1 / 1

Mi Kering Khas Makassar

Mi Kering Khas Makassar Mi kering khas Makassar memang menjadi menu wajib saat berwisata kuliner di Makassar, Sulawesi Selatan. Mi kering yang tenar adalah Mie Titi di Jalan Irian. Nyatanya, ada mi-mi kering lainnya.

wirt
Download Presentation

Mi Kering Khas Makassar

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Mi Kering Khas Makassar Mi kering khas Makassar memang menjadi menu wajib saat berwisata kuliner di Makassar, Sulawesi Selatan. Mi kering yang tenar adalah Mie Titi di Jalan Irian. Nyatanya, ada mi-mi kering lainnya. Sebut saja Mi Anto di Jalan Lombok, Mi Hengky di Jalan Nusantara, dan Mi Awa di Jalan Bali dan Jalan Nusantara. Nah, ternyata Titi, Anto, Hengky, dan Awa bersaudara. Mereka meneruskan usaha mi kering dari orang tua dan membuat cabang sendiri-sendiri. Mi kering dengan kuah kental menjadi ciri khasnya. Lalu ditambah dengan irisan ayam, udang, jamur, hati, dan cumi. Saat digigit, krenyes-krenyes dari mi padat yang garing. Berpadu apik dengan gurihnya kuah dan isian yang beragam, rasanya mantap! “Ini pakai mi basah, trus digoreng sampai kering. Kalau kuahnya, kaldu ayam pakai kanji dan telur,” kata Aisyah, istri dari Awa. Ia menceritakan, Mi Awa di Jalan Bali sudah ada sejak lama. “Kira-kira dari tahun 1950-an,” katanya. Sementara itu, Mi Awa di Jalan Pattimura kini dikelola oleh menantu dari Aisyah. Kedua warung mi tersebut tak pernah sepi pelanggan. Bagaimana tidak, mi kering racikan orang tua Awa begitu digemari pelanggan setianya.

More Related