1 / 63

BAB 11 PENYESUAIAN PEMBUKUAN PERUSAHAAN JASA

BAB 11 PENYESUAIAN PEMBUKUAN PERUSAHAAN JASA. MEMBUAT NERACA SALDO. Neraca saldo merupakan suatu daftar berisikan ringkasan semua akun beserta saldo masing-masing akun tersebut.

nate
Download Presentation

BAB 11 PENYESUAIAN PEMBUKUAN PERUSAHAAN JASA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. BAB 11 PENYESUAIAN PEMBUKUAN PERUSAHAAN JASA

  2. MEMBUAT NERACA SALDO • Neraca saldo merupakan suatu daftar berisikan ringkasan semua akun beserta saldo masing-masing akun tersebut. • Pada akhir tahun buku, neraca salso dibuat untuk meringkaskan atau mengikhtisarkan pencatatan-pencatatan pada buku besar guna mempersiapkan laporan keuangan. Meskipun demikian, neraca saldo dapat dibuat pada akhir periode tertentu (misal: akhir bulan, akhir triwulan, atau akhir semester) dalam rangka mengecek keseimbangan saldo akun buku besar. • Neraca saldo disebut juga neraca percobaan (trial balance). • Neraca saldo menempatkan masing-masing akun menurut aturan atau urutan tertentu.

  3. BENTUK NERACA SALDO SALON LIA NERACA SALDO PER 31 DESEMBER 2004 (DALAM RIBUAN RUPIAH)

  4. Prosedur pembuatan neraca saldo adalah sebagai berikut: • Tentukan saldo akun paling mutakhir dan posisi debit atau kredit masing-masing. • Tuliskan nama masing-masing akun pada neraca saldo menurut urutan tertentu, atau sesuai dengan nomor akun atau kode akun jika ada. Tuliskan pula nomor akun tersebut pada kolom nomor akun. • Pindahkan saldo masing-masing akun buku besar ke kolom debit atau kredit pada neraca saldo sesuai dengan posisi masing-masing akun tersebut pada buku besar. • Jumlahkan saldo debit pada kolom debit dan saldo kredit pada kolom kredit. • Jangan lupa menulis judul pada bagian atas dari daftar tersebut.

  5. Contoh: Perhatikantransaksi-transaksi Salon LiaselamabulanDesember 2002 berikutini. Des. 1 Nona Liamendirikan Salon Lia. NnLiamenyetorkan/menginvestasikankekayaannyakepadaperusahaanberupa: • UangtunaiRp. 10.000.000. • Peralatan salon Rp. 8.000.000. • Dibayarsewaruanganuntuk 6 bulanRp. 1.500.000. 1 Dibelimesin salon sebagaiaktivatetapsenilaiRp. 2.400.000. • DibayarpremiasuransiuntuksatutahunRp. 600.000. • Salon LiamenerimapendapatanjasaRp. 5.400.000 utnukproyek Salon Bersamadaripemerintahselama 6 bulan. • Salon Liamenyewa 1 orangtenagatambahandenganupahRp. 200.000 yang akandibayarkanakhirJanuari 2003 saatkontrakberakhir. • Dibelidengantunaipelengkapan salon Rp. 1.000.000. 7 DibeliperalatandengankreditdariToko JELITA sehargaRp. 3.000.000.

  6. Diterima per kaspendapatan salon Rp. 6.000.000. • Dibayar per kasbebansebagaiberikut: • GajipegawaiRp. 1.000.000. • Rekeninglistrik + air Rp. 500.000. • Beban-beban lain Rp. 2.000.000. • Dibayarsebagaihutang per kaskepadaToko JELITA Rp. 1.000.000. • Nn. LiamengambiluangperusahaanuntukprivesebesarRp. 500.000. • TelahdiselesaikanpekerjaanriasNy. TutiksehargaRp. 3.000.000 dankepadakeluargaNy. Tutiktelahdisampaikanfaktur (nota tagihan). • Diterima per kasdariNy. TutiksebagiantagihansebesarRp. 2.000.000. • Dibayarbeban lain-lain Rp. 1.000.000. • Nn. LiamemperkirakanpiutangNy. Tutik yang tidakdapatditagihsebesarRp. 250.000. • Mesin salon disusutkansetiapbulansenilaiRp. 100.000 selama 2 tahun.

  7. Diminta : • Buatlahjurnalumumatastransaksi-transaksidiatas. • Posting keakun-akunbukubesar! • Susunlahneracasaldo per 31 Desember 2002! Jawaban :  (Klikdisini) untukmelihatjawaban.

  8. SIFAT PROSES PENYESUAIAN • Pembuatanpenyesuaianpadaumunyaberkaitandenganpenentuanlababersihperusahaan. • Akuntansimengenalkonseppenandinganatauprinsippenandingan (matching principle). • Prinsippenandinganmerupakanpedomanbagiakuntanuntuk: • Menyatakansemuabiaya yang terjadiselamaperiodeakuntansi. • Mengukurbesarnyabiaya. • Untukmempertemukanbiayatersebutdenganpendapatan yang diperolehpadaperiode yang sama. Mempertemukanbiayadenganpendapatan, berartimengurangkanbiayaterhadappendapatanuntukdapatmengetahuilababersihataurugibersih.

  9. Basis Akrual dan Prinsip Penandingan • Basis akrual, terkait dengan prinsip penandingan memerlukan analisis dan pemutakhiran terhadap beberapa akun guna mempersiapkan laporan keuangan. • Akun-akun pada akhir priode dimutakhirkan menggunakan ayat jurnal penyesuaian. • Semua ayat jurnal penyesuaian mempengaruhi paling sedikit satu akun laporan laba rugi dan satu akun neraca. • Suatu ayat jurnal penyesuaian akan selalu melibatkan akun pendapatan dan beban, dan akun aktiva dan kewajiban. • Akun-akun mana saja yang perlu disesuaikan dapat digolongkan menjadi empat pos dasar. Dua pos pertama adalah penangguhan (defferal) dan dua pos ke dua adalah pos-pos akrual.

  10. Beban yang ditangguhkan (defferal expenses) ataubebandibayardimuka(prepaid expenses) merupakan pos dimanasejakawaldicatatsebagaiaktivatetaptetapidiharapkanmenjadibebandikemudianhariatauselamaoperasi normal bisnis. Contoh: perlengkapan, iklandibayardimuka, asuransidibayardimuka. • Pendapatan yang ditangguhkan(defferal revenues) ataupendapatanditerimadimuka(unearned revenues) merupakan pos dimanasejakawaldicatatsebagaikewajibantetapidiharapkanmenjadipendapatandikemudianhariatauselamaoperasi normal bisnis. Contoh: sewaditerimadimuka, uangkuliahditerimadimuka, premiditerimadimuka, danuanglangganan yang diterimaolehpenerbit.

  11. Akrualtimbulakibattidakadanyapencatatanbeban yang terjadiataupendapatan yang dihasilkan. • Bebanakrualataukewajibanakrualadalahbeban yang telahterjaditetapibelumdicatatdalamakun. Contoh: upahakrual yang terutangkepadakaryawandiakhirperiode, bungaakrualatauweselbayardanpajakakrual. • Pendapatanakrualatauaktivaakrualadalahpendapatan yang telahdihasilkantetapibelumdicatatdalamakun. Contoh: honor atasjasa yang telahdiberikanolehpengacaratetapibelumditagihkepadaklienpadaakhirperiode, honor yang belumditagihagenperjalanan, bungaakrualatauweseltagih, dansewaakrualatasbangunan yang disewakankepadaorang lain.

  12. PENCATATAN AYAT JURNAL PENYESUAIAN PenyusutanAktivaTetap Padaakhirperiode, aktivatetap yang dimilikiolehsebuahperusahaanharusdisusutkan, karenanilaiaktivatetap yang sesungguhnyapadatahunberjalandibandingkandengannilaiaktivatetappadatahunpembeliantidaklahsama(kecualitanah). Besarnilaidepresiasisetiaptahunnyadapatditentukanmenggunakansejumlahmetode. Metode-metodeituantara lain: • Metodegarislurus. • Metodetariftetapatasnilaibuku. • Metodejumlahangkatahun. Dalambabini, kitahanyaakanmempelajarimetodegarislurus, karenametodeini paling sederhanadan paling banyakdigunakan.

  13. Sebelum menentukan nilai depresiasi setiap tahunnya, perusahaan harus melakukan estimasi nilai residu dan masa manfaat dari aktiva tetap tersebut. • Nilai residu adalah perkiraan nilai yang masih tersisa bila masa manfaat aktiva tersebut telah habis. • Masa manfaat adalah taksiran jangka waktu aktiva tersebut dapat memberikan manfaat bagi perusahaan. • Nilai sisa dan manfaat ditentukan oleh manajemen. • Perhitungan besar beban depresiasi setiap periode menggunakan garis lurus sebagai berikut: Beban Depresiasi =

  14. Pengakuan beban depresiasi dapat dicatat menggunakan dua metode: • Metode langsung; • Metode tidak langsung. • Metode langsung mengurangi aktiva tetap yang bersangkutan. Beban depresiasi mobil Rp. XXX Mobil Rp. XXX • Metode tidak langsung, tidak mengurangi secara langsung aktiva tetap yang bersangkutan, tetapi membuat akun tandingan (contra account) dengan nama akumulasi penyusutan aktiva tetap. Beban depresiasi mobil Rp. XXX Akumulasi depresiasi mobil Rp. XXX

  15. Contoh; Padatanggal 1 Januari 2006, perusahaanmembelimobilsehargaRp. 30.000.000 denganperkiraanmasamanfaat 3 tahun. Setelah 3 tahunpemakaian, mobiltersebutditaksirmemilikinilairesidusebesarRp. 15.000.000. BesarDepresiasi Mobil = = Rp. 5.000.000 • MetodeLangsung biamenggunakanmetodelangsungmakapembuatayatjurnalpenyesuaianakandibuatsebagaiberikut.

  16. Pengaruh terhadap akun-akun pada buku besar bila menggunakan metode langsung adalah sebagai berikut. Bila menggunakan metode langsung maka nilai mobil yang tercatat dalam neraca sebesar Rp. 25.000.000 (Rp. 30.000.000 – Rp. 5.000.000). Bila beban depresiasi pada tahun berikutnya adalah Rp. 5.000.000 maka nilai mobil pada neraca akhir tahun berikutnya akan bernilai Rp. 20.000.000 dan begitu seterusnya.

  17. Metode Tidak Langsung Bila menggunakan metode tidak langsung maka pembuatan ayat jurnal penyesuaian sebagai berikut: Pengaruh terhadap akun-akun buku besar bila menggunakan metode tidak langsung sebagai berikut:

  18. Bilamenggunakanmetodetidaklangsungmakanilaimobilakantetapsetiaptahunnya. Namunpenambahanakuntandinganakumulasidepresiasimengakibatkan total aktivatetapperusahaan,baikmenggunakanmetodelangsungmaupuntidaklangsung.

  19. Taksiran Kerugian Piutang Piutangmerupakankewajibanpihakluarkepadaperusahaan. Kemungkinanbagipihakluaruntuktidakmembayarhutangnyakepadaperusahaanselaluada. Terdapatduametodedalamtaksirankerugianpiutang: • Metodelangsung; • Metodetidaklangsung • Metodelangsungmengurangisecaralangsungpiutang. BebankerugianpiutangRp. XXX PiutangRp. XXX • Metodetidaklangsung, tidakmengurangkansecaralangsungpiutang, namunmembuatakuntandingan (contra account) daripiutang yang bernamapenyisihankerugianpiutang. BebankerugianpiutangRp. XXX PenyisihankerugianpiutangRp. XXX

  20. Contoh : Tanggal 31 Desember 2006, Salon Susi memilikipiutangsebesarRp. 7.000.000. padatahunini, Salon Susi memperkirakanpiutang yang tidakdapatditagihadalahsebesarRp. 200.000. buatlahjurnalpenyesuaiandenganmetodelangsungdantidaklangsung. • MetodeLangsung. Bila Salon Susi menggunakanmetodelangsungmakaayatjurnalpenyesuaianakandibuatsebagaiberikut.

  21. Pengaruhterhadapakun-akunpadabukubesarbilamenggunakanmetodelangsungsebagaiberikut:Pengaruhterhadapakun-akunpadabukubesarbilamenggunakanmetodelangsungsebagaiberikut: Bilaperusahaanmenggunakanmetodelangsungmakanilaipiutang yang tercatatdalamneracaadalahsebesarRp. 6.800.000 (Rp. 7.000.000 – Rp. 200.000). BilabebanpenyisihanpiutangpadatahunberikutnyaadalahRp. 200.000 dandenganasumsitidakadapenambahanataupenguranganpiutangmakanilaipiutangpadaneracaakhirtahunberiutnyaakanbernilaiRp. 6.000.000 danbegituseterusnya.

  22. MetodeTidakLangsung Bila Salon Susi menggunakanmetodetidaklangsungmakapembuatanayatjurnalpenyesuaianakandilakukansebagaiberikut. Pengaruhterhadapakun-akunpadabukubesarbilamenggunakanmetodetidaklangsungadalahsebagaiberikut.

  23. Bila menggunakan metode tidak langsung maka nilai piutang akan tetap setiap tahunnya dengan asumsi tidak ada penambahan atau pengurangan piutang. Namun, penambahan akun tandingan penyisihan kerugian piutang akan mengakibatkan nilai piutang bersih perusahaan, baik menggunakan metode langsung maupun tidak langsung.

  24. Beban Dibayar di Muka Padaumumnya, perusahaanmembayarkanbebanuntukbeberapabulankedepan (misal: membayarasuransiuntuksatutahun). Terdapatduapendekatandalampencatatanayatjurnalpenyesuaian, yaitupendekatanneracadanpendapatanlabarugi. Contoh: Padatanggal 1 April 2006, perusahaanmembayarpremiasuransiuntuksatutahunsebesarRp. 12.000.000. • PendekatanNeraca Bilaperusahaanmenggunakanpendekatanneracamakapembayaranpremiuntukbeberapaperiodekedepanakandicatatsebagaibebandibayardimuka. Padaakhirperiode, perusahaanmelakukanpenyesuaianataupengakuanbebansebesarmanfaat yang telahdiperolehperusahaan.

  25. Padatanggal 1 April 2006, perusahaantidakbolehmencatatseluruhpengeluarankasmenjadibeban, karenamanfaatakandiperolehperusahaanselamasatutahunkedepan. Tidaklahadilbilasemuabebanasuransi (Rp. 12.000) dicatathanyapadabulan April sementaramanfaat yang diperolehadalahsepanjangtahun. Padatanggal 1 April 2006, penjurnalanolehperusahaanbilapencatatanmenggunakanpendekatanneracaadalahsebagaiberikut.

  26. Padatanggal 31 Desember 2006, total biaya yang harusdijadikanbebanadalahsebesarRp. 9.000.000. Perusahaan akanmembuatayatjurnalpenyesuaiansebagaiberikut. Catatan : Rp. 9.000.000 diperolehdariperiode 1 April 2006 s.d. 31 Desember 2006 atauselama 9 bulan. JikauntuksetahunadalahRp. 12.000.000 makabebantiapbulanadalahRp. 1.000.000. jadi, 9 bulan = 9 x Rp. 1.000.000 = Rp. 9.000.000

  27. Pengaruhterhadapakun-akunpadabukubesarbilapencatatanmenggunakanpendekatanneracaadalahsebagaiberikut.Pengaruhterhadapakun-akunpadabukubesarbilapencatatanmenggunakanpendekatanneracaadalahsebagaiberikut.

  28. Total asuransidibayardimuka yang masihtersisasampaiakhirtahunadalahsebesarRp. 3.000.000 karenamasajatuh tempo bebanasuransimasihtersisa 3 bulan ( 3 x Rp. @ 1.000.000). Padaakhirtahun, perusahaanmengakuibebansebesarRp. 9.000.000.

  29. PendekatanLabaRugi Bilaperusahaanmenggunakanpendekatanlabarugimakapembayaranbebanuntukbeberapaperiodekedepanakanlangsungdicatatsebagaibeban, bukanbebandibayardimuka. Padaakhirperiode, perusahaanmelakukanpenyesuaianterhadapbeban yang belumjatuh tempo ataubelumdirasakanmanfaatnyaolehperusahaan. Padatanggal 1 April 2006, pernjurnalanolehperusahaanjikapencatatanmenggunakanpedekatanlabarugiadalahsebagaiberikut.

  30. Padatanggal 31 Desember 2006, perusahaanhanyabolehmengakuibebansebesarRp. 9.000.000. ItulahmengapabebansebesarRp. 12.000.000 harusdisesuaikanataudikurangiRp. 3.000.000, dandimuatakunbarubernamaasuransidibayardimukasebesarRp. 3.000.000 Pengaruhterhadapakun-akunpadabukubesarbilapencatatanmenggunakanpendekatanlabarugiadalahsebagaiberikut.

  31. Padadasarnya, penggunaanmetodemanapunakanmenghasilkansaldo yang samapadaakhirperiode (asuransidibayardimukaadalahsebesarRp. 3.000.000 danbebanasuransiadalahsebesarRp. 9.000.000). Perbedaanantarakeduanyahanyaterletakpadastarting point pencatatandanpadaayatjurnalpenyesuaian.

  32. PENDAPATAN DITERIMA DI MUKA Sepertihalnyabeban, perusahaanmemperolehpendapatandalambentukuangtunaidaripelangganuntukpendapatanataupekerjaan yang akandilakukandimasadepan. Bilaperusahaanbelummelakukanpekerjaantersebutmakaperusahaanbelumbolehmencatatnyasebagaipendapatan. Namunbilaperusahaantelahmelakukanpekerjaansesuaidengan yang dimintaolehpelangganmakaperusahaanbolehmengakuipendapatantersebut. Terdapatduapendekatandalammencatatpendapatanditerimadimuka, antara lain pendekatanneracadanpendekatanlabarugi. Perhatikancontohberikut. Contoh : Padatanggal 1 Mei 2006, perusahaanmenyewakangudangdenganongkossewasatutahunadalahRp. 3.600.000.

  33. PendekatanNeraca Bilaperusahaanmenggunakanpendekatanneracamakaperusahaanakanmencatatuang yang diterimasebagaipendapatanditerimadimuka (hutang) danakandiakuisebagaipendapatanbilaperusahaantelahmelakukanpekerjaan yang dimintaolehpelanggan. Padatanggal 1 Mei 2006, penjurnalanolehperusahaanbilatelahmenerimauangsebagaipembayarandimukaadalahsebagaiberikut.

  34. Padatanggal 31 Desember 2006, perusahaanakanmencatatayatjurnalpenyesuaiansebesarRp. 2.400.000 (sudahbolehdiakuisebagaipendapatan) sebagaiberikut. Catatan : Rp. 2.400.000 diperolehdariperiode 1 Mei 2006 s.d. 31 Desember 2006, atauselama 8 bulan. JikauntuksetahunadalahRp. 3.600.000 makapendapatansewatiapbulanadalah Rp.300.000. Jadi, 8 bulan = 8 x Rp. 300.000 = Rp. 2.400.000

  35. PENYESUAIAN SEWA DITERIMA DI MUKA

  36. Pengaruhterhadapakun-akunpadabukubesarbilamenggunakanpendekatanneracaadalahsebagaiberikut.

  37. Total pendapatansewadibayardimuka yang masihtersisasampaiakhirtahunadalahsebesarRp. 1.200.000 karenamasajatuh tempo bebanasuransimasihtersisa 4 bulan (3 x @ Rp. 300.000). Paeaakhirtahun, perusahaanakanmengakuipendapatansewasebesarRp. 2.400.000 • PendekatanLabaRugi • Bilaperusahaanmenggunakanpendekatanlabarugimakaperusahaanakanlangsungmencatatsebagaipendapatan. • Padatanggal 1 Mei 2006, penjurnalanolehperusahaanbilatelahmenerimauangsebagaipembayarandimukaadalahsebagaiberikut.

  38. Namun, kembalikepenjelasansebelumnyabahwaperusahaanhanyabolehmengakuipendapatanbilaperusahaantelahmelakukanpekerjaannyaataupelanggantelahmendapatkanmanfaatdariperusahaan. Berdasarkanhaltersebut, akunpendapatanharusdikurangidandigantimenjadipendapatanditerimadimuka (sebesarporsipendapatan yang belumbolehdiakui). Padatanggal 31 Desember 2006, bilasaatmenerimauangdicatatsebagaipendapatanmakaperusahaanakanmembuatayatjurnalpenyesuaiansebagaiberikut.

  39. Pengaruhterhadapakun-akunpadabukubesarbilamenggunakanpendekatanlabarugiadalahsebagaiberikut.Pengaruhterhadapakun-akunpadabukubesarbilamenggunakanpendekatanlabarugiadalahsebagaiberikut.

  40. Padatanggal 31 Desember 2006, perusahaanhanyabolehmengakuipendapatansebesarRp. 2.400.000. ItulahmengapapendapatansewasebesarRp. 3.600.000 harusdisesuaikanataudikurangiRp. 1.200.000, dandibuatakunbarubernamapendapatansewaditerimadimukasebesarRp. 1.200.000. Padadasarnya, penggunaanmetodemanapunakanmenghasilkansaldo yang samapadaakhirperiode (pendapatanditerimadimukaadalahsebesarRp. 1.200.000 danpendapatansewaadalahsebesarRp. 2.400.000). Perbedaanantarakeduanyahanyaterletakpadastarting pointpencatatanpadaayatjurnalpenyesuaian.

  41. PENDAPATAN YANG MASIH HARUS DITERIMA Pendapatan yang masihharusditerimamerupakanpendapatan yang belumdibayarsecaratunaidaripelangganataupihakluar, tetapisudahdiakuisebagaipendapatanuntukperiode yang bersangkutankarenaperusahaantelahmelakukanpekerjaannya, ataupelanggan (pihakluar) telahmenerimamanfaatdariperusahaan. Contoh : Padatanggal 1 Nopember 2006, perusahaanmendepositokanuangnyadi bank sebesarRp. 100.000.000 denganbunga 24% per tahun. Bungaditerimadibelakangtiap 6 bulansekali, padatanggal 1 Mei dan 1 Nopember. Padatanggal 31 Desember 2006, perusahaanakanmengakuipendapatanbunga (sudahmenjadihak) danmembuatayatjurnalpenyesuaiansebagaiberikut.

  42. Catatan : Rp. 40.000 (24%/12 x Rp. 100.000.000 x 2) adalahbunga yang sudahmenjadihak, tetapibelumditerimaperusahaanselamaduabulan (bulanNopemberdanDesember) padatahun yang bersangkutan. Belumditerimakarenabunga yang akandibayarkansetiaptanggal 1 Mei dan 1 Nopember.

  43. PENYESUAIAN PENDAPATAN BUNGA

  44. Pengaruhterhadapakun-akunpadabukubesarataspengakuanpendapatanbungaadalahsebagaiberikut.Pengaruhterhadapakun-akunpadabukubesarataspengakuanpendapatanbungaadalahsebagaiberikut.

  45. Ketikabungatersebutdibayarkanmakaperusahaanakanmengkreditbunga yang masihharusditerimadanmedebitkas (bertambah). Padatanggal 1 Mei 2007, perusahaanakanmenerimapembayaranbungasebesarRp. 120.000.000. Pencatatanperistiwatersebutolehperusahaanadalahdenganmelakukanpenjurnalansebagaiberikut.

  46. Pengaruhperistiwatersebutterhadapakun-akunpadabukubesaradalahsebagaiberikut.Pengaruhperistiwatersebutterhadapakun-akunpadabukubesaradalahsebagaiberikut.

  47. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR Beban yang masihharusdibayarmerupakanbeban yang belumdibayarsecaratunai, tetapisudahdiakuisebagaibebandankewajibanpadaperiode yang bersangkutankarenaperusahaantelahmenerimamanfaatatasbebantersebut. Perhatikancontohberikut. Contoh : Seorangpengusahamemiliki 10 orangpekerjaharian, denganupah per orangadalahRp. 100.000 per hari. UpahdibayarkansetiapSabtu sore untuk 6 harikerja. Tanggal 31 Desember 2006 jatuhpadahariSelasa. Padatanggal 31 Desember 2006, perusahaanharusmengakuiupah yang masihharusdibayar (2 hari, SenindanSelasa) sebagaiberikut. 2 x 10 x Rp.10.000 = Rp. 200.000

  48. PENYESUAIAN PENDAPATAN BUNGA

  49. Perusahaan akanmengakuibebanupahdenganmembuatayatjurnalpenyesuaiansebagaiberikut. Pengaruhterhadapakun-akunpadabukubesarataspengakuanbebanupahadalahsebagaiberikut.

More Related