1 / 21

YONDANIL SETIAWAN SYARIF 30406767

YONDANIL SETIAWAN SYARIF 30406767. ANALISIS KELUHAN SISTIM RANGKA DAN OTOT PEKERJA PEMBUATAN BATUBATA TRADISIONAL DI PARIAMAN SUMATERA BARAT. D OSEN P EMBIMBING : Dr. HOTNIAR SIRINGORINGO. Keluhan Subjektif. Pekerjaan Manual. Potensi penyakit. Mengurangi. Latar belakang.

miach
Download Presentation

YONDANIL SETIAWAN SYARIF 30406767

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. YONDANIL SETIAWAN SYARIF 30406767 ANALISIS KELUHAN SISTIM RANGKA DAN OTOT PEKERJA PEMBUATAN BATUBATA TRADISIONAL DI PARIAMAN SUMATERA BARAT DOSEN PEMBIMBING: Dr. HOTNIAR SIRINGORINGO

  2. Keluhan Subjektif Pekerjaan Manual Potensipenyakit Mengurangi Latar belakang UsulanPerbaikan

  3. Apa saja keluhan-keluhan yang dirasakan oleh operator tersebut berdasarkan bodymap, bagaimana cara mengurangi dampak dari keluhan tersebut, dan bagaimana posisi kerja yang diusulkan untuk mengurangi keluhan-keluhan yang dirasakan oleh operator PERUMUSAN MASALAH

  4. Mengetahui keluhan-keluhan yang dirasakan oleh operator dengan menggunakan kuesioner bodymap setelah operator melakukanpekerjaan. Menganalisapotensipenyakit yang mungkinakantimbulpada operator. Mengusulkanposisikerja yang lebihbaikuntukmengurangikeluhan-keluhan yang terjadi. TujuanPenelitian

  5. MetodologiPenelitian Penelitian ini dilakukan di sebuah Usaha Kecil Menengah (UKM) batubata di Dusun Padang Gelapung, Desa Pasir Lawas, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian dilakukan terhadap semua pekerja pembuat batubata yang semuanya berjenis kelamin wanita. Langkah-langkahpenelitian 1. Mengamati UKM 2. Mengamati operator bekerja 3. Mewawancarai operator dengankuesionerbodymap 4. Pengolahan data, analisikeluhan, analisispotensipenyakit, danusulanperbaikan.

  6. Langkah-langkahpembuatanbatubata: Pembuatanbahanbakuuntukdicetak Pencetakan Pengeringan Pembakaran Pendinginan Penjualan ProsesProduksiBatuBata

  7. Pengisian Cetakan ProsesKerja Operator

  8. 2. Membawacetakan ProsesKerja Operator

  9. 3. MengeluarkanIsiCetakan ProsesKerja Operator

  10. Pengolahan Data Kuesioner Body Map Ket : TS : tidaksakit AS : agaksakit S : sakit SS : sakitsekali AnalisisKeluhan

  11. Nilai persentase dari setiap jenis keluhan dibuat garafik histogramnya agar dapat diketahui persentase bagian tubuh yang paling banyak mengalami keluhan dari semua operator.

  12. AnalisisKeluhan • Bagian tubuh yang dirasakan agak sakit 1. paha 2. betis 3. tumit 4. pegelangan kaki 5. jari kaki 6. telapak kaki. • Bagian tubuh yang dirasakan sakit 1. pinggang 2. leher 3. punggung 4. bokong 5. pantat

  13. otototot yang mengalamikeluhan • otot trapezius • otot trisep • otot bisep • otot lengan bawah • otot paha otot perut lurus otot telapak tangan otot betis otot paha ANALISIS KELUHAN

  14. tulang yang mengalamikeluhan 1. tulangleher 2. tulangpunggung 3. tulangpinggang 4. tulangselangka 5. tulangbelikat 6. tulangpaha 7. tulang betis 8. tulang pegelangan kaki 9. tulang telapak kaki 10. tulang pegelangan tangan 11. tulang telapak tangan AnalisisKeluhan

  15. AnalisisKeluhan Keluhan yang paling dirasakan yaitu di bagian pinggang.

  16. Berikutpotensi-potensipenyakit yang mungkinterjadikarenakesalahanposisikerja, bebankerja, sertapekerjaan yang monoton. Hipertrofi Dislokasi Stiff Tetanus Kelainantulang yang disebabkankarenakesalahanposisiduduksepertiSkoliosis (tulungmembebgkokkebelakang), Kifosis (tulang yang membebgkokkedepandisebutjugatulangbungkuk, sertaLordosisyaitutulangmembengkokkesamping. AnalisisPotensiPenyakit

  17. Potensi penyakit ringan yang mungkin terjadi yang terjadi selama beberapa saat atau langsung dirasakan yaitu rasa nyeri pada anggota tubuh, kelelahan, dan rasa pegal pada bagian anggota tubuh. Penyakit yang mungkin terjadi adalah penyakit yang disebabkan oleh kurangnya gizi atau nutrisi yang diperoleh oleh tubuh sehingga menimbulkan potensi pengapuran pada tulang. AnalisisPotensiPenyakit

  18. Untuk mengurangi keluhan sebaiknya tempat cetakan dengan tempat campuran bahan harus sama tinggi. Posisi membawa cetakan yang sudah diisi sebaiknya operator tidak menumpu cetakan tersebut ke bagian perut. Cara-cara mengangkut dan mengangkat yang baik harus memenuhi dua prinsip yaitu beban diusahakan menekan pada otot tungkai yang kuat dan sebanyak mungkin otot tulang belakang yang lebih lemah dibebaskan dari pembebanan, dan momentum gerak badan dimanfaatkan untuk mengawali geraka Usulanperbaikan

  19. Keluhan yang timbul diakibatkan pekerjaan pembuatan batubata yaitu sebagian besar dirasakan diseluruh bagian tubuh. Bagian-bagian tubuh yang dirasakan agak sakit oleh operator yaitu dibagian alat gerak bawah (pegelangan kaki, kaki, tumit, betis,dan paha), dibagian alat gerak atas (pegelangan tangan, jari tangan,telapak tangan, dan lengan atas). Keluhan rasa sakit yang paling tinggi yaitu pada bagian pinggang, leher, punggung, dan pantat. Posisi perbaikan yang diusulkan untuk operator yaitu sebaiknya tempat cetakan dengan tempat campuran bahan harus sama tinggi, sehingga memudahkan operator dalam mengisi cetakan Kesimpulan

  20. Beberapa saran dalam penelitian ini antara lain untuk melengkapi penelitian ini diharapkan kepada peneliti selanjutnya untuk mengukur tingkat kelelahan, pengukuran denyut jantung selama bekerja, konsumsi oksigen, serta waktu recovery. Hal ini untuk lebih mengetahui keadaan faal dari opertor tersebut. Untuk membandingkan keluhan-keluhan ini perlu dilakukan penelitian terhadap operator pria atau operator di tempat lain yang pekerjaannya sama. Saran

  21. TERIMA KASIH

More Related