1 / 31

HIPERTENSI KRISIS

HIPERTENSI KRISIS. SYAIFUL AZMI SUB BAGIAN GINJAL HIPERTENSI BAG ILMU PENYAKIT DALAM FDOK UNAND / RSUP DR M DJAMIL PADANG. HIPERTENSI KRISIS. PREVALENSI. HIPERTENSI KRISIS 1 % dari populasi hipertensi dewasa Hipertensi Emergensi - > 50% penderita di ICU - karena terapi tak adekuat.

Download Presentation

HIPERTENSI KRISIS

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. HIPERTENSI KRISIS SYAIFUL AZMI SUB BAGIAN GINJAL HIPERTENSI BAG ILMU PENYAKIT DALAM FDOK UNAND / RSUP DR M DJAMIL PADANG

  2. HIPERTENSI KRISIS

  3. PREVALENSI • HIPERTENSI KRISIS • 1 % dari populasi hipertensi dewasa • Hipertensi Emergensi - > 50% penderita di ICU - karena terapi tak adekuat Pergolini MS. Clinter 160/2/2009 Mark PE Chest 131/6/2007

  4. PROGNOSIS • Angka kematian tinggi • Tanpa terapi : 1 year survival rate 10-20% • Terapi adekuat : 5 year survival rate 50-60% Kaplan, clinical hypertension

  5. DEFINISI • HIPERTENSI KRISIS • Peningkatan tekanan darah mendadak (> 180/120 mmHg) - T.O.D +/- - KELUHAN +/- - PENANGGULANGAN SEGERA

  6. KLASIFIKASI HIPERTENSI URGENSI • TANPA GEJALA - Biasanya tekanan darah > 180/120 mmHg - Tanpa keluhan (sakit kepala/cemas) - TOD Akut tidak ada • DGN GEJALA - Biasanya tekanan darah > 180/120 mmHg - Keluhan sakit kepala hebat, nafas pendek, kardiovaskuler stabil - TOD akut tidak ada

  7. KLASIFIKASI Hipertensi Emergensi • Biasanya tekanan darah > 220/140 mmHg • Keluhan TOD : sesak, nyeri dada, nokturia, disartria, gangguan kesadaran

  8. Table 2 : Algorithm for Triage Evaluation BP, Blood pressure; ICU, Intensive care unit Sumber : Hebert e.j Prim Care 2008. 35 (3)

  9. DIAGNOSIS ANAMNESIS • Lama menderita hipertensi • Obat-obat yang dimakan • Keluhan TOD • Penyakit penyerta

  10. DIAGNOSIS PEMERIKSAAN FISIS • Pengukuran tekanan darah • Perabaan a. radialis, a. karotis • TOD

  11. Table 3 : Clinical Characteristics of the Hypertensive Emergency Sumber : Hebert e.j Prim Care 2008. 35 (3)

  12. Table 4 : Clinical Manifestations of End-Organ Damage From Hypertensive Emergency ACS; acute coronary syndrome; ARF: acute renal failure: BUN: blood urea nitrogen: ICH: intracranial hemorrhage; LVF: left ventricular failure; NV: nausea and vomiting: PE: pulmonary edema: SAH: subarachnoid hemorrhage; SCr, serum creatinine Pergolini MS. The Management of hypertensive crises. Clin Ter 2009. 160 (2)

  13. PENGOBATAN Hipertensi Urgensi • Tidak memerlukan penurunan tekanan darah segera sp normal dalam waktu observasi • Oral anti hipertensi bekerja cepat • Target tidak tercapai, tingkatkan dosis • Target tercapai dalam 3-7 hari

  14. Table 5 : Management of Hypertensive Urgencies • Sumber : • Adaptec etc • InaSH • Hebert C.J Hypertensive Crises Prim Care 2008. 35 (3)

  15. PENGOBATAN Hipertensi Emergensi • Dirawat di ICU • Obat anti hipertensi parenteral • Target : - Penurunan tekanan darah pd jam pertama 20-25 % - Minimalisir hipoperfusi organ vital • Penurunan tekanan darah selanjutnya dl 24 jam

  16. Table 6 : Treatment of Hypertensive Emergencies Sumber : Hebert e.j Prim Care 2008. 35 (3)

  17. Keadaan khusus • Diseksi Aorta - Robekan pd dinding aorta - Klinis : nyeri dada (Spt MCI) : Sinkope - Pemeriksaan : Echo, CT Scan, MRI - Terapi : Target TDS 110-120 mmHg/dl Waktu 10-20 menit - Konsul bedah

  18. Keadaan khusus • Sindroma koroner akut - Angina pektoris tak stabil, STEMI/Non STEMI - Klinis : nyeri dada khas - Pemeriksaan : EKG, CKMB, Troponin T - Terapi : - obat : - Nitrogliserin - Na Nitropruside - C.C.B (Nicardipin) - Target :  10-20% dl 1-3 jam pertama : jaga TDD > 60 mmHg - Obat : Penghilang rasa sakit Membuka oklusi koroner

  19. Keadaan khusus • Edem Paru - Klinis : - sesak nafas hebat, tiba-tiba - ronkhi, bendungan - gallop rythem - Terapi : - Obat : - Na Nitropruside - Fenoldopam - Obat-obat diuretik - Target : TDS turun 30 mmHg dl beberapa menit : 130/80 mmHg dl 3 jam

  20. Keadaan khusus • AKI/CKD - Biasanya hipertensi sekunder (oklusi a. renalis) - Klinis : Usia muda Refrakter RPK tidak ada - Pemeriksaan : bising a renalis - Terapi : Turunkan tekanan darah 20 - 25% dl 1-3 jam Obat : Na nitropruside Labetalol

  21. Keadaan khusus • Krisis adrenergic - Karena produksi katekolamin  - Terapi : Turunkan tekanan darah 10-15 % dl 1-2 jam Obat : - Fentolamin - Labetalol

  22. Keadaan khusus • Hipertensi Ensefalopati - Perfusi ke serebral   edem serebral  progresif - Klinis :  kesadaran Perdarahan retina Papil edem Defisit neurologi - Terapi :  tekanan darah 20-25% jam pertama Obat : Na Nitropruside Labetalol

  23. Keadaan khusus • Stroke Iskemi - Penurunan tekanan darah masih kontroversi -  tekanan darah tiba-tiba  iskemi cerebri bertambah -  tekanan darah bila awal > 220/120 mmHg, tdk lebih 10% pd jam I, 20% pada 6-12 jam berikut - Obat : - Na Nitropruside - Nicardipin

  24. Keadaan khusus • Perdarahan serebral - Biasanya tekanan darah > 240/120 mmHg - Klinis : - penurunan kesadaran - ngorok - tanda-tanda defisit neurologi - Terapi : -  tek darah 20-25 % jam pertama - 160/90 mmHg dl 24 jam - Obat : Na Nitropruside Nicardipin CCB

  25. Keadaan khusus • Kehamilan - Keluhan : - Sakit kepala - Sesak nafas - Oliguri - Kejang - Lab. Proteinuria - Terapi : Terminasi kehamilan Obat : - Nicardipin - Labetalol

  26. Keadaan khusus • Pengguna NAPZA - Obat kokain, amfetamin, metametamin phencyclidine - Obat pilihan CCB

  27. Table 7 : Preferred Drugs for Select Hypertensive Emergencies AMI, acute mycardial infarction; SBP, systolic bood pressure Sumber : Hebert e.j Prim Care 2008. 35 (3)

  28. KESIMPULAN • Hipert. Krisis :  tek darah mendadak dgn atau tanpa TOD • Hipert. Urgensi : - berobat jalan - oral anti hipertensi • Hipert. Emergensi : - rawat di ICU - obat anti hipertensi parenteral

  29. TAKE HOME MESSAGE Dokter pada pelayanan primer, dapat memberikan anti hipertensi oral yang bekerja cepat, dalam menatalaksana hipertensi sebelum merujuk ke RS rujukan

  30. Terima Kasih 31

More Related