1 / 15

PENDEKATAN CLIENT CENTERED THERAPY UNTUK MENGATASI BROKEN HEART SYNDROME

PENDEKATAN CLIENT CENTERED THERAPY UNTUK MENGATASI BROKEN HEART SYNDROME. Oleh: Kulsum Nur Hayati. Latar Belakang Masalah.

giulio
Download Presentation

PENDEKATAN CLIENT CENTERED THERAPY UNTUK MENGATASI BROKEN HEART SYNDROME

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PENDEKATAN CLIENT CENTERED THERAPYUNTUK MENGATASI BROKEN HEART SYNDROME Oleh: Kulsum Nur Hayati

  2. Latar Belakang Masalah • Akhir-akhiriniistilahgalausemakinpopuler di berbagaikalangan, mulai dari anak-anak, remaja sampai orang tua. Galau yang disebabkanolehbarbagaifaktor, diantaranyaadalahmasalahpatahhati. Patah hati dapat terjadi pada siapapun. Patahhatiterjaditentusajaakibatdariadanya rasa cintaantaraduainsanmanusia. Setiap orang yang patahhatitentuakanmerasasangatsedihbahkanstress. Stressinimemicuseseorangtidakenakmakan, minum, bahkanmengurungdiriataumenjauhkandiridaripergaulandalamkomunitasnya. Galau yang disebabkanolehpatahhatijika semakin parah akan dapatmempengaruhikesehatanseseorangbahkandapatmenyebabkankematian.

  3. Latar Belakang Masalah • Kegalauan yang bermuladaripatahhatiinitentutidakbolehdibiarkan. Seseorangtersebutmemerlukanterapipsikologiuntukmembantumengatasipermasalahan yang iahadapi. • Salah satupendekatan yang dapatdilakukanadalahClient Centered Therapy. Client Centered Therapy merupakanpendekatankonseling yang berpusatpadaklien(client centered). Pendekataninitujuanutamanyaadalahreorganisasi self, denganmeningkatkanketerbukaandenganmenciptakaniklim yang kondusifdalamrangkamembantuklienmengatasipermasalahan yang dihadapi.

  4. Masalah Apakah pendekatan Client Centered Therapy dapat digunakan untukmengatasibroken heart syndrome?

  5. Dampak Patah Hati • Patahhatibiasanyaakanmenyebabkanseseorangcenderungmenarikdiridarilingkunganpergaulannya. Orang yang sedangpatahhatilebihsukamenyendiridanmerenungberlama-lama. Hal iniakanmenimbulkankecemasan yang berlebihanataudapatdisebut trauma patahhati (brokenheartthraumathic) atausindrompatahhati (brokenheart syndrome).

  6. Dampak Patah Hati • Trauma atausindrompatahhatijikadibiarkanakanberdampakbesardalamkondisipsikologisseseorang. Berdasarpenelitianmedis yang dilakukan di Jepang, perempuanmemilikiresikolebihbesardaripadalaki-lakidalammenghadapisindrompatahhatiini. Gejalainimiripseranganjantung. Orang yang sedangmengalaminyaseringkalimengeluhkannyeri dada, sesaknapas, danperasaankelelahan yang parahakibatkesedihan yang mendalam.

  7. Menciptakan iklim yang kondusif untuk membantu klien untuk menjadi seorang pribadi yang berfungsi penuh. • Guna mencapai tujuan terapeutik tersebut, terapis perlu mengembangkan agar klien bisa memahami diri klien sendiri. • Membimbing klien menemukan jalannya sendiri, membuat pilihan-pilihannya sendiri.

  8. Tujuan Client Centered • Pendekatankonseling yang berpusatpadaklien(client centered) tujuanutamanyaadalahreorganisasiself, denganmeningkatkanketerbukaandenganmenciptakaniklim yang kondusifdalamrangkamembantuklienmengatasipermasalahan yang dihadapi.

  9. Peran Terapis • Terapisberperandalammempermudah proses pemecahanmasalahklien (sebagaifasilitator). • Untukmendalamipermasalahan yang dihadapiklien, terapisharusmemilikipersyaratan: empati, tulus, danikhlas.

  10. Empati – Tulus – Ikhlas • Empatimerupakankemampuanuntukmemahamiperasaan yang dapatmengungkapkankeadaankliendankemampuanmengkomunikasikanpemahamaniniterhadapklien. Terapisberusaha agar masalah yang dihadapikliendapatdipandangdarisudutpandangkliensendiri. • Tulus, artinyaterapismenerimaklientulussebagaimanaadanya. • Ikhlas, yang berartibahwaterapisharusbersikapterbuka, jujur, dantidakberpura-pura. Selainpersyaratantersebut, terapisharusdapatmenjaminkerahasiaanmasalah yang dihadapiklien, terapisjugamemberikankebebasanpadaklienuntukkembalilagiatautidakjikasudahmemahamimasalah yang dihadapi.

  11. client centereddilakukanuntukmembangun hubungan yang membantu dimana klien akan mengalami kebebasan yang diperlukan untuk mengeksplorasi area-area kehidupannya yang sekarang diingkari atau terjadidistorsipadadirinya.Dengandemikian, klien menjadi kurang defensif dan menjadi lebih terbuka terhadap kemungkinan-kemungkinan yang ada dalam dirinya maupun dalam dunia.

  12. Prosedur Konseling Client Centered • Dalam menjalinhubungandenganklien, therapist hendaknya tampil secara kongruen atau tampil apa adanya (asli). • Therapistmemberikan penghargaan tanpa syarat terhadap pengalaman-pengalaman klien secara positif dan penerimaan secara hangat. • Melakukan emphatik secara akurat

  13. Terapi Nasehat • Cintailah orang yang mencintaimu, itu lebih baik dari pada kamu mencintai orang yang kamu cintai tetapi membuatmu mengemis perhatiannya. • Membenci atau menyukai sesuatu itu persoalan pikiran (peran kognisi). Orang yg tidak suka matematika akan membenci segala sesuatu yg berhubungan dengan matematika. Rasa cinta sama seperti rasa sedih, gembira, dll. Hanya kita terlalu memberikan porsi lebih pada rasa cinta tsb.

  14. Kesimpulan • Patahhatibiasanyaakanmenyebabkanseseorangcenderungmenarikdiridarilingkunganpergaulannya. Orang yang sedangpatahhatilebihsukamenyendiridanmerenungberlama-lama. Hal iniakanmenimbulkankecemasan yang berlebihandanberdampakpadakesehatanfisik. • Client centered therapy dapatdilakukanuntukmembantuklien yang mengalamipatihati. Client centered therapy merupakansalahsatuterapi humanistic yang menekankanpadakeunikanindividudengantujuanuntukmelakukankajianpikirandanperasaanseseorangkemudianmembantunyamemecahkanmasalahnyasendiri. • Client centered therapy merupakanteknikterapi yang dikembangkan Carl Rogers yang didasarkanpadaasumsibahwaklienmerupakanahli yang paling baikbagidirinyasendiridanmerupakan orang yang mampumenyelesaikanmasalahnyasendiri. Terapisberperandalammempermudah proses pemecahanmasalahklien (sebagaifasilitator). Untukmendalamipermasalahan yang dihadapiklien, terapisharusmemilikipersyaratan: empati, tulus, danikhlas.

  15. Terima KasihMateri dapat diunduh di quls-edu.com

More Related