1 / 31

Fery Mendrofa .

KONSEP KEPERAWATAN KOMUNITAS. Fery Mendrofa . TUJUAN CHN. INDONESIA SEHAT 2010 → Jika seluruh masy. Tahu, mau & mampu ber-PHBS Tujuan Pembangunan Nasional Masy. Sehat & produktif. Pemb. Kes. Nas → UU no. 23/1992 menitikberatkan pada kemampuan masy.

zaviera
Download Presentation

Fery Mendrofa .

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. KONSEP KEPERAWATAN KOMUNITAS FeryMendrofa.

  2. TUJUAN CHN • INDONESIA SEHAT 2010 → Jika seluruh masy. Tahu, mau & mampu ber-PHBS Tujuan Pembangunan Nasional Masy. Sehat & produktif

  3. Pemb. Kes. Nas → UU no. 23/1992 menitikberatkan pada kemampuan masy. menolong dirinya sendiri (self care) PERAN SERTA MASYARAKAT MENJADI HAL PENTING PENINGKATAN PSM → KEP. KOMUNITAS

  4. PENGERTIAN • CHS (1977) Keperawatan Komunitas adalah yan kep profesional yg ditujukan pd masy dg penekanan klp resti dlm upaya pencapaian derajat kes optimal melalui peningkatan kes, pencegahan peny, pemeliharaan dan rehabilitasi dg menjamin keterjangkauan yan kes yg dibutuhkan & melibatkan klien sbg mitra dlm perenc, pelaks & eval yan kep.

  5. ANA (1999) CHN is a synthesis of nursing practice and public health practice applied to promoting and preserving the health of population KEPERAWATAN KOMUNITAS KESMAS CHN KEP

  6. SEJARAH CHN • 1860 – 1900 Dikenal dgn direct nursing, fokus orang sakit, curatif, bersifat individu dan bersifat volunter, sasaran klien terminal di rumah & orang miskin yang sakit di rumah • 1900 – 1970 Dikenal PHN, fokus masy, orientasi klp, curatif & preventif, oleh pemerintah & volunter, sasaran keluarga miskin

  7. 1970 – sekarang - Berubah menjadi CHN - Orientasi seluruh penduduk/komunitas - Sasaran tdk hanya penduduk miskin → seluruh komunitas (individu, keluarga, kelompok dan komunitas) - bersifat institusi atau praktek mandiri - kegiatan : lebih pd promotif & preventif

  8. Di Indonesia dikenal dengan sebutan perawatan kesehatan masyarakat (perkesmas) yang dimulai sejak permulaan konsep puskesmas diperkenalkan sebagai institusi pelayanan kesehatan profesional terdepan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara komprehensif

  9. CIRI KEP. KOMUNITAS - fokus pd klg, klp dan komunitas termasuk kelompok resti - Memberikan yan.kep terdistribusi - bekerja pada rentang sehat-sakit - Bekerja bersama institusi terkait (KLS) - Memberikan yankep : koordinasi dengan medik dan non medik/masy - Mendorong otonomi masy.

  10. ASUMSI DASAR KEP.KOM • Sistem yan.Kes bersifat kompleks • Yankes berfokus pada tiga level pencegahan (primer, skunder, tersier) • Kep bagian dari yankes dgn menggunakan pendidikan dan penelitian termasuk keunikan budaya setempat sbg landasan praktek • Fokus pada keperawatan primer

  11. KEYAKINAN KEP.KOM • Yankep tersedia, terjangkau dan diterima semua lapisan masy. • Libatkan penerima yankep • Kerjasama perawat – klien • Pengaruh lingkungan perlu diantisipasi • Pencegahan penyakit sbg upaya ↑ kes. • Kes. Mrpk tanggung jawab individu

  12. FALSAFAH KEP.KOM (PARADIGMA) Individu MANUSIA keluarga klp/kom NURSING KESEHATAN 3 level prev LINGKUNGAN

  13. MANUSIA Komunitas sebagai : • Klien pada wilayah tertentu yg memiliki nilai, keyakinan, minat relatif sama dan berinteraksi untuk mencapai tujuan • Sumber dan lingkungan bagi keluarga/kelompok • Klien dgn perhatian khusus : Resiko tinggi, daerah terpencil, konflik, rawan dan kumuh

  14. LINGKUNGAN • Faktor internal dan eksternal yg mempengaruhi klien/kom mencakup bio-psiko-sosio-kulural-spiritual KESEHATAN • Kondisi terbebas dari penyimpangan dari pemebuhan kebutuhan dasar kom • Keseimbangan yg dinamis sbg dampak dari keberhasilan mengatasi stressor

  15. KEPERAWATAN Intervensi atau tindakan yg bertujuan untuk menekan stressor atau meningkatkan kemampuan komunitas mengatasi strsssor melalui : • Pencegahan primer • Pencegahan skunder • Pencegahan tertier

  16. TUJUAN KEP.KOM PENINGKATAN KES. & PENCEGAHAN PENYAKIT Melalui : • Yankep langsung : Ind, Klg, Klp & Kom • Perhatian langsung thd seluruh masy & mempertimbangkan bgmn masalah kes. Masy mempengaruhi kes ind, klg, klp/kom dan sebaliknya

  17. LINGKUP PRAKTIK KEP.KOM Struktur Hub N – K, membantu : • Yang sehat, memelihara kesehatannya • Yang sakit, memperoleh kembali kesehatannya • Yang tdk bisa disembuhkan, menyadari potensinya • Yang menghadapi ajal, diperlakukan secara manusiawi Askep → fokus pd kebutuhan dasar komunitas terkait perilaku/pola hidup tdk sehat akibat ketidakmampuan beradaptasi dgn lingkungan

  18. TEORI/MODEL KEPERAWATAN KOM Model sistem chn digunakan untuk : • Menjelaskan perilaku individu, klg, klp dan komunitas • Menekankan bagaimana masing-masing komponen mempengaruhi keseluruhan kom dan sebaliknya • Menjelaskan kom sbg kumpulan sub sistem yg mempengaruhi & dipengaruhi oleh sub sistem lain

  19. Neuman’s model Sehat : p.p B S gpf Ancam: p.s gpn P core K Aktual : p.t gr S

  20. SISTEM KLIEN Sebagai suatu “CONCENTRIC RINGS” terdiri dari tiga garis pertahanan : 1. FLEKSIBEL : pertukaran energi dgn lingkungan 2. NORMAL : Level sehat dari sistem klien 3. RESISTEN : Faktor-faktor pendukung garis pertahanan dan proteksi struktur dasar klien

  21. TUJUAN UTAMA KEP. Untuk mempertahankan sistem klien dalam keadaan stabil → Tindakan tepat 1. P. PRIMER : memperkuat g.p dengan : menekan faktor resiko & cegah stress 2. P.SKUNDER : memperkuat g.p setelah timbul gejala : Intervensi 3. P.TERSIER : cegah penyulit lanjut setelah terapi : mobilisasi

  22. PRINSIP ETIK DLM KEP. KOM • KEMANFAATAN (BENEFICENCE) • TDK MERUGIKAN / MENCELAKAKAN (NONMALEFISIENCE) • OTONOMI (AUTONOMY) • KESETIAAN & KEJUJURAN (FIDELITY & VERACITY) • KEADILAN (JUSTICE) • AKONTABEL (ACCOUNTABILITY)

  23. PENGORGANISASIAN • KOMUNITAS a. locality development b. social planning c. Social action 2. PELAYANAN/ ASKEP a. Tim b. Manajemen Kasus

  24. STRATEGI INTERVENSI KEP.KOM • PROSES KELOMPOK • PENDIDIKAN KEP/KES • KEMITRAAN • PEMBERDAYAAN • INTERVENSI PROFESIONAL

  25. BENTUK INTERVENSI 1. PENKES → MEMBERDAYAKAN KLIEN 2. DEMONSTRASI KETERAMP. DASAR 3. TIND. KEP YG MEMERLUKAN KEAHLIAN NERS (ADVANCED INT) 4. KLP & KLS 5. RUJUKAN (BILA PERLU)

  26. Klien dari sarana yankes PUSKESMAS Proses seleksi masalah Pulang/TTL Pertemuan/Lokmin Askep Yan/Askep kom tk.Desa Askep Klg Klp/Kom Evaluasi/TL

  27. STANDAR YAN PUSK • BASIC SIX PROGRAME : 1. Promkes 2. Kes. Lingkungan 3. KIA-KB 4. Perbaikan Gizi 5. P2M 6. Pengobatan • DEVELOPMENT PROGRAME : disesuaikan masalah kesmasy setempat

  28. KETENAGAAN Ke depan : • PROPINSI : Ners Sp.Kom + Pengal • KABUPATEN/KOTA : Ners Sp.Kom • KECAMATAN : Ners + Pengal • KELURAHAN/DESA : Ners / D3 + Sft • DUSUN/RW : D3 / SPK (lama) + Sft • RT : Kerjasama dg kader

  29. PERAN PERAWAT KOM. • Pemberi yankep/clinician • Pendidik/penyuluh (Educator) • Pengelola/Manajer kasus → C.A • Konselor • Fasilitator (Kolaborator) • Advokat klien • Peneliti • Penemu Kasus • Role Model

  30. TATANAN PRAKTEK CHN • COMMUNITY AT LARGE (Komunitas) • HOME HEALTH NURSING (Rumah) • SCHOOL NURSING (Sekolah) • AMBULATORY SERVICE • HOSPICE CARE • OHN (Perusahaan) • CORRECTIONAL HEALTH NURSING (LP) • RESIDENTIAL INSTITUSION

  31. TERIMA KASIH

More Related