1 / 24

Urgensi Perlindungan PRT di dalam & di luar Negeri

Urgensi Perlindungan PRT di dalam & di luar Negeri. Komnas Perempuan. Tentang Komnas Perempuan.

isaura
Download Presentation

Urgensi Perlindungan PRT di dalam & di luar Negeri

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. UrgensiPerlindungan PRT didalam & diluarNegeri KomnasPerempuan

  2. TentangKomnasPerempuan • KomisiNasional anti KekerasanterhadapPerempuan (KomnasPerempuan) merupakanlembaga HAM Nasional yang bersifatIndependen,berdiridengandasarhukumKeputusan Presiden No. 181 tahun 1998 dan telah diperbaharui menjadi Peraturan Presiden No. 65 Tahun 2005. • BertujuanuntukMengembangkanKondisi yang kondusifbagipenghapusansegalabentukkekerasanterhadapperempuandanpenegakkan HAM perempuandi Indonesia danmeningkatkanupayapencegahandanpenanggulangansegalabentukkekerasanterhadapperempuandanperlindungan HAM perempuan

  3. MandatKomnasPerempuan • Menyebarluaskanpemahamanatassegalabentukkekerasanterhadapperempuan Indonesia danupaya-upayapencegahandanpenanggulangansertapenghapusansegalabentukkekerasanterhadapperempuan. • Melaksanakanpengkajuandanpenelitianterhadapberbagaiperaturanperundang-undangan yang berlakusertaberbagai instrument internasional yang relevanbagiperlindunganhak-hakasasiperempuan. • Melaksanakanpemantauantermasukpencarianfaktadanpendokumentasiankekerasanterhadapperempuandanpelanggaran HAM perempuan. • Memberi saran danpertimbangankepadapemerintahmaupunorganisasimasyarakatdalamrangkamendoronghukumdankebijakan yang mendukungpencegahan, penanggulangandanperlindungan HAM perempuan; dan • mengembangkan kerjasama regional dan internasional guna meningkatkan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan Indonesia, serta perlindungan penegakan dan pemajuan hak asasi perempuan.

  4. LatarBelakang • Jumlah PekerjaRumahTangga (PRT) di Indonesia mencapai hampir 2 jutajiwa, dan 12%diantaranya adalah PRT Anak yang berumurdibawah 18 tahun, dan 90% diantaranyaadalah PRT perempuan. (Data BPS tahun 2008) • Pekerjaanrumahtanggamerupakansalahsatupekerjaantertua. Memilikikekhasanterkaitpola, hubungan, ruanglingkupdanjenispekerjaan.

  5. LatarBelakang • PRT adalahtenaga-tenagatakterlihat (invisible powers) yang memungkinkanberjalannyakehidupanekonomi, pemerintahan, jasadansektorpublik yang lain. • PRT adalahpenopangkerjapublikmelaluiinstitusidomestikyaitukeluarga. Merekalah yang mengurusrumahtangga-rumahtanggasementarapemilikrumah, baiklaki-lakidanperempuanbekerjadisektorpublik.

  6. LatarBelakang • pekerjaanrumahtanggamerupakanlapangankerja yang memberikankontribusiekonomipadakeluarga, baikkeluarga PRT danpemberikerja/majikan. • Undang-undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaanbelummengakui dan mengaturjaminanperlindungandanpemenuhanhak-hak dan kewajiban pekerja yang bekerja di sektor domestik/ rumah tangga. • Dari hasilPemantauandanPenelitianKomnasPerempuanditemukanjenis-jeniskekerasan & masalahygdihadapi PRT baikdidalam & diluarnegeri

  7. Bentuk-BentukMasalah

  8. Bentuk-BentukMasalah

  9. AnatomiKonvensi ILO 189 TentangKerjaLayakbagi PRT

  10. LatarBelakang • Pembahasantentang standard setting bagiPerlindungan PRT sudahdibahassejak 1948; padaAksiNormatifKondisi PRT. • Pembahasankembalipada 1965, 2002 dan 2008. • Pembahasanpadasesi 99 KonferensiperburuhanInternasional. • Konvensi ILO 189 danRekomendasike 201; TentangKerjaLayakbagiPekerjaRumahTanggadisahkanpada 16 Juli 2011 dalamsidangKonferensi ILO ke 100 diJenewa Swiss.

  11. SistematikaKonvensi ILO • PrinsipKerjaLayak ; Kondisikerjadimanaterdapatpeluang yang samaantaralaki-lakidanperempuanuntukmendapatkanpekerjaan yang layakdanproduktif, dalamsuasanabebasdansetara, terjamindanbermartabat. • Konvensiterdiridari 27 Pasal ; Pembukaan,definisidanruanglingkup PRT, prinsippromosihak-hakdasarditempatkerja, Hak-haknormatif ;jam kerja, pengupahan, libur, cuti, kontrakkerha, K3, pengaturanagen, Pemberlakuankonvensi

  12. Pasal 1-2 Konvensi ; RuangLingkupdanDefinisi • “pekerjaanrumahtangga” berartipekerjaan yang dilaksanakandidalamatauuntuksatuataubeberaparumahtangga; • “pekerjarumahtangga” berartisetiaporang yang terikatdidalampekerjaanrumahtanggadalamsuatuhubungankerja; • Seseorang yang melaksanakanpekerjaanrumahtanggahanyakadang-kadangatausporadisdanbukansaranamencarinafkahbukanpekerjarumahtangga

  13. Pasal 3 ; Hak-hak fundamental diTempatKerja • Kebebasanberserikatdanpengakuanefektifhakatasperundinganbersama; • Penghapusansegalabentukkerjapaksaataukerjawajib • Penghapusanefektifpekerjaanak • Penghapusandiskriminasidalamhalpekerjaandanjabatan

  14. Pasal 4 ; Pengaturan PRTA • Penentuanusia minimum untuk PRT berdasarkan K.ILO 138, K.ILO 182 tentangbentuk-bentukterburukpekerjaanak. • PRT dibawah 18 tahuntidakmenghalangimerekauntukmemperolehpendidikan

  15. Pasal 5-6 : Perlindungandarisegalabentukkekerasan, pelecehandansiksaandanhak privacy • menikmatiketentuankerja yang adilsertakondisikerja yang layakdan, jikamerekatinggaldidalamrumahtanggatersebut, kondisihiduplayak yang menghormatiprivasimereka. • MenjaminpekerjarumahtanggaMendapatkanperlindunganefektifatassegalabentukpenyalahgunaan, pelecehandankekerasan.

  16. Pasal 7-8 : Informasi & KontrakKerja • PRT wajibdiberiinformasimengenaisyaratdanketentuankerjadengancara yang tepat, dapatdiverifikasidanmudahdimengertidanlebihbaik, • Diberikontrakkerjasesuaidenganhukumnasional, regulasiataukesepakatankolektif yang berlaku. • KomponendalamKontrak : Identitasparapihak, alamattempatbekerja, JenisPekerjaan, Jangkawaktukerja, jumlahdan model pembayaranupah, Jam kerja normal, Jam kerjatambahan (lembur), Akomodasi, HakCuti, MasaPercobaan, RepatriasidanPemutusanHubunganKerja. • PRT migranharusmendapatkankontrakkerjasebelumberangkatkenegaratujuan.

  17. Pasal 9 : KebebasanBergerakdanMemegangdokumenpribadisendiri • PRT BebasBernegosiasidenganmajikanapakahakantinggaldirumahtanggaatautidak. • Tidakterikatuntuktetapberadadirumahtanggaselamajangkawaktuistirahatharian,mingguanataucutitahunan • Berhakmenyimpandokumenperjalanandanidentitasmereka

  18. Pasal 10 : Jam Kerja • Pengaturan jam kerja normal, kompensasilembur, istirahathariancutitahunan. • Istirahatmingguan 24 jam berturut-turutdalamjangkawaktu 7 hari. • Jangkawaktusaatpekerjarumahtanggatidakbisamenggunakanwaktusesuaikeinginanmerekadimanaharustetapmelayanirumahtanggaharusdianggapmasa jam kerja.

  19. Pasal 11-12; UpahdanPengupahan • PRT berhakmendapatupahsesuaidengan standard upahlayaktanpadiskriminasiberdasarkanjeniskelamin. • Pembayaranupahdapatdilakukandengan transfer, cekatausecaralangsungberdasarkankesepakatandalamkontrakKerja.

  20. Pasal 12-13 : HakJaminanKesehatan, SosialdanReproduksi • Setiap PRT berhakmendapatkanlingkunganKerja yang amandansehat. • PRT berhakmendapatjaminansosialtermasukberkenaandenganpersalinan.

  21. Pasal 15 : AgenPenyalurdanPenempatan • Kewajibanpemerintahuntukmemberiperlindungandanmencegahkekerasanterhadap PRT dalamprosesperekrutan PRT yang dilakukanolehagenpenempatandanpenyalur. • Kewajibanpemerintahuntukmengaturberoperasinyaagenpenempatandanpenyalur PRT, termasukpengaturan yang memberikansanksipadaagen yang melakukankekerasandanpenipuan

  22. Pasal 16-17; HakPersamaanHukumdanPenyelesaianPerselisihan • HaksetaradidepanHukumdanpenyelesaianpertikaiandihadapanpengadilan • PRT memilikiakseskepengadilanatauprosedurpenyelesaianlainnya.

  23. Pasal 20-26 : AdministrasidanKeberlakuanKonvensi • Konvensiiniberlakusetelahdiratifikasiolehduanegaraanggota yang terdaftarpadasekretarisjendral ILO. • Konvensiberlakusetelah 12 bulansetelahratifikasididaftarkan.

  24. Kesimpulan • Pekerjaanrumahtanggadan PRT sendirimemilikikekhasandalamhalrelasikerjadenganpenggunajasa, ruanglingkuppekerjaandalamwilayahdomestikdanpandangankulturalterhadappekerjaanrumahtangga. Hal tersebutmembutuhkanperlindungan yang khususdalamhukumnasional. • Faktakondisi PRT yang rentanmengalamipelanggaranhakdankekerasanmembutuhkanregulasi yang memberikanjaminanperlindungansituasikerja yang layakbagi PRT. • Konvensi ILO 189 tentangKerjaLayakbagi PRT telahdiadopsiditingkatInternasional. Padatingkatnasionalpengesahanrancanganundang-undangPerlindungan PRT bermanfaattidakhanyabagiperlindungan, pemajuandanpemenuhanhak-hak PRT, namunjugabagipeningkatanposisitawar Indonesia dalamberdiplomasipadatingkatinternasionaluntukmemberikanperlindungan PRT baikdidalamnegerimaupundiluarnegeri.

More Related