Pendahuluan
Download
1 / 81

Pendahuluan - PowerPoint PPT Presentation


  • 144 Views
  • Uploaded on

Pendahuluan. Sasaran Proteksi Radiasi Medis. menjamin bahwa:-. Pekerja radiasi memiliki lingkungan kerja yang aman dan, taat pada peraturan kerja yang aman, tidak menerima dosis radiasi melebihi batas dosis yang telah ditentukan yaitu rata-rata 100 mSv lebih 5 tahun (atau 20 mSv per tahun).

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about ' Pendahuluan' - nickan


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

Sasaran Proteksi Radiasi Medis

menjamin bahwa:-

  • Pekerja radiasi memiliki lingkungan kerja yang aman dan, taat pada peraturan kerja yang aman, tidak menerima dosis radiasi melebihi batas dosis yang telah ditentukan

  • yaitu rata-rata 100 mSv lebih 5 tahun (atau 20 mSv per tahun)


Sasaran Proteksi Radiasi Medis

untuk menjamin bahwa :-

  • Anggota masyarakat

  • Atau yang menemani dan membantu pasien selama pengujian sinar-x (carers),

Taat pada tidak menerima dosis radiasi melebihi batas dosis yang telah ditentukan.

yaitu 1 mSv per tahun (atau 5 mSv selama bekerja)


Sasaran Proteksi Radiasi Medis

untuk menjamin bahwa :-

  • Kualitas image optimum dan dosis radiasi minimum;

  • Untuk pasien, dosis radiasi sesuai dengan guidance level;

  • Personil yang menggunakan peralatan sinar-x dikualifikasi dan dilatih secara memadai, termasuk pengetahuan akan bahaya potensial radiasi; dan

  • Terutama sekali untuk radiologi intervensional, efek deterministik tidak terjadi.


Prosedur Radiologi Diagnostik Umum

Prosedur radiologis umum meliputi prosedur terapi dan diagnostik (intervensional) yang dilakukan terhadap pasien dengan indikasi klinis khusus.

  • Prosedur harus dilakukan dalam instalasi radiologi oleh praktisi khusus dan terlatih menggunakan peralatan yang sesuai prosedurnya.

  • Penggunaan peralatan sinar-x oleh praktisi medis atau orang lain tanpa pelatihan radiografi (atau radiologis) dan keselamatan radiasi yang sesuai harus dilarang.



Koridor

Operator

Ruang Konsultasi

Ruang Gelap

Di

pan

Treatment / ruang sinar-x

Luar

Gambaran fasilitas sinar-x sederhana (sinar-x mobile )


Paparan berlebih dan kecelakaan potensial

Penyebab yang berhubungan dengan peralatan sinar-x misalnya

  • Kegagalan komponen

  • Kurang perawatan; faktor paparan yang tidak akurat; hilangnya filtrasi; kerusakan komponen pada image intensifiers; pengaturan default yang tidak sesuai

  • Penggunaan peralatan yang tidak sesuai dari suatu prosedur.


Paparan berlebih dan kecelakaan potensial (lanj)

Yang disebabkan oleh manusia misalnya.

  • Pelatihan yang tidak memadai;

  • Pemilihan parameter paparan yang tidak tepat;

  • Kesalahan komunikasi misalnya antara acuan praktisi medis dan radiografer (teknologis radiolog)


  • Tabung dan Generator Sinar-X

  • Radiografi tujuan umum

  • Fluoroskopi tujuan umum

  • Peralatan fluoroskopi yang digunakan untuk prosedur radiologi intervensional

  • Computed Tomografi

  • Mammografi

  • Pediatrik

  • Radiografi dental

Peralatan yang digunakan dalam radiologi diagnostik



Pesawat sinar-x

Tiga unsur dasar yang dibutuhkan untuk pesawat sinar-x :

  • Target metal (anoda);

  • Medan listrik yg tinggi (kilovolt) untuk mempercepat elektron antara sumber dan target;


Pesawat sinar-x (lanjutan)

Stationari anoda tabung sinar-x


Persyaratan khusus utk tabung sinar-x:

  • Semakinkecilfocal spotygdptdipakai;

  • Arusfilamenygcukuputkmeminimalkanwaktupaparan;

  • Metoda yang efisienuntukmengeluarkanpanasyang dihasilkanpada target (anoda);

  • Material yang sesuai, area danangulasianoda;

  • Pilihanbaikanodaygberputarataustationari;

  • Lebihdarisatufilamen(untukukuran focal spot ygberbeda)


HOUSING TABUNG SINAR-X (RANGKAIAN)

KABEL TEGANGAN TINGGI

KOLIMATOR

BERKAS CAHAYA

Rangkaian tabung sinar-X (tabung sinar-x, housing dan kolimator)

  • Kebocoran radiasi sepanjang shielding harus diminimalkan dan harus memenuhi standar.


Housing dan kolimator tabung sinar-X

  • Berkas radiasi diarahkan pada pasien, biasanya sepanjang kolimator yg dpt diatur dimana operator dapat mengendalikan ukuran dan bayangan berkas sinar-x.



Generator

Panel kendaliuntukinstalasisinar-x


Beberapa kegagalan fungsi yg dpt berakibat thd keselamatan

  • Kebocoran radiasi berlebih sepanjang housing dan kolimator tabung sinar-x; Ketakakurasian dan ketakkonsistenan tegangan tabung sinar-x;

  • ketakakurasian dan ketakkonsistenan mAs, waktu, arus tabung;

  • Ketakkonsistenan output tabung sinar-x;

  • Ketaktepatan atau ketaksesuaian filtrasi;

  • Kurang kongruennya lampu kolimator dan berkas sinar-x;

  • Untuk peralatan discharge kapasitor, kebocoran radiasi berlebih (pada arah berkas sinar-x yg berguna) ketika kapasitor terisi penuh (tetapi tanpa suatu paparan awal).


Struktur film, screen intensifier dan kaset

The Fundamentals of radiografi. Kodak


THERMOMETER

FILM IN

TIMER

TIME-TEMPERATURE CHART

FILM OUT

Pemrosesan film sinar-X

Pemrosesan film otomatis sederhana

Pemrosesan film manual


Fluoroskopi : imaging dinamis (real time)

Tabung amplifier cahaya, dikombinasi dgn kamera televisi, adalah sistem paling banyak menggunakan intensifikasi image.


Screen film-Intensifier

  • Penyimpanan film yang tidak memuaskan (menyebabkan fogging); kerusakan kaset atau screen intensifier

Masalah yang mungkin mempengaruhi proteksi radiasi

  • Pencahayaan, atau kebocoran dalam ruang gelap

  • Kaset melewati hatch atau kontainer penyimpanan tidak disediakan atau diberikan shielding yang tidak memadai.

  • Developer bahan kimia yang tidak sesuai (misalnya jenis yg salah, pembuangan dan/atau pengisian ulang yang tidak sesuai, kesalahan temperatur)

Catatan: Ventilasi juga isu keselamatan kerja yg penting


Masalah yang mungkin mempengaruhi proteksi radiasi (lanj)

Teknologi Film-screen

  • Kegagalan mengikuti prosedur pengembangan waktu-temperatur film yang ditentukan pabrikan (pengembangan manual) atau untuk memelihara dgn baik prosessor film otomatis.

  • Sistem Fluoroskopi dan Digital

  • Fluoroskopi langsung (screen fluoressen yg tdk efisien)

  • Image intensified fluoroskopi (efisiensi rendah, resolusi dan kontras yg kurang dari image intensifier TV chain)



Radiografi Umum

Sistem sinar-x konvensional

radiografi thoraks (dada)


Sistem konvensional tujuan umum

Sistem dasar untuk pengujian sinar-x umum


Sistem konvensional untuk tujuan umum (lanjutan)

Contoh sistem mobile untuk tujuan radiografi umum


Persyaratan khusus peralatan

  • Kolimator berkas cahaya yang dapat diatur (rectangular) harus dicoba pada rangkaian tabung sinar-x sehingga operator dapat membatasi ukuran dan bayangan berkas sinar-x pada area perhatian klinis.


Persyaratan khusus peralatan (lanjutan)

  • Penambahan dan variasi filtrasi (filtrasi tambahan) harus tersedia bagi operator untuk mengurangi energi radiasi rendah yang tidak menuju image receptor dan yang meningkatkan dosis pasien yang tidak perlu.

Bagaimanapun juga, operator harus tidak dapat memindahkan setiap filtrasi permanen yang dibutuhkan untuk memenuhi spesifikasi filtrasi minimum


Persyaratan khusus peralatan (lanjutan) beroperasi dalam

Suatu grid anti-hamburan penting untuk pengujian kebanyakan bagian tubuh yang tebal.

Ditempatkan (lebih disukai yang dapat dipindahkan) perangkat setelah pasien, (tetapi sebelum dan dekat dengan image receptor) untuk mengurangi tingkat radiasi hamburan menuju receptor.

Fundamentals of radiografi. Kodak


Kegagalan fungsi peralatan radiografi umum beroperasi dalam

yg mempengaruhi proteksi radiasi

  • Filtrasi yang tidak memadai terhadap tugas imaging

  • Ketakkongruenan antara berkas sinar-x dan cahaya

  • Ketakalignment antara berkas sinar-x dan image receptor

  • Penggunaan tidak memadai dari grid anti-hamburan (misalnya penggunaan yang tidak penting, ratio yang tidak tepat, kesalahan alignment, dll.) meningkatkan dosis pasien yang tidak perlu dan berkurangnya kualitas image.

  • Kegagalan fungsi AEC atau kesalahan kalibrasi.


Fluoroskopi beroperasi dalam


Peralatan Fluoroskopi beroperasi dalam

  • Fluoroskopi digunakan untuk evaluasidinamis kerusakanfungsional dan panduan selama prosedur pembedahan rutin, biopsi, dll.

  • Fluoroskopi digunakan selama prosedurradiologiintervensional

  • Peralatan fluoroskopi menggunakan image intensifiers elektronik untuk memberikan image real-time (dinamis);


Peralatan Fluoroskopi tujuan umum beroperasi dalam

Sistem fluoroskopi tujuan umum


Peralatan Fluoroskopi mobile beroperasi dalam

Sistem fluoroskopi mobile untuk prosedur rutin selama pembedahan


Kegagalan fungsi peralatan fluoroskopi yg mempengaruhi proteksi radiasi

  • Filtrasi yang tidak sesuai dari berkas sinar-x utama

  • Ketak-alignment dari berkas sinar-x dan image intensifier

  • Nilai dosis yang berlebih (diatas rekomendasi IEC) pada image intensifier input fosfor

  • Ketakcukupan atau ketaksesuaian perangkat shielding yang disesuaikan

  • Waktu paparan fluoroskopi yang tidak tepat atau tidak berfungsi

  • Ketaktepatan kalibrasi sistem pengukuran dosis pasien


Radiologi Intervensional proteksi radiasi


Radiologi Intervensional proteksi radiasi

  • Radiologi Intervensional menggunakan imaging sinar-x untuk memandu penempatan kateter, stents, dll. Dalam pembuluh darah dan organ untuk tujuan perbaikan atau treatment suatu kondisi tertentu.


Peralatan fluoroskopi untuk radiologi intervensional proteksi radiasi

Peralatan fluoroskopi untuk radiologi intervensional


Radiologi Intervensional (lanjutan) proteksi radiasi

Sistem fluoroskopi yang dapat digunakan untuk DSA dan radiologi intervensional.


Masalah yang mempengaruhi proteksi radiasi

  • Prosedur kompleks yang tidak dioptimalkan (parameter paparan, jumlah image yang diperoleh, nilai dosis, posisioning pasien, dll.);


Computed Tomography proteksi radiasi


CT scanner telah dikembangkan untuk aplikasi klinis pada awal tahun 1970. Disediakan suatu langkah luar biasa yang lebih maju dalam imaging, utamanya pada otak. Awalnya, hanya scanner kepala yang diproduksi tetapi kemudian diikuti scanner tubuh.

Computed Tomografi


Computed Tomografi (lanjutan) awal tahun 1970. Disediakan suatu langkah luar biasa yang lebih maju dalam imaging, utamanya pada otak. Awalnya, hanya scanner kepala yang diproduksi tetapi kemudian diikuti scanner tubuh.

Prinsip akuisisi image

dalam CT scanner generasi ketiga


Computed Tomography (lanjutan) awal tahun 1970. Disediakan suatu langkah luar biasa yang lebih maju dalam imaging, utamanya pada otak. Awalnya, hanya scanner kepala yang diproduksi tetapi kemudian diikuti scanner tubuh.

Pengujian CT


Multislice CT scanner awal tahun 1970. Disediakan suatu langkah luar biasa yang lebih maju dalam imaging, utamanya pada otak. Awalnya, hanya scanner kepala yang diproduksi tetapi kemudian diikuti scanner tubuh.


Computed Tomografi (lanjutan) awal tahun 1970. Disediakan suatu langkah luar biasa yang lebih maju dalam imaging, utamanya pada otak. Awalnya, hanya scanner kepala yang diproduksi tetapi kemudian diikuti scanner tubuh.




Computed Tomografi (lanjutan)

  • Dosis pasien dr pengujian CT relatif tinggi (10 -100 mSv). variasi dosis utama utk pengujian yg sama dpt diperoleh dari perbedaan protokol imaging atau antara jenis scanner.

  • Untuk meminimalkan paparan radiasi yang tidak penting, justifikasi klinis utama untuk seluruh pengujian CT harus didukung. Protokol imaging harus dioptimalkan untuk menyediakan informasi klinis yang dibutuhkan dengan dosis minimum terhadap pasien.


Parameter Scan yang mempengaruhi Dosis Pasien diukur.

Dosis pasien berdasarkan kualitas hakiki CT scanner (geometri scanner, geometri berkas, kolimasi dan filtrasi, dll). Bagaimanapun juga, perubahan dalam range parameter operasi yang dapat dipilih juga dapat secara signifikan berdampak terhadap dosis radiasi pasien misalnya.

  • Potensial tabung sinar-x, arus tabung, waktu paparan

  • Ketebalan irisan, jumlah irisan (atau perputaran helical)

  • Interval irisan (mode incremental) atau faktor pitch (mode helical)

  • Lebar window, ukuran matriks dan lapangan dari view


Kegagalan fungsi yang berdampak thd proteksi radiasi

  • Ketakkonsistenan output tabung sinar-x

  • Perbedaan antara paparan yang diukur dan parameter kualitas image serta data pabrikan : misalnya image noise, resolusi, tebal irisan, nilai dan keseragaman jumlah CT, Computed Tomography dosis Index (CTDI).

Isu proteksi radiasi pada umumnya lebih berdampak dengan kurangnya pemahaman dan manajemen dari parameter yang dipilih dari pada kurangnya kinerja peralatan.


Mamografi sinar-x


Mamografi sinar-x

Mamografi merupakan metode terbaik yang dapat dipercaya untuk mendeteksi lesi dalam payudara. Tehnik sinar-x ini dapat mendeteksi tumor kecil sebelum gejala klinis yang jelas muncul.

  • Pengujian payudara dilakukan bisa dengan acuan medis individual, atau sebagai bagian dari program screening.

  • Sistem mamografi sinar-x menggunakan peralatan yang memadai (generator potensial rendah, tabung sinar-x anoda khusus dan filtrasi, dll.)


Mamografi (lanjutan) sinar-x

Peralatan khusus

(yang memadai)

untuk mamografi


SCREEN PROTEKTIF OPERATOR sinar-x

RANGKAIAN TABUNG SINAR-X

PLAT TEKANAN

IMAGE RECEPTOR

Peralatan Mamografi

Peralatan sinar-x Mamografi


Persyaratan khusus

Mamografi harus dilakukan menggunakan penggunaan, peralatan sinar-x tujuan khusus dengan:

  • Tabung sinar-x dengan suatu target (anoda) molybdenum atau rhodium dan filtrasi Mo atau Rh. Pada unit mamografi yang modern perbedaan anoda/kombinasi filter tersedia.

  • Penggunaan suatu grid anti-hamburan dan sistem kendalipaparan otomatis (AEC) sangat direkomendasikan.


Persyaratan khusus (lanjutan) sinar-x

  • Radiolusent perangkat tekanan payudara - penerapan tekanan yang pasti pada payudara selama mamografi menyediakan immobilisasi, mengurangi ketebalan jaringan dan menjamin keseragaman pada ketebalan lebih baik.

Tekanan berperan untuk meningkatkan kualitasimage dengan minimalkan blurring dan dengan mengurangi kedua paparan yang dibutuhkan dan intensitas radiasi hamburan.

  • Phantom payudara standar yang memperkirakan payudara rata-rata (didesain dengan spesifikasi standar) untuk kinerja peralatan yang memeriksa dan mengestimasi dosis kelenjar rata-rata (MGD)


Kegagalan fungsi yang mempengaruhi proteksi radiasi sinar-x

Pada dasarnya sama seperti untuk sistem sinar-x umum tetapi tes yang dilakukan dan instrumen pengukuran yang digunakan harus disesuaikan dengan karakteristik sistem mamografi, misalnya

  • Ketakakuratan dan ketakkonsistenan tegangan tabung sinar-x dan output radiasi;

  • Ketak-alignment antara berkas sinar-x dan image receptor, ketakseragaman lapangan sinar-x;

  • Ketakcukupan kondisi penyimpanan film, pengembangan image dan kondisi viewing

  • AEC dikalibrasi secara tidak sesuai, dll.



Radiologi Pediatrik

  • Resiko efek radiasi yang merugikan dipertimbangkan lebih besar pada anak-anak dari pada orang dewasa karena harapan hidupnya lebih lama dan peningkatan radio-sensitivitas jaringan yang muda.

  • Pertimbangan khusus harus diberikan kepada pengukuran proteksi radiasi untuk pasien pediatrik.


Karena pengharapan hidupnya yang lebih lama dan sensitivitasnya yang lebih besar terhadap radiasi, resiko efek radiasi lambat lebih besar pada anak-anak dari orang dewasa.

Peralatan Pediatrik

  • Pandangan akan meningkatnya resiko radiasi pada usia yang lebih muda, pengujian radiologis anak-anak (0-15 tahun) memberikan pertimbangan khusus dan rekomendasi khusus untuk peralatan dan prosedur.

  • Radiologi pediatrik dikenal sebagai sub-spesialis dalam radiologi diagnostik dan pendidikan dan pelatihan khusus harus wajib untuk praktisi radiologi pediatrik.


Peralatan Pediatrik (lanjutan) sensitivitasnya yang lebih besar terhadap radiasi, resiko efek radiasi lambat lebih besar pada anak-anak dari orang dewasa.

Peralatan khusus untuk pengujian Pediatrik


Kriteria dasar untuk peralatan sinar-x yang digunakan dalam radiologi pediatrik sama seperti untuk peralatan tujuan umum.

Peralatan Pediatrik (lanjutan)

Bagaimanapun juga, kinerja dan persyaratan desain tambahan penting karena ukuran kecil pasien dan kondisi khusus yang dibutuhkan untuk beberapa pengujian (seperti halnya berhadapan dgn bergeraknya seorang anak). Hal ini termasuk:-

  • Waktu paparan sangat pendek, keakuratan dan dapat diproduksi ulang;

  • Kolimator yang dapat diatur untuk dimensi yang mungkin lebih kecil dari pada beberapa peralatan sinar-x tujuan umum yg sederhana mungkin tersedia.


  • Ketika peralatan sinar-x mobile harus digunakan radiologi pediatrik sama seperti untuk peralatan tujuan umum. (walaupun tidak disarankan), generator frekuensi medium atau tinggi lebih disukai;

  • Tegangan tabung sinar-x rendah harus dihindarkan ketika dapat dipakai. Tegangan tabung sinar-x yang lebih tinggi dan filtrasi tambahan yang memadai direkomendasikan;

Peralatan Pediatrik (lanjutan)

Sebagai konsekuensi:

  • Generator daya penuh penting untuk waktu paparan sangat pendek yg dibutuhkan (hanya generator frekuensi 12-pulsa atau medium-tinggi harus digunakan untuk menjamin keakuratan dan kemampuan produksi ulang yg layak);


  • ukuran nominal radiologi pediatrik sama seperti untuk peralatan tujuan umum. focal spot antara 0.6 mm dan 1.3 mm adalah yang diinginkan;

Peralatan Pediatrik (lanjutan)

  • Berkas sinar-x harus dibatasi secara hati-hati terhadap area perhatian klinis dengan penggunaan kolimasi berkas cahaya yang akurat;

  • Shielding protektif tambahan harus disesuaikan pada anak-anak dan tersedia dalam suatu range ukuran;

  • Material atenuasi rendah antara fokus tabung sinar-x dan image receptor (misalnya table top, kaset, grid anti-hamburan) akan berperan untuk pengurangan dosis;


  • Pemilihan manual dengan seksama radiologi pediatrik sama seperti untuk peralatan tujuan umum. akan faktor paparan mungkin menghasilkan dosis radiasi lebih rendah.

Peralatan Pediatrik (lanjutan)

  • Pemilihan sistemscreen-film intensifier lebih cepat, dan image intensifiers dengan faktor konversi tinggi, akan menghasilkan dosis radiasi lebih rendah.

  • Posisioning dan immobilisasi pasien dengan tepat adalah penting: perangkat immobilisasi harus mudah untuk digunakan tanpa membuat stress pasien.


Pada dasarnya sama seperti sistem sinar-x umum tetapi tes yang dilakukan dan instrumen pengukuran yang digunakan harus disesuaikan dengan peralatan pediatrik.

Program kendali kualitas terutama penting pada layanan radiologi pediatrik.

Kegagalan fungsi peralatan yg mempengaruhi proteksi radiasi


Radiologi Dental yang dilakukan dan instrumen pengukuran yang digunakan harus disesuaikan dengan peralatan pediatrik.


Radiografi dental yang dilakukan dan instrumen pengukuran yang digunakan harus disesuaikan dengan peralatan pediatrik.

Ada tiga jenis pengujian yang umum:-

  • Radiografi intra-oral tanpa film screen atau digital image receptor (paparan langsung)

Radiografi dental merupakan salah satu kebanyakan pengujian sinar-x umum.

  • Radiografi panoramik (tomografi); dan

  • Radiografi cephalometric


Radiografi dental (lanjutan) yang dilakukan dan instrumen pengukuran yang digunakan harus disesuaikan dengan peralatan pediatrik.

Peralatan standar

untuk radiografi dental intra-oral


Radiografi dental (lanjutan) yang dilakukan dan instrumen pengukuran yang digunakan harus disesuaikan dengan peralatan pediatrik.

Peralatan untuk

radiografi dental panoramik (tomografi)


Peralatan sinar-X Dental yang dilakukan dan instrumen pengukuran yang digunakan harus disesuaikan dengan peralatan pediatrik.

  • Radiografi dental merupakan salah satu kebanyakan pengujian sinar-x yang umum dalam dunia industri.

  • Walaupun dosis radiasi dan resiko individual rendah, banyak pengujian yang berlebih yang dilakukan pada kelompok usia yang lebih muda.

  • Seperti pada prosedur radiologis lain, dosis pasien dapat secara signifikan dipengaruhi oleh peralatan dan tehnik yang digunakan serta pengukuran jaminan kualitas pada tempatnya.


Peralatan sinar-X Dental (lanjutan) yang dilakukan dan instrumen pengukuran yang digunakan harus disesuaikan dengan peralatan pediatrik.

Peralatan “pointer cone ” yg lebih lama. Kolimasi buka tutup (seperti terlihat sebelah kanan) harus digunakan


FILM HOLDER DAN yang dilakukan dan instrumen pengukuran yang digunakan harus disesuaikan dengan peralatan pediatrik.

PERANGKAT POSISIONING

Peralatan sinar-X Dental (lanjutan)

Pengujian sinar-x Intraoral


Peralatan sinar-X Dental yang dilakukan dan instrumen pengukuran yang digunakan harus disesuaikan dengan peralatan pediatrik.(lanjutan)

Peralatan sinar-x panoramik tomografi


Peralatan sinar-X Dental yang dilakukan dan instrumen pengukuran yang digunakan harus disesuaikan dengan peralatan pediatrik.(lanjutan)

Peralatan sinar-x panoramik tomografi - perangkat posisioning pasien


Persyaratan khusus untuk peralatan Panoramik yang dilakukan dan instrumen pengukuran yang digunakan harus disesuaikan dengan peralatan pediatrik.

  • Perputaran tabung sinar-x disekitar kepala yang menyediakan image tomografi seluruh struktur lengkung gigi harus presisi dan dapat diproduksi ulang.

  • Perangkat posisioning pasien harus sederhana, dapat dipercaya dan akurat.

  • kombinasi screen/filmintensifier cepat (atau kecepatan image receptor yang dapat dibandingkan) harus digunakan.

  • Seluruh peralatan baru harus dilengkapi range paparan radiografi sesuai dengan persyaratan klinis, yang membangun pasien (misalnya dewasa, anak-anak) dan kecepatan image receptor.


Kegagalan fungsi yg mempengaruhi proteksi radiasi yang dilakukan dan instrumen pengukuran yang digunakan harus disesuaikan dengan peralatan pediatrik.

Pada dasarnya sama seperti untuk sistem sinar-x umum tetapi tes yang dilakukan dan instrumen pengukuran yang digunakan harus disesuaikan dengan karakteristik tertentu sistem dental dibawah investigasi: misalnya

  • Ketakakuratan dan ketakkonsistenan tegangan tabung sinar-x dan output radiasi,

  • Ketakakuratan atau waktu yang tidak efektif,

  • Ketak-alignment antara berkas sinar-x dan image receptor,

  • Ketakcukupan kondisi penyimpanan film, pengembang image dan kondisi viewing


ad