1 / 20

UKURAN EPIDEMIOLOGI

UKURAN EPIDEMIOLOGI. Angka Absolut. Menghitung proporsi, rate dan ratio. Transformasi. -Proporsi -Rate -Ratio. - terukur - standard dapat diper- bandingkan. PROPORSI.

iokina
Download Presentation

UKURAN EPIDEMIOLOGI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. UKURAN EPIDEMIOLOGI

  2. Angka Absolut Menghitung proporsi, rate dan ratio Transformasi -Proporsi -Rate -Ratio • - terukur • - standard • dapat diper- • bandingkan

  3. PROPORSI adalah suatu perbandingan dimana pembilang (numerator= X) selalu merupakan bagian dari penyebut (denominator= Y) Contoh : proporsi penyakit, proporsi umur, proporsi sex, proporsi puskesmas

  4. Proporsi X Rumus = ----------- x K X + Y X = Kasus Y = Pop. Risiko K = Konstanta

  5. R A T E adalah perbandingan antara jumlah suatu kejadian (X) tehadap jumlah penduduk yg mempunyai risiko (Y) pada kejadian tsb menyangkut interval waktu. Contoh : Insidens Rate, Prevalens Rate, Attact Rate, Crude Fertility Rate

  6. X x K Rumus = Y R a t e X = Kasus Y = Pop.Risiko K = Konstanta

  7. R A T E

  8. R A T I O adalah perbandingan antara dua kejadian atau dua hal yang antara nomerator dan denominator tak ada sangkut pautnya.

  9. X x K Rumus = Y Ratio X = Kasus Y = Pop.Risiko K = Konstanta

  10. Ratio

  11. Contoh pentingnya transformasi data Selama bulan April 2001 pada beberapa Puskesmas di Kabupaten ICDC dilaporkan adanya beberapa pening-katan kasus diare yang disertai beberapa kematian dengan perincian sbb : - Puskesmas “A” dg kasus = 600 , meninggal 100 - Puskesmas “B” dg kasus = 450 , meninggal 90 - Puskesmas “C” dg kasus = 750 , meninggal 125 Pertanyaanya : “ Puskesmas mana yg memiliki masalah Diare terbesar“

  12. Selama bulan April 2001 pada beberapa Puskesmas di Kabupaten ICDC dilaporkan adanya beberapa pening-katan kasus diare yang disertai beberapa kematian dengan perincian sbb : - Puskesmas “A” dg kasus = 600 , meninggal 100 - Puskesmas “B” dg kasus = 450 , meninggal 90 - Puskesmas “C” dg kasus = 700 , meninggal 110 Jumlah penduduk berisiko sbb : - Puskesmas “A” = 30.000 org - Puskesmas “B” = 25.000 org - Puskesmas “C” = 36.000 org Pertanyaanya : “ Puskesmas mana yg memiliki masalah Diare terbesar“

  13. Incidence Rate dan CFR Diare Pertanyaanya : “ Puskesmas mana yg memiliki masalah Diare terbesar“ • Dari angka kesakitan (IR) Puskesmas “A” & “C” tertinggi • dg 20 o/oo • Dari angka kematian (CFR) Puskesmas “B” tertinggi • dg 20 %

  14. Latihan menghitung Rate, Ratio dan Proporsi

  15. Dari hasil tabulasi laporan Program Malaria di Kec Satui diperoleh data sbb: Catatan : L = laki-laki, P = Perempuan Pertanyaanya :Tolong dihitung 1. Insidens Rate, 2. Prevalens Rate, 3. Ratio kasus baru menurut sex , 4. Distribusi proporsi Perempuan pd semua kasus , 5. CFR usia 0-9 th dan 6. Angka kematian malaria .

  16. HITUNG-LAH……??

  17. JAWABAN 126 x = 6,3 /1.000 pddk 1.000 Insidens rate = 20.000 229 x = 11,45 /1.000 pddk 1.000 Prevalens rate = 20.000

  18. JAWABAN 77 x = 157 per 100 P 100 Ratio pdrt baru L = dg P 49 104 x = 45,41 % 100 Proporsi pdrt P pada = semua kasus 229

  19. 4 x = 11,76 % 100 34 15 x 1.000 = 0,75 per 1.000 pddk 20.000 JAWABAN Case Fatality Rate = Angka kematian Malaria = Cause Specific Death Rate)

More Related