Kecerdasan Buatan

1 / 16

# Kecerdasan Buatan - PowerPoint PPT Presentation

Kecerdasan Buatan. Pokok Bahasan Pendahuluan Definisi Kecerdasan Buatan Topologi Kecerdasan Buatan Jaringan Syaraf Tiruan Sistem Fuzzy Algoritma Genetika. M. Basuki Rahmat. Research on Special Interest Group of Computational Inteligence. Kecerdasan Buatan. Sasaran Belajar

I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.

## PowerPoint Slideshow about 'Kecerdasan Buatan' - sook

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
Kecerdasan Buatan

Pokok Bahasan

• Pendahuluan
• Definisi Kecerdasan Buatan
• Topologi Kecerdasan Buatan
• Jaringan Syaraf Tiruan
• Sistem Fuzzy
• Algoritma Genetika

M. Basuki Rahmat. Research on Special Interest Group of Computational Inteligence

Kecerdasan Buatan

Sasaran Belajar

Setelah Mempelajari Mata Kuliah Kecerdasan Buatan ini mahasiswa dapat:

1. Menjelaskan tentang Topologi Kecerdasan Buatan

2. Menjelaskan motivasi penggunaan Kecerdasan Buatan

3. Memahami metode Kecerdasan Buatan yang berangkat dari dasar-dasar jaringan syaraf secara biologis

4. Menjelaskan dan menguasai teori dasar JST

5. Menjelaskan dan menguasai teori dasar Fuzzy Logic

6. Menjelaskan dan menguasai teori dasar Algoritma Genetika

M. Basuki Rahmat. Research on Special Interest Group of Computational Inteligence

Kecerdasan Buatan

Evaluasi:

Absen 10%

Tugas 40%

UTS 20%

UAS 30%

M. Basuki Rahmat. Research on Special Interest Group of Computational Inteligence

Definisi Kecerdasan Buatan (1)

Buchanan dan Shortliffe (1985)

Kecerdasan buatan merupakan manipulasi simbol-simbol untuk menyelesaikan masalah

Waterman (1986)

Kecerdasan buatan adalah bagian penting ilmu pengetahuan bidang komputer yang diperlukan untuk mengembangkan kecerdasan program-program komputer

Rich (1981)

Kecerdasan buatan adalah suatu studi bagaimana membuat komputer mengerjakan sesuatu sedemikian rupa sehingga pada saat itu orang merasa mendapatkan hasil yang lebih baik.

M. Basuki Rahmat. Research on Special Interest Group of Computational Inteligence

Definisi Kecerdasan Buatan (2)

Staugaard dan Marvin Minsky

Kecerdasan buatan adalah suatu ilmu pengetahuan yang dpat membuat mesin melakukan sesuatu yang memerlukan kecerdasan apabila dikerjakan manusia atau dengan kata lain kecerdasan buatan adalah suatu mekanisasi atau duplikasi proses berfikir manusia

Schildt (1987)

kecerdasan buatan adalah suatu program yang akan menunjukan perilaku program yang menyerupai perilaku manusia jika menghadapi persoalan yang sama

Charniak dan McDermontt (1985)

Menambahkan bahwa proses pembelajaran pada program kecerdasan buatan menggunakan model komputasi

M. Basuki Rahmat. Research on Special Interest Group of Computational Inteligence

Definisi Kecerdasan Buatan (3)

Simpulan:

Kecerdasan Buatan adalah suatu bidang sains komputer yang ditujukan untuk menyempurnakan kinerja sistem instrumentasi elektronika.

Peralatan atau mesin atau sistem yang dibangun dapat melakukan kerja yang memerlukan kecerdasan apabila dilakukan oleh manusia.

Kecerdasan Buatan merupakan kemampuan mesin atau sistem untuk beradaptasi dalam mencapai tujuan pada lingkungan yang dapat mempengaruhi perilaku sistem

M. Basuki Rahmat. Research on Special Interest Group of Computational Inteligence

Topologi Kecerdasan Buatan (1)

Dimensi Kecerdasan Buatan:

-peniruan perilaku

sistem mepunyai ciri khas yang menunjukkan kemampuan dalam hal:

1. Menyimpan Informasi

2. Menggunakan Informasi yang dimiliki untuk melakukan suatu pekerjaan dan menarik kesimpulan

4. Berkomunikasi dengan penggunanya

-peniruan cara berfikir manusia

Sistem mampu melakukan emulasi kepakaran seseorang (knowledge based expert system) dan sistem yang mampu melakukan komputasi secara cerdas berdasarkan kecerdasan komputasioanal (computational intelligence)

M. Basuki Rahmat. Research on Special Interest Group of Computational Inteligence

Topologi Kecerdasan Buatan (2)

Dimensi Kecerdasan Buatan:

-peniruan perilaku (meliputi kecerdasan buatan yang diprogram)

sistem mepunyai ciri khas yang menunjukkan kemampuan dalam hal:

1. Menyimpan Informasi

2. Menggunakan Informasi yang dimiliki untuk melakukan suatu pekerjaan dan menarik kesimpulan

4. Berkomunikasi dengan penggunanya

-peniruan cara berfikir manusia (meliputi peniruan proses berfikir dan peniruan proses komputasi)

Sistem mampu melakukan emulasi kepakaran seseorang (knowledge based expert system) dan sistem yang mampu melakukan komputasi secara cerdas berdasarkan kecerdasan komputasioanal (computational intelligence)

M. Basuki Rahmat. Research on Special Interest Group of Computational Inteligence

Topologi Kecerdasan Buatan (3)

Simpulan:

M. Basuki Rahmat. Research on Special Interest Group of Computational Inteligence

Topologi Kecerdasan Buatan (4)
• Kecerdasan Buatan yang diprogram (smart system)

-Smart system merupakan suatu langkah memperbesar kemampuan manusia dalam berfikir dan belajar.

-Agar sistem dapat mengemulasikan kemampuan otak manusia dalam hal berfikir, berasosiasi, membedakan, dan mengintepretasikan apa yang dialami, sistem harus memahami bagaimana model otak manusia dalam menarik kesimpulan.

-Smart system dipandang sebagai satu bagian kumpulan suatu sistem peralatan yang mempunyai tugas: menyimpulkan, mengimplementasikan, atau merekomendasikan suatu keputusan berdasarkan kesimpulan yang mengacu pada fakta yang terjadi

M. Basuki Rahmat. Research on Special Interest Group of Computational Inteligence

Topologi Kecerdasan Buatan (4)

Teknologi utama yang mempengaruhi implementasi smart system adalah:

Sistem Pakar (ES), JST, Struktur Data

Sistem Pakar (ES), memasukkan kecerdasan buatan kedalam sistem dengan menempatkan pengetahuan sebelumnya ke dalam modul. Modul dapat bereaksi menggunakan stimulan eksternal dengan cara seperti yang diinginkan seorang pakar.

JST, suatu sistem yang mengintepretasikan hasil proses komputasi berdasarkan klasifikasi, atau karakterisasi yang diintegrasikan secara menyeluruh kedalam suatu pola.

Struktur data, berkontribusi pada kecerdasan buatan dengan cara mengorganisasikan, menyimpan dan memanggil kembali data yang berhubungan dengan fungsi-fungsi kecerdasan.

M. Basuki Rahmat. Research on Special Interest Group of Computational Inteligence

Topologi Kecerdasan Buatan (5)

2. Kecerdasan Buatan berbasis Pengetahuan

-berakar pada pemrograman berbasis ilmu pengetahuan yang mencoba meniru tingkah laku kecerdasan manusia pada komputer

-ES, merupakan suatu program komputer yang melaksanakan tugas dengan menggunakan pemahaman pengetahuan masa lalu yang normalnya dikerjakan oleh seorang pakar atau konsultan

-jika kita berfikir bhw program komputer merupakan kumpulan aturan yang menjelaskan tindakan tindakan yang harus diambil. Maka algoritma dapat dipandang sebagai suatu urutan program yang dapat diaplikasikan dan diujikan untuk mencapai tujuan.

-Aturan ditentukan terlebih dahulu dan tiap keadaan aturan menghasilkan suatu tindakan.

M. Basuki Rahmat. Research on Special Interest Group of Computational Inteligence

Topologi Kecerdasan Buatan (5)

2. Kecerdasan Tiruan berbasis Pengetahuan

Basis Fakta

Basis Aturan

Data Eksternal

Mesin Inferensi

Perbaikan Aturan

Analisa Keputusan

Dasar Sistem Pakar (ES)

M. Basuki Rahmat. Research on Special Interest Group of Computational Inteligence

Topologi Kecerdasan Buatan (5)

2. Kecerdasan Buatan berbasis Pengetahuan

Mesin Inferensi atau penentu, menentukan urutan aturan.aturan ini diisikan ke program.

Kumpulan aturan mungkin berisi gabungan aturan masa lalu dan aturan baru yang diakumulasikan oleh seorang pakar selama beberapa tahun dalam menyelesaikan masalah.

M. Basuki Rahmat. Research on Special Interest Group of Computational Inteligence

Topologi Kecerdasan Buatan (5)

Perbandingan antara karakteristik Pemrograman konvensional dan pemrograman deklaratif

M. Basuki Rahmat. Research on Special Interest Group of Computational Inteligence

Topologi Kecerdasan Buatan (6)

3. Kecerdasan Tiruan Komputasional