1 / 19

HORMON

HORMON. OLEH DEDES AMERTANINGTYAS,S.Pt.,MP. Hormones. Hormones are needed by the body to regulate body function. Hormones can be synthesized by the body. Hormones are produced in the endocrine glands: Pituitary ovaries Thyroid testes Parathyroid placenta Adrenal pancreas

xyla-thomas
Download Presentation

HORMON

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. HORMON OLEH DEDES AMERTANINGTYAS,S.Pt.,MP

  2. Hormones • Hormones are needed by the body to regulate body function. • Hormones can be synthesized by the body. • Hormones are produced in the endocrine glands: • Pituitary ovaries • Thyroid testes • Parathyroid placenta • Adrenal pancreas • Gastrointestinal track.

  3. Hormones • Some hormones are proteins or polypeptides like insulin. • Some hormones are steroids like estrogen and testosterone. • Cholesterol is a steroid with no hormonal activity, but which is a main component of many cells.

  4. Hormon • Pembawa pesan kimiawi. • Bersama saraf memadukan berbagai sistem organ (sistem koordinasi). • Zat - zat dengan aktivitas hormonal (protein, asam amino, asam lemak, steroid).

  5. Tiga komponen sistem endokrin • Sel sekresi. • Mekanisme transpor. • Sel sasaran.

  6. Mekanisme kerja hormon • Sekresi endokrin. • Neurosekresi. • Neurotransmisi.

  7. Sekresi endokrin Sel endokrin mensekresi hormon→ hormon dialirkan ke darah → ditangkap oleh reseptor pada sel sasaran

  8. Neurosekresi Badan sel saraf mensekresi hormon→ melalui akson hormon dialirkan melalui aliran darah → hormon ditangkap oleh reseptor pada sel sasaran

  9. Neurotransmisi Badan sel saraf mengeluarkan sinyal → sehingga mempengaruhi sel sasaran melakukan sesuatu

  10. Interaksi hormon-reseptor ini dicirikan dengan : • Afinitas yang tinggi. • Spesifitas yang tinggi. • Kapasitas yang rendah.

  11. Kelenjar tiroid • Ada 2 lobi. • Letak → di kiri - kanan trakea atas dan di faring bagian bawah. • Hormon tiroksin. • Mempengaruhi : metabolisme sel. Pertumbuhan dan perkembangan, diferensiasi jaringan tubuh

  12. Kontrol kelenjar tiroid • Hormon tirotropin (TRH) yang dikeluarkan oleh hipotalamus. • Menstimulasi pituitari anterior untuk memproduksi tiroid stimulating hormon (TSH). • TSH akan memacu tiroid untuk memproduksi tiroksin atau T4 (karena mengandung 4 atom yodium). • Tiroksin akan menuju sel-sel sasaran. • Bila sel-sel sasaran kebutuhannya telah mencukupi maka tiroksin akan memiliki efek umpan balik negatif, artinya tiroksin akan menghambat hipotalamus untuk memproduksi TRH dan menghambat pituitari anterior untuk memproduksi TSH.

  13. Kelenjar paratiroid • Terdiri dari 4 struktur kecil. • Letak di sebelah dorsal kelenjar tiroid. • Hormonnya parahormon. • Parahormon untuk mempertahankan kadar Ca dan P di dalam darah.

  14. Kelenjar adrenal • Terletak di atas ginjal. • Bagian korteks/lapisan luar. Hormonnya kortisol (merangsang konversi protein menjadi karbohidrat). • Bagian medulla/lapisan dalam. Hormonnya epineprin/adrenalin.

  15. Kelenjar timus • Hormon somatotrof/pertumbuhan. • Hormonnya timosin. • Kekurangan hormon timosin → kretinisme • Kelebihan hormon timosin → gigantisme.

  16. Kelenjar pankreas • Pankreas bagian dalam → terdapat kelenjar endokrin yang menghasilkan hormon insulin (dihasilkan oleh sel β) dan glukagon (dihasilkan oleh sel α). • Insulin menurunkan gula darah. • Glukagon menaikkan gula darah.

  17. Kelenjar mammae • Mensekresi susu. • Produksi susu dipengaruhi oleh hormon-hormon seperti prolaktin (sumber pituitari anterior) dan oksitosin (sumber hipotalamus via pituitari posterior). • Laktogen plasenta (sumber plasenta).

  18. Sumber pustaka Kimball, J.W. 1992. Biologi Jilid 3, Edisi Kelima. Terjemahan Soetarmi T. Dan Nawangsari S. Erlangga. Jakarta. Villee. Walker. Barnes. 1988. Zoologi Umum, Edisi Keenam. Terjemahan Nawangsari Soegiri dan Soegiri. Erlangga. Jakarta.

More Related