1 / 25

KONSEP KEWIRAUSAHAAN

KONSEP KEWIRAUSAHAAN. Pengertian Kewirausahaan (1). Entrepreneur mengalihkan sumberdaya dari sektor ekonomi yang kurang produktif ke sektor ekonomi dengan produktivitas yang lebih tinggi (Jean Baptiste Say). Pengertian Kewirausahaan (2).

aaralyn
Download Presentation

KONSEP KEWIRAUSAHAAN

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. KONSEP KEWIRAUSAHAAN

  2. Pengertian Kewirausahaan (1) • Entrepreneur mengalihkan sumberdaya dari sektor ekonomi yang kurang produktif ke sektor ekonomi dengan produktivitas yang lebih tinggi (Jean Baptiste Say)

  3. Pengertian Kewirausahaan (2) Pendorong perubahan teknologi dan pemicu pertumbuhan ekonomi dengan mengenalkan kombinasi baru yang mempunyai manfaat ekonomi dan sosial (Joseph Schumpeter)

  4. Kombinasi baru berupa : • Produk • Proses • Material • Pasar • Metode organisasi

  5. Pengertian Kewirausahaan (3) • Entrepreneur is often defined as one who starts his own, new and small business • Not every new business is necessarily entrepreneurial

  6. McDonald`s did not invent anything! By asking, what is value to the customer? Standardizing the product, designing process and tools, and basing training on the analysis of work to be done and then setting the standard required, McDonald`s both drastically up graded the yield from resources, and created a new market and new cutomer.

  7. Pengertian Kewirausahaan (4) Entrepreneurship is the process of creating something new with value, by devoting the necessary time and effort, assuming the accompanying financial, psychological and social risks, and receiving the resulting rewards of monetary, personal satisfaction and independence.

  8. Entrepreneur Organisasi atau individu yang memungkinkan berlangsungnya proses invention-development – commercialization • Pada setiap tahap melibatkan resiko • Ciri utama entrepreneur adalah kesediannya untuk menanggung resiko

  9. Entrepreneur USAHA DARI PENEMU YANG BERJIWA ENTREPREUNEUR (INVENTOR-ENTREPRENEURS) PERTUMBUHAN INDUSTRI TEKNOLOGI BARU DALAM ABAD 19 DAN AWAL ABAD 20 INDIVIDU YANG MERUPAKAN ILMUWAN YANG KREATIFDAN ATAU ENGINEERDAN BISNISMAN YANG KREATIF NOBEL (SWEDIA, DINAMIT), LINDE (JERMAN, LIQUID AIR DISTILATION),BRINS(PRANCIS, OKSIGEN INDUSTRI), SOLVAY(BELGIA, SODA AMONIA),PERKIN(INGGRIS, ANILENE DYES), BELL (SKOTLANDIA-AMERIKA UTARA, TELEPON), EDISON( AMERIKA SERIKAT, LISTRIK), DAN MARCONI(ITALI-INGGRIS, RADIO)

  10. Peran dan Fungsi Entrepreneur ABAD 20 PENINGKATAN INSTITUSIONALISASI DAN PROFESIONALISME DARI R&D DI UNIVERSITAS , PEMERINTAHAN DAN LABORATORIUM INDUSTRI PERAN DARIPENEMU YANG BERJIWA ENTREPREUNEUR (INVENTOR-ENTREPRENEURS) MENGALAMI PENURUNAN PERUSAHAAN BARU YANG BERPERAN DALAM PERTUMBUHAN INDUSTRI BARU BERTEKNOLOGI TINGGI DITEMUKAN OLEH INDIVIDU DARI PERUSAHAAN BESAR, LABORATORIUM PEMERINTAH DAN UNIVERSITAS  SPIN OFF PHENOMENON KESUKESAN DITENTUKAN OLEH SIKAP ENTREPRENEUR DARIPENEMU

  11. PERAN EKONOMI (1) • GEE DAN TAYLOR : PERUSAHAAN-PERUSAHAAN INOVATIFTERCATAT LEBIH BAIK DALAM MENGHASILKANPERTUMBUHAN EKONOMIDANPEKERJAAN KEMAMPUANEKONOMI SUATU NEGARAUNTUK TUMBUH DAN MEMPERTAHANKAN DAYA SAING INTERNASIONALDITENTUKAN OLEHINOVASI TEKNOLOGI • MANSFIELD: SOCIAL RETURN (YAITU, KEUNTUNGAN SOSIAL) DARI INOVASI DUA KALI LIPATDIBANDINGKAN DENGANPRIVATE RETURN( YAITU, ROI UNTUK PERUSAHAANYANG MEMPERKENALKAN INOVASI)

  12. PERAN EKONOMI (2) • KAMIEN DAN SCHWARTZ: PERUSAHAAN-PERUSAHAAN KECIL MEMAINKAN PERANAN VITAL DALAM PROSES PERUBAHAN TEKNOLOGI • SHAPERO 1000 PERUSAHAAN-PERUSAHAAN TERBESAR DI AMERIKA SERIKAT DIKALAHKAN PERFORMANSINYA OLEH PERUSAHAAN- PERUSAHAAN KECIL HASIL STUDI KOMPARATIF DARI PERUSAHAAN YANG SUDAH MATANG DAN BESAR, BANYAK BERINOVASI DENGAN PERUSAHAAN –PERUSAHAAN MUDA BERTEKNOLOGI TINGGI YANG DIBUAT ANTARA 1969-1974

  13. PERAN EKONOMI (3) PERTUMBUHAN YANG SANGAT TINGGI DARI PERUSAHAAN-PERUSAHAAN KECIL DIMUNGKINKAN KARENA MEREKA MENUNJUKANKEMAMPUAN INOVASI YANG TINGGGIDIDUKUNG OLEH STUDIDI INGGRIS • GIBBONS DAN WATKINSMENDISKUSIKAN KEMAMPUAN KOMPETITIF DARI PERUSAHAAN KECIL BERAGUMENTASI BAHWA PERUSAHAAN –PERUSAHAAN BESAR LEBIH SULIT UNTUK BEREAKSI TERHADAP PERUBAHAN TEKNOLOGI • FREEMAN MENEMUKAN BAHWAPERUBAHAAN KECIL MEMBUAT KONTRIBUSI YANG SIGNIFIKAN TERHADAP INOVASI DI BANYAK INDUSTRI. • LAPORAN BOLTONMENYIMPULKAN BAHWAPERUBAHAAN KECIL MEMBUAT KONTRIBUSI YANG PENTING TERHADAP INOVASI DI INGGRIS

  14. Karakteristik Kewirausahaan • Tidak semata-mata didorong oleh motif ekonomi tetapi terutama didorong oleh motif untuk berprestasi (David Mc Cleland) • Motivasi seseorang dapat bersifat individual (Maslow) atau sosial (Alfred Adler)

  15. Berdasarkan berbagai studi empirik, pada entrepreneur yang sukses ditemukan ciri-ciri sebagai berikut: - Independen, percaya diri dan berjiwa kompetitif - Berorientasi pada kerja - Bermotivasi kuat - Generalist - Kreatif - Mampu berkomunikasi secara efektif - Hubungan interpersonal yang tinggi

  16. PERIODE PILIHAN BEBAS 40 20 25 35 45 30 UMUR 15 PENINGKATAN KOMPETENSI, PENGALAMAN DAN KEPERCAYAAN DIRI PENINGKATAN FINANSIAL/OBLIGASI DOMESITK, PERPINDAHAN KE NILAI-NILAI NON-KARIIR STATISTIK USIA ENTREPREUNEUR LEVEL KAPASITAS UNTUK MEMULAI SUATU USAHA KAPASITAS INDIVIDUAL

  17. Entrepreneur adalah orang yang melakukan proses entrepreneurship. Pertanyaan: Nature or Nurture ?

  18. Entrepreneurship bukan bakat atau sifat yang diturunkan. Kemampuan kewirausahaan dapat ditumbuh -kembangkan secara sistematis (nurturing) (Peter F. Drucker).

  19. FAMILY BACKGROUND GOAL GROWING UP : ORIENTATION, EDUCATION AND PERSONALITY AGING AND MOTIVATION WORK EXPERIENCE ENTREPRENEURSHIP

  20. Entrepreneurial Feeling • Internal locus of control - having a control over their live. • Feeling about independence - being one’s own boss - and need for achievement - individual’s need to be recognized. • Feeling about risk.

  21. PERISTIWA YANG MENDORONG FRUSTASI PEKERJAAN BERHENTI PEMBUBARAN DUKUNGAN FINANSIAL MODAL PRIBADI/KELUARGA MODAL TEMAN/SWASTA INSTITUSI FINANSIAL KREDI T SUPPLIER PARTIAL SOCIAL ALIENATION: ANGGOTA DARI KELOMPOK PENGUSAHA MINORITAS IMIGRAN KECENDERUNGAN SECARA FISIK /PHISIKOLOGI N-Ach YANG TINGGI INTERNAL LOCUS OF CONTROL IDENTIFIKASI KESEMPATAN USAHA PERIODA PILIHAN BEBAS DUKUNGAN LINGKUNGAN PENDIDIKAN/BUDAYA AKUNTING/HUKUM DSB PELAYANAN PELAYANAN PEMBEKALAN DARI PEMERINTAH PEKERJA, TRANSPORTASI DSB IKLIM KEWIRAUSAHAAN DAMPAK DARI DEMONSTRASI ORGANISASI INKUBATOR CONTOH DARI YANG LAIN-MENTOR/ADVISOR ORANG TUA MEMEMPUNYAI USAHA KELUARGA SUAMI/ISRI MENDUKUNG ATAU SINGLE/JANDA/CERAI PROSES MENJADI ENTREPREUNEUR USAHA BARU DIMULAI

  22. Terimakasih

More Related