Related