1 / 23

PERILAKU INDIVIDU & PERBEDAANNYA..

PERILAKU INDIVIDU & PERBEDAANNYA. Variabel yang Mempengaruhi Perilaku. Variabel Fisiologis. Perilaku Individu. Variabel Psikologis. Kemampuan Fisik Kemampuan Mental. Persepsi Sikap Kepribadian Belajar Motivasi. Variabel Lingkungan. Keluarga Kebudayaan Kelas Sosial.

sloane-chan
Download Presentation

PERILAKU INDIVIDU & PERBEDAANNYA..

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PERILAKU INDIVIDU &PERBEDAANNYA..

  2. Variabel yang Mempengaruhi Perilaku Variabel Fisiologis Perilaku Individu Variabel Psikologis Kemampuan Fisik Kemampuan Mental Persepsi Sikap Kepribadian Belajar Motivasi Variabel Lingkungan Keluarga Kebudayaan Kelas Sosial

  3. MODEL PERILAKU • EMPAT ASUMSI PENTING TENTANG • PERILAKU INDIVIDU : • perilaku timbul krn suatu sebab. • perilaku diarahkan kepada tujuan. • perilaku yang terarah pd tujuan dapat diganggu oleh frustasi, konflik, dan kegelisahan. • perilaku timbul krn adanya motivasi.

  4. Faktor penyebab perbedaan individu dalam perilaku • Persepsi (Perception) • Sikap (Attitudes) • Kepribadian (Personality) • Belajar (Learning)

  5. Persepsi Pengertian • Proses pemberian arti terhadap lingkungan oleh seseorang individu. • Persepsi adalah proses kognitif yang dipergunakan oleh seseorang untuk menafsirkan dan memahami dunia sekitarnya, Karena setiap orang memberi arti kepada stimulus, maka individu yang berbeda-beda akan melihat barang yang sama dengan cara berbeda-beda.

  6. Persepsi Proses Persepsi • Stimulus. • Pengamatan Stimulus. • Faktor yang mempengaruhi persepsi. • Evaluasi dan Penafsiran Kenyataan. • Perilaku Tanggapan & Sikap yang Terbentuk.

  7. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Persepsi

  8. Persepsi Jalan Pintas yang digunakan dalam menilai orang lain. • Persepsi Selektif Orang secara selektif menafsirkan apa yang mereka lihat atas dasar kepentingan, latar belakang, pengalaman, dan sikap mereka. • Efek Halo Menggambarkan kesan umum tentang individu atas dasar karakteristik tunggal.

  9. Efek Kontras Evaluasi terhadap karakteristik-karakteristik seseorang yang terpengaruh oleh perbandingan-perbandingan dengan orang lain yang baru masuk yang berperingkat lebih tinggi atau lebih rendah berdasar karakteristik-karakteristik yang sama. • Proyeksi Mencirikan karakteristik-karakteristik pribadi seseorang ke orang lain. • Membuat Stereotipe Menilai seseorang atas dasar persepsi seseorang terhadap kelompok di mana orang itu tergabung.

  10. Sikap (Attitudes) Pengertian • Pola tanggapan seseorang terhadap oranglain, obyek dan situasi yang dicerminkan oleh mental yang dibentuk melalui pengalaman. • Pernyataan-pernyataan atau penilaian-penilaian evaluatif berkaitan dengan obyek, orang, atau peristiwa.

  11. Tiga Komponen Sikap: • Afektif • Tanggapan emosional, pernyataan senang & tidak senang. • Segmen emosional atau perasaan dari sikap. • Kognisi • Tanggapan berdasarkan rasio/logika. • Segmen pendapat atau keyakinan dari sikap • Perilaku. • Tindakan (cara bertindak). • Maksud untuk berperilaku dalam cara tertentu terhadap seseorang atau sesuatu.

  12. SIKAP DIBENTUK DARI • Keluarga • Teman • Masyarakat • Pengalaman sebelumnya • SIKAP DIPENGARUHI OLEH • Kebudayaan • Adat-istiadat • Bahasa

  13. Tipe-tipe Sikap • Kepuasan kerja Merujuk kesikap umum individu terhadap pekerjaannya. • Keterlibatan Kerja Tingkat dimana seseorang mengaitkan dirinya ke pekerjaannya, secara aktif berpartisipasi di dalamnya, dan menganggap kinerjanya penting bagi nilai dirinya. • Komitmen Keorganisasian Tingkat dimana karyawan mengaitkan dirinya ke organisasi tertentu dan sasaran-sasarannya, dan berharap mempertahankan keanggotaan dalam organisasi tersebut.

  14. Kepribadian (Personality) Pengertian • Serangkaian ciri yang relatif mantap, kecenderungan, perangai yang sebagian besar dibentuk oleh faktor-faktor keturunan, sosial, kebudayaan dan lingkungan. • Kepribadian ialah pola perilaku dan proses mental yang unik, yang mencirikan seseorang. • Jumlah total cara individu bereaksi dan berinteraksi dengan lainnya.

  15. Prinsip-prinsip Kepribadian • Kepribadian ialah suatu keseluruhan yang terorganisasi, apabila tidak individu itu tidak mempunyai arti. • Kepribadian kelihatannya diorganisasi dalam pola tertentu. Pola ini sedikit banyak dapat diamati dan diukur. • Walaupun kepribadian mempunyai dasar biologis, tetapi perkembangan khususnya adalah hasil dari lingkungan sosial dan kebudayaan. • Kepribadian mempunyai berbagai segi yang dangkal, seperti sikap untuk menjadi pemimpin tim, dan inti yang lebih dalam, seperti sentimen mengenai wewenang atau etik kerja. • Kepribadian mencakup ciri-ciri umum dan khas. Setiap orang berbeda satu sama lain da­lam beberapa hal, sedangkan dalam beberapa hal serupa.

  16. Faktor yang Mempengaruhi • Kekuatan Kebudayaan. • Kekuatan Keturunan. • Kelas Sosial dan Kekuatan Kelompok. • Kekuatan Hubungan Keluarga.

  17. Faktor yang Mempengaruhi

  18. BELAJAR “proses terjadinya perubahan yang relatif tetap dalam perilaku sebagai akibat dari praktek”.

  19. 3 Cara mengembangkan & merubah perilaku : • Classical Conditioning proses belajar yang dikondisikan, misal : melatih hewan sirkus. • Operant Conditioning perilaku dikendalikan oleh akibatnya, misal : disiplin krn takut hukuman. • Observational Learning belajar lewat pengamatan.

  20. Metode Pembentukan Perilaku • Penguatan berkesinambungan Perilaku yang diinginkan diperkuat setiap saat, ketika perilaku dijalankan. • Penguatan berkala Perilaku yang diinginkan diperkuat secara cukup sering untuk membuat perilaku tersebut layak diulangi namun tidak setiap saat ketika perilaku tersebut dijalankan.

  21. Jadual Interval Tetap Hadiah diberikan pada interval waktu seragam. • Jadual Interval-Variabel Hadiah dimunculkan setelah serangkaian respon diberikan dalam jumlah yang tetap atau Konstan. • Jadual Rasio-Tetap Hadiah dimunculkan setelah muncul sejumlah Respon tetap atau konstan. • Jadual Rasio-Variabel Hadiah berubah-ubah mengikuti perilaku individu Tersebut.

More Related