Strategi belajar mengajar 2 sks
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 57

Strategi Belajar Mengajar 2 SKS PowerPoint PPT Presentation


  • 138 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

Strategi Belajar Mengajar 2 SKS. Badarudin, S.Pd. Universitas Muhammadiyah Purwokerto Unggul, Modern, Islami. Identitas Pribadi Nama : BADARUDIN, S.Pd . NIK . : 2160431 NIDN : 0606088401 Pendidikan : S - 1 PGSD Universitas Pendidikan Indonesia

Download Presentation

Strategi Belajar Mengajar 2 SKS

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Strategi belajar mengajar 2 sks

Strategi Belajar Mengajar2 SKS

Badarudin, S.Pd.

Universitas Muhammadiyah PurwokertoUnggul, Modern, Islami


Strategi belajar mengajar 2 sks

Identitas Pribadi

Nama: BADARUDIN, S.Pd.

NIK.: 2160431

NIDN : 0606088401

Pendidikan: S-1 PGSD

Universitas Pendidikan Indonesia

Status : Menikah

AlamatRumah: Jl. Nagrog, Perum Ujung Berung Regency, Blok H No. 17 Kel. Pasirjati, Kec. Ujung Berung, Kota Bandung 40616

NomorTelp.: 081 313 400 558

E-mail: [email protected]

[email protected]

Website: http://www.ayahalby.wordpress.com

Riwayat Pekerjaan

1. Tim Independent Pemantau UNAS 05/06 Kab. Bandung 21-24 Mei 2006

2. Operator UPI Net KampusCibiruTahun2006 – 2007

3. StafAdministrasi SD Laboratorium UPI CibiruTahun2007 – 2008

4. Guru Kelas di SDN Sukakarya, Kota Bandung (GTT)Tahun2006 – 2009

5. Dosen FKIP PGSD UM PurwokertoTahun2009 – sekarang

6. Pengelola SD UMP Tahun 2011 - 2013


Pengertian strategi

PengertianStrategi

Kemp (1995)

Strategipembelajaranadalahsuatukegiatanpembelajaran yang harusdikerjakan guru dansiswa agar tujuanpembelajarandapatdicapaisecaraefktifdanefisien

Dick and Carey (1985)

Strategipembelajaranadalahsuatu set materidanprosedurpembelajran yang digunakansecarabersama-samauntukmenimbulkanhasilbelajarpadasiswa


Pengertian belajar

PengertianBelajar

Pengertianbelajarmenurutkamusbahasa Indonesia :

Belajaradalahberusahamemperolehkepandaianatauilmu, berlatih, berubahtingkahlakuatautanggapan yang disebabkanolehpengalaman.

James O. Whittaker, Belajaradalah Proses dimanatingkahlakuditimbulkanataudiubahmelaluilatihanataupengalaman.

Winkel, Belajar adalah aktivitas mental atau psikis, yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan yang menghasilkan perubahan-perubahan dalam pengetahuan, pemahaman, ketrampilan, nilai dan sikap.

Cronchbach, Belajaradalahsuatuaktifitas yang ditunjukkanolehperubahantingkahlakusebagaihasildaripengalaman.


Pengertian mengajar

Pengertian Mengajar

T.Raka Joni (1985)  mengajar sebagai pencipta suatu sistem lingkungan yang memungkinkan terjadinya proses belajar.

Davis (1971)  Mengjar sebagai suatu aktivitas profesional yang memerlukan keterampilan tingkat tinggi dan mencakup pengambilan keputusan


Pengertian strategi belajar mengajar

Pengertian Strategi Belajar Mengajar

  • Secara Umum, strategi mempunyai pengertian Suatu garis-garis besar haluan untuk bertindak dalam usaha mencapai sasaran yang telah di tentukan.

  • Jika dihubungkan dengan Belajar mengajar, Strategi bisa diartikan sebagai Pola-pola umum kegiatan guru anak didik dalam perwujudan kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan yang telah digariskan.

  • Strategi belajar mengajar adalah kegiatan guru bersama-sama dengan siswa dalam proses belajar mengajar dan guru memberikan kemudahan atau fasilitas kepada siswa agar dapat mencapai tujuan pengajaran yang telah ditetapkan


Strategi belajar mengajar 2 sks

Strategi pembelajaran mencakup jawaban atas pertanyaan :

a. siapa melakukan apa dan menggunakan alat apa dalam proses belajar mengajar. Kegiatan ini menyangkut peranan sumber belajar serta penggunaan bahan dan alat bantu mengajar/media.

b. bagaimana melaksanakan tugas belajar yang telah diidentifikasikan (hasil analisis) sehingga tugas tersebut dapat memberikan hasil belajar yang optimal. Kegiatan ini menyangkut metode dan teknik.

c. kapan dan dimana kegiatan belajar mengajar dilaksanakan serta berapa lama kegiatan tersebut dilaksanakan. Kegiatan ini menyangkut uraian tentang jadwal kegiatan, tempat pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, format dan lama waktu pertemuan.


Strategi belajar mengajar 2 sks

Empat Strategi dasar dalam mengajar yang meliputi hal-hal berikut :

  • Mengidentifikansi serta menetapkan spesifikasi dan kualifikasi perubahan tingkah laku dan kepribadian anak didik sebagaimana yang diharapkan.

  • Memilih sistem pendekatan belajar mengajar berdasarkan aspirasi dan pandangan hidup masyarakat.]

  • Memilih dan menetapkan prosedur, metode, dan tekhnik belajar mengajar yang dianggap paling tepatdan efektif sehingga dapat dijadikan pegangan oleh guru dalam menunaikan kegiatan mengajarnya.


Strategi belajar mengajar 2 sks

  • Menetapkan norma-normadan batas minimal keberhasilan atau kriteria serta standar keberhasilan sehingga dapat dijadikan pedoman oleh guru dalam melakukan evaluasi hasil kegiatan belajar-mengajar yang selanjutnya akan dijadikan umpan balik buat penyempurnaan sistem instruksional yang bersangkutan secara keseluruhan.


Klasifikasi strategi belajar mengajar

Klasifikasi Strategi Belajar Mengajar

  • Konsep Dasar Strategi belajar mengajar,

  • Menetapkan spesifikasi dan kualifikasi perubahan tingkah laku

  • Menentukan pilihan berkenaan dengan pendekatan terhadap masalah belajar mengajar,

  • Memilih prosedur, metode, dan teknik belajar mengajar, dan

  • Menetapkan norma dan kriteria keberhasilah kegiatan belajar mengajar.

  • Sasaran Kegiatan Belajar Mengajar

  • Pengembangkan bakat secara optimal,

  • Hubungan antarmanusia,

  • Tanggung jawab selaku warga negara


Strategi belajar mengajar 2 sks

  • Belajar mengajar sebagai suatu sistem

    “Seperangkat komponen yang saling bergantung satu sama lain untuk mencapai tujuan”

  • Hakikat proses belajar mengajar

    “proses perubahan prilaku berkat pengalaman dan latihan, artinya , tujuan kegiatan adalah perubahan tingkah laku, baik yang menyangkut pengetahuan, keterampilan maupun sikap, bahkan meliputi segenap aspek organisme atau pribadi.”


Strategi belajar mengajar 2 sks

  • Memilih sistem belajar mengajar

  • enquiry-discovery approach, belajar mencari dan menemukan sendiri.

  • expository approach, persiapan secara rapi, sistematis, dan lengkap.

  • mastery learning, penguasaan materi secara penuh.

  • humanistic education.,kemampuan dasar kecerdasan para siswa sangat bervariasi secara individu.

  • Pengorganisasian kelompok belajar, membentuk kelompok belajar.


Implementasi belajar mengajar

Implementasi Belajar Mengajar

  • Suatu aspek dari lingkungan sekolah yang diorganisasi

  • Adanya job description,

  • komponen analisi pengelolaan belajar mengajar.

    “merencanakan, mengorganisasi, pengkoordinasikan, dan mengawasi.”


Hakikat ciri dan komponen belajar mengajar

HAKIKAT, CIRI, dan KOMPONEN BELAJAR MENGAJAR

Badarudin, S.Pd.


Alur kegiatan belajar mengajar

Alur Kegiatan Belajar Mengajar

Bahan ajar

Mengajar

Guru

Kegiatan Belajar Mengajar

Tujuan Pengajaran

Interaksi Edukatif

Belajar

Peserta Didik


Kegiatan guru dalam mengajar

Kegiatan Guru dalam Mengajar

Tujuan Pengajaran

Kondisi KBM

Menyadari

Guru

Menggairahkan

Menyenangkan

Siswa

Belajar


Hakikat belajar mengajar

Hakikat Belajar Mengajar

Aktivitas belajar

Perubahan

Belajar

Siswa

Hakikat

Proses belajar

Pengaturan

Guru

Mengajar

Proses Mengatur

Mengorganisai


Ciri ciri belajar mengajar

Ciri-ciri Belajar Mengajar

Memiliki Tujuan

Perkembangan tertentu

Prosedur

Materi

Aktivitas Anak

Ciri-ciri

Pembimbing

Disiplin

Batas Waktu

Evaluasi


Komponen komponen belajar mengajar

Komponen-komponen Belajar Mengajar

  • Komponen

  • Belajar

  • Mengajar


Penentu penggunaan metode pembelajaran

Penentu Penggunaan Metode Pembelajaran

Faktor-faktor yang mempengaruhi metode

  • Anak didik

  • Tujuan

  • Situasi

  • Fasilitas

  • Guru


Kegiatan belajar mengajar di sekolah dasar

Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah Dasar

Badarudin, S.Pd.


Karakteristik anak usia sd bassett jacka dan logan 1983 dalam sumantri 1999 12 13

Karakteristik Anak Usia SDBassett, Jacka, dan Logan (1983) dalam Sumantri (1999:12-13)

  • Mereka secara alamiah memiliki rasa ingin tahu yang kuat dan tertarik akan dunia sekitar yang mengelilingi diri mereka sendiri

  • Mereka senang bermain dan lebih suka bergembira/riang

  • Mereka suka mengatur dirinya untuk menangani berbagai hal, mengeksplorasi suatu situasi dan mencobakan usaha-usaha baru.

  • Mereka biasanya tergetar perasaannya dan terdorong untuk berprestasi sebagaimana mereka tidak suka mengalami ketidakpuasan dan menolak kegagalan-kegagalan.

  • Mereka belajar secara efektif ketika mereka merasa puas dengan situasi yang terjadi

  • Mereka belajar dengan cara bekerja, mengobservasi, berinisiatif dan mengajar anak-anak lainnya


Guru dalam mengajar anak usia sd

Guru dalam Mengajar Anak Usia SD

  • Menjadikan anak-anak senang, bergembira dan riang dalam belajar.

  • Memperbaiki berpikir kreatif anak-anak, sifat keingintahuan, kerjasama, harga diri dan rasa percaya pada diri sendiri, khususnya dalam menghadapi kehidupan akademik.

  • Mengembangkan sikap positif anak-anak dalam belajar.

  • Mengembangkan afeksi dan kepekaan terhadap persitiwa-peristiwa yang terjadi di lingkungannya, khususnya perubahan yang terjadi dalam lingkungan sosial dan teknologi.


Hakekat mengajar di sd

Hakekat Mengajar di SD

Pandangan tentang mengajar :

a. Mengajar dipandang sebagai ilmu

b. Mengajar sebagai teknologi

c. Mengajar sebagai suatu seni

d. Mengajar sebagai pilihan nilai

e. Mengajar sebagai keterampilan


Guru dalam mengembangkan suatu sistem pengajaran

Guru dalam Mengembangkan Suatu Sistem Pengajaran

  • Mengkondisikan anak untuk menyukai, merasa gembira dan senang belajar di sekolah.

  • Mengembangkan berbagai cara dan metode yang bervariasi dan menarik di dalam mengajar secara terpadu.

  • Menjembatani antara kehidupan sekolah dengan kehidupan anak itu sendiri dalam pengajaran.

  • Mengobservasi gaya belajar mereka, kebutuhannya dan menaruh perhatian atas tuntutan individual anak dalam kaitannya dengan implementasi kurikulum yang berlaku.


Pendekatan dalam belajar mengajar

Pendekatan dalam Belajar Mengajar

Badarudin, S.Pd.


Pengertian pendekatan

Pengertian Pendekatan

  • Pendekatan (approach) memiliki pengetahuan yang berbeda dengan strategi (Sanjaya Wina, 2007),

  • Pendekatan bersifat filosofis paradigmatik ,yang mendasari aplkasi strategi dan metode.

  • Pendekatan adalah pola/cara berpikir atau dasar pandangan terhadap sesuatu. Pendekatan dapat diimplementasikan dalam sejumlah strategi. Sedangkan, strategi adalah pola umum perbuatan guru-siswa di dalam perwujudan kegiatan belajar mengajar. Strategi dapat diimplementasikan dalam beberapa metode.


Macam macam pendekatan belajar mengajar

Macam-macam Pendekatan Belajar Mengajar

Roy Killen (1998) berpendapat pendekatan pembelajaran berdasarkan pada subjek dan objek pembelajaran. dapat dibedakan menjadi dua, yaitu

  • pendekatan yang berpusat pada guru (teacher-centred approaches) dan

  • pendekatan yang berpusat pada siswa (student-centred approaches).


Strategi belajar mengajar 2 sks

Berdasarkan pemerolehan bahan pembelajaran, terdapat empatpendekatan yaitu

  • Pendekatan Kontekstual

  • Pendekatan Konstruktivis

  • Pendekatan deduktif

  • Pendekatan Induktif

  • Pendekatan konsep

  • pendekatan proses atau dikenal dengan pendekatan keterampilan proses


Strategi belajar mengajar 2 sks

  • Pendekatan Kontekstual

    Pendekatan Kontekstual atau Contextual Teaching and Learning (CTL) merupakan konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat (US Departement of Education,2001)


Strategi belajar mengajar 2 sks

Dalam pengajaran kontekstual memungkinkan terjadinya lima bentuk belajar yang penting,yaitu:

1.Mengaitkan

2. Mengalami

3. Menerapkan.

4. Kerjasama.

5. Mentransfer.


Pendekatan konstruktivisme

PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME

  • Pendekatan konstruktivisme merupakan pendekatan dalam pembelajaran yang lebih menekankan pada tingkat kreatifitas siswa dalam menyalurkan ide-ide baru yang dapat diperlukan bagi pengembangan diri siswa yang didasarkan pada pengetahuan.


Strategi belajar mengajar 2 sks

Ciri-ciri pendekatan konstruktivisme

  • Dengan adanya pendekata konstruktivisme,pengembangan pengetahuan bagi peserta didik dapat dilakukan oleh siswa itu sendiri melalui kegiatan penelitian atau pengamatan langsung sehingga siswa dapat menyalurkan ide-ide baru sesuai dengan pengalaman dengan menemukan fakta yang sesuai dengan kajian teori.

  • Antara pengetahuan-pengetahuan yang ada harus ada keterkaitan dengan pengalaman yang ada dalam diri siswa.

  • Setiap siswa mempunyai peranan penting dalam menentukan apa yang mereka pelajari.

  • Peran guru hanya sebagai pembimbing dengan menyediakan materi atau konsep apa yang akan dipelajari serta memberikan peluang kepada siswa untuk menganalisis sesuai dengan materi yang dipelajari


Pendekatan deduktif

PENDEKATAN  DEDUKTIF

Pendekatan deduktif (deductive approach) adalah pendekatan yang menggunakan logika untuk menarik satu atau lebih kesimpulan (conclusion) berdasarkan seperangkat premis yang diberikan. Dalam sistem deduktif yang kompleks,peneliti dapat menarik lebih dari satu kesimpulan. Metode deduktif sering digambarkan sebagai pengambilan kesimpulan dari sesuatu yang umum kesesuatuyangkhusus.


Pendekatan induktif

PENDEKATANINDUKTIF

  • Pendekatan induktif menekanan pada pengamatan dahulu,lalu menarik kesimpulan berdasarkan pengamatan tersebut. Metode ini sering disebut sebagai sebuah pendekatan pengambilan kesimpulan dari khusus menjadi umum.


Strategi belajar mengajar 2 sks

Pendekatan Konsep

  • Pendekatan konsep merupakan pendekatan yang mementingkan hasil daripada proses perolehan hasil. Untuk itu pendekatan ini terkesan hanya merupakan pemberian informasi, sehingga hasilnya kurang bermakna dan kurang bertahan lama. Kondisi demikian cenderung memperlihatkan modus pembelajaran yang lebih expository.


Strategi belajar mengajar 2 sks

Prosedur expository adalah sebagai berikut:

  • Preparasi, yaitu guru menyiapkan bahan selengkapnya secara sistematis dan rapi.

  • Apersepsi, yaitu guru bertanya atau memberikan uraian singkat untuk mengarahkan perhatian peserta didik kepada materi yang akan diajarkan.

  • Presentasi, yaitu guru menyajikan bahan dengan cara memberikan ceramah atau menyuruh peserta didik membaca bahan yang telah dipersiapkan (diambil) dari buku teks tertentu atau ditulis oleh guru.

  • Resitasi, yaitu bertanya dan peserta didik disuruh menyatakan kembali dengan kata-kata sendiri pokok-pokok yang telah dipelajari (lisan atau tertulis).


Pendekatan keterampilan proses

Pendekatan Keterampilan Proses

  • Pendekatan ketrampilan proses merupakan pendekatan yang mengembangkan keterampilan memproseskan pemerolehan, sehingga peserta didik mampu menemukan dan mengembangkan secara bebas dan kreatif fakta dan konsep serta mengaitkannya dengan sikap dan nilai yang diperlukan.

  • Hal ini dapat dilakukan karena pendekatan keterampilan proses dilakukan sebagaimana layaknya ilmuan menemukan pengetahuan (menggunakan langkah-langkah metode ilmiah), sehingga kevalidannya dapat diandalkan.


Strategi belajar mengajar 2 sks

Keterampilan proses dapat lebih disederhanakan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Sajikan masalah-masalah aktual kepada peserta didik dalam konteks yang sesuai dengan tingkat perkembangan mereka.

  • Strukturkan pembelajaran di sekitar konsep-konsep primer.

  • Beri dorongan kepada peserta didik untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan sendiri.

  • Beri motivasi mereka untuk menemukan jawaban-jawaban dari pertanyaannya sendiri.

  • Beri motivasi mereka untuk menemukan pendapat dan hargai sudut pandangnya.

  • Tantang mereka untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam, bukan sekedar menyelesaikan tugas.

  • Anjurkan peserta didik untuk bekerja dalam kelompok.

  • Dorong mereka untuk berani menerima tanggung jawab.


Model pembelajaran

Model Pembelajaran

Badarudin, S.Pd.


Pengertian model pembelajaran

Pengertian Model Pembelajaran

  • Winataputra (1994) menjelaskanbahwa model pembelajaranadalahkerangkakonseptual yang melukiskanprosedur yang sistematikdalammengorganisasikanpengalamanbelajardandigunakansebagaipedomandalammerencanakandanmelaksanakanpembelajaranuntukmencapaisuatutujuantertentu

  • Model pembelajaranmempunyaimakna yang lebihluasdaripadastrategi, metodeatauprosedurpembelajaran


Strategi belajar mengajar 2 sks

model pembelajaranmempunyai 4 cirikhusus yang tidakdipunyaiolehstrategiataumetodepembelajaran :

  • Rasionalteoritis yang logis yang disusunolehpendidik.

  • Tujuanpembelajaran yang akandicapai

  • Langkah-langkahmengajar yang duperlukan agar model pembelajarandapatdilaksanakansecara optimal.

  • Lingkunganbelajar yang diperlukan agar tujuanpembelajarandapatdicapai.


Macam macam model pembelajaran

MACAM-MACAM MODEL PEMBELAJARAN

  • MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG

  • Model pembelajaranlangsungmerupakan model pembelajaran yang lebihberpusatpada guru danlebihmengutamakanstrategipembelajaranefektifgunamemperluasinformasimateri ajar


Macam macam pembelajaran langsung

Macam-MacamPembelajaranLangsung

  • Ceramah, merupakansuatucarapenyampaianinformasidenganlisandariseorangkepadasejumlahpendengar.

  • Praktekdanlatihan, merupakansuatuteknikuntukmembantusiswa agar dapatmenghitungdengancepatyaitudenganbanyaklatihandanmengerjakansoal.

  • Ekspositori, merupakansuatucarapenyampaianinformasi yang miripdenganceramah, hanyasajafrekuensipembicara/guru lebihsedikit.

  • Demonstrasi, merupakansuatucarapenyampaianinformasi yang miripdenganceramahdanekspositori, hanyasajafrekuensipembicara/guru lebihsedikitdansiswalebihbanyakdilibatkan.

  • Questioner

  • Mencongak


Ciri ciri pada pembelajaran langsung

Ciri-CiripadaPembelajaranLangsung

  • Proses pembelajarandidominasiolehkeaktifan guru.

  • Suasanakelasditentukanoleh guru sebagaiperancangkondisi.

  • Lebihmengutamakankeluasanmateri ajar daripada proses terjadinyapembelajaran.

  • Materi ajar bersumberdari guru


Tujuan pembelajaran langsung

Tujuan Pembelajaran Langsung

Model pembelajaranlangsungdikembangkanuntukmengefisienkanmateri ajar agar sesuaidenganwaktu yang diberikandalamsuatuperiodetertentu. Dengan model inicakupanmateri ajar yang disampaikanlebihluasdibandingkandengan model-model pembelajaran yang lain.


Model pembelajaran kooperatif

MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF

  • Model pembelajarankooperatifdikembangkanuntukmencapaisetidak­tidaknyatigatujuanpentingpembelajaran, yaituhasilbelajarakademik, penerimaanterhadapkeragaman, danpengembanganketerampilansosial (Ibrahim, dkk, 2000:7).

  • MenurutSlavin (1997), pembelajarankooperatif, merupakan model pembelajarandengansiswabekerjadalamkelompok yang memilikikemampuanheterogen.

  • Pembelajarankooperatifatau cooperative learning mengacupada model pengajaran, siswabekerjabersamadalamkelompokkecilsalingmembantudalambelajar (NurdanWikandari, 2000:25).

  • EggendanKauchak (1993: 319) mendefinisikanpembelajarankooperatifsebagaisekumpulanstrategimengajar yang digunakan guru agar siswasalingmembantudalammempelajarisesuatu.


Macam macam model pembelajaran kooperatif

Macam-Macam Model PembelajaranKooperatif

  • Student Teams Achievement Division (STAD)

  • Group Investigation

  • Jigsaw

  • Think Paire Share (TPS)

  • Team Games Tournamen (TGT)

  • etc


Ciri ciri dan tahapan pada model kooperatif

Ciri-CiridanTahapanpada Model Kooperatif

  • siswabekerjadalamkelompoksecarakooperatifuntukmenyelesaikanmateribelajar,

  • kelompokdibentukdarisiswa yang memilikikemampuantinggi, sedangdanrendah,

  • jikamungkin, anggotakelompokberasaldariras, budaya, suku, jeniskelamin yang berbeda-beda,

  • penghargaanlebihberorientasipadakelompokdaripadaindividu.


Tujuan pembelajaran kooperatif

Tujuan Pembelajaran Kooperatif

  • Meningkatkan kinerja siswa dalam tugas-tugas akademik. Beberapa ahli berpendapat bahwa model ini unggul dalam membantu siswa memahami konsep-konsep yang sulit.

  • Penerimaan yang luas terhadap orang yang berbeda menurut ras, budaya, kelas sosial, kemampuan, maupun ketidakmampuan. Mengajarkan untuk saling menghargai satu sama lain.

  • Mengajarkan kepada siswa keterampilan kerjasama dan kolaborasi. Keterampilan ini penting karena banyak anak muda dan orang dewasa masih kurang dalam keterampilan sosial.


Model pembelajaran berdasarkan masalah

MODEL PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH

  • Pembelajaranberdasarkanmasalahmerupakanpendekatan yang efektifuntukpengajaran proses berpikirtingkattinggi. Pembelajaraninimembantusiswauntukmemprosesinformasi yang sudahjadidalambenaknyadanmenyusunpengetahuanmerekasendiritentangduniasosialdansekitarnya. Pembelajaraninicocokuntukmengembangkanpengetahuandasarmaupunkompleks (Ratumanan, 2002 : 123).


Macam macam pembelajaran berdasarkan masalah

Macam-MacamPembelajaranBerdasarkanMasalah

  • Pembelajaranberdasarkanproyek (project-based instruction), pendekatanpembelajaran yang memperkenankansiswauntukbekerjamandiridalammengkonstrukpembelajarannya.

  • pembelajaranberdasarkanpengalaman (experience-based instruction), pendekatanpembelajaran yang memperkenankansiswamelakukanpercobaangunamendapatkankesimpulan yang benardannyata.

  • belajarotentik (authentic learning), pendekatanpengajaran yang memperkenankansiswamengembangkanketrampilanberpikirdanmemecahkanmasalah yang pentingdalamkonstekskehidupannyata.

  • Pembelajaranbermakna (anchored instruction), pendekatanpembelajaran yang mengikutimetodologisainsdanmemberikesempatanuntukpembelajaranbermakna


Ciri ciri dan tahapan pada pembelajaran berdasarkan masalah

Ciri-CiridanTahapanpadaPembelajaranBerdasarkanMasalah

  • Pengajuanpertanyaanataumasalah.

  • Berfokuspadaketerkaitanantardisiplin.

  • Penyelidikanautentik. Pembelajaranberdasarkanmasalahmengharuskansiswamelakukanpenyelidikanautentikuntukmencaripenyelesaiannyataterhadapmasalahnyata. Merekaharusmenganalisisdanmendefinisikanmasalah, mengembangkanhipotesis, danmembuatramalan, mengumpuldanmenganalisainformasi, melakukaneksperimen (jikadiperlukan), membuatinferensi, danmerumuskankesimpulan.

  • Menghasilkanprodukdanmemamerkannya.

  • Kolaborasi. Pembelajaranberdasarkanmasalahdicirikanolehsiswa yang bekerjasamasatudengan yang lainnya, paling seringsecaraberpasanganataudalamkelompokkecil.


Pengajaran berdasarkan masalah terdiri dari 5 langkah utama

Pengajaranberdasarkanmasalahterdiridari 5 langkahutama

  • Tahap-5 Menganalisisdanmengevaluasiprosespemecahanmasalah.

  • Orientasisiswapadamasalah

  • Mengorganisasisiswauntukbelajar

  • Membimbingpenyelidikan individual maupunkelompok.

  • Mengembangkandanmenyajikanhasilkarya.

  • Menganalisisdanmengevaluasiprosespemecahanmasalah.


Peran guru dalam pembelajaran berdasarkan masalah

Peran Guru dalamPembelajaranBerdasarkanMasalah

  • Mengajukanmasalahataumengorientasikansiswakepadamasalahautentik, yaitumasalahkehidupannyatasehari-hari.

  • Memfasilitasi/membimbingpenyelidikanmisalnyamelakukanpengamatanataumelakukaneksperimen/ percobaan.

  • Memfasilitasi dialog siswa.

  • Mendukungbelajarsiswa.


Berbagai jenis model pembelajaran

BERBAGAI JENIS MODEL PEMBELAJARAN

  • Group investigation

  • Talking stik

  • Bertukarpasangan

  • Snowball throwing

  • Students facilitator and explainin

  • Course review horay

  • Demonstration

  • Explicit Introduction

  • Cooperative Integrated Reading And Composition

  • Inside-outside-circle

  • TembokKata

  • Word Square

  • Scramble

  • Take And Give

  • ConseptsentenSE

  • Complette Sentences

  • Time Token Arends

  • Pair Cheks Spencer Kagen

  • KelilingKelompok

  • TariBambu

  • DuaTinggalDuaTamu

  • Examples non examples

  • Picture and picture

  • Numbered heads together

  • Cooperative script

  • Kepalabernomorstruktur

  • Student-teams achievement

    divisions

  • Jigsaw

  • Problem based introduction

  • Artikulasi

  • Mind maping

  • Make a-match

  • Think pair and share

  • Debate

  • Role playing


Sekian semoga bermanfaat

Sekian, Semoga Bermanfaat !

www.ayahalby.wordpress.com


  • Login