1 / 13

KARAKTERISTIK PROSA ANGKATAN PUJANGGA BARU

KARAKTERISTIK PROSA ANGKATAN PUJANGGA BARU. Maulfi Syaiful Rizal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FIB UB. Latar Belakang Lahirnya. Angakatan ini muncul karena reaksi terhadap sensor yang dilakukan oleh Balai Pustaka terhadap karya sastrawan pada masa tersebut.

amandla
Download Presentation

KARAKTERISTIK PROSA ANGKATAN PUJANGGA BARU

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. KARAKTERISTIK PROSA ANGKATAN PUJANGGA BARU Maulfi Syaiful Rizal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FIB UB

  2. Latar Belakang Lahirnya Angakatan ini muncul karena reaksi terhadap sensor yang dilakukan oleh Balai Pustaka terhadap karya sastrawan pada masa tersebut. Sensor dilakukan terutama terhadap karya yang berisi nasionalisme dan cita-cita kebangsaan.

  3. Angkatan ini ditandai dengan terbitnya majalah Pudjangga Baru pada bulan Juli 1933 yang merupakan terompet serta penyambung lidah para sastrawan pujangga baru. Dalam manifestasi Pujangga baru dinyatakan bahwa fungsi kesusastraan, selain melukiskan atau menggambarkan tinggi rendahnya budaya dan martabat suatu bangsa, juga mendorong bangsa tersebut ke arah kemajuan.

  4. Tujuan dari majalah Pujangga baru ini adalah : • Menumbuhkan kesusastraan baru yang sesuai dengan zamannya. • Mempersatukan para sastrawan baru dalam satu wadah, yang sebelum itu tercerai berai menulis dalam beberapa majalah yang menyediakan ruang kebudayaan. Meskipun maksud semula majalah ini adalah untuk memajukan kesusastraan baru, namun peranannya kemudian semakin meluas meliputi masalah-masalah kebudayaan umumnya. 

  5. Ciri-Ciri Sastra Angkatan PB a. Sastra majalah  b. Romantik Lahirnya angkatan Pujangga Baru di tengah-tengah pergolakan kebangsaan, memberi pengaruh terhadap para sastrawannya. Dalam pujangga baru banyak dijumpai masalah cinta tanah air dan dambaan terhadap persatuan bangsa. c. AngkatanPujanggaBarumenggunakanbahasaMelayu modern dansudahmeninggalkanbahasaklise. d. Dinamis

  6. Karakteristik Prosa PB 1. Mengenai bahasanya Sudah lebih banyak mempergunakan bahasa yang sesuai dengan pergaulan modern. 2. Mengenai cara mengarang • Dilukiskannya para pelaku dengan segala perwatakannnya, dan seolah-olah pengarang tidak akan memberikan pendapat apa-apa. • Para pelaku dalam roman Pujangga baru digambarkan seperti hidup bergerak, berdialog atau bersoal jawab sebagaimana orang biasa. • Roman Pujangga Baru juga mengutamakan segi psikologi, segi kejiwaan.

  7. 3. Mengenai isinya Sesuai dengan semangat pembaruan dan kebangusan bangsa Indonesia pada waktu itu, maka isi roman Pujangga baru juga menyangkut masalah yang kompleks, Misalnya tentang politik, social, ekonomi, budaya, agama, pendidikan dan sebagainya. 4. Mengenai cara melukiskan cerita Pada umumnya cara melukiskan cerita dalam roman pujangga baru selalu bercorak “romantis idealis”, yaitu berdasarkan cita-cita pengarang yang terkandung dlam hati nuraninya.

  8. Contoh unsur intrinsik prosa angkatan 30 (Layar Terkembang) Tema Novel Pergerakan emansipasi wanita yang berupa kemerdekaan dan kebebasan dalam bertindak yang bertanggung jawab dan dilaksanakan secara sukarela.

  9. Penokohan

  10. Alur Alur dalam novel tersebut adalah maju karena ceritanya beruntut secar tepat dan tertata maju kedepan tanpa mengungkit masa lalu, buktinya di bawah ini:

  11. Latar atau Setting

  12. Sudut Pandang Sudut pandang dalam novel ini adalah orang ketiga serba tahu. Narator seolah-olah tahu semua tentang tokoh dalam novel ini. Gaya (Bahasa) Sebagai pengarang yang memiliki semangat pembaruan dalam dirinya, STA sudah mulai memperkenalkan dan menggunakan bahasa Indonesia.

  13. TERIMA KASIH

More Related