1 / 11

WACANA (KUASA KORPORASI)

WACANA (KUASA KORPORASI). Insist Press BasRibas. KUASA KORPORASI : Penjajahan Pikiran dan Ruang-Hidup ( Hira Jhamtani ).

azriel
Download Presentation

WACANA (KUASA KORPORASI)

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. WACANA (KUASA KORPORASI) Insist Press BasRibas

  2. KUASA KORPORASI :PenjajahanPikirandanRuang-Hidup(HiraJhamtani) • BBC World bertanyakepada 1.500 pemirsadanrespondendariEropa, Asia, Amerika Utara dan Selatan, Timur Tengah, Afrikadan Australia – dan 52,3% mengatakankekhawatiranterbesarmerekaadalahglobalisasidankekuasaan AS. • Dalamprosesdominasi, kendaliatasteknologimemainkanperananpenting. Teknologiakanmemperkuatpenjajahanatasruanghidupdanpikiran. Teknologitersebut (ETC, 2003 dalamJhamtani, 2004) adalah: • Nanoteknologiuntukmenguasaimaterimelaluimanipulasi atom; • Bioteknologiuntukmenguasaikehidupanmelaluimanipulasi gen; • Teknologiinformasiuntukmenguasaipengetahuanmelalui bit (byte); • Cognitive neuroscience untukmenguasaibenakataupikiranmelaluimanipulasi neuron; • Memetic engineering untukmengendalikankebudayaanmelaluimanipulasi meme ataugagasan. Meme adalahunsurmendasardarikebudayaan yang analog dengan gen dalamorganismehidup.

  3. SEJARAH GLOBALISASI DAN KORPORASII. Wibowo • South Sea Company adalahsatukorporasi yang didirikanpada 1710 diInggris, dengankegiatananekaperdaganganbudak. • South Sea Company runtuhpada 1720. Para direktur South Sea Company dipanggildidepanparlemen, didenda, dandihukum. Padatahunitujuga, parlemenmengesahkan Bubble Act yang menegaskanbahwaadalahtindakankriminalmendirikansatuperusahaan yang “… presuming to be a corporate body” (Carswell, 1960). • 150 tahunkemudiandiAmerikaSerikat. Satukorporasibesarruntuhakibatpenipuandankorupsi. Para CEO (Chief Executive Officer) dankawan-kawannyakaburmengantongimilliaran dollar. Pemerintah Federal AmerikaSerikatmengeluarkan Sarbanes-Oxley Act, pada 2002, untukmengaturdanmengendalikangerakkorporasi. • Pada 1564, The Company of the Mines Royal, yang dibiayaidengan 24 helaisaham yang dijual £1.200 per lembarnya. Pada 1688, diInggristerdapat 15 korporasi. Pada 1825, Bubble Act dicabut, bermunculankorporasidalamjumlahbesar. Di AmerikaSerikat, setelahmemisahkandariInggris, antara 1781 dan 1790, jumlahkorporasimeningkat 10 kali lipat, dari 33 menjadi 328. • Gonjang-ganjingDepresiBesar (great depression) padatahun 1930an mendorongPresiden Franklin D. Roosevelt mengambiltindakanmerantaigerakkorporasi. Kebijakan New Deal nya Roosevelt memenuhiaspirasirakyatAmerika, tapidihujatolehparapebisnis. Sekitar 1980an, Ronald Reagenmenempuhkebijakan neoliberal, membiarkankorporasibebasberkiprahlagi.

  4. SEJARAH GLOBALISASI DAN KORPORASII. Wibowo • Gejalamunculnyakorporasimultinasionalsudahadasekaj Abad Pertengahan, Bank Medici di Florence padaabad 15. Padaabad 16 hinggaabad 18, ada East India Company yang berkebangsaanInggrismaupunBelanda, danjuga Hudson’s Bay Company. Kegiatanperdaganganmerekaterbataspadaproduk-produkmewahdanmerupakanbagiankecildarikegiatanekonomidunia. • MNCs (mengumpulkan modal dalamnegeridanmenanamkannyadimancanegara) munculpadaakhirabad 19, terutamadibidangpertambangandanpertanian. Gold Standard (1870-an sampaiPerangDuniaPertama). • Sperodan Hart menyatakanbahwakorporasidianggapmenjadimultinasionatidakhanyakarenaiagiatterlibatdalampenanaman modal asinglangsung, tetapijugadalamperundinganuntukmengadakanpersetujuankerjasamainternasionaldenganperusahaan lain dinegara lain. • MNCs kerapmengeksploitasipekerjanyadengangaji yang subsisten. Banyak MNCs yang terlibatdalamkegiatanindustri yang dapatmencemarkanlingkungansepertipertambangan, kehutanan, listrik, dan petro-kimia. • Adaduastrategi yang dipakaioleh MNCs. Pertama, MNCs dapatmenggunakanstrategi yang dipakaiolehlayaknyasuatukekuatanpolitik, yaituancaman (threat). Strategikeduaadalahdengancarakorupsi.

  5. REKAYASA MERAWAT NEOLIBERALISME :MenggagasKembaliPeranTeknologiuntukAkumulasiLaba (YanuarNugroho) • IntiNeoliberalismeadalahdilepasnyahakistimewaatas modal dariberbagaitataaturanteritorialmaupunnasional. • B. Herry-Priyono (2004), Neoliberalismeadalahpaham/agenda pengaturanmasyarakat yang didasarkanpadadominasihomo oeconomicusatasdimensi lain dalamdirimanusia (homo culturalis, zoon politicon, homo socialis, dsb). Neoliberalismesebagaidominasisektorfinansialatassektorriildalamtataekonomi-politik. • Jantungnoliberalismeadalahduagagasan. Pertama, manusiadilihathanyasebagaihomioeconomicus.Artinya, cara-carakitabertransaksidalamkegiatanekonomibukanlahsalahsatudariberbagaicorakhubunganantarmanusia, melainkansatu-satunyacorak yang mendasarisemuatindakandanrelasimanusia. Kedua, gagasanekonomi-politik neoliberal adalahargumenbahwapertumbuhanekonomiakan optimal jikadanhanyajikalalu-lintas modal yang dimilikiolehpribadi (orang-perorang) dilepaskandarikaitannyadenganprosessurvival sosialdanditujukansematauntukakumulasilaba. • Adam Smith mengatakankepemilikanprivatmasihdianggappunyatugassosialuntukmenyejahterakanseluruhmasyarakat, dalamneoliberalisme, kepemilikanprivattersebutsudahdemikianabsolutdankeramat, tanpaperansosialapapunjugakecualiuntukakumulasilabaprivat (gagasan Milton Friedman).

  6. REKAYASA MERAWAT NEOLIBERALISME :MenggagasKembaliPeranTeknologiuntukAkumulasiLaba • Globalisasiekonomimerupakantatadunia yang bertumpupadakekuasaan modal danpemilik modal. Pada : • Tatarantindakan, tatakekuasaan global inibertumpupadapraktikbisnisraksasalintar-negara; • Pelakuutamanyaadalahperusahaan-perusahaantransnasional; • Proseskulturalideologis yang dibawanyaadalahkonsumerisme (konsumsimengada-ada) • Kebijakanekonomipolitik global yang dipaksakanpadakebijakanpublikmelaluitiga ‘mantra sakti’: deregulasi-privatisasi-liberalisasi. • Bioteknologipadaujungnyamemangmerubahpertaniandari ‘prosesproduksiuntukkonsumsi’ menjadi ‘produksiuntukperdagangan’. F. Fukuyama dalambukunya Our Posthuman Future : Consequences of the Biotechnology Revolution menyebutbahwabioteknologinampaknyalebihmengabdipadakepentingandagangketimbangsains. • Kunciuntukmemahamikonsumerismeadalahkarenabarang/jasa (walauharganya absurd) memberipemakainyasuatuklaimpada status, prestisedangengsi.

  7. GlobalisasiNeoliberalisme

  8. KELAPARAN DI TENGAH KELIMPAHAN :DominasiKorporasiatasPangan(HiraJhamtani) • Penguasaan paten atasbahantanamanberdampakmengubahbenihdarimilikpublikataumilikbersamamenjadimilikprivat. Padagilirannya, halinimengakibatkanduaefek. • Pertama, petanikehilanganhakuntukmenyimpan, menanamkembali, salingmenukardanmemuliakanbenih – suatuhakinheren yang adasejakberabad-abadlaludikalanganmasyarakatpetani. Sekalipetanimembelibenih yang dikembangkandandirekayasaperusahaan, iatidakberhakatasbenihtersebut. • Kedua, hargabenihmenjadilebihmahalkarenapemakai (petani) harusmembayarbiayateknologidanroyalti. Benihpabrikdirancanguntukdigunakandalamsatupaketdenganpupukataupestisidaprodukperusahaan yang sama. Petaniharusmembelisaranaproduksi lain dariperusahaan yang samajikainginmendapatkanpanen yang baik (Five Year Freeze, 2002). Hanyapetanikaya yang mampumembayar yang bisamendapatkanaksespadabenihtersebut.

  9. KETIKA NEGARA DIKUDETA PASAR :SatuRenungan(Saleh Abdullah) • Globalismekapitalisme yang bertujuanmeminimalkanperannegara, danmenonjolkanperanswastamelaluisistempasar, menerapkanpendekatan ‘efisien’ dan ‘keefektifan’ untukmelancarkantigatujuanutama : deregulasi, liberalisasi, danprivatisasi. • Hal inimengandungtigaakibat yang berbahaya : • Pertamaadalahpenghilangansejumlahaturan, sistemdanmekanismenegara (birokrasidalamartisempit) yang menjadialatuntukmenjamin (dalambentuksubsidi) agar pelayananpadamasyarakatdipenuhi, danpengalihanswasta (denganmenghentikansegalasubsidi). • Keduaberkaitandenganperannegarasebagai mediator pertikaian. Institusinegaradibentuksebagaihasilkesepakatanuntukmenghilangkansegalabentukpertikaiandengancaramembentukmanajemenatauadministrasipolitikgunamengaturdanmelayanikebutuhandasarwarganegara. Bilakitamembiarkanperannegaradihapus, makapadadasarnyakitaakanmengembalikanperiodepertikaiantadi, karenakitatahupasarbertumpupadapersaingan, bukanresolusikonflik. • Ketigaadalahketikasistempasarmengambil-alihtanggungjawabnegara. Kehidupanmanusiaakankehilanganpijakan.

  10. KETIKA NEGARA DIKUDETA PASAR :SatuRenungan(Saleh Abdullah) • Marx mengatakanimperialismeadalahbentukdari ‘akumulasiprimitif’ yang menggabungkancara-carakekuatanpemaksa (coercive) danpendekatanpasaruntukmenguasaisumberdaya yang bisadireinvestasikankembalinantinyauntukmemajukanekonomikapitalis. Lenin menganggapimperialismesebagaipuncakperkembangantertinggidarisistemkapitalisme. • Apakahperannegara (pemerintah) memangbenar-benarbisadigantiswasta (pasar)? MenurutMantan Chief Economist pada Bank Dunia, peraihnobelekonomi 2001 danpenulisbest seller, Globalization and Its Disconents, Joseph Stiglitzmembuktikanlewatriset-risetnyabahwaperannegaratidakmungkindigantikanpasar. MenurutStiglitz, pasartidakmenyediakanjaminanuntukmengatasirisiko yang dihadapimasyarakat. Sistempasar yang tidakdikendalikanmengakibatkanmasalahekonomiberupamasapertumbuhan yang pendek (booms were shorter) dankrisisekonomi yang berkepanjangan(downturns were longer)

  11. KETIKA NEGARA DIKUDETA PASAR :SatuRenungan(Saleh Abdullah) • ‘Self-determination’ (hakmenentukannasibsendiri) padapasal 1 dariduaKovenanIndukHakAsasiManusia – KovenanHak-HakSipildanPolitik (CCPR), danKovenanHak-HakEkonomi, SosialdanBudaya (CECOSOC) – mempunyaiduamakna. Secaraeksternal, kedaulatansuatunegarasebagainorma yang tetapdanpasti(a peremproty norm) dankarenanyamenjadisubyekdalamhukuminternasional. Secara internal, self-determinationmengandungpengertiantentangkedaulatannegarauntukmenjaminhak-hakrakyatnyadalammenentukankomposisipemerintahlewatpenyelenggaraanpemilu. • Demokrasitidakbisadiukurhanyadarikeberadaansistemmultipartaidankebebasanperssemata, tapidemokrasijugaharusdiukurberdasarkansejauhmananegaramerealisasikantanggungjawabnyauntukmemenuhikesejahteraanrakyat, tanpadigangguolehpihak-pihak yang secarapotensiaodapatmerusaktanggungjawabtersebut.

More Related