1 / 32

Desain dan Analisis Eksperimen Pertemuan ke -2 Apakah penelitian itu ?

Desain dan Analisis Eksperimen Pertemuan ke -2 Apakah penelitian itu ?.

jun
Download Presentation

Desain dan Analisis Eksperimen Pertemuan ke -2 Apakah penelitian itu ?

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. DesaindanAnalisisEksperimen Pertemuanke-2 Apakahpenelitianitu ?

  2. BarangsiapaseseoranghidupnyapadahariiniLEBIHBAIKdariharikemarinmakaiatermasukhamba Allah yang SUKSES. Barangsiapaseseorang yang hidupnyapadahariiniLEBIHBURUKdarihari yang kemarinmakaia orang yang MERUGI. Barangsiapaseseorang yang hidupnyapadahariiniSAMADENGANhari yang kemarinmakaiaadalahtermasuk orang BODOH”. HadistRiwayatAd-Dailami.

  3. Penelitian/research Asal kata dari re= kembali search= menemukan • Kegiatan yang dilakukan secara teratur & terkendali, empiris serta kritis untuk menyelidiki pernyataan hipotesis mengenai hubungan antara fenomena

  4. Penelitianadalahsuatupenyelidikanatausuatuusahapengujian yang dilakukansecarateliti, dankritisdalammencarifakta-faktaatauprinsip-prinsipdenganmenggunakanlangkah-langkahtertentu. • Dalammencarifakta-faktainidiperlukanusaha yang sistematisuntukmenemukanjawabanilmiahterhadapsuatumasalah.

  5. penelitian (research) dapatdidefinisikansebagaikegiatanatauusahayang sistematik(terorganisasi) untukmenyelidikisuatumasalahtertentu yang memerlukansolusipemecahan • Usaha sistematis untuk meningkatkan, memodifikasi dan mengembangkan ilmu pengetahuan yang dapat dikomunikasikan dan diuji oleh penelitian lain.

  6. Science (Ilmu Pengetahuan) Berasal dari bahasa latin : Scientia = Saya Tahu Adalah kumpulan pengalaman, pengetahuan dari banyak orang, kemudian dipadukan secara harmonis dan sistematis sehingga menjadi bangunan yang teratur berdasarkan metodeilmiah

  7. Sifat Ilmu Pengetahuan • Terbuka • Proses dan hasil science harus disebarkan pada semua orang dengan kesempatan untuk menguji kebenarannya 2. Kritis Melakukan kajian secara objektif, sistimatik, rasional dan tanpa kepentingan 3. Dapat dipercaya dan benar Didikung dengan fakta empiris yang diperoleh secara empiris

  8. Ragam Pengetahuan Tidak Perlu Digugat Kebenarannya (Dogma, Norma Kepercayaan) Perlu Digugat Kebenarannya (Pengetahuan Ilmiah)

  9. Cara Mencapai Kebenaran Ilmiah (Penelitian) Non Ilmiah (Wahyu, Intuisi, Spekulasi)

  10. Motif Science Rasa ingin tahu Ingin hidup lebih baik

  11. TUJUANPENELITIAN • PENEMUAN Sebelumnyabelumpernahdiketahui • PEMBUKTIAN Membuktikankeraguanterhadapinformasi/ pengetahuantertentu • PENGEMBANGAN Memperdalamdanmemperluaspengetahuan yang sudahada

  12. KEGUNAAN PENELITIAN • MEMAHAMI MASALAH • Penelitimemperjelassuatumasalah/informasiyang tidakdiketahuidanselanjutnyamenjaditahu • MEMECAHKAN MASALAH • Penelitimeminimalkan/menghilangkanmasalah • MENGANTISIPASI MASALAH • Penelitimengupayakan agar masalahtidakterjadi

  13. DelapanKriteria yang HarusDipenuhidalam PenelitianIlmiah purposiveness parsimony rigor Kriteria Penelitian ilmiah testability generalizability replicability objektif presisi

  14. Purposivenes (tujuan) : adanyasuatutujuan yang tertentu (jelasatauterfokus) • Rigor (kokoh) : (1) didasarkanpadasuatuteori yang tepat/kokoh (2) disertaiolehrancanganmetodologipenelitian yang baik (3) mencerminkankehati-hatian. • Testability (dayauji) : dugaan (hipotesis) yang dibuatdapatdiujisecaralogis • Replicability(dayaulang) : dapatdiulangpadatempat/situasi lain yang mirip/serupa. • Presisi: dapatmencerminkantingkatkedekatanantarahasiltemuandengankenyataansebenarnya • Objektif: kesimpulan yang ditarikdidasarkanpadahasilinterpretasidarihasilanalisis data, bukandidasarkanatasemosiataunilai-nilai (opini) subjektifpeneliti.

  15. Generalizability (kemampuanuntukdapatmenghasilkankesimpulan yang berlakuumum) : sampaiseberapajauhdayaaplikasidarihasil-hasilpenelitianpadasuatuobjekpenelitianjugaberlakuuntukobjek-objeklainnya • Parsimony (hemat) : kesederhanaandalammenjelaskansuatufenomenaataumasalah yang terjadiselalulebihdisukaidaripadapenjelasan yang rumit yang melibatkanbanyakfaktor yang tidakdapatdikendalikan.

  16. KODE ETIK PENELITIAN

  17. Peneliti Peneliti ialah insan yang memiliki kepakaran yang diakui dalam suatu bidang keilmuan. Tugas utamanya ialah melakukan penelitian ilmiah dalam rangka pencarian kebenaran ilmiah. Kreativitas peneliti melahirkan bentuk pemahaman baru dari persoalan-persoalan di lingkungan keilmuannya dan menumbuhkan kemampuan-kemampuan baru dalam mencari jawabnya. Pemahaman baru, kemampuan baru, dan temuan keilmuan menjadi kunci pembaruan dan kemajuan ilmu pengetahuan.

  18. Kode Etik Peneliti Kode Etika Peneliti adalah acuan moral bagi peneliti dalam melaksanakan hidup, terutama yang berkenaan dengan proses penelitian untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. lni menjadi suatu bentuk pengabdian dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa

  19. Kejujuran • Peneliti tidak boleh “mengarang” (fabricate), memalsukan (falsify)/mengelabui (misrepresent) data atau hasil penelitian. Peneliti haruslah obyektif, tanpa bias dan berpegang teguh pada semua aspek proses penelitian. • Ketelitian • Peneliti harus menghindari kesalahan dalam penelitian, terutama dalam menyajikan hasilnya. Harus diminimalis kesalahan sistematik dan kesalahan manusia. Harus dihindari kealpaan, bias serta konflik kepentingan.

  20. Keterbukaan • Para peneliti hendaknya saling berbagi data, hasil, metode, gagasan dan teknik. Mereka hendaknya membiarkan peneliti lain untuk mereview pekerjaan dan hendaknya terbuka terhadap kritik dan gagasan baru • Penghargaan • Penghargaan harus diberikan kepada yang berhak menerimanya dan bukan kepada yang tidak berhak

  21. Tanggung jawab sosial • Peneliti harus menghindari tindakan yang merugikan masyarakat. Peneliti harus berusaha untuk menghasilkan keuntungan sosial bagi masyarakat. Peneliti harus bertanggungjawab atas akibat penelitiannya tersebut dan harus memberikan informasi kepada publik mengenai akibat tersebut • Saling menghormati • Peneliti hendaknya saling memperlakukan teman sejawat dengan hormat

  22. Hormat terhadap manusia yang menjadi obyek penelitian • Peneliti tidak boleh melanggar hak dan martabat manusia yang menjadi obyek penelitian

  23. Perilakupenelititidakjujurtampakdalambentuk • pemalsuanhasilpenelitian(fabrication) yaitumengarang, mencatatdanataumengumumkanhasilpenelitiantanpapembuktiantelahmelakukan proses penelitian; • pemalsuan data penelitian(falsification) yaitumemanipulasibahanpenelitian, peralatan, atau proses, mengubahatautidakmencantumkan data atauhasilsedemikianrupa, sehinggapenelitianitutidakdisajikansecaraakuratdalamcaratanpenelitian

  24. pencurian proses dan/atauhasil(plagiat) dalammengajukanusulpenelitian, melaksanakannya, menilainyadandalammelaporkan ­hasilsuatupenelitian, sepertipencuriangagasan, pemikiran, proses danhasilpenelitian, baikdalambentuk data atau kata-kata, termasukbahan yang diperolehmelaluipenelitianterbatas (bersifatrahasia), usulanrencanapenelitiandannaskah orang lain tanpamenyatakanpenghargaan

  25. pemerasantenagapenelitidanpembantupeneliti(exploitation) sepertipeneliti senior memerastenagapenelitiyuniordanpembantupenelitianuntukmencarikeuntungan, kepentinganpribadi, mencari, dan/ataumemperolehpengakuanatashasilkerjapihak lain

  26. perbuatantidakadil(injustice) sesamapenelitidalampemberianhakkepengarangandengancaratidakmencantumkannamapengarangdan/atausalahmencantumkanurutannamapengarangsesuaisumbanganintelektualseorangpeneliti. Penelitijugamelakukanperbuatantidakadildenganmempublikasidata dan/atauhasilpenelitiantanpaizinlembagapenyandangdanapenelitianataumenyimpangdarikonvensi yang disepakatidenganlembagapenyandangdanatentanghakmilikkaryaintelektual (HAKI) hasilpenelitian

  27. kecerobohan yang disengaja(intended careless) dengantidakmenyimpan data pentingselamajangkawaktusewajarnya, menggunakan data tanpaizinpemiliknya, atautidakmempublikasikan data pentingataupenyembunyian data tanpapenyebab yang dapatditerima; dan • penduplikasian(duplication) temuan-temuansebagaiaslidalamlebihdarisatusaluran, tanpaadapenyempurnaan, pembaruanisi, datadantidakmerujukpublikasisebelumnya

  28. Etikadalampenelitian • Peneliti membaktikan diri pada pencarian kebenaran ilmiah untuk memajukan ilmu pengetahuan, menemukan teknologi dan menghasilkan inovasi bagi peningkatan peradaban dan kesejahteraan manusia. • Peneliti melakukan kegiatannya dalam cakupan dan barisan yang diperkenankan oleh hukum yang berlaku, bertindak dengan mendahulukan kepentingan dan keselamatan semua pihak yang terkait dengan penelitiannya, berlandaskan tujuan mulia berupa penegakan hak-hak asasi manusia dengan kebebasan-kebebasan mendasarnya

  29. Peneliti mengelola sumber daya keilmuan dengan penuh rasa tanggung jawab, terutama dalam pemanfaatannya, dan mensyukuri nikmat anugerah tersedianya sumber daya keilmuan baginya

  30. Etikadalamberperilaku • Penelitimengelolajalannyapenelitiansecarajujur, bernuranidanberkeadilanterhadaplingkunganpenelitiannya • Penelitimenghormatiobyekpenelitianmanusia, sumberdayaalamhayatidan non-hayatisecarabermoral, berbuatsesuaidenganperkenankodratdankarakterobyekpenelitiannya, tanpadiskriminasidantanpamenimbulkan rasa merendahkanmartabarsesamaciptaanTuhan • Penelitimembukadiriterhadaptanggapan, kritik, dan saran darisesamapenelititerhadap proses danhasilpenelitian, yang diberinyakesempatandanperlakuantimbalbalik yang setaradansetimpal, salingmenghormatimelaluidiskusidanpertukaranpengalamandaninformasiilmiah yang obyektif.

  31. Etikadalamkepengarangan • Peneliti mengelola, melaksanakan, dan melaporkan hasil penelitian ilmiahnya secara bertanggungjawab, cermat, dan seksama • Peneliti menyebarkan informasi tertulis dari hasil penelitiannya, informasi pendalaman ilmiah dan/atau pengetahuan baru yang terungkap dan diperolehnya, disampaikan ke dunia ilmu pengetahuan pertama kali dan sekali tanpa mengenal publikasi atau berganda atau diulang-ulang

  32. Peneliti memberikan pengakuan melalui: (i) penyertaan sebagai penulis pendamping; (ii) melalui pengutipan pernyataan atau pemikiran orang lain; dan atau (iii) dalam bentuk ucapan terima kasih yangtulus kepada peneliti yangmemberikan sumbangan berarti dalam penelitiannya, yangsecara nyata mengikuti tahapan rancangan penelitian dimaksud, dan mengikuti dari dekat jalannya penelitian itu.

More Related