1 / 24

KONFLIK ORGANISASI

BAHAN – 3 PERILAKU ORGANISASI http://herwanparwiyanto.staff.uns.ac.id. KONFLIK ORGANISASI. Konflik Organisasi. Munculnya konflik dlm organisasi tidak selalui bersifat negatif. Konflik bisa dijadikan alasan untuk mengadakan perubahan dlm keorganisasian. Tingkat-tingkat Konflik

chaela
Download Presentation

KONFLIK ORGANISASI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. BAHAN – 3 PERILAKU ORGANISASI http://herwanparwiyanto.staff.uns.ac.id KONFLIKORGANISASI

  2. Konflik Organisasi • Munculnya konflik dlm organisasi tidak selalui bersifat negatif. Konflik bisa dijadikan alasan untuk mengadakan perubahan dlm keorganisasian. • Tingkat-tingkat Konflik • Sebab-sebab Konflik • Situasi-situasi Konflik dalam Organisasi http://herwanparwiyanto.staff.uns.ac.id

  3. Tingkat-tingkat konflik • Konflik intra perorangan • Konflik antar perorangan • Konflik antar kelompok • Konflik antar keorganisasian

  4. Konflik intra perorangan • Konflik ini muncul dlm diri seorang individu dgn pemikirannya sendiri (individu mengalami semacam tekanan-tekanan dlm dirinya sendiri secara emosional. http://herwanparwiyanto.staff.uns.ac.id

  5. Konflik antar perorangan • Terjadi antara satu individu dengan individu lain atau lebih, biasanya disebabkan oleh adanya perbedaan sifat & perilaku setiap orang dlm organisasi.

  6. Konflik antar kelompok • Terjadi apabila diantara unit-unit kelompok mengalami pertentangan dengan unit-unit dari kelompok lain, pertentangan ini bila berlarut-larut akan membuat koordinasi & integrasi kegiatan menjadi terkendala/mengalami kesulitan.

  7. Konflik antar keorganisasian • Konflik bisa juga terjadi antara organisasi yg satu dengan yg lain, karena adanya ketidakcocokan suatu badan terhadap kinerja suatu organisasi

  8. Sebab-sebab Konflik • Persaingan terhadap sumber-sumber daya yg langka • Ketergantungan tugas (interdependence) • Kekaburan batas-batas bidang kerja • Kriteria kinerja yg tidak sesuai • Perbedaan-perbedaan Tujuan & Prioritas

  9. Persainganthdsumber-sumberdayayglangka • Setiap devisi dlm organisasi akan berlomba untuk mendapat bagian dari alokasi sumber daya yg ada. Masing-masing menginginkan alokasi sumber daya yg banyak agar dpt mempercepat pertumbuhan, kemajuan, dan pengembangan dalam divisi. Karena adanya persaingan tsb akan memicu timbulnya konflik. http://herwanparwiyanto.staff.uns.ac.id

  10. Ketergantungantugas/interdependence • Dalamorganisasidapatdipastikanadaketergantunganantaraduaindividuataukelompokuntukmencapaikesuksesandalamtugas-tugasnya. Apabilaantaraduapihakituadaperbedaanprioritas, kemungkinanmunculkonflikakansemakinbesar. Semakinperbedaandipertahankan, kemungkinankonflikjugaakanlebihbesarbahlanlebih lama.

  11. Kekaburanbatas-batasbidangkerja • Bidang kerja dlm organisasi yg tidak jelas akan memunculkan konflik, dan menciptakan suatu kondisi dimana ada seseorang yg mendominasi dlm bidangnya.

  12. Kriteriakinerjaygtidaksesuai • Konflik semacam ini disebabkan adanya imbalan atas kemajuan suatu divisi oleh perusahaan, konflik bisa muncul apabila kegiatan monitoring dan evaluasi thd sub-sub unit yg berbeda.

  13. Perbedaan-perbedaantujuan & prioritas • Konflik juga bisa disebabkan oleh adanya usaha masing-masing sub unit untuk mencapai tujuannya. Hal ini bisa tumbuh menjadi konflik bila ada ketidaksesuaian antar tujuan masing-masing, bahkan usaha pencapaian tujuan suatu sub unit dapat menghalangi sub unit lain dlm mencapai tujuannya.

  14. Situasi-saituasikonflikdlmorganisasi • Tipe-tipe Situasi Konflik • Fase-fase Konflik

  15. Tipe-tipe situasi konflik : • KONFLIKVERTIKAL, konflikterjadiantaraatasan & bawahan • KONFLIK HORIZONTAL, terjadiantarasesamakaryawanataukelompokygberada pd hierarkhiygsama • KONFLIKGARIS STAFF, bilakonflikterjadiantarastafpadabidangtertentu. • KONFLIKPERANAN, terjadibilakomunikasiantaranggotatidakkompetibelbagipemegangperanan.

  16. Fase-fase Konflik • FASE KLASIK, konflik bisa muncul tapi bersifat sementara & hrs diselesaikan fihak manajemen. • FASE HUB. ANTAR MANUSIA, konflik itu ada tapi bisa dihindari & perlu di atasi • FASE KONTEMPORER, konflik adl hal yg tak dpt dihindari dari kehidupan organisasi. Konflik mrp kenyataan hidup yg hrs dipahami & bukan ditentang.

  17. MANAJEMEN KONFLIK • MENGELOLAKONFLIKBERARTI KITA HRS MEYAKINIBAHWAKONFLIKMEMILIKIPERANDLMRANGKAPENCAPAIANSASARANSECARAEFEKTIF & EFISIEN. • MENGELOLAKONFLIKPERLUSKALAPRIORITAS, AGAR TIDAKMENIMBULKANKEKACAUANDLMKOORDINASI & INTEGRASIANTARFUNGSI/DIVISIDLMORGANISASI

  18. 3 HAL POKOK DLM KONFLIK • KONFLIKberkaitandenganPERILAKUterbuka, bisamunculkarenaadanyaketidaksetujuanantarindividu & kelp ygdibiarkanmemuncak. • KONFLIKmunculkarenaada 2 PERSEPSI yang berbeda • ADANYAPERILAKUygdilakukansecarasadarolehsalahsatufihakUNTUKMENGHALANGItujuanfihak lain

  19. METODEPENYELESAIANKONFLIK • DOMINASI & PENEKANAN • KOMPROMI • PEMECAHAN MASALAH INTEGRATIF

  20. DOMINASI & PENEKANAN • DOMINASI atau KEKERASAN yang BERSIFAT PENEKANAN OTOKRATIK. Ketaatan harus dilakukan oleh fihak yang kalah pada otoritas yang lebih tinggi atau kekuatan yang lebih besar. • MEREDAKAN atau MENENANGKAN, metode ini lebih terasa diplomatis dlm upaya menekan dan meminimalkan ketidaksepahaman.

  21. KOMPROMI / JALAN TENGAH • PEMISAHAN, pihak-pihak yg berkonflik dipisah sampai menemukan solusi atas masalah yg terjadi • ARBITRASI, adanya peran orang ketiga sbg penengah untuk penyelesaian masalah • Kembali ke aturan yang berlaku saat tdk ditemukan titik temu antara kedua fihak yg bermasalah.

  22. PEMECAHANMASALAHINTEGRATIF • KONSENSUS, sengajadipertemukanuntukmencapaisolusiterbaik, bukanhanyamenyelesaikanmasalahdgncepat • KONFRONTASI, tiapfihakmengemukakanpandanganmasing-masingsecaralangsung & terbuka. • PENENTUTUJUAN, menentukantujuanakhirkedepan yang lebihtinggidengankesepakatanbersama.

  23. SIMPULAN • KONFLIKMERUPAKAN HAL YGTIDAKBISADIHINDARIDLMSEBUAHORGANISASI, DISEBABKANOLEHBANYAKFAKTORYGPADAINTINYAKARENAORGANISASITERBENTUK DARI BANYAKINDIVIDU & KELOMPOKYGMEMILIKISIFAT & TUJUANYGBERBEDASATUSAMA LAIN.

  24. Bahan bacaan • J. Winardi. 2003. Teori Organisasi & Pengorganisasian. Rajawali Press • Hammer & Organ. 1987. Organizational Behavior. Bussiness Publication Inc. • Kenneth Wexley & Gary Yuki. 2005. Perilaku Organisasi & Psikologi Personalia. Rineka Cipta

More Related