1 / 24

VIBRASI KRISTAL

VIBRASI KRISTAL. 3.1. Gelombang Elastis Zat padat secara mikroskopik tersusun atas atom-atom yang diskri . Kediskritan ini digunakan dalam pembahasan vibrasi kisi.

geoff
Download Presentation

VIBRASI KRISTAL

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. VIBRASI KRISTAL 3.1. GelombangElastis • Zatpadatsecaramikroskopiktersusunatas atom-atom yang diskri. Kediskritaninidigunakandalampembahasanvibrasikisi Bilagelombang yang merambatadalahgelombang longitudinal danperpindahansecaraelastispadatitik x adalah u(x), makasesuaidenganhukum Newton II padasegmendxberlakuhubungan x x+dx dx dimana = rapatmasa ; A = luaspenampang ; S = stress yang didefinisikansebagaigayapersatuanluas, sesuaidenganhukum Hooke S = Ye Dengan Y = modulus Young (atau modulus elastis “bulk” K), e = strain yang didefinisikansebagai

  2. Sehinggadapatdiperolehpersamaangelombangsatudimensi. Bentukpenyelesaianpersamaaniniadalahberbentuk : • U=Cei(kx–t) C = amplitudo ; k = bilangangelombang ;  = frekuensisudutgelombangdenganrelasi = vk • Gelombangdarivibrasikisidalamkristaladalahpengulanganperpindahanatomik (longitudinal, transversal ataukombinasikeduanya). dikarakterisasioleh : • Cepatrambatgelombang v • Panjanggelombangatauvektorgelombang | k |= 2/ • Frekuensiataufrekuensisudut = 2  = v k

  3. Us-1 Us+4 Us+1 Us Us+2 Us+3 K 3.2. VibrasiPada Kisi Monoatomik Gelombangelastikdarivibrasipadakisidisebutsebagaifonon, yang manamerupakanvibrasikolektifsuatubahan. Model kisidengan basis monoatomikdalamsatubidang s dengankonstantakisi asebagaiberikut . Model kisimonotomik: Bidang atom berpindahpadagelombang longitudinal Koordinat Umenggambarkanperpindahanbidang s dariposisikesetimbangannya.

  4. Us-1 Us+1 Us Us+2 Us-2 K • Model kisimonotomik : Bidang atom berpindahpadagelombang transversal. • Koordinat Umenggambarkanperpindahanbidang s dariposisikesetimbangannya.

  5. Bilaterdapatgaya yang bekerjapadabidang s sehinggamengakibatkanperpindahan atom-atom padabidang s kes+p, dimanagayatersebutsebandingdenganperbedaanperpindahankeduabidang, (Us+p – Us). Bilakitahanyamemperhatikaninteraksiantarabidangterdekatsaja, yaitu p = ± 1 saja, gaya total pada s yang datangdaribidang s ± 1 denganadalahkonstantagaya. Iniadalahungkapandarihukum Hooke denganperpindahan linier Padazatpadat yang homogentransmisisuatugelombangbidangdalamarahtertentu, arah x dapatdiungkapkandalambentukpersamaanperpindahan, U=Aexp.[i(kx–t)] A = amplitudo, k = bilangangelombang,  = frekwensisudut, t = waktu

  6. Lebihkhususseamalogdengan pers.(3-9), perpindahanbidangke s, Us=Aexp.[i(k.s.a – t)] (3-10) s.a = posisikesetimbanganbidangke s ; a = jarakantarbidang. Turunandua kali pers.(3-10) terhadapwaktu t, diperoleh Sesuaidenganhukum Newton kedua, gayapemulihpadabidang s adalah :

  7. Relasidispersigelombangdalamkisimonotomikadalah : . Tanda + dan - menunjukkanperambatangelombangkekananataukekiri. kemiringan (slope) kurvadarisebagaifungsi k adalahnolpadabataszonaBrillouin

  8. karenapada k = ±/a, sin(k.a) = sin(±) = 0. Plot terhadapk sbb : 1,2 1,0 0,8 0,6 0,4 0,2 0

  9. Daerah | k | </a adalahzonaBrillouinpertama • Daerah k yang kecilmerupakandaerahspektrumdarigelombang yang panjang. • Bagik.a <<1, maka sin (k.a/2)  (k.a/2) danrelasifrekwensisudutterhadapbilangangelombangadalah

  10. 3.3. KecepatanFasedanKecepatan Group Besaran v0=/k adalahkecepatanfasauntukpanjanggelombang yang panjangdalam medium elastis. Besaran m/a adalahkerapatan (masapersatuanpanjang) adalah modulus “bulk”dalamsatudimensi. Dalamtigadimensizatpadatberbentukkubus, rapatmasa  = m/a3dan modulus bulk B = /a. Denganbesaranbesaraninihargakoefisienkekakuan (stiffness) antaratomikdapatdiungkapkansebagai Kecepatantransmisisuatupaketgelombangdisebutdengankecepatan group, yang didefinisikansebagai

  11. Iniadalahkecepatanrambatenergididalam medium. Sedangkankecepatanfasanyaadalah : Hargaadalahmaksimumpada | sin (ka/2) | = 1. Inidapatdiperolehpada k= ± (2n+1)/a, dengan n = 0,1,2,3, …. Kecepatanfasagelombangmisalnyapada n = 0, atau k = ±/a adalah sedangkankecepatangroupnyaadalahnol untuk k mendekati 0, dimana sin(ka/2)  ka/2 kecepanfasenyaadalah

  12. Padadaerah k<</a atau 2a<< (panjanggelombangjauhlebihbesardaripadajarakantar atom) kecepatanfasadankecepatan group adalahsama, dimana 2a <<dinamakanbatasgelombangpanjang. Panjanggelombangterpendekbagigelombangdalamkristal linier yang masihmempunyaimaknafisisadalahpada =2a, dengan a adalahjarakantara atom terdekatdidalamkristalpadakedudukankesetimbangnya. • =2a adalahsesuaidenganharga k=/a. Daerah antara -/ak/a dinamakandaerahBillouinpertama. Derahinimerepresentasikansemuagelombang yang masihbermaknafisisdidalamkristal. • Kasusdimana k=/a disebutjugasebagaikondisirefleksi Bragg. Padakasusini atom yang bertetanggabergetardenganfase yang berlawanan, sebagaimanadengangelombangtegak. • Untuk k=0 yang manasesuaidengan = ~, menunjukkanbahwasemua atom atomsecarabersamaanbergerakkesatuarahtertentuataubertranslasisebagaisatukesatuan.

  13. 3.4. Kristal Linier Diatomik a a (2r-2) 2r Anadaikanterdapatduajenis atom yang bermasaM yang terletakdalamsatubidangdan atom yang bermasampadabidang yang lain. Kedua atom tersebutdapatdipandangsebagaisaturantai linier dimanajarakantaradua atom terdekatpadasaatkeadaankesetimbangannyaadalah a. Diasumsikanbahwainteraksihanyaterjadidiantara atom terdekatsajadankonstantagayaadalahidentik . • Persamaangayabagiperpindahan U2rdan U2r + 1 adalah (2r+1) (2r+2) (2r-1)

  14. Persamaaninimempunyaisolusi yang berbentuk : U2r = Aei[ka (2r) – t • U2r+1=Bei[ka (2r+1) – t] • Substitusipersamaaninikedalampersamaangerakdiatasdiperolehpersamaan linier simultan. • M2 B =  A [eika + e-ika] – 2 B • m2 A =  B [eika + e-ika] – 2 A • Atau • M2 B =  A [2 Cos (ka)] – 2 B • m2 A =  B [2 Cos (ka)] – 2 A • Persamaaninimemilikisolusi yang tidak trivial hanyajikadeterminankoefisien A dan B samadengannol, yaitu (2  - M2 ) - 2 Cos (ka) = 0 - 2Cos (ka)(2 - m2)

  15. Dengandemikiandapatdiperolehduasolusi, yaitu Dengan12 = 0untuk k = 0dan12 = 2/Muntuk ka = /2 • 22 = 2  (1/m + 1/M) untuk k = 0 dan22 = 2/m untuk ka = /a • Spektrum yang dihasilkandarihubungansebagaifungsi k sepertidiperlihatkanpadaGambarberikut

  16. Modus Optik Modus Akustik 12 = 2/M Cabangbagianbawahadalahbagiannegatifnya. Cabanginidisebutdengancabangakustik. Cabangbagianatasadalahbagianpositifnya . Cabanginidisebutdengancabangoptik 22 = 2/m FrekuensiSudut ω (-/2a) 0 (-/2a) Gelombang vector k

  17. Analisisgambar : Perpindahansekarangdapatdiungkapkandalambentukvektorgelombangdenganbesarabsoluttidaklebihbesardari/2a sedangkanbatasdaerahBrillouinpadarantai linier monoatomikadalah ± /a • Dari cabangakustiknya • Frekwensisudutmaksimumragamvibrasiakustikadalah : • Tampakbahwafrekuensisudutmaksimumtidaktergantungpadamasa atom yang lain didalamrantai. Frekuensisudutberkisarantara 0 sampai1 • 2. Perbandinganamplitudokedua atom sebagaifungsifrekwensi Tampakperbandinganamplitudotersebutmendekatisatu (seluruh atom bergerakdengancara yang sama, padagelombang yang panjang, amplitudonyasefasa, vektorgelombang | k | << /2a

  18. 3. Pada | k | = /2a Frekuensisudut Dari cabangoptiknya, daerahvibrasiadalah

  19. Panjang-gelombang yang panjangpada modus optic memnuhikondisi 1. * Pada k  0 ; Kecepatanfasa/k  ~ Kecepatan group d/dk 0 * Pada k /2a • Kecepatan group d/dk 0 2. Pada k = 0 perbandinganamplitudo B/A adalahnegatif : Artinya, getaran atom bermasa m berlawananfasadengangetaran atom bermasa M ; MB + mA=0 menyatakanbahwatitikpusatmasa atom tidakberubah

  20. 3.5. KuantisasiGelombangElastis Gelombangelastisdalamkristaldibangunolehapa yang disebutdenganfonon. Energikuantumfononadalahseanalogdenganfotongelombangelektromagnetik. Olehkarenaituenergivibrasikisi (fanon) adalanterkuantisasi, dapatdiungkapkansebagai n = bilangankuantumutama ;  = frekwensisudut. Suku ½adalahenergititiknoldariragam (modus) vibrasi. Persamaandiatasdapatdiperolehdari model fonondalamkristalsebagaikuantumosilatorharmonik. Telahdiperlihatkandalambabterdahuluhukum Bragg dapatditulisdengancara rang berbeda, k = Ghkl Dengank = k’- k adalahvektorhamburan, Ghkladalahvektordalamkisibalik.

  21. Hubungantersebutkemudiandapatdituliskanmenjadi k = k’+ Ghkl Inidapatdiinterpretasikansebagai : k adalah momentum linier fotondatang, k’adalah momentum linier fotonterhambur. Ghkldiinterpretasikansebagai momentum linier seluruh kristal Dengandemikian pers.(3-36) dapatdiinterpretasikansebagaikekekalan momentum linier dalamprosestumbukan Energikinetik yang berkaitandengan momentum linier kristaltersebutadalah dengan M adalahmasakristal. Masakristaladalahsangatbesardibandingkandenganenergifoton yang terlibat, sehinggaenergikinetikdiatashampirmendekati nol.

  22. Bilasuatukristalriilditembakidenganberkasnetronmonokromatiksehinggaterjadiinteraksiantaranetrondenganinti atom yang dalamkeadaanbergetar yang diinterpretasikansebagaifonon. Hukumkekekalam momentum linier dinyatakansebagai, k = k’+ Ghkl+ K (3-37) dengan kadalah momentum linier netrondatang, k’ adalah momentum linier netronterhambur, Ghkladalah momentum kristal, K adalah momentum linier fonon. DalamhaliniKdapatberharga + atau – (: dapatdihasilkanfonon (phonon creation) ataufononsirna (phonon annihilation)), tergantungkeadaandalamproses). Hubungandiatasadalahhamburantak-elastis. • Kekekalanenergidalamprosestersebutdinyatakansebagai • m= masanetron ; M=masaseluruhkristal; Kadalahfrekuensifonon.

  23. Telahdisebutkandiatasbahwaenergikinetikkristaladalahmendekatinol, sehingga Dengandemikiandapatdisimpulkan • Fononadalahkuantisasidarigetarankisikristal. • Dalaminteraksinyadenganpartikel, fononberprilakusebagaipartikeldengan momentum tertentu. • Hubunganantarafrekunsifonondenganmomentumnyatidakperlu linier, tergantungpadabentukpersamaandispersi = (K)

More Related